Cari Artikel Disini

Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan

Hiiy! Gara-gara Ogah Mandi, Suami Dimutilasi Istri

Hiiy! Gara-gara Ogah Mandi, Suami Dimutilasi Istri


Banyak motif pembunuhan yang dilatarbelakangi masalah sepele. Bahkan dalam beberapa kasus, penyebab orang membunuh korbannya sering kali tidak masuk di akal.

Hal serupa dirasakan oleh seorang pria asal Rusia. Ia harus tewas di tangan istrinya sendiri. Yang paling menyedihkan, penyebab pembunuhan itu cuma diakibatkan ia tidak mau mandi.

Seperti yang dilansir rian.ru, Kamis (05/07/2012), sang istri yang ditenggarai berusia 26 tahun, membunuh suaminya yang berusia 35 tahun menggunakan sebuah batu pada akhir minggu lalu.

Menurut badan penyelidik di Rusia, peristiwa tragis ini bermula keita sang istri memperingatkan suamiyaa untuk mandi demi menjaga kebersihan dan kesehatan. Namun rupanya, si suami membandel menolak permintaan tersebut. Setelah itu terjadilah pertengkaran hebat di antara keduanya.

http://forum.viva.co.id/showthread.php?t=431797

Karena Muak, Ibu Ini Tega Lempar Anak dari Lantai 15

Karena Muak, Ibu Ini Tega Lempar Anak dari Lantai 15
Kepolisian Moskow menangkap seorang ibu muda dengan tuduhan melempar kedua anaknya dari lantai 15 hingga mati hanya karena kesal terhadap keduanya.



Seperti yang dilaporkan oleh Daily Mail, Selasa (26/07/2012), Galina Ryabkova, usia 30 tahun, dengan kWJm melemparkan kedua anaknya yang berusia 4 tahun dan 7 tahun dari lantai 15 sebuah apartemen di Moskow, Rusia.

Para tetangga yang ada di lantai bawah dibuat kaget ketika melihat kedua anak tersebut meregang nyawa di atas aspal. Mereka sempat mencoba menyelamatkan nyawa kedua anak itu, namun sayang keduanya tidak tertolong sebelum tim paramedis datang.

Di lain pihak, sang ibu terlihat dingin tanpa emosi. Saat para tetangga menanyakan insiden itu, dengan enteng Ryabkova mengatakan dirinyalah yang melemparkan keduanya. Ia mengaku kesal dan muak dengan keduanya dan memutuskan untuk menyingkirkan mereka untuk selamanya.

Salah seorang tetangga pria yang tidak ingin disebutkan namanya menceritakan perihal insiden yang cukup mengerikan tersebut. Ketika itu, ia dibangunkan oleh istrinya yang menjelaskan adanya dua orang anak yang jatuh dari lantai atas. Keduanya kemudian berlari keluar untuk melihat kondisi.





Pada saat itulah keduanya bertemu dengan sang ibu yang mencoba meninggalkan gedung. "Kami bertanya kepadanya apakah mereka anak-anaknya dan dia menjawab tanpa emosi 'Iya, saya yang melempar mereka.'"

Dari video CCTV yang berhasil didapatkan harian New York Daily News memperlihatkan bahwa salah satu anak jatuh tepat di depan kamera bagian depan gedung. Kemudian rekaman CCTV lainnya memperlihatkan Galina yang berjalan menuju lantai bawah, mengenakan celana jeans dan kaus berwarna putih

Para tetangga yang terkejut berusaha mengamankannya sebelum akhirnya pihak kepolisian tiba di tempat kejadian dan menangkap sang ibu. Setelah itu diketahui jika Galina dan anak-anaknya tinggal di lantai 8. Ia mengajak anaknya ke lantai 15 dan melemparkan keduanya satu persatu dari balkon lantai tersebut.

Menurut laporan, ada kemungkinan Galina mengidap kelainan jiwa. Ia disebut pernah mencoba melakukan aksi bunuh diri dan ada dugaan jika suaminya berselingkuh. saat insiden, sang suami disebut sedang pergi ke luar negeri untuk urusan bisnis. Kini ibu muda tersebut telah dikirim ke rumah sakit jiwa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut mengenai kondisi kejiwaannya dan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Lima Nenek Tertangkap Main Judi di Kuburan

Lima Nenek Tertangkap Main Judi di Kuburan

Berawal dari keisengan dan hobi bermain judi, lima orang nenek yang tinggal di Palmerah, Jakarta Barat, terancam masuk bui. Senjanya usia seakan tidak menyurutkan semangat mereka untuk mendulang uang dari hasil berjudi.

Lima orang nenek ini digerebek intel Polsek Palmerah, saat sedang bermain judi di sebuah pemakaman, di Jalan Kemanggisan Pulo, Palmerah, Jakarta Barat. Mereka digiring ke Mapolsek Palmerah.

Bono Bakpaw (65), Alce Lumane (70), Siti Salma (43), Emi Kalalo (66), dan Anastasya Sularmi (64). Mereka adalah gerombolan nenek yang gemar bermain judi.

Menurut penuturan salah satu pelaku, Alce Lumane (70), dirinya mengatakan sebelum ikut serta berjudi, dirinya hendak membeli telur untuk makan cucunya.

"Saya mau beli telur mau buat makan cucu, eh tiba-tiba diajakin main kartu seribu. Ya udah saya ngikut," ucap wanita yang berprofesi sebagai tukang pijat itu saat ditemui di Mapolsek Palmerah.

Lain halnya, dengan Bono Bakpaw (65). Dirinya hanya sekadar iseng bermain judi dengan kawan-kawannya, dan untuk menambah penghasilan penjualan barang dagangannya.

"Hanya iseng-iseng aja, memang kita berlima suka ketawa jadi buat ngumpul aja. Mau dapetin duit dari hasil judi jadi nunggu Bu Siti menang buat jual bakpao. Memang kita hanya iseng saja main yang seribuan karena murah, modal goceng bisa dapat Rp50 ribu," tuturnya.

Kata Bono, mereka bermain diajak oleh salah seorang laki-laki namun, saat penggerebekan dia langsung melarikan diri.

"Saya kaget, pertama memang ada tiga orang laki-laki sedang main ama kita. Tiba-tiba ada yang datang (polisi) mereka pada kabur semua. Ya saya sama teman-teman yang lain kagak bisa kabur, ya saya pasrah aja," tutupnya.

Miris Bayi 3 Bulan Dipukul Ayah Hingga Tewas

Gara-gara menginginkan bayi laki-laki, bayi perempuan berusia tiga bulan ini dipukuli ayahnya hingga tewas.

Satu lagi bukti yang menunjukkan banyak orangtua di India masih memilih-milih jenis kelamin anaknya. Bayi laki-laki tetap lebih dipilih ketimbang perempuan.

Hal inilah yang menyebabkan Neha Afreen yang baru berusia tiga bulan, tewas karena gagal jantung di sebuah rumah sakit di Bangalore, India, setelah tiga hari memperjuangkan hidupnya.

“Kami berusaha menyelamatkan Afreen. Kami gagal, luka-luka itu menyebabkan ia meninggal,” ujar seorang eksekutif rumah sakit, Gangadhar Belawadi.

Afreen dibawa ke rumah sakit dengan luka di kepalanya, lecet-lecet dan bekas gigitan di sekujur tubuhnya. Hal ini menyebabkan masyarakat India berang dan sang ayah ditahan awal pekan ini.

Silakan ke sumbernya gan untuk lebih lengkapnya. foto lainnya sungguh membuat terenyuh

waspadalah !!! Modus transaksi narkoba via Facebook

@IkadaNewsOnline - waspadalah !!! Modus transaksi narkoba via Facebook - Badan Narkotika Nasional (BNN) berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi mengawasi peredaran narkoba secara online. BNN juga menjajaki kerja sama dengan Australian Federal Police milik Australia dan Drug Enforcement Administration Amerika Serikat.

"Kami meningkatkan kemampuan sumber daya untuk melacak narkoba melalui bisnis online," kata Direktur Penindakan dan Pengejaran Narkoba BNN Brigadir Jenderal Benny Mamoto, Kamis 15 Maret 2012.

Menurut Benny Mamoto, modus yang digunakan pengedar narkoba salah satunya lewat situs jejaring sosial seperti Facebook. Pengedar juga memanfaatkan perempuan Indonesia menjadi kurit. Sejak 2005, sebanyak 200 perempuan Indonesia dimanfaatkan untuk bertransaksi. Mereka diajak menikah, hamil, lalu dikirim sebagai kurir. ini seperti kasus Fabiola Dermawan, yang tertangkap membawa heroin di Cina, awal Maret lalu.

Fabiola digeledah dan ditangkap di sana dengan barang bukti heroin. Pengedar memanfaatkan celah hukum di Cina yang menetapkan perempuan hamil tidak boleh dituntut. "Dia hanya dideportasi."

BNN kemudian menyeret dan menuntut Fabiola di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. "Kami ajukan pengadilan di sini. Supaya modus itu tidak berkembang," ujarnya.

BNN mencatat jumlah pengguna narkoba di Indonesia mencapai 3,8 juta orang atau 2,2 persen penduduk Indonesia. Penggunanya kebanyakan kaum profesional muda dan anak-anak muda yang sudah bekerja.

Benny menyebut ada anomali dalam fenomena bisnis narkoba di Indonesia. Harusnya, ketika penawaran melimpah, permintaan kecil, sehingga harga turun. "Tapi yang terjadi sekarang, supply (penawaran) melimpah, demand tinggi (permintaan), harga bagus," kata dia.

Kejam Ibu Kandung Tega Bunuh Anaknya Sendiri

@IkadaNewsOnline - Kejam Ibu Kandung Tega Bunuh Anaknya Sendiri - Peribahasa seganas-ganasnya harimau, tak akan memakan anaknya sendiri, sepertinya tidak berlaku bagi wanita ini.

Sebab, Pengadilan Negeri (PN) Osaka, Jepang memvonis Sanae Shimomura (24) dengan hukuman 30 tahun penjara, karena terbukti telah membuat kedua anaknya kelaparan.

Seperti dilansir NHK, Jumat (16/3/2012), Shimomura didakwa membunuh kedua anaknya yang berusia tiga tahun dan satu tahun.

Ibu muda ini mengunci buah hatinya di apartemennya selama 50 hari pada 2010, sehingga mengakibatkan keduanya tewas.

Hakim PN Osaka Masaki Nishida mengatakan, kedua anak Shimomura sudah lemah akibat tak diberi makanan yang cukup. Seharusnya, terdakwa tahu akibat fatal yang membuat keduanya mati jika tetap mengunci mereka.

Nishida geram membayangkan keputusasaan anak-anak yang menderita itu. Shimomura seharusnya mencari bantuan, dan bukan malah membuat anak-anaknya semakin menderita.

Untuk mencegah terjadi insiden serupa, sang hakim meminta dukungan sosial bagi orangtua yang kesulitan membesarkan anak mereka.

Seperti Ini Cara Dokter RJ Mengaborsi Pasiennya

@IkadaNewsOnline - Seperti Ini Cara Dokter RJ Mengaborsi Pasiennya - Praktik aborsi yang dilakukan dokter spesialis kandungan di Cilacap, Jawa Tengah berhasil diungkap. Praktiknya tak sembunyi-sembunyi karena dilakukan di rumah di tepi Jalan Gatot Soebroto, Cilacap lengkap dengan plang dokternya.

Pemberitaan terkuaknya praktik aborsi oleh dokter berinisial RJ alias Jalal menyentak perhatian Reny (24), pekerja swasta di Purwokerto. Ia mendadak ingat kisah temannya, sebut saja Bunga yang menjadi pasien dokter tersebut.

"Teman saya Bunga menjadi pasien dokter itu. Dia datang untuk menggugurkan kandungannya pada 4 Februari 2012 lalu," kata Reny saat dihubungi Tribun Jogja, Jumat (16/3/2012) petang.
Reny mengisahkan, Bunga merupakan teman dekatnya. Bunga yang berusia 20 tahun terpaksa menggugurkan kandungannya karena hamil di luar nikah.

Lalu bagaimana cara dokter RJ mengaborsi? Reny menceritakan, informasi yang diperolehnya dari Bunga, setelah deal harga yang dipatok sebesar Rp 2 juta, Bunga kemudian masuk ke ruangan dan disuruh tiduran di tempat tidur. Dokter kemudian memasukkan obat berbentuk cair ke kemaluannya. Setelah 30 menit, Bunga kemudian disuntik bius.

Setelah dibius, dalam kondisi terlentang dan mengangkang, proses kuret itu dilakukan. Proses kuret yang dilakukan dokter dan dibantu suster itu berlangsung sekitar satu jam.

Setelah selesai kuret, Bunga kemudian diberi obat berupa kapsul, dua tablet warna kuning dan pink.

"Untuk aborsi Bunga habis Rp 2 juta karena usia kandungan kurang dari tiga bulan," katanya.
Selain membayar uang untuk biaya kuret, pasien seperti diceritakan Bunga kepada Reny, juga harus mengganti biaya obat Rp 200 ribu.
Saat Tribun meminta nomor kontak Bunga, Reny menyatakan sudah berusaha menghubunginya. Namun temannya itu tak mau diganggu. "Sekarang sudah bisa beraktivitas lagi," cerita Reny.


Praktik aborsi yang dilakukan dokter RJ terungkap setelah polisi menerima laporan dari masyarakat. Setelah melakukan pemeriksaan satu hari, Polres Cilacap pada Jumat (16/3/2012) siang menyatakan dokter RJ sebagai tersangka praktik aborsi.
"Ada lima tersangka, selain dokter RJ juga ada empat tersangka lainnya. Mereka adalah pasien dan tiga pengantarnya. Si Perawat yang membantu aborsi masih kita jadikan saksi," kata Kabag Humas Polres Cilacap, AKP Utik Siti K, Jumat.

Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti. Barang bukti yang didapat adalah perangkat medis yang digunakan untuk praktik aborsi. Pada Jumat siang, polisi juga menggledah rumah serta membongkar septitank yang diduga lokasi membuang janin.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Bambang Setyono mengatakan tersangka dokter RJ merupakan dokter senior di Cilacap dan sudah lama membuka praktik. Ia mengatakan pihaknya siap memberi sanksi bila mantan ayah tiri penyanyi Vicky Shu ini terbukti bersalah di pengadilan.

Sumber: Vivaforum

Walah Pencuri Kok Malah Laporkan Korbannya ke Polisi (Lho?)

@IkadaNewsOnline - Walah Pencuri Kok Malah Laporkan Korbannya ke Polisi (Lho?) - PENCURI dilaporkan korbannya ke polisi, sudah biasa. Kalau pencuri melaporkan korbannya ke polisi, ini baru langka.

Seorang pria dari kota Ballarat, negara bagian Victoria, Australia, mencuri ponsel dan dompet dari sebuah mobil yang diparkir dengan jendela terbuka.

Setelah membongkar isi ponsel, sang pencuri menemukan beberapa foto porno anak-anak. Kuatir pemilik ponsel seorang pedofil, sang pencuri pun melapor ke kantor polisi dan meminta aparat berwajib untuk memburu pemilik ponsel.

Ballarat Courier melaporkan, sang pencuri mengaku telah mencuri dua buah ponsel dan sebuah dompet pada saat kejadian dan terancam hukuman penjara.

Tapi lelaki yang identitasnya disamarkan demi kepentingan hukum itu rela dipenjara asalkan sang pedofil pemilik ponsel juga ditangkap.

“Saya tidak pernah melihat kasus seperti ini dan saya menghargai tindakannya yang melaporkan kasus ini pada kami,” ucap Ken Lay dari departemen kepolisian Victoria, seperti dikutip Australian Associated Press.

Seperti diberitakan Huffington Post, sang pencuri ponsel hadir di pengadilan Ballarat, Selasa (7/2) dan didakwa atas tujuh tindak kriminal, termasuk pencurian mobil.

Namun berkat jasanya melaporkan sang pedofil, dia hanya menerima hukuman penjara satu bulan dan denda sebesar $400 atau sekitar Rp 3,6 juta.

Lalu bagaimana nasib si pemilik ponsel?

Lelaki yang diketahui berusia 46 tahun itu akhirnya tertangkap dan didakwa atas pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Parah : Pelecehan Terhadap Bendera Merah Putih

@IkadaNewsOnline - Parah : Pelecehan Terhadap Bendera Merah Putih - Sumpah bro gue merasa gak enak hati nih ngelihat satu foto di bawah ini. Kayanya anak-anak ini mesti dikasih pelajaran deh. nohope Itukan keluhatan banget masih anak-anak. Hadduuhhhh.... nohope

Ini maksudnya apa coba, pake acara angkat jari tengah segala ke arah bendera merah putih. hammer Di zaman kemerdekaan dulu, menaikkan bendera merah putih itu penuh dengan perjuangan loh, gak segampang sekarang. Haddoooohhh makin gak mudeng saya dengan kelakukan anak-anak zaman sekarang. hammer

Oiya foto tersebut saya dapat ketika sedang asik baca-baca di forum kaskus, naah ada yang posting ini. Kaget juga saya ngelihat fotonya, dikirain becanda alias di sotoshop biar keliatan keren, ternyata beneran ntuh asli tanpa sotoshop. Coba liat gambarnya di bawah.
Gimana??? Nah itu sebenernya merupakan tindak pidana loh, kalo merujuk ke undang-undang.

"Pasal 66 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2009 2009
TENTANG BENDERA, BAHASA, DAN LAMBANG NEGARA, SERTA LAGU KEBANGSAAN

Setiap orang yang merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf a, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

FPI: Kalau Terbukti ' Habib Hasan Harus Dipancung '

@IkadaNewsOnline - FPI: Kalau Terbukti ' Habib Hasan Harus Dipancung ' - Terkait isu pelecehan seksual oleh seorang Habib “H” terhadap belasan pemuda, menurut Ketua Dewan Pembina Daerah (DPD) FPI Jakarta, Habib Salim Alatas, yang bersangkutan harus dihukum pancung, jika terbukti bersalah.

Salim menegaskan, Front Pembela Islam (FPI) tidak mentolerir tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pemuka agama.

“Kalau terbukti, harus dipancung, dihukum mati sekalian,” tegas Habib Salim di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, kepada wartawan pada hari Jumat (17/2/2012), dilansir Gatra.

Ustadz Salim menegaskan, tindakan cabul tersebut sudah melecehkan agama dan juga norma susila. “Tindakan tersebut sangat tidak terpuji dan sudah melecehkan agama serta kesusilaan,” ungkapnya.

Ustadz Salim mendukung upaya penegakan hukum polisi terhadap Habib H. “Siapa pun, tak peduli Habib, ulama, kyai, kalau berbuat melanggar hukum harus diproses,” ujar Salim. Namun, bila Habib H tidak terbukti melakukan tindakan yang dituduhkan oleh pihak korban, maka pelapor harus meminta maaf kepada Habib H dan pelapor harus membersihkan namanya.

Pihak FPI telah mengetahui permasalahan Habib H tersebut, bahkan FPI telah memediasi Habib H dengan para korban. “FPI sudah mediasi dari tingkat korban dan pelaku,” kata Salim.

FPI mendesak agar Kepolisian Daerah Metro Jaya segera memproses Habib H agar tidak menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyakarakat.

Namun, mediasi itu tidak berhasil, kedua pihak tidak menemukan kesepakatan, karena adanya kesalahan pahaman informasi. Sehingga akhirnya melaporkan kasus tersebut untuk menindaklanjuti kasus. “Dalam mediasi ada kegagalan, kita serahkan kedua pihak untuk menjalankan proses hukum. Sekarang sudah ditangani pihak Polda Metro Jaya dan kita dukung prosesnya,” jelasnya Salim.

Inilah Cara Mengenali Penjahat di Bus Kota

@IkadaNewsOnline - Inilah Cara Mengenali Penjahat di Bis Kota - Penjahat. Salah satu hal yang membuat pengalaman naik bis kota menjadi sungguh sangat tidak menyenangkan. Dia bisa merubah rencana perjalanan singkat kamu menuju kantor menjadi malapetaka yang membuat kamu trauma untuk naik bis seumur hidup. Untungnya, penjahat dan trik yang mereka gunakan itu bisa dikenali dan dengan demikian kamu bisa mengantisipasi apabila ada orang-orang yang memang mencurigakan di sekitar kamu.

Penjahat yang Mencuri Barang

Mengenali Secara Fisik:

Biarpun ini kesannya jadi stereotyping, tapi tidak ada salahnya kamu berhati-hati kalau kamu menjumpai orang semacam ini di dalam bis kota. Entah kenapa, pada umumnya secara fisik mereka serupa.
  1. Biasanya berusaha memakai baju yang terlihat rapi, tapi jatuhnya agak terlihat lusuh. Mungkin ini mereka lakukan supaya kamu mengira mereka orang kantoran.
  2. Biasanya membawa tas punggung yang ditaro di depan.
  3. Wajah mencurigakan. Nah ini agak susah sih. Karena biasanya yang bisa tau cuma yang udah berpengalaman naik bis aja.
  4. Kalau orang ini baru naik bis terus tiba-tiba langsung turun lagi, kemungkinan dia penjahat.

Mengenali secara fisik saja sangat sulit. Oleh karena itu, kamu juga harus memperhatikan hal berikutnya.

Mengenali Lewat Modus:

Modus penjahat di bis itu ada banyak, tapi belakangan ini mereka sudah kurang variatif, sehingga kamu bisa mengantisipasi. Digabungkan dengan mengenali si penjahat secara fisik, berikut adalah hal-hal yang patut membuat kamu curiga:
  1. Masuk bergerombol, biasanya terdiri dari 3 orang atau lebih.
  2. Orang ini mepet-mepet kamu, padahal ada ruang lebih. Kalo ini terjadi, langsung menjauh
  3. Dia maksa duduk di bagian dalem kursi, padahal itu sempit banget. Mendingan kamu langsung berdiri aja.
  4. Tiba-tiba ada orang yang bagi-bagi brosur pemijatan alternatif, terus mulai mijet-mijet kamu. Kalo ini sampai terjadi, LANGSUNG BERGERAK, kalo perlu langsung turun dari bis. Jangan lupa selalu konsentrasi ke barang bawaan kamu.
  5. Ada orang yang sok-sok kehilangan koin terus berusaha nyari koin di sekitar kamu. Jangan terpengaruh, konsentrasi ke barang bawaan kamu.
  6. Ada yang tiba-tiba muntah. Itu adalah distraksi. Konsentrasi terus ke barang bawaan kamu.
  7. Apapun yang sifatnya berusaha menyentuh kamu, hindari. Kuncinya adalah selalu konsentrasi ke barang bawaan kamu.

Yang paling sulit adalah penjahat yang mencuri dengan cara merobek tas kamu. Ini biasanya dilakukan tanpa kamu sadari. Oleh karena itu, saran MBDC sebaiknya kamu selalu mendekap tas kamu di depan.

WASPADA : Ada Pencopet Bermodus Tukang Pijat

@IkadaNewsOnline - WASPADA : Ada Pencopet Bermodus Tukang Pijat  - Masyarakat sepertinya harus lebih waspada terhadap kejahatan di Jakarta. Belakangan, ditemukan gerombolan pencopet yang kerap beraksi di sejumlah angkutan umum. Modusnya terbilang baru, yaitu pura-pura menjadi tukang pijat.

Kejahatan ini dialami seorang wartawan Koran Jakarta bernama Wandi. Ketika itu, ia menaiki angkutan umum Kopaja 502 jurusan Tanah Abang-Kampung Melayu, Kamis (16/2), sekitar pukul 11.30 WIB. Wandi bertugas mendatangi lokasi diskusi tim seleksi Komisi Pemilihan Umum di Hotel Millenium, Jakarta Pusat.

"Saya naik dari depan Lemhanas, Jalan Merdeka Barat. Di atas Kopaja, saya dipepet hingga terpaksa duduk di bangku belakang. Setelah duduk, ada orang yang berpura-pura memijat penumpang di deretan bangku belakang. Terakhir pria bertubuh gemuk memijit kaki kiri saya. Saya menolak, tapi orang itu langsung memegang kaki saya," ujar Wandi pada Liputan6.com, Jakarta, Kamis (16/2).

Saat hendak turun, Wandi memeriksa saku kirinya. Ia terkejut karena telepon genggam merek Blackberry raib. "Saya periksa saku saya setelah pria itu memijat, tetapi tidak ada telepon genggam saya. Sepertinya mereka gerombolan pencopet. Pemijat hanya sebagai pengalih perhatian," ungkapnya.

Maraknya kejahatan jalanan semacam ini menarik perhatian polisi. Polda Metro Jaya berinisiatif menggelar Operasi Berantas Jaya hingga akhir Februari mendatang.

Perlu diketahui, selama Operasi Berantas Jaya pada 4 hingga 13 Februari lalu, Polda Metro dan jajarannya telah menahan 381 pelaku kejahatan berikut barang bukti 20 senjata api, 25 bilah senjata tajam, 56 unit kendaraan roda dua, dan 13 unit kendaraan roda empat. Selain itu 67 telepon genggam, 651 botol minuman keras, serta uang tunai Rp 63.198.000.

Walah Terdesak Uang Kos, SPG Cantik Ini Nekat Jadi Germo

@IkadaNewsOnline - Walah Terdesak Uang Kos, SPG Cantik Ini Nekat Jadi Germo - NS (17), seorang Sales Promotion Girl (SPG) salah satu produk kosmetik, terpaksa digelandang ke Mapolda Sumatera Utara lantaran berprofesi sebagai germo yang menjajakan dua temannya ke lelaki hidung belang.

Aksi NS ini terungkap lantaran banyaknya pengaduan masyarakat yang resah dengan tindak tanduknya. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas yang menyaru sebagai pembeli akhirnya berhasil membekuk tersangka bersama dua rekan lainnya, masing-masing KK (20) dan L (21), di salah satu kamar hotel di Jalan SM Raja.

NS mengaku baru pertama kali melakoni profesinya itu lantaran butuh uang untuk membayar sewa kostnya yang terletak di Jalan Air Bersih Medan. Dari hasil kerjanya itu, dia mendapat imbalan sebesar Rp1 juta. Dia juga menuding, dua temannya merupakan pekerja seks komersil.

Selain itu, dia juga merasa dijebak oleh petugas atas penangkapan tersebut. "Sayakan ditelpon, nanya ada enggak perempuan untuk dibooking. Karena saya butuh uang, saya tawarkan dua teman saya yang memang berprofesi jadi perempuan gitu (psk)," kata NS di Polda Sumatera Utara, Rabu (12/10/2011).

Sementara itu, Kanit Sila Renakta Reskrimum Polda Sumut AKP Hia, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Tersangka dijerat dengan undang-undang no 21 tahun 2007 tentang tindak pidana pemberantasan perdagangan orang terancam hukuman penjara diatas lima tahun.

Edan...Usai Membunuh, Pria Ini Memakan Otak Dan Mata Korban

@IkadaNewsOnline - Edan...Usai Membunuh, Pria Ini Memakan Otak Dan Mata Korban - Connecticut - Dengan tangan diborgol, Tyree Lincoln Smith berdiri dengan tatapan kosong saat dirinya didakwa dengan pasal pembunuhan di pengadilan Connecticut, Amerika Serikat (AS). Smith membunuh Angel Gonzalez dan lebih keji lagi, pria berumur 35 tahun itu memakan otak dan mata korban!

Seperti diberitakan Telegraph, Kamis (2/2/2012), jaksa penuntut Donal Collimore mendesak hakim untuk memberikan hukuman seberat-beratnya kepada Smith atas kejahatan sadis yang dilakukannya.

Talitcha Frazier, seorang saudari ipar korban, mengatakan dirinya bertemu dengan Smith di jalan. "Saya pikir saat itu saya bilang padanya untuk mencari pekerjaan. Saya tidak tahu kalau dia telah membunuh ipar saya," kata Frasier usai persidangan.

Smith menarik perhatian pihak berwenang setelah sepupunya menghubungi polisi tentang pembunuhan Gonzales. Menurut sepupu Smith, pelaku datang ke rumahnya pada tanggal 15 Desember 2011 dan mengatakan dirinya ingin melumuri tangannya dengan darah. Setelah itu dia pergi ke rumah kosong yang dulu pernah ditempatinya.

Menurut dokumen pengadilan, keesokan harinya, Smith kembali ke rumah sepupunya dengan darah memenuhi tangan, celana dan kapaknya.

Kepada sepupunya, Smith mengatakan kalau dirinya sedang tidur di beranda rumah kosong tersebut ketika dirinya dibangunkan oleh seorang pria. Smith pun mengaku memukuli wajah dan kepala pria itu dengan kapak. Dia juga mengaku mengambil satu mata korban dan sebagian otaknya lalu memakannya di kuburan sekitar lokasi.

Sepupu Smith kemudian menelepon ibu Smith yang menyarankan polisi untuk memeriksa rumah kosong tersebut. Ibu Smith pun menyebutkan bahwa putranya itu memiliki masalah kejiwaan.

Bejat : Sopir Angkot Perkosa Gadis Yatim Piatu Berumur 15 Tahun

@IkadaNewsOnline - Bejat : Sopir Angkot Perkosa Gadis Yatim Piatu Berumur 15 Tahun - Kasus perkosaan terhadap penumpang yang dilakukan sopir angkutan kota juga terjadi di Medan, Sumatra Utara. Seorang gadis berusia 15 tahun diperkosa dua sopir angkot setelah dicekoki shabu. Dua pelaku pemerkosaan, Besman Edward Siregar dan Tegar Marcos Gultom kini mendekam di tahanan Kepolisian Sektor Kota Medan Baru, Selasa (31/1). (Baca juga: Karakter supir angkot)
Besman dan Tegar diciduk saat mangkal menunggu penumpang depan sebuah mal di Jalan Kapten Muslim. Penangkapan mereka setelah polisi menerima laporan dari korban, warga Kecamatan Medan Helvetia, gadis yatim piatu yang tinggal di panti asuhan.
Saat pemeriksaan korban yang mengenal pelaku tak curiga ketika diajak naik angkot yang dibawa keduanya. Ia sadar niat jahat pelaku waktu dipaksa masuk ke kamar hotel dan mencekokinya dengan shabu. Namun kesadaran itu terlambat. "Informasi yang kami dapat si korban sempat lari dari yayasan," ucap Kepala Kepolisian Sektor Kota Medan Baru Komisaris Polisi Donny Alexander.
Muncul masalah saat pelaku diperiksa polisi. Saat penyelidikan berlangsung, muncul dua perempuan yang mengaku istri pelaku. Mereka menjerit histeris memprotes penahanan suami mereka.

Wanita Ini Dibunuh Karena Melahirkan Anak Perempuan

@IkadaNewsOnline - Wanita Ini Dibunuh Karena Melahirkan Anak Perempuan - Wali Hazrata diduga telah ikut membunuh menantunya, Storai, hanya karena menantunya melahirkan anak perempuan lagi, sementara putra Hazrata yang adalah suami Storai mengharapkan kelahiran anak laki-laki.

Seorang perempuan muda Afganistan melahirkan bayi perempuan yang ketiga tiga bulan lalu. Namun, kata pihak berwenang, suaminya menuntut seorang anak laki-laki.

Minggu lalu, pria itu dan ibunya, yang tinggal di Provinsi Kunduz di Afganistan utara, melilitkan tali di leher perempuan tersebut lalu mencekiknya hingga tewas, kata polisi.

Jenazah perempuan itu, yang hanya dikenal sebagai Storai (22) ditemukan polisi beberapa jam kemudian di kamarnya. Storai dikuburkan sehari kemudian, yaitu pada tanggal 26 Januari. Demikian laporan harian The New York Times, Senin (30/1/2012).

Kematian Storai merupakan sebuah reminder mengerikan tentang status kaum perempuan di Afganistan. Hal yang juga mengganggu adalah kenyataan bahwa sang suami, yang diidentifikasi sebagai Sher Mohammad (30), dicurigai sebagai anggota milisi lokal. Milisi, kata para pejabat polisi dan pemerintah, telah menjamur di kawasan itu. Mereka telah terlibat pelanggaran hukum dan kekerasan, termasuk dalam rumah tangga.

The New York Times yang mengutip keterangan polisi melaporkan, Storai menikah empat tahun lalu, saat dia masih berumur 18 tahun. Sebelum melahirkan anak ketiga itu, ia sudah punya dua anak perempuan lain, yang masing-masing berumur 3 tahun dan 2 tahun.

Pada bulan-bulan setelah kelahiran putri ketiganya, suami dan ibu mertuanya mengomeli dia. Mereka bertengkar karena Storai kembali memiliki anak perempuan, kata Nadera Geya, kepala Direktorat Urusan Perempuan di Kunduz.

Setelah kematian Storai di Mafali, sebuah desa di Distrik Khanabad di tenggara Kunduz, sang ibu mertua menempatkan sebuah tali di jendela kamar menantunya itu demi memberi kesan bahwa menantunya meninggal karena bunuh diri, kata Geya. Namun, ada tanda-tanda penyiksaan yang memunculkan kecurigaan bahwa Storai dibunuh, kata Geya lagi. "Ibu mertuanya mencekik dia dengan tali, lalu mengatakan menantunya bunuh diri. Jelas itu tidak benar," kata Geya. "Mereka membunuh dia karena mereka tidak ingin dia melahirkan anak perempuan lagi."

Sayed Hussaini Sarwar, juru bicara kepala polisi Kunduz, mengatakan, ibu mertua itu, yang bernama Wali Hazrata, telah ditangkap, tetapi Muhammad, sang suami, melarikan diri. Hazrata kini ada dalam tahanan polisi di kota Kunduz. Menurut Sarwar, perempuan itu membantah bahwa ia dan anaknya telah membunuh Storai atau bahwa putranya anggota salah satu milisi yang dikenal sebagai arbakai.

Kunduz akrab dengan kekerasan dalam rumah tangga. Desember lalu, empat pria bersenjata, juga diyakini anggota milisi arbakai, menyerbu sebuah rumah, kemudian menyiramkan air keras kepada tiga gadis usia sekolah dan ibu mereka. Aksi brutal itu diduga merupakan upaya balas dendam karena lamaran nikah dari salah seorang penyerang terhadap salah seorang dari ketiga gadis itu ditolak oleh ayah para gadis tersebut.

Manizha Naderi, direktur eksekutif Women for Afghan Women, yang mengelola tempat penampungan bagi perempuan korban kekerasan, mengatakan, walau ia telah melihat kasus-kasus perempuan yang diintimidasi oleh suami mereka melalui kehamilan, dan kadang-kadang suami bahkan mengambil istri kedua atau ketiga jika istri pertama terus melahirkan anak perempuan, pembunuhan merupakan sesuatu yang tidak biasa. "Gadis-gadis dipandang rendah di Afganistan," kata Naderi seperti dikutip The New York Times. "Saya telah mendengar banyak kasus di mana istri diancam dengan kekerasan dan dipukuli, tapi saya belum pernah mendengar seorang perempuan dibunuh karena melahirkan seorang bayi perempuan."

Heather Barr, peneliti Afganistan yang bekerja untuk Human Rights Watch, mengatakan, ada sebuah toleransi budaya bagi kekerasan terhadap perempuan dan impunitas bagi para pria yang melakukan itu di Afganistan. Ia menambahkan, berbagai upaya belakangan ini untuk melindungi kaum perempuan kurang memberi dampak. "Apa yang sangat mengecewakan adalah bahwa UU Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan tahun 2009 seharusnya merubah hal ini, tetapi hal itu memiliki dampak yang sangat kecil sejauh ini," kata Barr. Dia mengatakan, aturan dalam KUHP menentukan, seorang suami dapat membunuh istrinya karena berhubungan seks di luar pernikahan.

Pihak kepolisian mengatakan, Sher Mohammad saat ini dilindungi oleh seorang komandan lokal arbakai bernama Qaderak di Khanabad.

Kelompok-kelompok bersenjata telah menjamur di Afganistan utara dalam dua tahun terakhir. Mereka beroperasi secara lokal, kadang-kadang demi melindungi lingkungan dan desa-desa mereka. Namun, sering kali mereka meneror serta memeras uang dan barang milik warga. Kunduz terbelit oleh masalah milisi ini.

Sebagian kecil dari milisi itu yang merupakan bagian dari program yang dijalankan pasukan khusus Amerika yang melatih mereka sebagai penjaga lingkungan untuk masyarakat mereka sendiri—sebuah program yang koalisi katakan akan diakhiri dan diserahkan kepada otoritas Afganistan. Kelompok-kelompok yang lain sering menerima senjata dan sejumlah dukungan finansial dari pemerintah karena mereka berfungsi sebagai penyangga terhadap gerilyawan Taliban.

Para anggota arbakai diduga bertanggung jawab atas sejumlah kasus pembunuhan lain, serta penculikan dan pencurian, di Provinsi Kunduz, kata Shah Zaman Waziri, komandan Brigade Kedua Tentara Nasional di Kunduz. Ada sekitar 3.000 anggota milisi seperti itu di provinsi tersebut, tetapi jumlah mereka terus menurun, katanya. Polisi Khanabad mengatakan, ada sekitar 1.000 milisi di Kabupaten Khanabad saja.

Tahun ini, terkait kasus-kasus kebrutalan terhadap perempuan lainnya, tiga orang gadis tewas di Distrik Imam Sahib. Mereka dibunuh para calon suami mereka setelah keluarga gadis-gadis itu tidak mengizinkan mereka untuk menikah, kata Geya dari direktorat urusan perempuan di Kunduz.

Inilah Para Guru Cantik Yang Melakukan Pelecehan Seksual Pada Muridnya

 @IkadaNewsOnline - Inilah Para Guru Cantik Yang Melakukan Pelecehan Seksual Pada Muridnya - Selama ini umumnya yang menjadi pelaku pelecehan seksual adalah pria dengan korbannya wanita, nah kalau ini yang menjadi pelakunya adalah para wanita cantik yang melampiaskan hasrat seks nya pada murid mereka karena mereka memang berprofesi sebagai guru. Siapa dan apa saja dakwaan pada mereka?

Heather Shelton.
Umur pada saat pelanggaran: 22 Lokasi: Buncombe, NC Pekerjaan: Asisten Guru Pacar: Murid 18 tahun Kejahatan: Di North Carolina merupakan kejahatan besar bagi guru untuk berhubungan seks dengan seorang siswa tanpa memperhitungkan usia pelajar. Hukuman: Dipecat

Amy McElhenney
 Usia pada saat pelanggaran: 25 Lokasi: Austin, TX Pekerjaan: Guru Bahasa Spanyol di SMA Pacar: Murid usia 18 tahun Kejahatan: Memiliki hubungan tidak senonoh dengan seorang siswa. Hukuman: 20 tahun penjara Catatan: berkompetisi di Miss Texas 2002 setelah menang Miss Bexar County

Sandra Geisel.
 Umur pada saat kejahatan: 42 Lokasi: Colonie, NY Pekerjaan: Guru bhs Inggris Pacar: 4 siswa termasuk siswa usia 16 tahun Kejahatan: Melakukan hubungan seks dengan 4 siswa termasuk siswa 16 tahun tsb di jok belakang mobil. Hukuman: Dikenakan UU Pemerkosaan

Debra Lafave
Usia pada saat pelanggaran: 25 Lokasi: Tampa, Florida Pekerjaan: Guru SMP Pacar: Murid laki-laki 14 tahun Pelanggaran: Melakukan hubungan seksual dengan remaja di dalam kelas, di rumah, dan di mobilnya Hukuman: 3 tahun tahanan rumah, 7 tahun masa percobaan dan masa pendaftaran sebagai pelanggar seks yang tidak boleh bekerja di dekat anak-anak

Cameo Patch
Umur pada saat pelanggaran: 29 Lokasi: Toole County, Utah Pekerjaan: Guru Pengganti Pacar: Siswa 17 tahun Kejahatan: Melakukan oral seks pada anak dibawah umur. Hukuman: denda US$ 2000, 36 bulan masa percobaan dan diperintahkan untuk melakukan evaluasi psiko-seksual.

Carrie McCandless
Umur pada saat kejahatan: 29 Lokasi: Jefferson County, CO Pekerjaan: Guru Bhs Inggris SMA pacar: murid laki2 17 tahun Kejahatan: Melakukan hubungan seks dengan anak kecil pada suatu trip sekolah ke Rockies. Sentence: 45 hari di bulan di penjara, 5 tahun masa percobaan, 1 - dua tahun hukuman ditunda, 1/4 tahun ditunda hukuman 10 tahun dan registrasi sebagai pelanggar seks

Menggerebek Bini Sendiri Sedang Mesum Di Kontrakan

@IkadaNewsOnline - ADA  rame-rame di Jl. Kapten Tendean, Madiun (Jatim). Bukan rame-rame potong padi, tapi ramenya orang menggerebek pasangan  selingkuh. Aktornya adalah Ny. Indri, 31 (bukan nama sebenarnya), yang sedang kelon dengan pemuda Markidi, 30(bukan nama sebenarnya).  Yang menarik, penggerebegan ini didalangi oleh Warto, 36 (bukan nama sebenarnya), suami Indri sendiri.
Tak pandang lelaki tak pandang perempuan, jika punya bakat selingkuh menonjol, mengontrak rumah hanya untuk sekedar ajang mesum, bukanlah tabu. Ketika pengambil inisiatipnya pihak wanita, sangat boleh jadi uang belanja jatah dari suami sebagian besar ngeposnya ke anggaran birahi. Ini kan sama saja buang-buang anggaran, atau memang sengaja mau niru Banggar DPR, ngkali?
Indri ternyata termasuk wanita beginian. Tak puas dengan pelayanan suami di ranjang, dia lalu mencari PIL. Kebetulan yang mampir di hatinya bukan sosok lelaki yang bonafid. Artinya, si dia masih penganggur tulen. Maklum, pemuda  Markidi yang selama ini melayani aspirasi urusan bawah Indri, sesungguhnya memang tak punya modal materil, kecuali onderdil. Tapi tak masalah, karena Indri pernah bilang: “Yang penting kamu sering makan telur mentah dan madu Sumbawa……”
Kapan koalisi asmara Indri – Markidi mulai dibangun, tak ada catatannya. Yang jelas, sejak istri Warto warga Parang, Magetan ini punya PIL, dia jadi pintar sekali memainkan anggaran, tak kalah dengan politisi Senayan. SIAP (sisa anggaran pembelanjaan) yang biasanya masuk tabungan, kini lebih banyak dialirkan kepada Markidi gendakannya.  Soalnya, kadung ada simbiosis mutualis di sini. Markidi dapat benggol (baca: uang), sedangkan Indri dapat bonggol-nya.
Agaknya menejemen selingkuh berbasis hotel, bisa menguras anggaran. Maka kemudian Indri berinisiatif mengontrak rumah di kota Madiun, yang hanya ditinggali secara priodik. Kalau pun lebih banyak tinggal di rumah itu, hanyalah si Markidi yang aslinya warga Gang Carik, kampung Mangunharjo. Sedangkan Indri datang hanya di kala perlu. Tapi pesannya wanti-wanti kepada si cowok: vini, vidi visi: aku datang, aku digoyang, lalu kita pulang!
Hari demi hari, minggu demi minggu, skandal asmara Indri – Markidi berjalan mulus. Tapi lama-lama Warto selaku suami Indri curiga juga. Kenapa amplop gaji yang selalu diberikan pada istri, sekarang tak pernah cukup sampai sebulan? Sedangkan menu di rumah juga biasa-biasa saja, sementara istrinya juga tak tampak suka beli ini itu. Tapi celakanya, ketika diminta terbuka soal penggunaan anggaran, Indri justru niru Setjen DPR kita, tak mau menjawab.
Akhirnya Warto pun curiga bahwa ketidakberesan pengelolaan anggaran itu karena istrinya punya PIL. Maka diam-diam dia mengawasi dan mencermati gerak-gerik Indri. Dugaannya benar. Ternyata istrinya memang punya gendakan di Madiun, yang secara priodik mengadakan pertemuan ranjang di sebuah rumah kontrakan di Jl. Kapten Tendean Madiun. “Kalau begini caranya, aku rugi di kantong dan si entong….,” gerutu Warto sambil bertekad untuk menggerebek pasangan mesum itu.
Yang rugi biarkan saja rugi. Yang pasti Indri tak tahu bahwa suaminya mulai curiga atas permainannya. Maka saat dia  kembali berasyik masyuk dengan Markidi beberapa hari lalu, tiba-tiba sejumlah orang dari Magetan termasuk suami menggerebeknya. Meski sedang tidak berbuat, bukan pasangan suami istri tinggal sekamar, sudah cukup alasan bagi Warto untuk membawa Indri – Markidi ke Polres Madiun.
Untuk apa sih, berdua-dua dalam kamar?

Video Mesum Larangan Bandung Bergetar

@IkadaNewsOnline - Terjadi berita yang sangat menghebohkan warga Pamekasan Jawa Timur dengan kembali beredarnya video mesum di tengah - tengah masyarakat. Video mesum tersebut diduga dilakukan oleh seorang ustad. Video mesum yang dilakukan oknum ustad di salah satu lembaga pendidikan Islam di Kecamatan Palengaan dan diberi judul  “Larangan Badung Bergetar” ini terdiri dari 10 file berdurasi masing-masing sekitar satu menit.

Dalam video tersebut terlihat seorang wanita sedang dicabuli secara beramai-ramai dengan cara dipaksa dan di ancam. Wanita dalam video tersebut diduga masih berumur sekitar 14 tahun. 
Wanita tersebut hanya diam dan pasrah menghadapi kelima lelaki dan terpaksa harus melayani nafsu bejat mereka. Kapolsek Palengaan AKP Fauzan membenarkan adanya peredaran video mesum ustad bersama empat orang temannya itu terhadap gadis yang masih berusia 14 tahun tersebut.
Perekaman aksi pencabulan video mesum  ”Larangan Badung Bergetar” ini diduga dilakukan di sebuah bukit Peltok dan kejadiannya sudah berlangsung sebulan lalu. 
Kasus ini merupakan kasus yang kedua yang terjadi di Pamekasan. Sebelumnya Sebelumnya juga sempat beredar video mesum yang yang palakunya merupakan oknum guru TK

Seperti Inilah Hukuman untuk Sopir Mabuk yang Menabrak Orang di Luar Negeri

@IkadaNewsOnline - Kasus pengemudi mabuk yang menabrak pengguna jalan seperti yang terjadi pada kecelakaan maut di jalan Ridwan Rais Jakarta Pusat ternyata juga pernah  terjadi di Luar Negeri. Ada beberapa kasus yang mirip dengan yang dilakukan Afriani Susanti, pengemudi Xenia ‘Maut’ yang menewaskan sembilan orang itu.

Lantas bagaimana hukuman untuk pengemudi mabuk yang menewaskan nyawa orang lain itu di luar negeri? Inilah sejumlah peristiwa pengendara mabuk yang menewaskan orang lain berikut hukumannya.



Juli 2009
Pengadilan ChengDu menjatuhkan hukuman mati kepada Sun Weiming, Juli 2009. Ini adalah kali pertama pengemudi mabuk divonis mati di China. Weiming dianggap membahayakan keselamatan public karena mengendarai mobil dalam keadaan mabuk, terlibat kecelakaann dan menewaskan empat orang. Pada pengadilan banding hukumannya dibatalkan menjadi seumur hidup

7 Juni 2010

Pengadilan Houston menjatuhkan vonis terhadap John Jacob Winne dengan hukuman 30 tahun penjara karena terbukti menabrak remaja 13 tahun yang baru turun dari bus sekolah. Investigasi polisi menyatakan John dalam keadaan mabuk ketika mengendarai kendaraan.

8 Juni 2010
Sebuah pengadilan di Provinsi Zhejiang, China menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup pada Yang Shunzhong, anggota kongres di kota Taizhou. Shunzhong yang tengah mabuk mengendarai BMWnya menabrak belasan orang, mengakibatkan empat orang tewas dan delapan luka berat.


22 Desember 2010
Andrew Thomas Gallo (23) dari San Gabriel, California menerima hukuman maksimum setelah juri menyatakan dia bersalah atas dakwaan pembunuhan kejahatan mengemudi mabuk dan dua kejahatan lainnya. Dia dihukum 51 tahun penjara setelah mabuk dan terlibat kecelakaan. Menewaskan atlet Bisbol Nick Adenhart, Cortney Stewart(20) mahasiswa di California State University di Fullerton dan mahasiswa hukum Henry Pearson.

4 Februari 2011
Jeffrey David Kirby dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara oleh pengadilan Santa Ana, California, AS. Jeffrey dinyatakan mabuk saat terlibat kecelakaan yang berujung tewasnya bintang acara televisi Tapout, Charles ‘Mask’ Lewis.

20 Januari 2012
Pengadilan di San Antonio menghukum Sandra Briggs (59) dengan vonis penjara 45 tahun. Briggs dalam kondisi mabuk ketika menabrak mobil, menyebabkan petugas kepolisian San Antonio, Sergio Antilon tewas 15 hari setelah dirawat.