Cari Artikel Disini

Tampilkan postingan dengan label Indonesia News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia News. Tampilkan semua postingan

Yunita Keyko Si Ratu Prostitusi PSK ONLINE

Yunita alias Keyko si Ratu Prostitusi, wanita berusia 34 tahun, penyalur pekerja seks komersial (PSK) kelas atas, tidak hanya menghanguskan omzet ratusan juta rupiah, tetapi juga meninggalkan para pelanggan yang selama ini setia mencari teman kencan darinya.

Siapa saja pelanggan Yunita? Menurut pengakuan Yunita, karena yang disediakan adalah para PSK kelas atas, pelanggannya juga kalangan menengah ke atas.

''Mereka mulai dari kalangan pejabat hingga pengusaha besar,'' kata perempuan yang pada 25 Agustus lalu ditangkap di Kuta, Bali, itu. Namun, sayangnya, dia tidak pernah bertatap muka dengan para pelanggannya demi kerahasiaan praktiknya.

''Setelah memilih teman kencan lewat BBM, sebagian ongkos ditransfer ke rekeningnya sebagai tanda jadi, sisanya baru diberikan langsung kepada PSK yang dipilih,'' kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti, Senin (10/9/2012). Adapun tarif yang dipatok untuk sekali kencan, mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta.

Data yang dihimpun di Polrestabes Surabaya menyebutkan, setiap kota ada seorang subgermo yang membawahi PSK-PSK tersebut. Di Surabaya sebanyak 790 orang, Malang 50 orang, Semarang 400 orang, Banjar sebanyak 125 orang, dan Jakarta sebanyak 500 orang.

Para PSK di bawah kendali Yunita ini bukanlah PSK sembarangan. Bahkan, Yunita melakukan seleksi dari foto yang dikirim melalui subgermo. "Para subgermo ini mengirimkan foto ke Yunita dan selanjutnya dia yang menyeleksi calon PSK dan diteruskan kepada pelanggan yang memesan," tambahnya.

Polisi yakin aksi Yunita tidak dilakukan sendiri. Karena itu, Unit Jatanum Subnit Vice Control (VC) Satreskrim Polrestabes Surabaya terus mengembangkan penyelidikan jaringan perdagangan manusia antarkota ini.

Dari hasil penelusuran berikut adalah foto Yunita Keyko Si Rau Prostitusi.

Dan inilah foto-foto anak buah Keyko:







Foto terbaru Yunita Keyko



Yunita Keyko pernah foto bareng Tukup Arwana


http://forum.viva.co.id/gosip/553035-yunita-keyko-si-ratu-prostitusi.html

Oalah....Taxi Ferrari Ternyata Cuma Syuting Film

Oalah....Taxi Ferrari Ternyata Cuma Syuting Film

Jakarta - Satu unit taxi Ferrari yang diamankan Dinas Perhubungan DKI Jakarta diketahui untuk keperluan syuting film.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, hasil penyelidikan anggotanya di lapangan mengungkapkan demikian. "Itu untuk keperluan syuting film judulnya 'Hidup Itu Indah'," ujar Pristono kepada INILAH.COM, Sabtu (14/7/2012).

Pristono mengatakan, sutradara film tersebut telah membuat surat pernyataan meminta maaf atas pelanggaran yang dilakukan, dan berjanji akan menghentikan kegiatannya dengan taxi Ferrari dan Porsche mulai hari ini.

"Sutradaranya janji akan selesai hari ini, besok tidak akan mengulangi lagi," kata Pristono.

http://woman-story.lintas.me/go/memobee.com/heboh-foto-syur-finalis-miss-hongkong-2012/

Lima Nenek Tertangkap Main Judi di Kuburan

Lima Nenek Tertangkap Main Judi di Kuburan

Berawal dari keisengan dan hobi bermain judi, lima orang nenek yang tinggal di Palmerah, Jakarta Barat, terancam masuk bui. Senjanya usia seakan tidak menyurutkan semangat mereka untuk mendulang uang dari hasil berjudi.

Lima orang nenek ini digerebek intel Polsek Palmerah, saat sedang bermain judi di sebuah pemakaman, di Jalan Kemanggisan Pulo, Palmerah, Jakarta Barat. Mereka digiring ke Mapolsek Palmerah.

Bono Bakpaw (65), Alce Lumane (70), Siti Salma (43), Emi Kalalo (66), dan Anastasya Sularmi (64). Mereka adalah gerombolan nenek yang gemar bermain judi.

Menurut penuturan salah satu pelaku, Alce Lumane (70), dirinya mengatakan sebelum ikut serta berjudi, dirinya hendak membeli telur untuk makan cucunya.

"Saya mau beli telur mau buat makan cucu, eh tiba-tiba diajakin main kartu seribu. Ya udah saya ngikut," ucap wanita yang berprofesi sebagai tukang pijat itu saat ditemui di Mapolsek Palmerah.

Lain halnya, dengan Bono Bakpaw (65). Dirinya hanya sekadar iseng bermain judi dengan kawan-kawannya, dan untuk menambah penghasilan penjualan barang dagangannya.

"Hanya iseng-iseng aja, memang kita berlima suka ketawa jadi buat ngumpul aja. Mau dapetin duit dari hasil judi jadi nunggu Bu Siti menang buat jual bakpao. Memang kita hanya iseng saja main yang seribuan karena murah, modal goceng bisa dapat Rp50 ribu," tuturnya.

Kata Bono, mereka bermain diajak oleh salah seorang laki-laki namun, saat penggerebekan dia langsung melarikan diri.

"Saya kaget, pertama memang ada tiga orang laki-laki sedang main ama kita. Tiba-tiba ada yang datang (polisi) mereka pada kabur semua. Ya saya sama teman-teman yang lain kagak bisa kabur, ya saya pasrah aja," tutupnya.

[Update] Insiden Pesawat Fokker TNI Jatuh di Halim

[Update] Insiden Pesawat Fokker TNI Jatuh di Halim

@patra_east




@infojakarta


@dieboe


twitter @BimoAT


@CutFann

VIVAnews - Kecelakaan pesawat terjadi di Kompleks Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma, Kamis 21 Juni 2012.

Humas Lanud Halim Kolonel Azman Yunus yang dimintai informasi membenarkan kabar kecelakaan tersebut. "Betul ada pesawat kami yang jatuh di Halim," kata dia saat dihubungi VIVAnews, Kamis sore.

Pesawat, dia menambahkan, baru saja dikabarkan jatuh. Namun, ia tidak bisa memastikan kapan persisnya. "Saya baru ke luar dari Cilangkap, sedang menuju ke Halim. Untuk detail kecelakaan belum bisa saya paparkan," kata Azman.

Ia hanya menyebut jenis pesawat yang jatuh itu. "Fokker 27. Keterangan lebih lanjut nanti," kata dia.

Sebelumnya kecelakaan pesawat juga terjadi Rabu 9 Mei 2012. Pesawat Sukhoi Superjet-100 yang terbang dari Lanud Halim tiba-tiba hilang dari radar.

Belakangan diketahui, pesawat hancur menabrak Gunung Salak. Sebanyak 45 orang di dalamnya, kru juga penumpang tewas.

Ssst! Ini dia Cara Remaja Jakarta Kala Beli Kondom di Minimarket

Ssst! Ini dia Cara Remaja Jakarta Kala Beli Kondom di Minimarket
Jakarta Kondom kini tengah menjadi buah bibir. Menyusul beredarnya kabar akan ada pembagian kondom gratis pada remaja. Isu itu sudah dibantah Kemenkes. Namun lepas dari soal itu, ternyata kondom sudah bukan hal yang asing bagi remaja Jakarta.

Kalau Anda berkeliling minimarket yang ada di Jakarta, kondom pasti akan mudah diperoleh. Kondom memang dijual bebas. Nah, salah satu konsumennya tak lain remaja Jakarta.

"Kalau remaja yang beli, biasanya ngakunya titipan temannya," terang seorang pelayan minimarket waralaba asing di bilangan Palmerah, Jakbar, saat ditemui detikcom, Rabu (20/6/2012) malam.

Sang pelayan yang enggan disebutkan namanya itu bercerita biasanya remaja itu datang ketika malam sudah larut. Mereka pun biasanya malu-malu saat ditanya soal kondom itu. Biasanya mereka beli seorang diri, atau juga datang berkelompok dengan temannya.

Remaja yang membeli itu pun tidak banyak bertanya kala membeli kondom, seperti rasa apa atau harganya. Biasanya hanya bertanya ada atau tidaknya kondom lalu membayar.

Bukan hanya di minimarket waralaba asing itu saja yang kerap disambangi remaja. Minimarket lokal yang menjual kondom pun kerap disambangi remaja.

"Paling cuma sekali dua kali aja dalam seminggu, biasanya malam-malam," terang wanita yang bertugas di minimarket lokal di kawasan Slipi itu saat berbincang dengan detikcom.

Kondom mudah ditemui di minimarket. Tentu tujuannya bukan untuk mengajarkan seks bebas. Pangsa pasar kondom pun bukan dikhususkan untuk remaja.

"Yang tua-tua justru banyak yang beli," terang wanita yang sudah bekerja di minimarket hampir satu tahun itu.

FPI: Kalau Terbukti ' Habib Hasan Harus Dipancung '

@IkadaNewsOnline - FPI: Kalau Terbukti ' Habib Hasan Harus Dipancung ' - Terkait isu pelecehan seksual oleh seorang Habib “H” terhadap belasan pemuda, menurut Ketua Dewan Pembina Daerah (DPD) FPI Jakarta, Habib Salim Alatas, yang bersangkutan harus dihukum pancung, jika terbukti bersalah.

Salim menegaskan, Front Pembela Islam (FPI) tidak mentolerir tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pemuka agama.

“Kalau terbukti, harus dipancung, dihukum mati sekalian,” tegas Habib Salim di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, kepada wartawan pada hari Jumat (17/2/2012), dilansir Gatra.

Ustadz Salim menegaskan, tindakan cabul tersebut sudah melecehkan agama dan juga norma susila. “Tindakan tersebut sangat tidak terpuji dan sudah melecehkan agama serta kesusilaan,” ungkapnya.

Ustadz Salim mendukung upaya penegakan hukum polisi terhadap Habib H. “Siapa pun, tak peduli Habib, ulama, kyai, kalau berbuat melanggar hukum harus diproses,” ujar Salim. Namun, bila Habib H tidak terbukti melakukan tindakan yang dituduhkan oleh pihak korban, maka pelapor harus meminta maaf kepada Habib H dan pelapor harus membersihkan namanya.

Pihak FPI telah mengetahui permasalahan Habib H tersebut, bahkan FPI telah memediasi Habib H dengan para korban. “FPI sudah mediasi dari tingkat korban dan pelaku,” kata Salim.

FPI mendesak agar Kepolisian Daerah Metro Jaya segera memproses Habib H agar tidak menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyakarakat.

Namun, mediasi itu tidak berhasil, kedua pihak tidak menemukan kesepakatan, karena adanya kesalahan pahaman informasi. Sehingga akhirnya melaporkan kasus tersebut untuk menindaklanjuti kasus. “Dalam mediasi ada kegagalan, kita serahkan kedua pihak untuk menjalankan proses hukum. Sekarang sudah ditangani pihak Polda Metro Jaya dan kita dukung prosesnya,” jelasnya Salim.

WASPADA : Ada Pencopet Bermodus Tukang Pijat

@IkadaNewsOnline - WASPADA : Ada Pencopet Bermodus Tukang Pijat  - Masyarakat sepertinya harus lebih waspada terhadap kejahatan di Jakarta. Belakangan, ditemukan gerombolan pencopet yang kerap beraksi di sejumlah angkutan umum. Modusnya terbilang baru, yaitu pura-pura menjadi tukang pijat.

Kejahatan ini dialami seorang wartawan Koran Jakarta bernama Wandi. Ketika itu, ia menaiki angkutan umum Kopaja 502 jurusan Tanah Abang-Kampung Melayu, Kamis (16/2), sekitar pukul 11.30 WIB. Wandi bertugas mendatangi lokasi diskusi tim seleksi Komisi Pemilihan Umum di Hotel Millenium, Jakarta Pusat.

"Saya naik dari depan Lemhanas, Jalan Merdeka Barat. Di atas Kopaja, saya dipepet hingga terpaksa duduk di bangku belakang. Setelah duduk, ada orang yang berpura-pura memijat penumpang di deretan bangku belakang. Terakhir pria bertubuh gemuk memijit kaki kiri saya. Saya menolak, tapi orang itu langsung memegang kaki saya," ujar Wandi pada Liputan6.com, Jakarta, Kamis (16/2).

Saat hendak turun, Wandi memeriksa saku kirinya. Ia terkejut karena telepon genggam merek Blackberry raib. "Saya periksa saku saya setelah pria itu memijat, tetapi tidak ada telepon genggam saya. Sepertinya mereka gerombolan pencopet. Pemijat hanya sebagai pengalih perhatian," ungkapnya.

Maraknya kejahatan jalanan semacam ini menarik perhatian polisi. Polda Metro Jaya berinisiatif menggelar Operasi Berantas Jaya hingga akhir Februari mendatang.

Perlu diketahui, selama Operasi Berantas Jaya pada 4 hingga 13 Februari lalu, Polda Metro dan jajarannya telah menahan 381 pelaku kejahatan berikut barang bukti 20 senjata api, 25 bilah senjata tajam, 56 unit kendaraan roda dua, dan 13 unit kendaraan roda empat. Selain itu 67 telepon genggam, 651 botol minuman keras, serta uang tunai Rp 63.198.000.

Inilah Kado Valentine Yang Bisa Merusak Moral Bangsa

@IkadaNewsOnline - Inilah Kado Valentine Yang Bisa Merusak Moral Bangsa - Kondom dan Coklat Dalam Bingkisan Valentine di Minimarket Bandung

Sebuah foto yang menampilkan paket bingkisan Valentine's Day ditemukan redaksi Muslimdaily melalui twitter (9/2/12). Foto tersebut memperlihatkan bingkisan berisi coklat dan sebuah kondom merk tertentu. Semakin menjerumuskan remaja

Walah Terdesak Uang Kos, SPG Cantik Ini Nekat Jadi Germo

@IkadaNewsOnline - Walah Terdesak Uang Kos, SPG Cantik Ini Nekat Jadi Germo - NS (17), seorang Sales Promotion Girl (SPG) salah satu produk kosmetik, terpaksa digelandang ke Mapolda Sumatera Utara lantaran berprofesi sebagai germo yang menjajakan dua temannya ke lelaki hidung belang.

Aksi NS ini terungkap lantaran banyaknya pengaduan masyarakat yang resah dengan tindak tanduknya. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas yang menyaru sebagai pembeli akhirnya berhasil membekuk tersangka bersama dua rekan lainnya, masing-masing KK (20) dan L (21), di salah satu kamar hotel di Jalan SM Raja.

NS mengaku baru pertama kali melakoni profesinya itu lantaran butuh uang untuk membayar sewa kostnya yang terletak di Jalan Air Bersih Medan. Dari hasil kerjanya itu, dia mendapat imbalan sebesar Rp1 juta. Dia juga menuding, dua temannya merupakan pekerja seks komersil.

Selain itu, dia juga merasa dijebak oleh petugas atas penangkapan tersebut. "Sayakan ditelpon, nanya ada enggak perempuan untuk dibooking. Karena saya butuh uang, saya tawarkan dua teman saya yang memang berprofesi jadi perempuan gitu (psk)," kata NS di Polda Sumatera Utara, Rabu (12/10/2011).

Sementara itu, Kanit Sila Renakta Reskrimum Polda Sumut AKP Hia, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Tersangka dijerat dengan undang-undang no 21 tahun 2007 tentang tindak pidana pemberantasan perdagangan orang terancam hukuman penjara diatas lima tahun.

FOTO: Kecelakaan Maut 2 Bus dan 12 Kendaraan Di Puncak, 13 Orang Tewas

@IkadaNewsOnline - FOTO: Kecelakaan Maut 2 Bus dan 12 Kendaraan Di Puncak, 13 Orang Tewas - Jumat, 10 Februari 2012.

Telah terjadi kecelakaan maut di Cisarua, Bogor. Bus angkutan provinsi Karunia Bakti menabrak beberapa mobil dan Ruko yang berada di jalan Cisarua.

Diduga Rem Bis blong dan langsung menabrak Avanza B1536FKB, Livina F14 72HD dan bbrp motor serta beberapa ruko di sekitar. Saat ini Petugas dari POLSEK Cisarua sedang melakukan evakuasi korban.

Korban kecelakaan Bis Karunia Bakti di Jl raya puncak cisarua jabar, di dekat Pasar Cisarua Bogor korban Meninggal lebih dari 10 orang, dan luka-luka sekitar 50 orang. Korban Meninggal dan luka-luka sebagian sudah dibawa ke RS Cisarua.



Sumber

Foto ' Mayat Misterius di TPU Srengseng Sawah Disebar '

@IkadaNewsOnline - Foto ' Mayat Misterius di TPU Srengseng Sawah Disebar ' - Identitas mayat dengan luka di leher yang ditemukan di TPU Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, masih misterius. Polisi pun menyebar wajah korban pembunuhan tersebut.

"Identitasnya dari kemarin belum diketahui. Kemarin saya sudah perintahkan kanit menyebarkan foto wajahnya," ujar Kapolsek Jagakarsa, Kompol Sunarto, saat dihubungi detikcom, Senin (30/1/2012).

Menurut Sunarto, mayat pria diduga berusia 18-20 tahun itu meninggal kira-kira pada Sabtu (28/1) malam. Sebab kondisi mayat tersebut belum membengkak.

"Karena mayatnya belum bengkak diperkirakan malamnya itu tewas (malam Minggu)," ungkapnya.

Sementara itu, sumber detikcom di Polsek Jagakarsa mengatakan saat ditemukan wajah mayat pria itu ditutupi kaos abu-abu milik korban. Awalnya ada seorang anak kecil yang ikut dalam rombongan warga usai menguburkan orang meninggal. Saat hendak buang air kecil di sekitar kuburan, anak kecil tersebut lari-lari sambil berteriak.

"Katanya ada orang meninggal di dekat situ. Pas dilihat betul sudah ada mayat itu," ungkap sumber itu.

Sebelumnya mayat pria ini ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB. Tidak ditemukan identitas apa pun di sekitar lokasi penemuan mayat. Ciri-ciri mayat ini yakni mempunyai rambut lurus, kulit sawo matang, tinggi kurang lebih 160 cm, berkaos abu-abu dan celana pendek biru bergaris putih di sebelah kiri dan kanannya. Hingga kini belum ada yang mengakui mayat tersebut sebagai keluarganya.

Video : Perempuan Misterius Pembela Hak Pejalan Kaki di Semanggi

@IkadaNewsOnline - Video : Perempuan Misterius Pembela Hak Pejalan Kaki di Semanggi - Peristiwa tertabraknya 9 pejalan kaki di Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, pada Minggu (22/1) lalu oleh Afriyani Susanti mengingatkan betapa hak pejalan kaki seringkali dizalimi. Alhasil, kemunculan perempuan misterius pembela hak pejalan kaki mendapat acungan jempol.

Perempuan misterius itu terlihat di sebuah video di Youtube yang diposting oleh Shantonio Siagian, pemilik akun 'wierki14' pada 3 September 2009. Video itu berjudul 'Pembela Hak Pejalan Kaki'. Sudah lama memang, tapi video itu menjadi perbincangan seiring dengan insiden Minggu Kelabu yang menewaskan 9 pedestrian.

Video berdurasi 2 menit 38 detik ini tampak diambil di bawah Jembatan Semanggi, jalan yang diperuntukkan untuk pemotor. Dalam video ini terlihat perempuan berjilbab yang berjalan di trotoar. Mirisnya, trotoar tempat perempuan itu berjalan diambil haknya oleh para pemotor.

Dengan hati-hati perempuan itu berjalan melawan arah di trotoar yang dipenuhi pemotor yang melaju ke arah sebaliknya. Tak cuma berjalan, perempuan itu tampak berbicara kepada para pemotor, lalu beberapa saat para pemotor menurunkan motornya melewati trotoar. Terus menerus perempuan itu melawan arus, sendirian, tampak menasihati pemotor yang tak tahu diri menaiki trotoar, mengambil jalan pintas.

"Tadi sore, kira-kira pukul lima sore, saya berhenti sejenak di bawah Jembatan Semanggi, karena macet luar biasa. Sembari menunggu lalu lintas berkurang, saya melihat-lihat keadaan. Jalanan yang padat membuat banyak pengendara motor yang mengambil jalan pintas, naik ke trotoar. Hal ini rupanya membuat berang seorang ibu muda, yang dengan gagahnya melabrak para pengendara motor yang naik ke trotoar. Semuanya dipaksa turun olehnya," demikian komentar sang pengunggah video dalam laman miliknya.

Pakar tata kota Marco Kusumawijaya dalam akun twitternya @mkusumawijaya pun berbagi situs video ini dan berkata, "Tolong donk, bantu cari nama dan nomor kontak Ibu sakti ini: pembela hak pejalan kaki".

Hingga pukul 12.25 WIB, video itu sudah ditonton 4.521 kali dan disukai (like) 167 orang dan 63 komentar. Rata-rata mereka salut terhadap keberanian perempuan itu. "Salut! Keren! Mantap!" begitu pujian yang tertulis.

Nah, siapakah perempuan misterius pemberani pembela hak pejalan kaki itu?

LIHAT VIDEONYA DISINI

detik.com 

Wah... Sayembara Menangkap Hantu Berhadiah Rp 12,5 Juta di Sumut

@IkadaNewsOnline - Wah... Sayembara Menangkap Hantu Berhadiah Rp 12,5 Juta di Sumut - Banyaknya kasus-kasus kekerasan yang bersumber dari isu begu ganjang atau hantu tinggi, membuat seorang camat di Sumatera Utara (Sumut) berinisiatif membuat sayembara. Siapa yang bisa menangkap hantu tersebut akan diberi hadiah Rp 12,5 juta.

Binsar Purba, Camat Bandar Khalifah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut, sudah memulai sayembara itu sejak Mei 2011. Sayembara itu sengaja dibuat karena sejak menjabat sebagai camat pada Februari 2011, dia menemukan berbagai kasus kriminal dan juga konflik di wilayahnya yang diduga dari isu begu ganjang tersebut.

“Ada warga yang diusir dari rumahnya karena dituduh memelihara begu ganjang, ada yang dibakar rumahnya karena isu begu ganjang, jadi sering menjadi isu,” kata Purba kepada detikcom di Medan, Sabtu (28/1/2012).

Begu ganjang merupakan isu yang sensitif, terutama bagi masyarakat Batak. Orang yang memelihara begu ganjang, merupakan orang yang jahat, karena dengan begu ganjang-nya bisa membuat orang sakit bahkan hingga mati. Sebab itu, jika seseorang dituding memelihara begu banjang, maka akan dimusuhi semua warga.

Untuk mengatasi masalah itu, maka Purba berinisiatif membuat sayembara, siapa yang bisa menangkap begu ganjang, akan diberikan hadiah. Nyatanya, sampai sekarang tidak ada yang bisa membawa begu ganjang itu kepadanya.

“Karena memang tidak ada itu. Begu ganjang itu sengaja dijadikan isu oleh orang tertentu karena berbagai hal. Ada yang berkonflik tanah misalnya, kemudian yang satu menuduh yang lain memelihara begu ganjang sehingga dimusuhi warga. Ada juga yang karena motif ekonomi, dan sebagainya,” tukas Purba.

Bersamaan dengan sayembara itu, Purba juga dalam berbagai kesempatan menyatakan kepada warganya yang tersebar di lima desa, jika menuduh orang lain memelihara begu ganjang dan tidak bisa membuktikannya, berarti orang tersebut adalah provokator dan bisa diproses secara hukum.

“Karena itu, yang provokator itu malu, dan tidak berani lagi menuduh orang soal begu ganjang,” ujar Purba.

Terkait hadiah sebesar Rp 12,5 yang dijanjikan kepada yang bisa menunjukkan bisa menangkap begu ganjang, Purba menyatakan hadiah itu masih belum disiapkannya.

“Karena memang begu ganjang itu tidak ada. Ini hanyalah semacam terapi kepada warga, supaya jangan menyebar isu yang mengganggu. Buktinya sekarang, masalah begu ganjang itu tidak terdengar lagi di wilayah Kecamatan Bandar Khalifah,” katanya.

Wow... Ada Tandan Pisang Sepanjang 2 Meter

@IkadaNewsOnline - Wow... Ada Tandan Pisang Sepanjang 2 Meter - Sebatang pohon pisang batu atau kepok milik warga Jl Padat Karya 28 Kelurahan Lingkar Timur, Kota Bengkulu, tumbuh unik karena berbuah dengan tandan sepanjang lebih kurang dua meter.

Cici Kurnaisih (58) pemilik pohon pisang tersebutmengatakan pohon pisang yang ditanamnya tersebut berjenis pisang batu atau pisang kepok, namun setelah berbuah dengan tandan sepanjang lebih kurang dua meter ini malah mirip pisang raja sri.
"Sebelumnya saya berniat membuang jantung pisang tersebut karena selain dapat disayur dan tandannya cukup panjang, namun niat itu saya urungkan. Akhirnya begini jadinya setelah berbuah, tandannya hampir dua meter," katanya.
Ia mengakui, ketika hendak memotong jantung pisang ini perasaannya tidak enak sehingga rencana membuang jantung ditunda hingga keesokan harinya.
Sedangkan Yusila (39), anak Cici Kurniasih mengatakan, di antara buah pisang tersebut ada yang masak dan ketika diambil tiga buah dan mencicipi rasanya berbeda-beda ada yang manis seperti madu, ada yang asam, dan ada juga yang tawar. "Ketika diambil oleh anak saya tiga buah rasanya berbeda-beda," katanya.
Ia mengatakan belum ada rencana jika buah pisang tersebut matang akan dimakan bersama keluarga dan dibagikan ke tetangga meski jumlahnya cukup banyak atau mencapai ratusan.

Wah Wah Ternyata Sopir "Xenia Maut" Sedang Cari Jodoh... Ada Yang Mau?

IkadaNewsOnline - Nama Afriyani Susanti mendadak menjadi pembicaraan banyak kalangan. Kecelakaan maut mobil Xenia yang dikendarainya telah menewaskan sembilan pejalan kaki di Halte Tugu Tani, Jakarta Pusat, Ahad Kemarin. Namun, identitas si penabrak maut belum banyak terungkap hingga kini.

Kabar yang beredar, wanita yang diketahui berusia 29 tahun itu merupakan pekerja lepas di sebuah rumah produksi. Dan baru-baru ini, akun atas nama "Afreeyani" terlacak di dunia maya dari situs pencarian jodoh IndonesianCupid.com.

Dalam profilnya, Afriyani menulis statusnya masih lajang atau belum menikah. Dari sini diketahui Afriyani tengah mencari lelaki untuk penpal (teman pena) persahabatan, dating, dan pernikahan.

Akun tersebut juga menjelaskan wanita berambut pendek itu terakhir aktif sebulan lalu. Ia juga mencantumkan pendidikan terakhirnya S1 dan bekerja sebagai artistik, kreatif, dan kinerja.

Yang menarik, Afriyani yang diketahui positif menggunakan narkoba itu mencantumkan keterangan kadang minum (minuman keras), dan tidak merokok. Sementara untuk agama, diisi dengan keterangan lainnya.

Wanita dengan bobot 60 kilogram dan tinggi 170 sentimeter itu juga menggunggah beberapa foto dirinya. Dia mengaku tipe orang yang percaya takdir. "I belive in faith and miracle....so lets make our faith and miracle......" tulis Afreeyani.

Ahad (22/1) siang, kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat. Mobil yang dikemudikan Afriani Susanti dengan kecepatan 100 km/jam menabrak 12 orang yang sedang berjalan kaki di trotoar.

Pengemudi awalnya diduga salah menginjak pedal rem dan malah menginjak pedal gas sehingga mobil tak terkendali. Namun, belakangan diketahui Afriyani dan ketiga temannya dalam kondisi mabuk. Pada malam sebelum kejadian nahas mereka usai menghadiri pesta narkoba dan minum-minuman keras. Keempatnya kini telah ditetapkan menjadi tersangka.

FOTO : Robot Becak Buatan Anak Indonesia Menangi Kompetisi Internasional

IkadaNewsOnline - Robot berbentuk becak mini ini, berhasil menjadi juara pertama dalam kategori Energy Saving Robot, yaitu robot ramah lingkungan dengan sumber energi tenaga surya. Melalui ciptaannya tersebut, para siswa berharap becak yang merupakan kendaraan umum khas Indonesia tidak punah, dan para pengemudi becak tidak harus menggoes lagi becak mereka, namun cukup menginjak pedal gas dengan tenaga sinar matahari. Sehingga becak tetap menjadi kendaraan umum yang ramah lingkungan namun lebih efisien.

Kategori Energy Saving Robot menantang para peserta untuk membuat robot yang sanggup bergerak tanpa tenaga baterai, melainkan dari cahaya lampu sebagai pengganti sinar matahari. Kategori ini termasuk kategori lomba yang sulit, sehingga tidak semua negara peserta ikut.
Robot berbentuk becak mini dengan motif batik buatan siswa SMP Negeri 7 Bandung sanggup menempuh jarak satu meter dalam waktu satu menit, sesuai dengan waktu yang disediakan panitia lomba. Setiap satu sampai tiga detik, robot tersebut berhenti untuk mengisi tenaga cahaya, kemudian maju 10 sentimeter perdetik.
 
Salah satu siswa tim perakit robot SMP Negeri 7 Bandung, Azman Syah Barran mengatakan, timnya hanya membutuhkan waktu tiga jam untuk merakit robot tersebut. Namun, proses belajar merakit butuh waktu hingga tiga bulan lamanya. Azman menjelaskan, “Awalnya sih belajar robot dari sekolah, ekskul (ekstrakurikuler), dari awal tahap dari nol, sampai seratus persen bisa bikin gini”.

Azman menambahkan, robotnya sengaja dibuat berbentuk becak, karena merupakan ciri khas Indonesia. Ia pun berharap, di masa depan para pengemudi becak tidak perlu lagi menggoes becak mereka, namun hanya cukup menginjak pedal gas dengan energi dari tenaga matahari.

“Jadi biar menunjukkan kepada orang Indonesia bahwa ciri khas Indonesia itu becak. Jadi enggak usah ngegoes lagi, jadi tinggal pakai (pedal) gas gitu,” ujar Azman.

Energy Saving Robot dan Indonesiana merupakan kategori baru pada Olimpiade Robot Internasional 2011 kemarin. Kategori tersebut menantang peserta untuk membuat robot tanpa tenaga baterai, sekaligus membuat robot yang berciri khas Indonesia. Salah satu pembimbing tim robotik SMP Negeri 7 Bandung, Rahmat Nurcayadin mengungkapkan, secara teknis, robot buatan anak didiknya tergolong sangat efisien.
Selain bobotnya ringan, yaitu 120 hingga 180 gram, komponen yang digunakan pun sudah paling tepat dan menggunakan teknologi tinggi. Sehingga robot tersebut bisa berjalan maksimal dengan kecepatan satu meter perdetik di bawah sinar matahari. Sedangkan jika di bawah sinar lampu 2000 watt, kecepatannya bisa mencapai satu meter permenit. Kecepatan tersebut sudah merupakan kecepatan tertinggi.
“Secara teknis, robot kami ini sangat efisien sekali. Robot ini bisa berjalan dengan maksimal, kecepatannya kalau di bawah matahari bisa mencapai satu meter perdetik. Kalau di bawah lampu yang 2000 watt kecepatannya bisa mencapai satu meter permenit. Itu sudah kecepatan tertinggi,” papar Rahmat Nurcayadin.

Olimpiade Robot Internasional diselenggarakan oleh International Robot Commitee. Ajang tersebut pertama kali berlangsung di Korea Selatan pada 1999. Tuan rumah acara tahunan itu bergantian di sejumlah kota di Korea Selatan, Tiongkok, Hong Kong, Australia, dan Malaysia. Tahun 2011 kemarin, Indonesia menjadi tuan rumah acara tersebut, di kota Jakarta. Olimpiade Robot Internasional melombakan 14 kategori. Jumlah peserta lomba itu mencapai seribu orang, dari 13 negara, seperti Malaysia, Korea Selatan, Tiongkok, Australia, dan Amerika Serikat.

Kronologi Pemerkosaan Mahasiswi di Kebayoran

IkadaNewsOnline - Seorang mahasiswi berinisial JM (18), menjadi korban pemerkosaan lima orang tak dikenal saat ingin menumpang angkot C01 jurusan Ciledug-Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Menyikapai hal tersebut, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Budi Irawan mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada tanggal 20 Januari sekitar pukul 21.00 WIB.

Pada saat itu, JM selaku korban sedang berada di pinggir rel kereta api di bilangan kebayoran Lama. JM berniat hendak ke rumah saudaranya di Pamulang, Tangerang Selatan.

"Dari informasi yang diterima, saat itu ada angkot C01 jurusan Ciledug- Kebayoran Lama yang berhenti dekat korban (JM), dan menurutnya angkot tersebut mencurigakan," ujar Budi mengatakan saat hubungi, Minggu (22/1/2012).

Lebih lanjut, JM, kata budi, melihat ada sejumlah orang tak dikenal di dalam angkot yang berwajah mencurigakan. Karenanya, JM tidak jadi naik dan berusaha lari.

"Tapi saat lari, menurut pengakuan korban, korban dipukul kepalanya dari arah belakang hingga pingsan," paparnya.

Korban sadar setelah pagi harinya Sabtu 21 Desember 2012 di pinggir rel kereta api. Dari situ, JM, lanjut Budi, langsung pulang ke tempat tinggalnya menumpangi sebuah taksi.

"Saat itu setengah sadar dia mengakui seperti habis diperkosa, dan korban kemudian melapor ke sini (Polres Jaksel) 21 Januari 2012 malam. Ya, sekitar, pukul 22.00 WIB," ujar Budi menjelaskan.

Lagi-lagi Mahasiswi Diperkosa Diangkot Terjadi di Jakarta Selatan

IkadaNewsOnline - Lagi, pemerkosaan di dalam angkot terjadi. Kali ini terjadi kepada seorang mahasiswi, JM (18) yang menaiki angkot C01 Jurusan Kebayoran Lama - Ciledug.
Kejadiaan berawal ketika JM hendak berkunjung ke rumah sanak keluarganya di bilangan Pamulang, Tangerang Selatan. Dia yang berangkat dari tempat kos-nya di Ciledug pada hari Jumat 20 Januari 2012 sekira pukul 20.00 WIB. Untuk ke Pamulang, dia harus menaiki angkot C01 kemudian menyambung dengan angkot D01 Kebayoran Lama - Ciputat.

JM juga sempat ditahan oleh teman kuliahnya, Ami (19), karena memiliki firasat buruk. Namun JM tetap bersikukuh pergi ke rumah sanak saudaranya itu. "Sempat ditahan Ami, tapi akhirnya berangkat juga pukul 20.00 WIB," cerita Rijal, teman Ami saat menceritakan kejadian, Minggu (22/1/2012) dini hari.

Di dalam angkot itu ada lima orang, termasuk seorang supir. Namun belum bisa dipastikan apakah mereka juga termasuk pelaku. "Di dalam angkot itu ada lima orang," tambah Rijal.

Rijal menjelaskan, saat itu JM dipukul di bagian kepala sebelah kirinya dan membuat JM jatuh pingsan. Masih belum diketahui JM dipukul menggunakan apa. "Enggak lama pas naik angkot dia dipukul kepala kirinya," katanya.

Pagi harinya, Sabtu, 21 Januari, JM terjaga di rel Kebayoran Baru. Dalam keadaan yang setengah sadar, JM memutuskan pulang ke kosannya di daerah Ciledug.

Di kosan, dia langsung terbaring lemah. Ami yang baru saja pulang kuliah, mencoba menanyakan kabar JM. JM pun memeluk Ami dan menangis. "JM meluk Ami dan nangis, terus dia cerita kalau dia habis diperkosa," kata Rijal.

Korban kemudian divisum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta untuk kebutuhan pemeriksaan. "Habis cerita itu, dia divisum dan kemudian jam 20.00 WIB dibawa ke Polres Jakarta Selatan buat laporan kasus ini," jelas.

Wow Guru Australia Kaget Murid Indonesia Cium Tangan

IkadaNewsOnline - Sistem pendidikan, ditambah budaya yang berbeda membuat beberapa guru Australia peserta program Building Relations through Intercultural Dialogue and Growing Engagement (BRIDGE) terkaget-kaget begitu mendapat kesempatan mengajar beberapa minggu di Indonesia.Meski demikian, mereka bisa cepat beradaptasi dan mengaku banyak menemukan hal menarik yang tidak mereka temui di negara mereka.

"Saya melihat murid-murid Indonesia sangat menghormati guru mereka. Jujur, saya kaget dengan tradisi murid-murid mencium tangan saya sebagai bentuk penghormatan terhadap guru," tutur Emily Sullivan, seorang pengajar dari Our Lady of Sacred Heart College, Adelaide, di Jakarta.

Menurut Emily, yang mengajar selama beberapa minggu di MAN 2 Jakarta, di Australia murid-murid terbiasa menyapa guru mereka dengan cara yang kasual. Tak heran pengalaman

pertamanya mendapat cium tangan dari murid-murid Indonesianya sangat berkesan.

Kolega Emily, Laura Brzezinski, juga mengaku kagum dengan tradisi upacara bendera. "Anda menghormati jasa pahlawan dengan berdiri dan memberi hormat selama beberapa menit setiap Senin pagi, itu mengagumkan. Orang Indonesia ternyata menghargai jasa pahlawannya," kata dia.

Bagi Emily dan Laura yang belum pernah berkunjung ke Indonesia sebelum mengikuti program BRIDGE, pengalaman mereka meruntuhkan stereotip tentang orang Indonesia yang selama ini digembar-gemborkan media luar.

Hal senada juga diutarakan Adam Chad, pengajar Canberra Grammar School, yang mengaku sudah sering sekali bepergian ke Bali. Ia mengungkapkan, media Australia selama ini menggambarkan Indonesia sebagai negara yang masih tertinggal, kecuali untuk Bali yang pariwisatanya sudah mendunia.

"Padahal, kalau orang Australia ingin tahu Indonesia yang sebenarnya, mereka harusnya datang ke tempat selain Bali, ke Jawa misalnya. Banyak hal tentang Indonesia yang tidak bisa Anda temui lewat buku atau Internet," ujar pria berambut pirang ini.

Adam sendiri mengaku kagum dengan nilai keluarga yang masih sangat kuat di Indonesia. "Di Indonesia, apapun yang terjadi pada Anda, selalu ada keluarga sebagai support system. Sungguh sesuatu yang tidak bisa sering ditemui di Australia."

Lain lagi cerita Melanie Cross, pengajar Waggrakine Primary School, Geraldton. "Murid-murid Indonesia sangat menyenangkan, mereka antusias! Kalau sudah di depan kelas, kadang saya merasa jadi selebriti," katanya setengah berseloroh.

Menurutnya, anak-anak Indonesia memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, namun tanpa mengurangi rasa hormat mereka terhadap guru. Selain itu, kekerabatan antar mereka juga masih kuat.

"Inilah yang menjadi pentingnya ada kemitraan yang kuat antara Indonesia dan Australia. Saya harap semakin banyak siswa Australia yang tertarik mempelajari Indonesia dan budayanya dengan berkunjung langsung ke Indonesia,"  harap Melanie.

Sumber :VIVAnews

Inilah Foto Rekayasa Pria Pegang Parang di Video Mesuji

IkadaNewsOnline - Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta Kasus Mesuji Denny Indrayana mengungkap bukti adanya rekayasa laporan mengenai penembakan Made Aste, warga Pelita Jaya, Register 45, Mesuji, Lampung, pada 6 November 2010. "Di Register 45 ada video yang berbeda," katanya kepada Tempo di ruang kerjanya kemarin.

Menurut Denny, dalam video itu (terutama pada menit ke 04.56) terlihat Made tak membawa parang ketika ditembak. Tim terpadu penertiban yang berisi unsur kepolisian, pasukan pengamanan perusahaan, dan polisi hutan terekam meletakkan parang di tangan Made yang sekarat. Bahkan tak terlihat upaya tim menyelamatkan nyawa Made. "Kami tak tahu siapa yang meletakkan (parang), tapi ada," ujarnya.

Namun, beberapa menit kemudian, dalam rekaman video tersebut terlihat sang pria sudah memegang parang. Entah siapa yang memberi parang.

Kejadian itu, Denny menambahkan, terekam dalam video berdurasi sekitar 6 menit yang dibuat di Register 45. Wilayah perkebunan sawit itu yang menjadi sengketa warga Mesuji dengan PT Silva Inhutani. Isi rekaman ini berbeda dengan data yang dijadikan dasar oleh kepolisian bahwa pria asal Bali itu terpaksa ditembak karena mengancam membacok polisi menggunakan parang. Maka Tim Gabungan memutuskan menyerahkan temuan itu kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. "(Video) sudah kami serahkan tadi malam ke Komnas HAM," ucap Denny, yang juga Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim menyatakan telah menerima video itu. "Segera kami dalami," katanya kemarin. Ia menilai video tersebut mengungkap banyak fakta yang berbeda dengan keterangan dari kepolisian. Bahkan Komnas baru memiliki foto Made terbaring dengan tangan memegang parang. "Memang sangat mengejutkan."

Menurut dia, polisi banyak melakukan pelanggaran, seperti perlakuan terhadap Made yang sudah sekarat. Namun ia mengakui kasus kematian Made belum didalami karena selama ini Komnas berfokus pada investigasi dugaan pelanggaran HAM dalam penggusuran warga dan sengketa lahan. Itu sebabnya, tim penyelidik kasus di Register 45 segera bekerja untuk mengkonfirmasi temuan baru tersebut.

Sumber