Cari Artikel Disini

Tampilkan postingan dengan label istri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label istri. Tampilkan semua postingan

Fenomena Jalan Wayo, Kampung yang dihuni Pria Beristri Lebih dari Satu

Suasana Jalan Wayo di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.

Karena banyak warganya yang mempunyai istri lebih dari satu, sebuah jalan di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, diberi nama Wayo. Wayo alias wayuh adalah kata dalam bahasa Jawa yang berarti beristri lebih dari seorang. Yang menarik, kehidupan warga di sana adem ayem.

CECEP JUNAEDI-ADHA D. AGUSTIN, Sidoarjo

SHOLEH, ketua RT 1 RW 2, Desa Kedung Banteng, Tanggulangin, Sidoarjo, ogah berbicara banyak tentang Jalan Wayo. dia bahkan dengan tegas menyatakan bahwa istilah Jalan Wayo tersebut sebatas omongan orang. "Tidak ada. Itu hanya mitos," ujarnya dengan nada tinggi.

Sholeh boleh berkilah. Namun, sebutan Jalan Wayo tentu bukan tanpa alasan. Nama resminya adalah Jalan KH Ahmad Dahlan. Namun, justru warga sendiri yang mengganti dengan Jalan Wayo. Hal itu tak lepas dari kenyataan bahwa banyak warga di sana beristri lebih dari satu, yang dalam istilah Jawa dikenal dengan sebutan wayo atau wayuh.

Ridho, 75, salah seorang sesepuh kampung, menceritakan, nama Jalan Wayo berawal dari keputusan salah seorang warga untuk berpoligami. Itu terjadi pada era 1980-an. Siapa sangka, langkah pria yang juga tokoh desa itu diikuti para warga lain. Perlahan tapi pasti, jumlah warga yang memiliki istri lebih dari satu pun semakin banyak.

Sekarang, di antara 50 kepala rumah tangga yang ada, sebagian besar memiliki istri lebih dari satu. Memang, hanya dua yang resmi. Tapi, mayoritas lainnya menjalaninya secara diam-diam.

Meski begitu, kehidupan keluarga mereka tetap harmonis. Ridho mengaku tidak pernah mendengar ada pertengkaran di antara para istri gara-gara berebut suami. "Saya nggak pernah tahu ada wanita datang kemari untuk melabrak," ucapnya. "Di sini aman tenteram. Mungkin ada danyangnya," sambungnya.

Ridho menambahkan, keluarga yang mampu secara ekonomi relatif lebih "mulus" dalam melakukan wayuh. Dengan kekuatan uang, dia bisa membagi kekayaan secara adil kepada istri-istrinya. Misalnya, setiap istri diberi rumah dan tambak. Hal itu meminimalkan kemungkinan perebutan warisan ketika sang suami meninggal.

Sementara itu, keluarga yang kurang mampu harus menerima apa adanya. Tidak banyak tuntutan. Mereka mengatur materi sedemikian rupa hingga adil. Ada juga yang memberikan wewenang pembagian itu kepada istri tua. "Aneh memang, tapi itu yang terjadi di sini," ujarnya lantas terkekeh.

Didik, 32, putra Ridho, menyatakan, banyak alasan yang mendasari pria-pria di kampung tersebut memilih wayuh. Mulai pertimbangan ekonomi sampai niat memiliki keturunan. "Yang penting bisa adil, jujur, dan bertanggung jawab. Itulah kuncinya," katanya.

Dengan semakin populernya istilah Jalan Wayo, dulu ada seorang pamong desa yang keberatan. Menurut dia, istilah tersebut justru merugikan. Pandangan orang terhadap kampung tersebut akan semakin negatif. Nah, suatu ketika pamong itu mencopot plang nama Jalan Wayo yang terbuat dari kayu dan membakarnya. Tetapi, warga tak kehabisan akal. Mereka menggantinya dengan seng agar lebih kuat.

Hal itu membuat sang pamong meradang. dia pun memilih pergi dari kampung tersebut. "Tidak masalah. Wayuh itu kan urusan pribadi. Kita tidak bisa ikut campur. Yang penting dengan warga lain bisa saling menghormati," ujar didik.

Keharmonisan kehidupan keluarga di Jalan Wayo terlihat saat Lebaran. Hubungan silaturahmi tetap terjaga dengan apik. "Biasanya, istri muda yang sungkem kepada istri tua," ujar Aris, salah seorang warga.

Aris adalah salah seorang "produk" dari wayuh. Ibunya menjadi istri kedua seorang pria di kampung tersebut. Meski begitu, Aris mengaku tidak pernah ada masalah. Ibunya bisa menerima keadaan dan tetap rukun dengan istri pertama sang ayah. Juga tidak pernah ada cerita rebutan warisan.

Suka duka menjalani wayuh dirasakan NN. Perempuan 35 tahun itu tinggal di Jalan Wayo sejak 2005. dia mengaku bahagia meski harus berbagi suami dengan istri pertama yang tinggal hanya berseberangan gang. dia juga senang tinggal di kampung tersebut. Selain bisa dekat dengan suami, dia merasa dihargai.

Mengapa mau diwayuh? "Saya dulu punya suami, tapi tidak bertanggung jawab," ungkap NN. Perempuan asal Kediri itu mengaku sering disiksa oleh suami pertamanya. dia pun menunjukkan sejumlah bekas luka sundutan rokok di kedua tangan dan kakinya. Bekas luka itu menghitam. Ada puluhan luka serupa di tangan dan kakinya.

Setelah sang suami mengucapkan talak, NN memilih kabur. "Sudah nggak tahan," ucapnya sambil terisak.

Dia pergi tanpa tujuan sampai akhirnya terdampar di Sidoarjo. NN menjadi gelandangan dan pengemis. "Hanya selembar baju yang saya bawa. Tidak punya uang sama sekali," imbuhnya.

Akhirnya dia bertemu SD, pedagang buah di Pasar Ngaban, Tanggulangin. Singkat cerita, lelaki 40 tahun tersebut bermaksud meminang NN. Walaupun tahu SD sudah beristri, NN menerima pinangan tersebut. "Tujuan saya hanya satu, menolong. Tidak ada niat lain," ungkap SD.

SD mengutarakan niatnya menikahi NN kepada istri pertama, Tin. Hal itu menimbulkan cekcok hebat. Namun, SD tidak patah semangat. Sang istri akhirnya memberikan lampu hijau. "Dia perempuan hebat. Legawa sekali. Saya bangga punya istri seperti dia," ujarnya.

NN sendiri menikmati perannya sebagai istri kedua. dia dan istri pertama SD bisa hidup rukun. "Rumahnya beda gang. Walaupun begitu, kami tetap menjaga silaturahmi. Anaknya juga sering tidur di sini," katanya.

Lain lagi cerita TM. Perempuan asli Sidoarjo itu mengaku rela diwayuh lantaran tak kuasa hidup sendiri mengasuh dua anak. "Setelah menikah dan menjadi istri kedua, keadaaan ekonomi saya membaik. Anak-anak saya sekolah semua," ujar perempuan 40 tahun itu.

TM memang hanya menikah siri. Tetapi, sang suami selalu bersikap adil kepada keluarga kecilnya. Jadwal "kunjungan" diatur dengan rapi. Tiga hari di istri pertama, tiga hari di istri kedua. Tidak pernah terjadi masalah dengan istri pertama.

"Mbakyu (panggilan TM kepada istri pertama) orangnya sabar. Kami hidup rukun walaupun tak serumah," katanya. "Suami saya orangnya bertanggung jawab. dia selalu memberikan nafkah lahir dan batin," lanjutnya lantas tersenyum.

Meski banyak warganya melakukan wayuh, kampung tersebut justru mendapatkan berkah. Sekretaris Desa Kedung Banteng Nurjanah mengatakan, setiap musim panen tiba, para petani di Jalan Wayo menuai hasil melimpah bila dibandingkan dengan para petani desa lain. Padahal, luas lahan sawah mereka sama. "Kalau desa sebelah panennya setahun dua kali, di sini setahun bisa tiga kali," katanya.

Apa yang terjadi di Jalan Wayo mungkin memantik kontroversi. Meski begitu, dukungan justru datang dari Kepala Desa Kedung Banteng Tohirin. Menurut dia, tidak ada warga yang keberatan dengan keberadaan Jalan Wayo. "Malah banyak yang bilang unik dan lucu," ujarnya.

Yang terpenting, kehidupan warga tidak terganggu. Tohirin mengaku tidak pernah mendengar ada keributan di sana. "Justru yang sering ribut itu jika ada orang wayuh yang tinggal di luar kampung tersebut," katanya.

Tohirin menyarankan para pasangan wayuh itu tidak hanya menikah siri. Sebab, hal itu berdampak ke permasalahan lain. Salah satunya terkait dengan administrasi kependudukan. Misalnya, masalah kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran. Ada perempuan yang tidak mencantumkan nama suami di KK karena yang bersangkutan ikut KK istri pertama. "Dia dianggap bercerai dan statusnya janda," terangnya.

Yang lebih sulit lagi penetapan akta kelahiran. Sebagian besar akta kelahiran anak-anak hasil wayuh tak mencantumkan nama bapaknya. "Hanya nama ibunya," ucapnya. Hal itu akan memengaruhi masa depan anak-anak tersebut. "Saya menyarankan warga yang nikah siri segera mendaftarkan ke KUA," ujar Tohirin.

Badrul, 48, modin atau penghulu desa, tidak berkeberatan menikahkan pasangan-pasangan wayuh itu. "Asal memenuhi syarat, sesuai kaidah Islam, bisa adil dan bertanggung jawab, baru saya nikahkan," katanya.

Seiring dengan berjalannya waktu, tradisi wayuh di kampung tersebut mulai berkurang. "Kebanyakan sudah kembali ke mbok tuwek (istri tua, Red)," kata Ridho. "Kalau ada orang yang baru saja wayuh, kita tunggu saja pasti kembali ke mbok tuwek-nya," tambahnya. (*/c2/ca)
Jalan Wayo, Kampung yang dihuni Pria Beristri Lebih dari Satu

Sumber:viva

3 Posisi Berhubungan Suami Istri Agar Miss V Lebih Sempit



JAMU tradisional, teknik pijat, hingga operasi plastik menjadi solusi bagi para wanita yang mendambakan ukuran Miss V yang lebih sempit agar tampil lebih garang di ranjang.

Sayangnya, banyak efek samping yang membayang-bayangi ketiga metode ini, sehingga tak sedikit wanita yang ragu untuk mencobanya.

Ternyata tak perlu operasi agar Miss V lebih sempit. Ada beberapa posisi seks yang dapat memberi sensasi seolah-olah otot Miss V “mencekik” Mr.Happy kencang-kencang.

Agar sensasinya lebih kuat, Anda juga dapat melakukan sedikit improvisasi.

1.Posisi Missionaris

Jika dalam posisi missionaris biasa wanita melebarkan kedua paha lebar-lebar, cobalah angkat kedua kaki dan letakkan di dada pasangan. Dengan posisi ini, penetrasi akan terasa lebih dalam dan Miss V terasa mencengkeram erat.

Improvisasi: Agar penetrasi terasa lebih kencang, silangkan kaki Anda sehingga kedua paha menempel. Dengan jalan masuk yang lebih sempit, si dia akan cukup kewalahan untuk menembus benteng pertahanan Anda. Tapi akan menghasilkan gesekan yang luar biasa!

2.Posisi Planking

Tahun lalu, dunia maya diramaikan dengan foto-foto iseng sejumlah orang yang melakukan aksi planking. Planking adalah berbaring tengkurap dengan posisi tubuh dan tangan lurus. Nah, Anda juga dapat mencoba posisi planking saat berhubungan seks. Dengan kedua paha yang menempel, si dia akan lebih tertantang untuk menembus gawang.

Improvisasi: Variasikan posisi ini dengan gaya doggy style. Masih dengan kedua paha menempel dan tubuh lurus, mintalah pasangan untuk mengangkat pinggul dan perut Anda hingga tubuh Anda melengkung. Miss V terasa lebih sempit, penetrasi pun bisa lebih dalam.

3.Posisi Lotus

Dalam posisi lotus, pria duduk bersila dan wanita duduk di pangkuannya saling berhadapan, kemudian kedua kaki wanita disilangkan di belakang tubuh pasangannya.

Improvisasi: Alih-alih duduk bersila, minta pasangan untuk meluruskan kedua kakinya. Begitu juga dengan Anda, luruskan kedua kaki Anda di belakang tubuh si dia. Dengan posisi ini, Anda dan pasangan akan melakukan gerakan seperti mendayung.

Kasihan, Walau Punya Istri, Pria Ini Sering Onani Karena Sering Tak Dilayani

@IkadaNewsOnline - Kasihan, Meski Punya Istri, Pria Ini Sering Onani Karena Sering Tak Dilayani  - Saya sudah menikah kurang lebih 4 tahun dan sudah memiliki 2 anak dari hasil pernikahan saya. Ada perbedaan pandangan antara saya dengan istri tentang seks.

1. Buat istri seks adalah nomor kesekian sementara saya adalah kebutuhan utama. Sering sekali saya mengalah karena istri mengeluh kecapekan kerja, dan pernah suatu waktu tidak melakukan seks sampai hampir dua bulan. Padahal sebenarnya saya membutuhkan minimal 2 kali dalam seminggu walaupun demikian semakin tidak melakukan hubungan badan sekian lama istri saya semakin nyaman.

Kadangkala saya melampiaskan dengan onani, bahkan di depan istri. Dia memang terganggu tapi tidak berusaha untuk mengakomodir keinginan saya. Parahnya dia malah marah sehingga jatah puasanya semakin lama.

Sejujurnya sering terpikirkan untuk cari di luar tapi sampai sekarang saya belum melakukannya karena saya tahu 'dengan kondisi saya akan ada pembanding dan bisa-bisa menjadi ketagihan serta menghancurkan keluarga saya'.

Berkali-kali saya membicarakan secara blak-blakan dengan istri, misalnya itu kebutuhan utama buat saya atau dijadwal misalnya sabtu malam sama rabu malam atau kamis malam tapi tidak ada perubahan dari istri saya. Yang paling membuat saya marah bahwa dia bisa tidur pulas disaat memang saya lagi tersiksa kerena butuh.

2. Kalaupun istri saya lagi 'in', gaya yang digunakan membosankan, tradisional dan itu-itu melulu. Yang terpenting buat dia, dia berikan saya orgasme, cukup. Saya di atas dia di bawah, tidak ada foreplay.

Kadang-kadang menjengkelkan bahkan seingat saya tidak pernah petting karena alasan itu jatah anak (sangat menjengkelkan). Saya sudah bicarakan secara blak-blakan tentang kebutuhan seks saya dan gaya yang saya inginkan dengan istri saya, tapi sangat dan hampir tidak ada perubahan. Selain masalah seks kondisi keluarga saya normal dan nyaman.

Ardy (Pria Menikah, 31 tahun), ardyXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 163 cm dan Berat Badan 62 kg

Jawaban

Sdr.Ardy yang sabar, saya kagum dengan kesabaran Anda, saya bisa paham mengapa Anda menjadi galau dan tersiksa. Tetapi berbicara blak-blakan dengan istri sambil emosi tinggi atau bahkan memprovokasi istri Anda dengan melakukan masturbasi didepannya tidak akan membuat kebutuhan Anda semakin dipenuhinya.

Sabar sedikit lagi sdr.Ardy, cobalah tenangkan diri Anda saat ini agar dapat menyelesaikan masalah secara adekuat. Cobalah bermasturbasi tidak di depan istri Anda untuk sementara waktu supaya ketegangan seksual Anda terlepas.

Jangan emosi, membentak, menyindir dan memarahi atau mengancam istri Anda karena Anda hanya memperparah keadaan.

Saran saya: pergilah berbulan madu berdua istri Anda, titipkan anak pada keluarga yang Anda percaya. Katakan pada istri Anda, Anda mencintai dia dan Anda berdua sudah bekerja keras dan sering capek akhir-akhir ini sehingga ada baiknya berdua menikmati liburan tanpa anak-anak.

Katakan dengan mesra dan penuh kasih Anda ingin membuatnya senang dan melepaskan stres bersamanya karena Anda sayang padanya. Berikan kejutan pada istri Anda dengan membelikan gaun tidur yang seksi menurut Anda dan katakan betapa seksi dan menarik Anda membayangkan istri Anda menggunakannya.

Dalam bulan madu, berbicaralah dari hati ke hati jika Anda berdua masih saling mencintai, saling memaafkan dan mulailah dengan saling mengungkapkan hal positif mengenai satu sama lain.

Lalu barulah Anda bermesraan, bisa dengan bercerita mengenai fantasi seksual Anda pada istri Anda, yakinkan istri Anda bahwa tidak ada seorang wanita pun yang Anda inginkan kecuali bersama dengannya. Saya yakin kehidupan seksual Anda akan bergairah lagi. Selamat berbulan madu yang mesra.


Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi dengan pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia. Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

sumber: detikcom

Cerita Humor : Percakapan 3 orang suami Yang Memiliki Istri Aneh

@IkadaNewsOnline - Cerita Humor :  Percakapan 3 orang suami Yang Memiliki Istri Aneh - Ada percakapan 3 orang suami:


Suami pertama : "Saya heran, istri saya kok tingkahnya aneh. Masa dia bilang ingin beli DVD player, padahal TV aja kita gak punya..."


Suami kedua : "Istri saya lebih aneh lagi, Pak, maksa-maksa minta beli tabung gas, padahal kompor di rumah kami masih kompor minyak..."


Suami ketiga : "Wah, istri saya paling aneh banget, Pak. Dia bilang mau tugas keluar kota, bawa 10 kondom, Pak. Bayangin, Pak, 10 buah, dia ga mikir kali ya? Mau dipasang dimana itu kondom? Dia kan wanita..."

Ini Kisah Nyata : Kadang Aku Harus Bercinta dengan Seorang Suami Di Hadapan Istrinya

@IkadaNewsOnline - Ini Kisah Nyata : Kadang Aku Harus Bercinta dengan Seorang Suami Di Hadapan Istrinya - Mare Simone (54) namanya. Dia menyebut dirinya "pemain s*ks pengganti" dan telah mendedikasikan hidupnya untuk menolong pria, wanita dan pasangan-pasangan yang mengalami masalah di tempat tidur.
Mare sebenarnya bukanlah orang yang secara s*ksual bisa terbuka pada orang lain. Dia pernah diperkosa oleh teman prianya di usia 19 tahun setelah ikut pesta malam di sebuah rumah teman sekolahnya.


Karena takut melaporkan kejadian ini, dia lalu tidak lagi percaya diri pada pria dan s*ks. Saat dia menikah dengan suami pertama (Victor) sepuluh tahun lalu, dia masih trauma, tidak bisa disentuh secara intim.


Kata Mare, ketakutannya hingga mengganggu kehidupan rumah tangga ini akhirnya disadari bahwa akarnya berasal dari pengalaman diperkosa ini.
"Sepanjang malam, aku selalu melarikan diri dan merasa introvert. Saat berkencan, aku selalu merasa bahwa s*ks itu menakutkan dan membuatku trauma," ujar Mare.

Saat menikah dengan Victor, Mare mengakui kehidupan s*ksualnya tidak pernah luar biasa dan setelah berjalan empat tahun, mereka pun akhirnya bercerai meski masih tetap berteman hingga sekarang.

"Kemudian, aku mulai membaca tentang tantra s*ks dan pemain pengganti s*ks. Belajar tentang dunia yang tak ketahui yakni tentang penyembuhan s*ksual membuatku punya harapan baru dan mulai mengembalikan keyakinan s*ksualku," cerita Mare.

Mare akhirnya memutuskan untuk mengambil kursus terapi s*ks selama empat hari. Dia belajar tentang tantra s*ks, praktik s*ks yang dilakukan orang-orang Hindu kuno yang menekankan pada irama s*ks yang lambat.

"Ini merupakan pengalaman yang luar biasa dan selama kursus aku juga menyadari, untuk pertama kalinya, bahwa perkosaan yang aku alami sepuluh tahun sebelumnya bukanlah kesalahanku. Saat itu, aku mulai bisa menikmati s*ks tanpa merasa kotor, malu atau rasa bersalah menghantui."

Sekarang, Mare lebih banyak menghabiskan waktunya dan tinggal di Amerika Serikat, tempat para kliennya berada.

Katanya, "Aku biasanya melayani sekitar empat atau lima orang sehari dan setiap sesi dibayar 100 pundsterling ( 1.402.557.52 rupiah)."

"Kadang-kadang aku harus melakukan hubungan s*ks dengan seorang suami di hadapan istrinya untuk menunjukkan bagaimana menjadi seorang pecinta yang sensitif. Sering pula, pasangan-pasangan itu secara terbuka mengemukakan masalah mereka pada orang yang belum mereka seperti aku ini untuk mengatasi persoalan tempat tidur yang mengganggu selama ini."

Meski Mare bangga dengan pekerjaannya ini, dia masih sulit menceritakan pada teman dan keluarganya tentang pekerjaan ini. Dia juga menyimpan informasi tentang profesinya ini pada calon teman prianya. Kalau ada.

"Aku selalu bilang pada mereka kalau aku ini seorang guru yoga sampai aku percaya benar pada mereka. beberapa orang ada yang sulit menerimanya dan menjauh. Sementara yang lain ada juga merasa bahwa itu pekerjaan luar biasa dan mengesankan."
Kata Mare, beberapa teman yang dipercayainya sudah mengetahui profesinya, teapi keluarganya pasti akan terkejut dengan yang dilakukannya selama ini.

"Sebagai bagian dari pekerjaanku, aku secara rutin melakukan tur keliling dunia untuk membantu orang-orang yang mengalami masalah s*ksual dengan pasangannya. Terakhir aku ke London dan menemui 30 klien. Beberapa orang bahkan sudah memesan jadual pertemuan beberapa bulan ke depan."

Tentu bagi Mare ini merupakan fenomena yang luar biasa. Sebegitu banyak warga Inggris yang mengalami keputusasaan dengan kehidupan s*ksual mereka dan tak tahu harus kemana.

Meski banyak 'sex surrogates' seperti Mare di Amerika Serikat, di Inggris profesi seperti ini sangat jarang. "Orang harus paham bahwa keintiman s*ks itu harus dipelajari. Ini tidak bakal muncul dengan sendirinya, secara alami."

Mare menyebutkan, stres atas segala masalah yang dihadapi sehari-hari dalam kehidupan modern ini kerapkali menjadi penyebab hancurnya kehidupan s*ksual di kalangan banyak pasangan. Dan tugasnyalah untuk menyelesaikannya.

"Sejak aku menjadi seorang pemain pengganti, aku sudah menemui kurang lebih 10.000 klien dan kira-kira aku sudah melakukan hubungan s*ks dengan 1.500 pria. Aku setiap minggu akan melakukannya lagi."

Menyaksikan para pria dan wanita itu mendapatkan kepercayaan diri mereka kembali atas tubuhnya merupakan hal yang membahagiakan bagi Mare. "Selama 20 tahun, aku menjalankan pekerjaan ini, aku tidak pernah merasa sedih atau nelangsa. Aku senang dengan pekerjaan ini dan tidak berencana untuk pensiun dalam kurun waktu sepuluh tahun ke depan. Aku seorang 'sexual healer' dan bangga serta bahagia dengan pekerjaanku."

Inilah Tips Mencari Calon Istri yang Masih Perawan

@IkadaNewsOnline - Inilah Tips Mencari Calon Istri yang Masih Perawan - Mencari calon istri yang masih perawan itu penting (pengecualian untuk orang yang kehilangan keperawanan karena kecelakaan atau diperkosa), karena status keperawanannya menunjukkan kepribadian dia sebenarnya. Jika si cewek sanggup menjaga keperawanan sampai menikah, berarti paling tidak dia bisa menjaga kehormatan & dirinya.Kalau kita mendapati istri kita sudah tidak perawan lagi di malam pertama, kita pasti merasa tertipu (jika tidak tahu sebelumnya) dan akan khawatir suatu saat istri kita akan selingkuh, kita merasa dikhianati, dan merasa tidak percaya 100% kepada istri kita. Berikut ini Tips mencari calon istri yang masih perawan.

Tips ini meskipun tidak menjamin 100%, tapi ada baiknya kita lebih berhati-hati dalam mencari calon pendamping hidup

  1. Perhatikan tingkah lakunya, cara bicaranya, cara berpakaian, jika si cewek terkesan nakal, trus sering berpakaian terlampau seksi maka peluang perawannya semakin kecil.
  2. Lihat pergaulannya, teman-temannya, dan kondisi keluarganya. Apakah dia bergaul dengan orang baik-baik atau tidak. Berasal dari kaluarga baik-baik atau tidak.
  3. Mencari tau masa lalunya, kita bisa tanya-tanya ke temen dekatnya atau orang-orang yang sudah mengenalnya lebih lama
  4. Cari cewek yang kuat agamanya. Biasanya seorang cewek yang alim bisa menjaga dirinya karena merasa diawasi Tuhan dimanapun dia berada.
  5. Kalo mau lebih aman lagi, cari cewek yang belum pernah pacaran, karena seringkali keperawanan seorang cewek direnggut oleh mantan pacarnya sendiri.
Contoh ideal seorang cewek yang peluang perawannya sangat besar adalah tokoh Aisyah di film Ayat-Ayat Cinta. Aisyah tidak pernah pacaran, mengerti agama, cantik, kaya. Biasanya orang yang baik-baik jodohnya juga baik-baik karena pergaulannya dengan orang baik-baik pula.

Inilah Yanti Calon Istri Almarhum Ade Namnung

@IkadaNewsOnline - Inilah Yanti Calon Istri Almarhum Ade Namnung - Selama ini kisah cinta Ade Namnung tak pernah terekspos media. Bintang "Tawa Sutra" ini jarang tertangkap kamera sedang bersama wanita. Ternyata, selama ini, Ade telah memiliki kekasih. Jalinan cinta Ade dengan Ferinawati Diyanti telah berlangsung selama 2,5 tahun.

Tali kasih Ade dengan wanita yang akrab disapa Yanti itu mulai diketahui publik setelah komedian itu meninggal dunia. Hal itu diketahui ketika adik Ade, Rizal, menyatakan keinginan terakhir kakaknya adalah menikah dan membina sebuah keluarga.
Ketika itulah, Rizal mengungkapkan kakaknya memiliki kekasih yang semula akan dia nikahi pada April mendatang. Dan sang calon istri itu akan menghadiri pemakaman Ade pada hari ini, Rabu, 1 Februari 2012, di TPU Kebon Nanas.
Yanti langsung terbang dari Pekanbaru ke Jakarta begitu mendengar kabar kekasihnya meninggal dunia. "Tadi malam aku mencium pipinya untuk terakhir kalinya," kata Yanti sembari terisak, saat ditemui di rumah duka di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu.

Kabar mendadak meninggalnya Ade, bagai petir di siang bolong buat Yanti. Soalnya, selama ini dia terus memantau kondisi kesehatan kekasihnya. Dan sebelum mengembuskan napas terakhirnya pada 31 Januari kemarin, kondisi Ade memang sempat membaik. Bahkan, Ade masih rajin mengirimkan pesan singkat kepada Yanti dan juga sahabatnya yang lain.

Menggerebek Bini Sendiri Sedang Mesum Di Kontrakan

@IkadaNewsOnline - ADA  rame-rame di Jl. Kapten Tendean, Madiun (Jatim). Bukan rame-rame potong padi, tapi ramenya orang menggerebek pasangan  selingkuh. Aktornya adalah Ny. Indri, 31 (bukan nama sebenarnya), yang sedang kelon dengan pemuda Markidi, 30(bukan nama sebenarnya).  Yang menarik, penggerebegan ini didalangi oleh Warto, 36 (bukan nama sebenarnya), suami Indri sendiri.
Tak pandang lelaki tak pandang perempuan, jika punya bakat selingkuh menonjol, mengontrak rumah hanya untuk sekedar ajang mesum, bukanlah tabu. Ketika pengambil inisiatipnya pihak wanita, sangat boleh jadi uang belanja jatah dari suami sebagian besar ngeposnya ke anggaran birahi. Ini kan sama saja buang-buang anggaran, atau memang sengaja mau niru Banggar DPR, ngkali?
Indri ternyata termasuk wanita beginian. Tak puas dengan pelayanan suami di ranjang, dia lalu mencari PIL. Kebetulan yang mampir di hatinya bukan sosok lelaki yang bonafid. Artinya, si dia masih penganggur tulen. Maklum, pemuda  Markidi yang selama ini melayani aspirasi urusan bawah Indri, sesungguhnya memang tak punya modal materil, kecuali onderdil. Tapi tak masalah, karena Indri pernah bilang: “Yang penting kamu sering makan telur mentah dan madu Sumbawa……”
Kapan koalisi asmara Indri – Markidi mulai dibangun, tak ada catatannya. Yang jelas, sejak istri Warto warga Parang, Magetan ini punya PIL, dia jadi pintar sekali memainkan anggaran, tak kalah dengan politisi Senayan. SIAP (sisa anggaran pembelanjaan) yang biasanya masuk tabungan, kini lebih banyak dialirkan kepada Markidi gendakannya.  Soalnya, kadung ada simbiosis mutualis di sini. Markidi dapat benggol (baca: uang), sedangkan Indri dapat bonggol-nya.
Agaknya menejemen selingkuh berbasis hotel, bisa menguras anggaran. Maka kemudian Indri berinisiatif mengontrak rumah di kota Madiun, yang hanya ditinggali secara priodik. Kalau pun lebih banyak tinggal di rumah itu, hanyalah si Markidi yang aslinya warga Gang Carik, kampung Mangunharjo. Sedangkan Indri datang hanya di kala perlu. Tapi pesannya wanti-wanti kepada si cowok: vini, vidi visi: aku datang, aku digoyang, lalu kita pulang!
Hari demi hari, minggu demi minggu, skandal asmara Indri – Markidi berjalan mulus. Tapi lama-lama Warto selaku suami Indri curiga juga. Kenapa amplop gaji yang selalu diberikan pada istri, sekarang tak pernah cukup sampai sebulan? Sedangkan menu di rumah juga biasa-biasa saja, sementara istrinya juga tak tampak suka beli ini itu. Tapi celakanya, ketika diminta terbuka soal penggunaan anggaran, Indri justru niru Setjen DPR kita, tak mau menjawab.
Akhirnya Warto pun curiga bahwa ketidakberesan pengelolaan anggaran itu karena istrinya punya PIL. Maka diam-diam dia mengawasi dan mencermati gerak-gerik Indri. Dugaannya benar. Ternyata istrinya memang punya gendakan di Madiun, yang secara priodik mengadakan pertemuan ranjang di sebuah rumah kontrakan di Jl. Kapten Tendean Madiun. “Kalau begini caranya, aku rugi di kantong dan si entong….,” gerutu Warto sambil bertekad untuk menggerebek pasangan mesum itu.
Yang rugi biarkan saja rugi. Yang pasti Indri tak tahu bahwa suaminya mulai curiga atas permainannya. Maka saat dia  kembali berasyik masyuk dengan Markidi beberapa hari lalu, tiba-tiba sejumlah orang dari Magetan termasuk suami menggerebeknya. Meski sedang tidak berbuat, bukan pasangan suami istri tinggal sekamar, sudah cukup alasan bagi Warto untuk membawa Indri – Markidi ke Polres Madiun.
Untuk apa sih, berdua-dua dalam kamar?

Kisah Nyata ' Perjuangan Cinta Seorang Istri '

IkadaNewsOnline - Buat kalian para Suami, para Istri maupun para calon suami istri, perlu kalian tau bahwa ini adalah satu kisah 'tragis' dalam kehidupan berumah-tangga. Saya yakin kalian nanti pasti akan menyesal dan terpaksa membaca ulang dari awal jika melewatkan satu kalimat saja dalam kisah yg saya tulis ini.

Semuanya berawal dari sebuah rumah mewah di pinggiran desa, yg mana hiduplah disana sepasang suami istri, sebut saja Pak Andre dan Bu Rina.Pak Andre adalah anak tunggal keturunan orang terpandang di desa itu, sedangkan Bu Rina adalah anak orang biasa. Namun demikian kedua orang tua Pak Andre, sangat menyayangi menantu satu-satunya itu. Karena selain rajin, patuh dan taat beribadah, Bu Rina juga sudah tidak punya saudara dan orang tua lagi. Mereka semua menjadi salah satu korban gempa beberapa tahun yg lalu.Sekilas orang memandang, mereka adalah pasangan yg sangat harmonis. Para tetangganya pun tahu bagaimana mereka dulu merintis usaha dari kecil untuk mencapai kehidupan mapan seperti sekarang ini. Sayangnya, pasangan itu belum lengkap.Dalam kurun waktu sepuluh tahun usia pernikahannya, mereka belum juga dikaruniai seorang anakpun. Akibatnya Pak Andre putus asa hingga walau masih sangat cinta, dia berniat untuk menceraikan sang istri, yg dianggabnya tidak mampu memberikan keturunan sebagai penerus generasi. Setelah melalui perdebatan sengit, dengan sangat sedih dan duka yg mendalam, akhirnya Bu Rina pun menyerah pada keputusan suaminya untuk tetap bercerai.Sambil menahan perasaan yg tidak menentu, suami istri itupun menyampaikan rencana perceraian tersebut kepada orang tuanya. Orang tuanya pun menentang keras, sangat tidak setuju, tapi tampaknya keputusan Pak Andre sudah bulat. Dia tetap akan menceraikan Bu Rina.Setelah berdebat cukup lama dan alot, akhirnya dengan berat hati kedua orang tua itu menyetujui perceraian tersebut dengan satu syarat, yaitu agar perceraian itu juga diselenggarakan dalam sebuah pesta yg sama besar seperti besarnya pesta saat mereka menikah dulu.Karena tak ingin mengecewakan kedua orang tuanya, maka persyaratan itu pun disetujui.Beberapa hari kemudian, pesta diselenggarakan. Saya berani sumpah bahwa itu adalah sebuah pesta yg sangat tidak membahagiakan bagi siapapun yg hadir. Pak Andre nampak tertekan, stres dan terus menenggak minuman beralkohol sampai mabuk dan sempoyongan. Sementara Bu Rina tampak terus melamun dan sesekali mengusap air mata nelangsa di pipinya.Di sela mabuknya itu tiba-tiba Pak Andre berdiri tegap dan berkata lantang,
"Istriku, saat kamu pergi nanti... ambil saja dan bawalah serta semua barang berharga atau apapun itu yg kamu suka dan kamu sayangi selama ini..!"

Setelah berkata demikian, tak lama kemudian ia semakin mabuk dan akhirnya tak sadarkan diri.Keesokan harinya, seusai pesta, Pak Andre terbangun dengan kepala yg masih berdenyut-denyut berat. Dia merasa asing dengan keadaan disekelilingnya, tak banyak yg dikenalnya kecuali satu. Rina istrinya, yg masih sangat ia cintai, sosok yg selama bertahun-tahun ini menemani hidupnya.Maka, dia pun lalu bertanya,"Ada dimakah aku..? Sepertinya ini bukan kamar kita..? Apakah aku masih mabuk dan bermimpi..? Tolong jelaskan..."Bu Rina pun lalu menatap suaminya penuh cinta, dan dengan mata berkaca dia menjawab,
"Suamiku... ini dirumah peninggalan orang tuaku, dan mereka itu para tetangga. Kemaren kamu bilang di depan semua orang bahwa aku boleh membawa apa saja yg aku mau dan aku sayangi. Dan perlu kamu tahu, di dunia ini tidak ada satu barangpun yg berharga dan aku cintai dengan sepenuh hati kecuali kamu. Karena itulah kamu sekarang kubawa serta kemanapun aku pergi. Ingat, kamu sudah berjanji dalam pesta itu..!"

Dengan perasaan terkejut setelah tertegun sejenak dan sesaat tersadar, Pak Andre pun lalu bangun dan kemudian memeluk istrinya erat dan cukup lama sambil terdiam. Bu Rina pun hanya bisa pasrah tanpa mampu membalas pelukannya. Ia biarkan kedua tangannya tetap lemas, lurus sejajar dengan tubuh kurusnya.
"Maafkan aku istriku, aku sungguh bodoh dan tidak menyadari bahwa ternyata sebegitu dalamnya cintamu buat aku. Sehingga walau aku telah menyakitimu dan berniat menceraikanmu sekalipun, kamu masih tetap mau membawa serta diriku bersamamu dalam keadaan apapun..."

Kedua suami istri itupun akhirnya ikhlas berpelukan dan saling bertangisan melampiaskan penyesalannya masing-masing. Mereka akhirnya mengikat janji (lagi) berdua untuk tetap saling mencintai hingga ajal memisahkannya.Yup... till death do apart..! Subhanallah...#.#.#