Cari Artikel Disini

Tampilkan postingan dengan label tabrak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tabrak. Tampilkan semua postingan

Beginilah Jadinya Pesawat Penjaga Pantai Jepang bertabrakan dengan burung

@IkadaNewsOnline - Beginilah Jadinya Pesawat Penjaga Pantai Jepang bertabrakan dengan burung - Peristiwa tabrakan di udara terjadi antara seekor burung Albatross dengan pesawat Penjaga Pantai Jepang jenis DHC8-315. Kejadian pada ketinggian 300 meter diatas Laut China Timur ini menyebabkan sebuah lubang selebar 1 meter di moncong pesawat. Posisi burung laut yang menabrak, terlihat menyangkut.

Satu jam kemudian, pilot berhasil mendarat di Ishigaki, dekat Taiwan. 9 awak pesawat yang terbang selama 3 jam dari Naha, pulau Pasifik di Okinawa. Semuanya selamat.

Kementrian transportasi Jepang melakukan penyelidikan atas insiden ini, Kementrian Daratan dan Infrastruktur, Transportasi dan Turisme Jepang dilaporkan sedang menyiapkan peralatan radar di lapangan terbang Haneda, Tokyo. Proyek ini merupakan yang pertama di Jepang, yang bertujuan untuk memantau kawanan burung sehingga petugas dapat dengan mudah mengarahkan pesawat melalui jalur yang aman.

kejadian:

burung albatross - source: wikipedia:

Seperti Inilah Hukuman untuk Sopir Mabuk yang Menabrak Orang di Luar Negeri

@IkadaNewsOnline - Kasus pengemudi mabuk yang menabrak pengguna jalan seperti yang terjadi pada kecelakaan maut di jalan Ridwan Rais Jakarta Pusat ternyata juga pernah  terjadi di Luar Negeri. Ada beberapa kasus yang mirip dengan yang dilakukan Afriani Susanti, pengemudi Xenia ‘Maut’ yang menewaskan sembilan orang itu.

Lantas bagaimana hukuman untuk pengemudi mabuk yang menewaskan nyawa orang lain itu di luar negeri? Inilah sejumlah peristiwa pengendara mabuk yang menewaskan orang lain berikut hukumannya.



Juli 2009
Pengadilan ChengDu menjatuhkan hukuman mati kepada Sun Weiming, Juli 2009. Ini adalah kali pertama pengemudi mabuk divonis mati di China. Weiming dianggap membahayakan keselamatan public karena mengendarai mobil dalam keadaan mabuk, terlibat kecelakaann dan menewaskan empat orang. Pada pengadilan banding hukumannya dibatalkan menjadi seumur hidup

7 Juni 2010

Pengadilan Houston menjatuhkan vonis terhadap John Jacob Winne dengan hukuman 30 tahun penjara karena terbukti menabrak remaja 13 tahun yang baru turun dari bus sekolah. Investigasi polisi menyatakan John dalam keadaan mabuk ketika mengendarai kendaraan.

8 Juni 2010
Sebuah pengadilan di Provinsi Zhejiang, China menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup pada Yang Shunzhong, anggota kongres di kota Taizhou. Shunzhong yang tengah mabuk mengendarai BMWnya menabrak belasan orang, mengakibatkan empat orang tewas dan delapan luka berat.


22 Desember 2010
Andrew Thomas Gallo (23) dari San Gabriel, California menerima hukuman maksimum setelah juri menyatakan dia bersalah atas dakwaan pembunuhan kejahatan mengemudi mabuk dan dua kejahatan lainnya. Dia dihukum 51 tahun penjara setelah mabuk dan terlibat kecelakaan. Menewaskan atlet Bisbol Nick Adenhart, Cortney Stewart(20) mahasiswa di California State University di Fullerton dan mahasiswa hukum Henry Pearson.

4 Februari 2011
Jeffrey David Kirby dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara oleh pengadilan Santa Ana, California, AS. Jeffrey dinyatakan mabuk saat terlibat kecelakaan yang berujung tewasnya bintang acara televisi Tapout, Charles ‘Mask’ Lewis.

20 Januari 2012
Pengadilan di San Antonio menghukum Sandra Briggs (59) dengan vonis penjara 45 tahun. Briggs dalam kondisi mabuk ketika menabrak mobil, menyebabkan petugas kepolisian San Antonio, Sergio Antilon tewas 15 hari setelah dirawat.

Wah Wah Ternyata Sopir "Xenia Maut" Sedang Cari Jodoh... Ada Yang Mau?

IkadaNewsOnline - Nama Afriyani Susanti mendadak menjadi pembicaraan banyak kalangan. Kecelakaan maut mobil Xenia yang dikendarainya telah menewaskan sembilan pejalan kaki di Halte Tugu Tani, Jakarta Pusat, Ahad Kemarin. Namun, identitas si penabrak maut belum banyak terungkap hingga kini.

Kabar yang beredar, wanita yang diketahui berusia 29 tahun itu merupakan pekerja lepas di sebuah rumah produksi. Dan baru-baru ini, akun atas nama "Afreeyani" terlacak di dunia maya dari situs pencarian jodoh IndonesianCupid.com.

Dalam profilnya, Afriyani menulis statusnya masih lajang atau belum menikah. Dari sini diketahui Afriyani tengah mencari lelaki untuk penpal (teman pena) persahabatan, dating, dan pernikahan.

Akun tersebut juga menjelaskan wanita berambut pendek itu terakhir aktif sebulan lalu. Ia juga mencantumkan pendidikan terakhirnya S1 dan bekerja sebagai artistik, kreatif, dan kinerja.

Yang menarik, Afriyani yang diketahui positif menggunakan narkoba itu mencantumkan keterangan kadang minum (minuman keras), dan tidak merokok. Sementara untuk agama, diisi dengan keterangan lainnya.

Wanita dengan bobot 60 kilogram dan tinggi 170 sentimeter itu juga menggunggah beberapa foto dirinya. Dia mengaku tipe orang yang percaya takdir. "I belive in faith and miracle....so lets make our faith and miracle......" tulis Afreeyani.

Ahad (22/1) siang, kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat. Mobil yang dikemudikan Afriani Susanti dengan kecepatan 100 km/jam menabrak 12 orang yang sedang berjalan kaki di trotoar.

Pengemudi awalnya diduga salah menginjak pedal rem dan malah menginjak pedal gas sehingga mobil tak terkendali. Namun, belakangan diketahui Afriyani dan ketiga temannya dalam kondisi mabuk. Pada malam sebelum kejadian nahas mereka usai menghadiri pesta narkoba dan minum-minuman keras. Keempatnya kini telah ditetapkan menjadi tersangka.