Cari Artikel Disini

Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan

Perempuan Ini 11 Kali Melahirkan Anak Orang

Perempuan Ini 11 Kali Melahirkan Anak Orang

Menyewakan rahim adalah pekerjaan yang agak asing bagi sebagian orang, namun tidak bagi perempuan ini. Dari 15 anak yang pernah dikandung dan dilahirkannya, 11 di antaranya adalah janin dari perempuan lain yang dititipkan ke rahimnya.

Kesebelas bayi orang yang dilahirkan oleh perempuan bernama Meredith Olafson (47 tahun) ini terdiri dari 2 pasang bayi kembar 3, sepasang bayi kembar 2, serta 3 bayi yang lahir sendiri-sendiri. Bayi yang berasal dari sel telurnya sendiri malah hanya 4 orang.

Perempuan asal Fargo, North Dakota ini mengaku senang punya anak sendiri, sehingga merasa sedih jika membayangkan ada perempuan yang tidak bisa punya anak sendiri karena rahimnya bermasalah. Dengan alasan itulah, ia terpikir untuk menyewakan kandungannya pada perempuan-perampuan yang tidak beruntung itu.

"Saat kamu melihat wajah para orangtua itu, saat melihat USG (ultrasonografi) untuk pertama kalinya dan melihat jantungnya berdetak, atau bahkan mendengarnya, itu sangat tidak ternilai harganya," kata Olafson seperti dikutip dari MSNBC, Rabu (11/4/2012).

Kebahagiaan para orangtua yang menitipkan bayi ke rahimnya adalah kebahagiaan juga bagi Olafson, jauh melebihi honornya sebagai ibu pengganti atau surrogate mother. Biasanya ibu pengganti dibayar sekitar Rp 2,3 miliar sekali hamil, namun Olafson mengaku tidak memasang tarif semahal itu.

Alasan lain yang mendorong Olafson untuk menyewakan rahim adalah kemampuan fisiknya dalam menjaga kehamilan. Selama ini, ia tidak pernah mengalami morning sickness atau mual-mual di pagi hari, bahkan masih bisa tetap bekerja hingga beberapa hari sebelum melahirkan.

Selain itu, Olafson hampir selalu melahirkan setiap anaknya dalam proses yang tebilang singkat sejak kontraksi hingga anaknya keluar.

"Yang paling lama adalah kelahiran anak perempuan tertua saya, yakni 1 jam 15 menit. Anak kedua yang juga perempuan hanya 30 menit, sedangkan 2 anak terakhir cuma butuh waktu 20 menit," kata Olafson bangga.

Sebagai ibu pengganti, Olafson menyadari bahwa orangtua asli dari bayi-bayi yang dikandungnya adalah pemilik embrio atau sel telur yang sudah dibuahi sperma. Ia hanya menyewakan rahim untuk tempat tumbuh calon bayi, sehingga secara biologis ia tidak berhak mengklaim anak-anak itu sebagai anaknya.

"Para orangtua itu adalah ayah dan ibunya yang asli jadi pola pikir yang saya tanamkan ketika pertama kali mengandung anak mereka adalah, ini anak mereka. Tidak ada urusannya dengan hubungan saya di masa depan dan sebagainya, jadi mari kita bikin sesederhana mungkin," kata Olafson.

Unik Kucing Rawat Anak Ayam yang Terkena Trauma

@IkadaNewsOnline - Unik Kucing Rawat Anak Ayam yang Terkena Trauma - Anak ayam kurus itu diselamatkan oleh Jane Etheridge, sang pemilik dan dibawa masuk dalam rumah dua setengah bulan lalu. Namun adalah Snowy, nama kucing peliharaan Jane yang mengambil alih tugas merawat ayam trauma tersebut. Kini pasangan unik tersebut tak terpisahkan.

Jane yang berasal dari Middleton, Suffolk, Inggris berkata jika pertemanan tak biasa tersebut dimulai ketika satu ayam betinanya menetaskan 14 anak ayam, termasuk Gladys.

Namun dua hari kemudian ia hanya manemukan tiga unggas tersisa dan bulu-bulu ayam tersebar setelah seekor rubah menyatroni kandang ayam Jane. Dua anak ayam lain akhirnya mati, dan hanya Gladys yang selamat. Jane pun membawa anak ayam itu masuk rumah ditempatkan dalam kotak untuk dirawat. Itulah awal ia mulai berteman dengan Snowy, kucing putih berusia 10 tahun.

Jane, 69 tahun, peternak kuda poni yang bersuami Albert, 70 tahun berkata " Snowy membersihkan dan menjilat anak ayam itu. Gladys saat ini berusia dua setengah bulan dan layaknya hewan peliharaan. Ia masih tetap masuk rumah untuk bermain," Gladys akhirnya memang cenderung seperti peliharaan ketimbang hewan ternak.

"Ia masuk dan melompat ke atas dan kebawah di depan Snowy dan si kucing hanya berdiri di sana, kadang meletakkan tangannya seperti memeluk Gladys," tutur Jane seperti yang dilansir oleh Telegraph.co.uk "Mereka benar-benar bersahabat, dan ketika Gladys akan keluar rumah, ia tidak akan beranjak kecuali jika keluar bersama," imbuh Jane. "Mereka pasangan aneh, tapi kami sangat menyayangi mereka," ujar Jane lagi.

Berikut 5 Kanker yang Sering Menyerang Anak

@IkadaNewsOnline - Berikut 5 Kanker yang Sering Menyerang Anak - Kanker bukan cuma penyakit orang dewasa saja, melainkan juga bisa menyerang anak-anak meski memang jumlahnya tidak terlalu banyak. Meski semua bagian tubuh bisa kena kanker, ada jenis kanker yang memang lebih sering ditemukan pada anak

“Kanker anak cuma 2-4 persen dari seluruh kasus kanker pada manusia. Tapi kanker menyebabkan 10 persen kematian pada anak,” kata dr Mururul Aisyi, SpA dari Staf Medik Fungsional Hematologi-Onkologi Anak RS Kanker Dharmais dalam penyuluhan kanker anak di Jakarta Barat, Selasa (20/12/2011).

Seperti disampaikan oleh dr Mururul, berikut ini 5 jenis kanker yang paling sering ditemukan pada anak.

1. Leukemia (kanker darah)
Dibanding jenis kanker lainnya, leukemia atau kanker darah putih merupakan jenis kanker yang paling banyak ditemukan pada anak-anak. Berdasarkan perkembangan penyakitnya, leukemia akut lebih banyak menyerang anak-anak dibandingkan leukemia kronis.

Gejala yang perlu diwaspadai pada leukemia adalah pucat atau lesu, demam tanpa sebab yang jelas serta perdarahan baik berupa mimisan maupun bintik-bintik merah di kulit seperti pada demam berdarah. Jika menemukan tanda-tanda tersebut, segera ajak anak periksa darah ke puskesmas atau rumah sakit.

Jika terlambat mendapatkan pengobatan, sel-sel kanker bisa menyebar ke hati dan ginjal sehingga perut anak tampak membesar. Persebaran sel kanker pada leukemia juga bisa mencapai tulang, gusi dan bahkan buah zakar pada anak laki-laki.

2. Retinoblastoma (kanker mata)
Jenis kanker yang menyerang mata ini umumnya terjadi pada bayi hingga usia 5 tahun, paling banyak di usia 2-3 tahun. Sama seperti leukemia, retinoblastoma atau kanker mata ini juga bisa menyebar hingga tulang, sumsum tulang belakang maupun sistem saraf pusat.

Gejala yang sering muncul pada stadium awal kanker mata adalah sindrom mata kucing (white pupil), juling (strabismus), dan peradangan jaringan mata (cellulitis). Bola mata yang tampak menonjol (bupthalmos) menunjukkan bahwa kanker sudah berada pada stadium lanjut.

3. Osteosarkoma (kanker tulang)
Kanker tulang atau osteosarkoma sering terjadi pada usia menjelang remaja atau di atas 10 tahun, paling sering ditemukan pada usia 15-19 tahun. Jika dipilah berdasarkan jenis kelaminnya, anak laki-laki cenderung lebih berisiko mengalami kanker ini dibandingkan perempuan.

Gejala awal kanker tulang hampir mirip seperti rematik pada orang dewasa, yakni nyeri yang hebat dan tidak hilang-hilang (persisten) terutama di waktu malam. Bedanya, nyeri tersebut berasal dari tulang terutama lengan atas atau paha atas, bukan dari sendi seperti halnya rematik.
Selain itu, tulang yang sudah terserang kanker akan menjadi rapuh sehingga mudah sekali mengalami patah tulang. Agar kanker tulang tidak menyebar, untuk saat ini belum tersedia pilihan lain kecuali amputasi pada bagian yang sudah digerogoti kanker.

4. Neuroblastoma (kanker saraf)
Kanker yang menyerang jaringan saraf simpatis ini mendominasi 10 persen dari seluruh kasus kanker pada anak. Kebanyakan ditemukkan pada bayi baru lahir hingga usia 4 tahun, dengan perbandingan kasus pada anak laki-laki 1,2 kali lebih banyak daripada anak perempuan.

Ciri-ciri yang menandakan gejala awal neuroblastoma antara lain benjolan di perut serta perdarahan pada mata. Perdarahan pada amata akan memberi warna kebiruan di sekutar kantong mata, sehingga disebut sebagai sindrom mata rakun (racoon’s eye syndrome).

5. Limfoma Malignum
Kanker yang menyerang jaringan limfoid ini paling sering ditemukan pada anak usia 7-10 tahun. Anak laki-laki cenderung lebih rentan dibanding anak perempuan untuk terkena jenis kanker ini, dengan perbandingan antara 2,5 berbanding 1.

Ciri-ciri awalnya adalah benjolan sebesar 2 cm atau lebih di sekitar leher, ketiak dan pangkal paha tanpa disertai nyeri. Benjolan itu sering mendesak rongga dada sehingga menyebabkan penderitanya mengalami sesak napas.

Kejam Ibu Kandung Tega Bunuh Anaknya Sendiri

@IkadaNewsOnline - Kejam Ibu Kandung Tega Bunuh Anaknya Sendiri - Peribahasa seganas-ganasnya harimau, tak akan memakan anaknya sendiri, sepertinya tidak berlaku bagi wanita ini.

Sebab, Pengadilan Negeri (PN) Osaka, Jepang memvonis Sanae Shimomura (24) dengan hukuman 30 tahun penjara, karena terbukti telah membuat kedua anaknya kelaparan.

Seperti dilansir NHK, Jumat (16/3/2012), Shimomura didakwa membunuh kedua anaknya yang berusia tiga tahun dan satu tahun.

Ibu muda ini mengunci buah hatinya di apartemennya selama 50 hari pada 2010, sehingga mengakibatkan keduanya tewas.

Hakim PN Osaka Masaki Nishida mengatakan, kedua anak Shimomura sudah lemah akibat tak diberi makanan yang cukup. Seharusnya, terdakwa tahu akibat fatal yang membuat keduanya mati jika tetap mengunci mereka.

Nishida geram membayangkan keputusasaan anak-anak yang menderita itu. Shimomura seharusnya mencari bantuan, dan bukan malah membuat anak-anaknya semakin menderita.

Untuk mencegah terjadi insiden serupa, sang hakim meminta dukungan sosial bagi orangtua yang kesulitan membesarkan anak mereka.

Inilah 5 Hal Yang Harus Diwaspadai Saat Anak Nonton TV

@IkadaNewsOnline - Inilah 5 Hal Yang Harus Diwaspadai Saat Anak Nonton TV - Sudah banyak penelitian yang menyebutkan dampak buruk televisi pada anak-anak. Sebagai orangtua, Anda dan pasangan pun harus mewaspadai lima hal ini, saat membiarkan anak menonton televisi.

Menurut American Academy of Pediatrics (Organisasi Dokter Anak di AS), anak-anak di bawah dua tahun tidak boleh menonton televisi. Namun tidak sedikit orangtua yang terkadang membiarkan balita-balita mereka ikut menonton acara televisi favorit.
Apapun pilihannya, sebagai orangtua Anda tetap harus mewaspadai dampak televisi terhadap anak. Saat membiarkan anak menonton televisi, ingatlah lima hal di bawah ini, seperti dilansir Fit Pregnancy:

1. Anak-anak jangan pernah dibiarkan menonton acara televisi yang menampilkan kekerasan. Meskipun acara tersebut kartun, tetap saja kalau ada kekerasan di dalamnya, segera matikan televisi atau jauhkan anak dari hal tersebut.

Membiarkan anak menonton televisi yang menampilkan acara untuk orang dewasa, sinetron misalnya, juga sebuah kesalahan. Acara orang dewasa yang kerap mempertontonkan kekerasan bisa menyebabkan anak bermimpi buruk, agresif dan kelelahan.

2. Sekarang ini cukup banyak acara televisi yang diklaim bisa membuat bayi atau balita cepat pintar. Namun kenyataannya, dengan lebih banyak menghabiskan waktu di depan televisi artinya semakin sedikit juga waktu untuk mereka beraktivitas. Padahal aktivitas di luar menonton televisi, seperti bermain bisa mengembangkan otak dan tubuhnya. Ketimbang menonton televisi, kenapa tidak ajak anak Anda untuk membaca, banyak bergerak atau berinteraksi dengan orang lain.

3. Penelitian menunjukkan dua jam waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi di masa kanak-kanak bisa menyebabkan sejumlah masalah seperti terlalu minta perhatian, sulit tidur dan kegemukan.

4. Kalau sampai terpaksa anak Anda menonton televisi, pilih acara yang tidak ada iklannya. Anak-anak adalah masa di mana mereka mudah dipengaruhi dan tak bisa membedakan mana yang iklan atau bukan.

5. Sekali lagi, jika anak terpaksa menonton televisi, selalu dampingi dia. Ajak ngobrol si kecil bila memungkinkan.

Inilah 3 film sekuel Indonesia yang layak dan wajib ditonton anak bangsa

@IkadaNewsOnline - Inilah 3 film sekuel Indonesia yang layak dan wajib ditonton anak bangsa - Di tengah-tengah maraknya film layar lebar yang bertemakan horor, cinta anak remaja, dan komedi yang menjurus sex, ternyata ada juga film box office Indonesia yang bermutu dan dianjurkan untuk ditonton oleh generasi muda Indonesia.

1. Merah Putih (film lanjutannya, Darah Garuda ; Hati Merdeka)
 Salah satu film action terbaik di Indonesia. Yang membuat film ini beda adalah nilai-nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya. Berlatar jaman pasca kemerdekaan Republik Indonesia, film ini menjadi kontradiksi kehidupan masa kini yang penuh dengan ancaman disintegrasi bangsa. Hal itu terlihat dari perjuangan empat pemuda dari latar belakang berbeda, agama yang berbeda, namun mereka menyatukan langkah untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Film lanjutan dari merah putih adalah Darah Garuda yang baru dirilis tanggal 8 September 2010 dan Hati Merdeka yang dirilis pertengahan tahun 2011. Untuk menggarap trilogi epik Merah Putih itu, setidaknya sang produser, Hashim Djojohadikusumo, telah merogoh koceknya sebesar Rp 64 miliar.

Darah Garuda
 
Hati Merdeka
 
2. Laskar Pelangi (film lanjutannya, Sang Pemimpi)
Walau mengisahkan tentang kehidupan anak-anak, ternyata film ini layak ditonton untuk semua golongan baik tua maupun muda, anak-anak maupun orang dewasa. Terbukti dengan pencapaian rekor jumlah penonton terbanyak selama penayangannya di bioskop-bioskop Indonesia yang menembus angka 4,6 juta penonton.

Film lanjutannya, Sang Pemimpi, memecahkan rekor juga berhasil memecahkan rekor film dengan penonton terbanyak dalam jangka waktu satu hari pemutaran. Baru satu hari sejak dirilis pada 17 Desember 2009, film itu sudah ditonton 130 ribu orang.
 
 Sang Pemimpi:
 
3. Nagabonar 1 (film lanjutannya, Nagabonar jadi 2)
  Naga Bonar adalah film komedi situasi yang mengambil latar peristiwa perjuangan rakyat Indonesia ketika sedang melawan penjajahan Belanda di daerha Sumatra Utara pada era kemerdekaan. Film nagabonar tidak jauh berbeda dengan film komedi lainnya, namun film ini unggul pada nilai-nilai nasionalisme yang melekat di dalamnya.

Film lanjutannya, nagabonar jadi 2, meraih penghargaan sebaik Film Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2007.
 
Nagabonar jadi 2
Sumber: Vivaforum

Walah Survei SMP di Surabaya, 45% Bilang “Seks Boleh Asal Dengan Pacar”

@IkadaNewsOnline - Walah Survei SMP di Surabaya, 45 Persen Bilang “Seks Boleh Asal Dengan Pacar” - Sebanyak 45 persen dari 700 remaja usia sekolah menengah pertama di Surabaya berangggapan bahwa berhubungan badan layaknya suami-istri boleh dilakukan saat berpacaran. Bahkan, 15 persen remaja usia SMP mengaku telah melakukan hubungan seks dengan lawan jenis.

Hal itu terungkap dari hasil penelitian yang dilakukan Yayasan Hotline Surabaya yang dipaparkan dalam pertemuan dengan Komisi Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Surabaya, Jumat, 10 Februari 2012. “Tingginya kasus seks pelajar SMP menunjukkan lemahnya pengawasan yang dilakukan baik di lingkungan sekolah maupun di rumah,” kata Koordinator Yayasan Hotline Surabaya, Isa Anshori.

Penelitian oleh Yayasan Hotline Surabaya, sebuah yayasan yang bergerak di bidang kesehatan dan HAM, dilakukan selama kurun waktu September hingga Desember 2011. Menurut Isa, pemerintah juga membiarkan masalah penyimpangan seks di kalangan remaja. Beberapa tempat hiburan malam di Surabaya ternyata juga membiarkan anak usia SMP masuk di lokasi itu. “Ini butki bahwa tidak ada pengawasan tegas dari pemerintah,” ujar Isa.

Isa juga menuturkan masalah penyimpangan seks di kalangan remaja usia SMP diperburuk oleh tidak adanya solusi bagi remaja yang telah terjerumus melakukan hubungan seks. Mayoritas dari mereka selalu dikucilkan, bahkan ada beberapa sekolah yang langsung mengeluarkan anak tersebut ketika diketahui telah melakukan hubungan seks.

Ketua Komisi Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Surabaya, Baktiono, membenarkan lemahnya peran pemerintah dalam melakukan perlindungan terhadap anak. “Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan anak sudah ada, tapi pengawasan di lapangan sangat lemah,” ucapnya.

Baktiono menyebutkan salah satu pasal dalam perda tersebut melarang seluruh tempat hiburan malam memasukkan atau mempekerjakan anak usia sekolah. “Masuk sebagai pengunjung juga harus dilihat KTP-nya. Kalau di bawah umur, ya, harus dilarang masuk,” tuturnya. Komisi Kesejahteraan Rakyat berjanji segera memanggil Wali Kota Surabaya, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, serta semua pihak yang dinilai bertanggung jawab mengenai masalah ini.

Sebuah Kisah Nyata Anak Durhaka dari Singapura

@IkadaNewsOnline - Sebuah Kisah Nyata Anak Durhaka dari Singapura - Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.

Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika istrinya meninggal dunia. Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.

Kemudian setelah anak tunggalnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartemen nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.

Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu mewariskankan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.

Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa akhirnya pada suatu hari mereka bertengkar hebat yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.

Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, maka mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!

Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu danmenjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya. Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi orang tersebut. Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal.

Dihadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu, menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak yang sangat tidak bermoral itu.

Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.

PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak durhaka seperti kalian" .

Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat warisan itu dibatalkan demi hukum! Dan surat warisan yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah diwariskan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan sejal saat itu anak menantu itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.

Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan / Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak mengwariskan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 tahun bekerja.

Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport, Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak. Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.

Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.

Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.

Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua merekalah yang membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, juga yang memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya ketika mereka sakit.

Bagaimana dengan Indonesia?

Mohon share ini kepada teman-teman Anda agar menjadi pengingat kepada kita semua.

Subhanallah... Anak Ini Hafal Alqur'an Tanpa Diajari

@IkadaNewsOnline - Subhanallah... Anak Ini Hafal Alquran Tanpa Diajari - Sharifuddin Khalifa boleh dibilang anak ajaib. Anak yang terlahir di Tanzania, Afrika Timur pada Desember 1993 itu berasal dari keluarga Katholik. Namun, pada usia 1,5 tahun, Khalifa sudah hafal 30 juz Alquran dan shalat lima kali sehari.

Subhanallah, ia mampu menghafal Al-Qur'an tanpa ada orang yang mengajarinya. Awalnya, kedua orangtua Khalifa mengira anaknya dikuasai setan.

Namun, tetangganya yang Muslim memahami apa yang diucapkan anak ajaib itu. Akhirnya, kedua orangtuanya menyadari bahwa putranya adalah tanda kebesaran Sang Khalik. Kedua orangtuanya pun memeluk Islam.

Meski berbahasa ibu Swahili, Khalifa mampu berbicara dan berpidato dalam bahasa Arab, Inggris, Prancis, dan Italia tanpa belajar. Pada usia empat hingga lima tahun, ia sudah berkeliling Afrika dan Eropa untuk berceramah dan mengajar.

Berkat dakwaahnya, ribuan orang memeluk Islam. Di Kenya, Afrika sebanyak 1.000 orang berduyun-duyun bersyahadat setelah mendengar ceramahnya.

Inilah 6 Permasalahan Seks Yang Ada Pada Anak Kuliahan


@IkadaNewsOnline - Inilah 6 Permasalahan Seks Yang Ada Pada Anak Kuliahan - Masalah seks anak kuliahan kerap jadi sorotan karena masa-masa seperti ini adalah waktu ketika seseorang mulai punya keinginan seks tapi terbentur norma belum menikah. Apa saja masalah seks anak kuliahan itu?

Seperti dikutip dari buku Questions Kids Ask About Sex, karangan J. Thomas Fitch dan Melissa R. Cox, yang diterbitkan ANDI, ada beberapa masalah atau pertanyaan seks yang menghinggapi anak kuliahan, yaitu:

1. Apa yang salah dengan seks bebas?
Seks bebas bisa menghancurkan kesempatan seseorang untuk menikmati kehidupan seks yang luar biasa di masa mendatang. Masalah yang bisa timbul adalah terkena infeksi menular seksual (IMS) yang biasanya tidak menimbulkan gejala, kemungkinan hamil di luar nikah dan ketidakmampuan untuk mengembangkan hubungan intim di masa depan. Padahal seks dirancang untuk menjadi ikatan khusus dalam hubungan pernikahan secara permanen.

2. Jika terkena IMS, apakah akan mempengaruhi hubungan seks dalam penikahan atau kesempatan untuk punya anak?
IMS bisa disebabkan oleh bakteri dan parasit (klamidia, sifilis, vaginosis bakterial) yang bisa diobati atau akibat virus (HIV, herpes simpleks virus dan HPV) yang tidak bisa diobati sepenuhnya. Laki-laki bisa mengalami kemandulan sementara karena infeksi klamidia atau gonorrhea (kencing nanah), namun bisa disembuhkan dengan pengobatan.

Sedangkan IMS akibat virus bisa menetap di dalam tubuh meski gejalanya sudah hilang dan ditularkan melalui hubungan seksual. Selain itu seorang laki-laki bisa dibenci oleh istrinya karena telah menularkan infeksi yang sangat menyakitkan. Jika seseorang memiliki riwayat pernah mengidap IMS, ada kemungkinan menyebabkan permasalah di dalam rumah tangganya.

3. Apakah bahaya berhubungan seks jika sudah bertunangan?
Meskipun alat kontrasepsi yang digunakan mengklaim aman, selalu saja ada kemungkinan untuk hamil yang bisa membatalkan pertunangan atau justru membuatnya menikah dalam keadaan hamil. Kondisi ini bisa memicu terjadinya aborsi yang dapat mempengaruhi sistem reproduksinya kelak.

4. Kapan sebaiknya waktu untuk menikah?
Waktu yang tepat untuk setiap orang berbeda-beda, tergantung dari kesiapan masing-masing orang dalam hal finansial dan emosional. Untuk itu tidak ada angka pasti yang menunjukkan waktu terbaik bagi seseorang untuk menikah.

5. Apa salahnya tinggal bersama (kumpul kebo)?
Tinggal bersama biasanya dilakukan untuk melihat kecocokkan dalam pernikahan atau bagi orang yang takut untuk berkomitmen dengan penikahan. Namun nyatanya kondisi ini tidak menunjukkan keuntungan apapun. Selain itu kumpul kebo sangat memungkinkan orang untuk bergonta ganti pasangan yang membuatnya berisiko terkena infeksi penyakit menular.

Selain itu orang yang kumpul kebo lebih rentan terhadap kekerasan, memiliki hubungan yang tidak sehat, serta mengalami tingkat depresi yang lima kali lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang menikah.

6. Bisakah seseorang tidak menikah dan tetap hidup bahagia?
Jawabannya adalah bisa saja, karena ada beberapa alasan yang membuat seseorang tidak menikah seperti karena kepercayaan, sangat mencintai pekerjaannya atau memang memilih untuk tidak menikah. Kondisi ini biasanya karena ia memiliki keluarga dan teman, memiliki tujuan hidup serta tahu bahwa dirinya dicintai.

sumber

TRAGIS : Hanya Didoakan Tanpa Diobati, 3 Anak Meninggal karena Infeksi

@IkadaNewsOnline - TRAGIS : Hanya Didoakan Tanpa Diobati, 3 Anak Meninggal karena Infeksi - Tragis! Tiga anak ditemukan tewas di Korea Selatan (Korsel) hari ini karena dibiarkan sakit oleh ayah mereka. Sang ayah, seorang pendeta yang yakin bahwa kekuatan doa semata bisa menyembuhkan penyakit. Pria tersebut mencoba menyembuhkan penyakit ketiga buah hatinya hanya dengan memanjatkan doa-doa, tanpa harus berobat.

Jasad ketiga bocah malang itu ditemukan oleh sanak-saudara mereka di rumah pendeta tersebut di Kota Boseong, bagian selatan Korsel. Rumah tersebut berdekatan dengan gereja pendeta itu.

Demikian disampaikan seorang detektif di Kantor Polisi Boseong seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (11/2/2012).

"Mereka tampaknya menderita infeksi yang tidak diobati sejak lama karena sang ayah cuma mendoakan mereka, bukannya mengupayakan perawatan medis," kata detektif tersebut.

Ketiga anak tersebut masing-masing berumur 10 tahun, 8 tahun dan 5 tahun.

Pendeta berumur 43 tahun tersebut juga memiliki seorang anak lainnya yang masih berumur 1 tahun. Bayi tersebut langsung dibawa oleh polisi untuk diasuh.

Atas kejadian ini, pendeta yang dirahasiakan namanya itu tengah diinterogasi polisi. Tidak disebutkan siapa dan di mana ibu anak-anak tersebut selama ini.

Beginilah Ritual Lari Berbikini Ala Anak Kampus Amerika

@IkadaNewsOnline - Beginilah Ritual Lari Berbikini Ala Anak Kampus Amerika  - Sebuah ritual yang baik muncul di universitas Amerika dua tahun lalu. Pada hari terakhir sekolah, siswa memberikan harta mereka kepada orang-orang yang membutuhkan, sedangkan mereka sendiri membuat perlombaan di kampus dengan lari dan perlombaan lainnya dengan setengah telanjang di depan mereka. Untuk lebih jelasnya, amati baik-baik gambar di bawah. Awas jangan sampe ngiler lho ya… hi hi hi



Hiiii... "Telan" Saudara kembar, Perut Anak ini Terpaksa di Belah

@IkadaNewsOnline - Hiiii... "Telan" Saudara kembar, Perut Anak ini Terpaksa di Belah - im dokter di Peru sedang bersiap mengoperasi perut bocah tiga tahun yang ‘menelan’ saudara kembarnya.

Jasad ‘kembar parasit’ itu, dilansir Daily Mail, tumbuh dalam perut Isbac Pacunda. Kondisi bocah berusia tiga tahun ini setelah tubuhnya ‘menyerap’ tubuh calon kembarnya, saat keduanya berada dalam kandungan.

Menurut dokter, kembar di dalam perut itu memiliki mata, tulang dan rambut. Tapi masih belum terbentuk otak, paru-paru, jantung dan ususnya. Beratnya mencapai 700 gram dan panjangnya 25 cm.

Dr Carlos Astocondor di RS Las Mercedes, Chiclayo menyatakan, kondisi ini terjadi pada satu banding 500 ribu kelahiran. Kembar identik terbentuk saat satu sel telur terbelah dua setelah pembuahan.

Namun kembar siam atau foetus-in-foetu seperti kasus Isbac, terjadi karena sel telur gagal terbelah sepenuhnya.

Dr Jonathan Fanaroff yang ahli neotalogis di Rainbow Babies and Children’s Hospital, Cleveland, AS menyatakan, kembar siam bisa hidup sebagai ‘parasit’.

“Tapi hal itu tak bisa terjadi jika salah satu menyerap yang lainnya,” katanya. Operasi memisahkan Isbac dari kembarannya, lanjut Fanaroff, akan lebih mudah ketimbang memisahkan dua kembar siam yang keduanya hidup.


Berikut 6 Perbedaan Antara DPR dengan Anak TK

@IkadaNewsOnline - Berikut 6 Perbedaan Antara DPR dengan Anak TK - Maraknya Aksi-aksi dari DPR yang bersikap Aneh danMenghamburkan Uang Rakyat Kian Meresahkan Masyarakat Khususnya Indonesia . Berikut adalah 6 Perbedaan Antara DPR dan Anak TK , Check it out :


1. Anak TK tidak pernah beramai ramai menginjak meja..

2.Anak TK tidak pernah ramai ramai tidur di ruangan..
 
3. Anak TK tidak pernah buka film porno di kelas


4. Anak TK tak pernah bolos bareng


5. Anak TK tidak pernah terima suap ( Kecuali Disuapin )


6. Anak TK tidak pernah rusuh dan berkelahi di kelas
   

Kasih Ibu ' Kunci Kesehatan Anak Hingga Dewasa '

@IkadaNewsOnline - Kasih Ibu ' Kunci Kesehatan Anak Hingga Dewasa ' - Kasih dan perawatan ibu kepada anaknya adalah investasi kesehatan jangka panjang bagi sang anak.

Begitu kesimpulan yang didapat dari penelitian di Brandeis University di Boston, Amerika Serikat.

Ditambahkan lagi dalam penelitian tersebut, kasih ibu terhadap anaknya bahkan bisa melindungi kesehatan jantung anak kala dewasa, serta mengurangi kemungkinan anak mengidap diabetes kelak ia dewasa.

Penelitian ini merupakan hasil survei terhadap seribu orang dengan latar belakang pemasukan rendah, yang identik dengan masalah kesehatan dan harapan hidup rendah.

Dari hasil pengamatan para ilmuwan ditemukan, stereotip semacam itu berhasil dipatahkan di beberapa keluarga. Keluarga yang hidup sehat dalam waktu lama, meski keuangan tidak sehat, memiliki ibu yang penuh kasih sayang.

Responden direkrut saat usia mereka 46 tahun, mereka diminta menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar pola kasih dan sayang ibu mereka. Mereka juga diminta melakukan tes kesehatan penuh.

Satu dekade kemudian, para responden ini dites kembali kesehatannya. Ditemukan, setengah dari responden mengalami sindrom metabolik, faktor risiko terbesar untuk penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Ketika dibandingkan, mereka yang tidak mengalami masalah kesehatan, menjawab kuesioner tentang ibu mereka dengan hal yang positif. Bahwa ibu mereka tipe orangtua penyayang.

Disimpulkan pemimpin penelitian ini, Profesor Margie Lachman, tekanan-tekanan di masa kecil amat bisa meninggalkan residu biologis yang akan muncul di usia dewasa. Namun, mereka yang berisiko mengalami penyakit saat dewasa tetapi memiliki ibu penyayang, memiliki nilai kesehatan yang lebih baik.

"Fakta adanya efek jangka panjang dari pengalaman masa kecil terhadap kesehatan di usia dewasa ini memiliki dampak luar biasa," kata Lachman.

Menurutnya, penting untuk diketahui banyak orang, ibu yang pengasih dan penyayang membantu metabolisme tubuh seseorang tetap sehat hingga dewasa.

Para peneliti berpendapat, kemungkinan kombinasi dari empati, mengajar anak strategi menghadapi tantangan hidup dan stres agar tidak berdampak terhadap kesehatan, serta mendorong mereka untuk makan makanan sehat, serta menjalankan pola hidup sehat adalah kuncinya.

Informasi ini, menurut Lachman, bisa membantu orangtua untuk melatih cara anak menghadapi tekanan, hidup dengan pola yang sehat, serta menyetir hidupnya ke arah hidup yang sehat.

Lebih Dekat Mengenal Ciri-ciri Fisik Anak Indigo

IkadaNewsOnline - Beberapa tulisan dan buku yang membahas mengenai anak Indigo hanya mengemukakan ciri-ciri perilaku dan kejiwaannya saja, dan tidak ada yang secara spesifik menjelaskan ciri-ciri fisiknya. Apakah ciri-ciri fisik anak Indigo itu yang membedakannya dengan anak-anak pada umumnya, memang ada?
Berbicara mengenai jiwa dan gambaran perubahannya yang muncul pada fisik, pasti sudah banyak orang yang tahu. Bagaimana emosi, seperti marah, sedih, dan gembira akan tergambar pada perubahan raut wajah, atau gerakan bahasa tubuh lainnya.

Emosi yang terjadi secara berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama bisa membuat suatu perubahan yang menetap pada roman muka dan tampilan fisik lainnya.

Orang yang berkarakter jahat, sebagai contoh, seperti narapidana kambuhan, preman atau orang yang dalam kehidupannya sehari-hari selalu bergelut dengan dunia kejahatan, akan tergambarkan pada wajahnya dengan jelas.

Begitu juga dengan orang yang berkarakter baik, seperti orang yang penolong, dermawan, baik hati, wajahnya akan tampak menyenangkan, teduh dan memberikan ketenangan apabila dipandang.

Pemahaman itulah yang digunakan dalam pembuatan karakter tokoh film atau animasi kartun, di mana seorang penjahat divisualisasikan dengan muka yang bengis, sorot mata kejam, jarang tersenyum, sedangkan seorang pemuka agama bermuka bersih bercahaya, seorang penegak hukum dengan wajah tegas, dan lain sebagainya.

Ciri-ciri fisik sejak lahir, anak-anak hingga dewasa
Anak Indigo terlahir dengan jiwa yang tua, atau tingkat kedewasaan dini pada usia sangat muda atau anak-anak.

Sebagian anak Indigo bahkan memperlihatkan pertumbuhan jiwa yang luar biasa sejak usia bayi, seperti kemampuan berpikir analitik dalam memahami fungsi benda-benda, menilai karakter orang dewasa, mengungkapkan maksud hatinya kepada orang di sekitarnya, dan lain sebagainya.
Pengaruh perkembangan jiwa yang terlalu cepat itu juga tampak pada pertumbuhan fisik seperti gigi yang muncul lebih cepat, dan kemampuan motorik seperti berjalan dan berbicara yang lebih dulu dari bayi pada umumnya.

Karena kemampuan anak Indigo terletak pada kekuatan jiwanya, maka bentuk fisik secara spesifik banyak terdapat di bagian kepalanya. Ciri yang khas adalah bentuk kepala yang sedikit agak lebih besar dari bayi atau anak-anak pada umumnya, terutama pada bagian lingkar kepala, dan dahi serta kening yang lebih lebar.

Kuantitas otak anak Indigo biasanya lebih besar disebabkan penggunaannya relatif lebih sering sejak usia dini tadi. Mereka berpikir dan menganalisa setiap apa yang dilihat, didengar atau dirasakannya.

Pelebaran pada lingkar kepala menunjukkan penggunaan kemampuan telepati, pada kening adalah analitik, sedangkan dahi adalah visualisasi dan imajinasi citra-citra supranatural.

Bentuk daun telinga pun mempunyai bentuk yang sedikit lebih keluar dari kepala, memanjang pada bagian ujung atas, dan agak menekuk ke atas pada bagian cuping bawah. Lebih kuatnya “insting reptil” merupakan sebab kemunculan ciri binatang yang tergambar pada bentuk daun telinga ini.

Begitu juga dengan mata, terutama tatapan mata yang sangat tajam dan dalam, dengan bagian pupil atau orang-orangan mata yang lebih besar, sehingga tampak hanya tersisa sedikit ruang untuk warna putih mata.

Pandangan mata anak Indigo bertolak belakang dengan pandangan mata anak autis. Kalau anak autis tidak bisa menatap mata orang lain, atau tidak bisa berkonsentrasi pada satu titik dalam waktu yang lama, sedangkan anak Indigo sebaliknya, mereka dengan berani menatap – sambil menganalisa karakter – orang dewasa di depan mereka, dan tingkat konsentrasinya terhadap sesuatu sangat tinggi untuk ukuran mereka.

Sedangkan orang-orangan mata yang lebih besar menunjukkan kemampuan melihat makhluk gaib dan hal-hal yang tersembunyi lainnya dari dimensi-dimensi lain. Selain itu ada sebagian anak Indigo yang terlahir dengan mata agak sedikit jereng, baik ke tengah – ke arah hidung – atau ke luar.

Susunan gigi-geligi mereka biasanya terlihat rapi dan bagus, dan terasa sangat tajam apabila anda merasakan gigitannya. Pada usia bayi ketika mulai tumbuh satu dua gigi, mereka cenderung melakukan kegiatan gigit-menggigit yang lebih sering dan intensif.

Ada semacam tanda aneh yang mungkin ditemukan pada saat kelahirannya – dan mungkin terbawa sampai usia beberapa tahun. Tanda itu terdapat di dahi, di antara kedua mata, sedikit agak di atasnya. Tanda yang pada sebagian anak Indigo terlihat cukup jelas seperti bekas pukulan yang membekas dalam dengan warna agak gelap samar. Tanda ini seperti “mata ketiga” yang menampakkan dirinya secara fisik.

Demikianlah sedikit pengetahuan saya tentang ciri-ciri fisik anak Indigo, yang mungkin bisa membantu para orang tua dalam mengenali keindigoan pada anak-anak mereka, terutama sejak usia bayi (balita) hingga usia anak-anak.

Ciri-ciri tersebut di atas bisa saja akan bertahan hingga usia dewasa, namun biasanya akan mengalami penurunan atau peningkatan sesuai perubahan perilaku dan emosi jiwa. Namun secara umum, ukuran kepala yang lebih besar, bentuk daun telinga, dahi dan kening yang lebar, dan tatapan mata akan bertahan hingga usia dewasa.

Titok : Sumbangan Toilet - Game Terbaru Anak Bangsa yang Menyindir DPR


IkadaNewsOnline - Game ini bercerita tentang seseorang yg bernama titok
Titok berusaha membantu memberi sumbangan renovasi toilet, yang biayanya mencapai milyaran,pekerjaan titok adalah mengawasi setiap peserta rapat,jangan sampai tertidur....ayo mainkan gamenya...tabok peserta rapat yg tidur......

 
FilosGames


Foto Anak-Anan Menantang Maut Demi Sekolah

Tiga murid SD Negeri 02 Sangiangtanjung meniti jembatan miring saat menyebrangi Sungai Ciberang menuju rumah mereka, Selasa (17/1). Kurangnya perhatian Pemda terhadap insfrastruktur di desa ini membuat anak-anak ini bak menantang maut ketika pergi dan pulang sekolah. 

 Hanya murid yang bisa berenang saja yang berani meniti jembatan yang putus sebelah itu. Sedang yang tidak bisa berenang harus memutar sejauh 6 kilometer. 

Menantang maut, mungkin ungkapan ini cocok untuk para siswa SD di Kampung Waru, Desa Sangiangtanjung, Kec. Kalanganyar, Kab. Lebak, Banten. Sebab untuk pergi dan pulang sekolah mereka harus melintasi sebuah jembatan gantung yang miring karena talinya putus.