Cari Artikel Disini

Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan

Perempuan Ini 11 Kali Melahirkan Anak Orang

Perempuan Ini 11 Kali Melahirkan Anak Orang

Menyewakan rahim adalah pekerjaan yang agak asing bagi sebagian orang, namun tidak bagi perempuan ini. Dari 15 anak yang pernah dikandung dan dilahirkannya, 11 di antaranya adalah janin dari perempuan lain yang dititipkan ke rahimnya.

Kesebelas bayi orang yang dilahirkan oleh perempuan bernama Meredith Olafson (47 tahun) ini terdiri dari 2 pasang bayi kembar 3, sepasang bayi kembar 2, serta 3 bayi yang lahir sendiri-sendiri. Bayi yang berasal dari sel telurnya sendiri malah hanya 4 orang.

Perempuan asal Fargo, North Dakota ini mengaku senang punya anak sendiri, sehingga merasa sedih jika membayangkan ada perempuan yang tidak bisa punya anak sendiri karena rahimnya bermasalah. Dengan alasan itulah, ia terpikir untuk menyewakan kandungannya pada perempuan-perampuan yang tidak beruntung itu.

"Saat kamu melihat wajah para orangtua itu, saat melihat USG (ultrasonografi) untuk pertama kalinya dan melihat jantungnya berdetak, atau bahkan mendengarnya, itu sangat tidak ternilai harganya," kata Olafson seperti dikutip dari MSNBC, Rabu (11/4/2012).

Kebahagiaan para orangtua yang menitipkan bayi ke rahimnya adalah kebahagiaan juga bagi Olafson, jauh melebihi honornya sebagai ibu pengganti atau surrogate mother. Biasanya ibu pengganti dibayar sekitar Rp 2,3 miliar sekali hamil, namun Olafson mengaku tidak memasang tarif semahal itu.

Alasan lain yang mendorong Olafson untuk menyewakan rahim adalah kemampuan fisiknya dalam menjaga kehamilan. Selama ini, ia tidak pernah mengalami morning sickness atau mual-mual di pagi hari, bahkan masih bisa tetap bekerja hingga beberapa hari sebelum melahirkan.

Selain itu, Olafson hampir selalu melahirkan setiap anaknya dalam proses yang tebilang singkat sejak kontraksi hingga anaknya keluar.

"Yang paling lama adalah kelahiran anak perempuan tertua saya, yakni 1 jam 15 menit. Anak kedua yang juga perempuan hanya 30 menit, sedangkan 2 anak terakhir cuma butuh waktu 20 menit," kata Olafson bangga.

Sebagai ibu pengganti, Olafson menyadari bahwa orangtua asli dari bayi-bayi yang dikandungnya adalah pemilik embrio atau sel telur yang sudah dibuahi sperma. Ia hanya menyewakan rahim untuk tempat tumbuh calon bayi, sehingga secara biologis ia tidak berhak mengklaim anak-anak itu sebagai anaknya.

"Para orangtua itu adalah ayah dan ibunya yang asli jadi pola pikir yang saya tanamkan ketika pertama kali mengandung anak mereka adalah, ini anak mereka. Tidak ada urusannya dengan hubungan saya di masa depan dan sebagainya, jadi mari kita bikin sesederhana mungkin," kata Olafson.

Unik Kucing Rawat Anak Ayam yang Terkena Trauma

@IkadaNewsOnline - Unik Kucing Rawat Anak Ayam yang Terkena Trauma - Anak ayam kurus itu diselamatkan oleh Jane Etheridge, sang pemilik dan dibawa masuk dalam rumah dua setengah bulan lalu. Namun adalah Snowy, nama kucing peliharaan Jane yang mengambil alih tugas merawat ayam trauma tersebut. Kini pasangan unik tersebut tak terpisahkan.

Jane yang berasal dari Middleton, Suffolk, Inggris berkata jika pertemanan tak biasa tersebut dimulai ketika satu ayam betinanya menetaskan 14 anak ayam, termasuk Gladys.

Namun dua hari kemudian ia hanya manemukan tiga unggas tersisa dan bulu-bulu ayam tersebar setelah seekor rubah menyatroni kandang ayam Jane. Dua anak ayam lain akhirnya mati, dan hanya Gladys yang selamat. Jane pun membawa anak ayam itu masuk rumah ditempatkan dalam kotak untuk dirawat. Itulah awal ia mulai berteman dengan Snowy, kucing putih berusia 10 tahun.

Jane, 69 tahun, peternak kuda poni yang bersuami Albert, 70 tahun berkata " Snowy membersihkan dan menjilat anak ayam itu. Gladys saat ini berusia dua setengah bulan dan layaknya hewan peliharaan. Ia masih tetap masuk rumah untuk bermain," Gladys akhirnya memang cenderung seperti peliharaan ketimbang hewan ternak.

"Ia masuk dan melompat ke atas dan kebawah di depan Snowy dan si kucing hanya berdiri di sana, kadang meletakkan tangannya seperti memeluk Gladys," tutur Jane seperti yang dilansir oleh Telegraph.co.uk "Mereka benar-benar bersahabat, dan ketika Gladys akan keluar rumah, ia tidak akan beranjak kecuali jika keluar bersama," imbuh Jane. "Mereka pasangan aneh, tapi kami sangat menyayangi mereka," ujar Jane lagi.

Berikut 5 Kanker yang Sering Menyerang Anak

@IkadaNewsOnline - Berikut 5 Kanker yang Sering Menyerang Anak - Kanker bukan cuma penyakit orang dewasa saja, melainkan juga bisa menyerang anak-anak meski memang jumlahnya tidak terlalu banyak. Meski semua bagian tubuh bisa kena kanker, ada jenis kanker yang memang lebih sering ditemukan pada anak

“Kanker anak cuma 2-4 persen dari seluruh kasus kanker pada manusia. Tapi kanker menyebabkan 10 persen kematian pada anak,” kata dr Mururul Aisyi, SpA dari Staf Medik Fungsional Hematologi-Onkologi Anak RS Kanker Dharmais dalam penyuluhan kanker anak di Jakarta Barat, Selasa (20/12/2011).

Seperti disampaikan oleh dr Mururul, berikut ini 5 jenis kanker yang paling sering ditemukan pada anak.

1. Leukemia (kanker darah)
Dibanding jenis kanker lainnya, leukemia atau kanker darah putih merupakan jenis kanker yang paling banyak ditemukan pada anak-anak. Berdasarkan perkembangan penyakitnya, leukemia akut lebih banyak menyerang anak-anak dibandingkan leukemia kronis.

Gejala yang perlu diwaspadai pada leukemia adalah pucat atau lesu, demam tanpa sebab yang jelas serta perdarahan baik berupa mimisan maupun bintik-bintik merah di kulit seperti pada demam berdarah. Jika menemukan tanda-tanda tersebut, segera ajak anak periksa darah ke puskesmas atau rumah sakit.

Jika terlambat mendapatkan pengobatan, sel-sel kanker bisa menyebar ke hati dan ginjal sehingga perut anak tampak membesar. Persebaran sel kanker pada leukemia juga bisa mencapai tulang, gusi dan bahkan buah zakar pada anak laki-laki.

2. Retinoblastoma (kanker mata)
Jenis kanker yang menyerang mata ini umumnya terjadi pada bayi hingga usia 5 tahun, paling banyak di usia 2-3 tahun. Sama seperti leukemia, retinoblastoma atau kanker mata ini juga bisa menyebar hingga tulang, sumsum tulang belakang maupun sistem saraf pusat.

Gejala yang sering muncul pada stadium awal kanker mata adalah sindrom mata kucing (white pupil), juling (strabismus), dan peradangan jaringan mata (cellulitis). Bola mata yang tampak menonjol (bupthalmos) menunjukkan bahwa kanker sudah berada pada stadium lanjut.

3. Osteosarkoma (kanker tulang)
Kanker tulang atau osteosarkoma sering terjadi pada usia menjelang remaja atau di atas 10 tahun, paling sering ditemukan pada usia 15-19 tahun. Jika dipilah berdasarkan jenis kelaminnya, anak laki-laki cenderung lebih berisiko mengalami kanker ini dibandingkan perempuan.

Gejala awal kanker tulang hampir mirip seperti rematik pada orang dewasa, yakni nyeri yang hebat dan tidak hilang-hilang (persisten) terutama di waktu malam. Bedanya, nyeri tersebut berasal dari tulang terutama lengan atas atau paha atas, bukan dari sendi seperti halnya rematik.
Selain itu, tulang yang sudah terserang kanker akan menjadi rapuh sehingga mudah sekali mengalami patah tulang. Agar kanker tulang tidak menyebar, untuk saat ini belum tersedia pilihan lain kecuali amputasi pada bagian yang sudah digerogoti kanker.

4. Neuroblastoma (kanker saraf)
Kanker yang menyerang jaringan saraf simpatis ini mendominasi 10 persen dari seluruh kasus kanker pada anak. Kebanyakan ditemukkan pada bayi baru lahir hingga usia 4 tahun, dengan perbandingan kasus pada anak laki-laki 1,2 kali lebih banyak daripada anak perempuan.

Ciri-ciri yang menandakan gejala awal neuroblastoma antara lain benjolan di perut serta perdarahan pada mata. Perdarahan pada amata akan memberi warna kebiruan di sekutar kantong mata, sehingga disebut sebagai sindrom mata rakun (racoon’s eye syndrome).

5. Limfoma Malignum
Kanker yang menyerang jaringan limfoid ini paling sering ditemukan pada anak usia 7-10 tahun. Anak laki-laki cenderung lebih rentan dibanding anak perempuan untuk terkena jenis kanker ini, dengan perbandingan antara 2,5 berbanding 1.

Ciri-ciri awalnya adalah benjolan sebesar 2 cm atau lebih di sekitar leher, ketiak dan pangkal paha tanpa disertai nyeri. Benjolan itu sering mendesak rongga dada sehingga menyebabkan penderitanya mengalami sesak napas.

Kejam Ibu Kandung Tega Bunuh Anaknya Sendiri

@IkadaNewsOnline - Kejam Ibu Kandung Tega Bunuh Anaknya Sendiri - Peribahasa seganas-ganasnya harimau, tak akan memakan anaknya sendiri, sepertinya tidak berlaku bagi wanita ini.

Sebab, Pengadilan Negeri (PN) Osaka, Jepang memvonis Sanae Shimomura (24) dengan hukuman 30 tahun penjara, karena terbukti telah membuat kedua anaknya kelaparan.

Seperti dilansir NHK, Jumat (16/3/2012), Shimomura didakwa membunuh kedua anaknya yang berusia tiga tahun dan satu tahun.

Ibu muda ini mengunci buah hatinya di apartemennya selama 50 hari pada 2010, sehingga mengakibatkan keduanya tewas.

Hakim PN Osaka Masaki Nishida mengatakan, kedua anak Shimomura sudah lemah akibat tak diberi makanan yang cukup. Seharusnya, terdakwa tahu akibat fatal yang membuat keduanya mati jika tetap mengunci mereka.

Nishida geram membayangkan keputusasaan anak-anak yang menderita itu. Shimomura seharusnya mencari bantuan, dan bukan malah membuat anak-anaknya semakin menderita.

Untuk mencegah terjadi insiden serupa, sang hakim meminta dukungan sosial bagi orangtua yang kesulitan membesarkan anak mereka.

Inilah 5 Hal Yang Harus Diwaspadai Saat Anak Nonton TV

@IkadaNewsOnline - Inilah 5 Hal Yang Harus Diwaspadai Saat Anak Nonton TV - Sudah banyak penelitian yang menyebutkan dampak buruk televisi pada anak-anak. Sebagai orangtua, Anda dan pasangan pun harus mewaspadai lima hal ini, saat membiarkan anak menonton televisi.

Menurut American Academy of Pediatrics (Organisasi Dokter Anak di AS), anak-anak di bawah dua tahun tidak boleh menonton televisi. Namun tidak sedikit orangtua yang terkadang membiarkan balita-balita mereka ikut menonton acara televisi favorit.
Apapun pilihannya, sebagai orangtua Anda tetap harus mewaspadai dampak televisi terhadap anak. Saat membiarkan anak menonton televisi, ingatlah lima hal di bawah ini, seperti dilansir Fit Pregnancy:

1. Anak-anak jangan pernah dibiarkan menonton acara televisi yang menampilkan kekerasan. Meskipun acara tersebut kartun, tetap saja kalau ada kekerasan di dalamnya, segera matikan televisi atau jauhkan anak dari hal tersebut.

Membiarkan anak menonton televisi yang menampilkan acara untuk orang dewasa, sinetron misalnya, juga sebuah kesalahan. Acara orang dewasa yang kerap mempertontonkan kekerasan bisa menyebabkan anak bermimpi buruk, agresif dan kelelahan.

2. Sekarang ini cukup banyak acara televisi yang diklaim bisa membuat bayi atau balita cepat pintar. Namun kenyataannya, dengan lebih banyak menghabiskan waktu di depan televisi artinya semakin sedikit juga waktu untuk mereka beraktivitas. Padahal aktivitas di luar menonton televisi, seperti bermain bisa mengembangkan otak dan tubuhnya. Ketimbang menonton televisi, kenapa tidak ajak anak Anda untuk membaca, banyak bergerak atau berinteraksi dengan orang lain.

3. Penelitian menunjukkan dua jam waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi di masa kanak-kanak bisa menyebabkan sejumlah masalah seperti terlalu minta perhatian, sulit tidur dan kegemukan.

4. Kalau sampai terpaksa anak Anda menonton televisi, pilih acara yang tidak ada iklannya. Anak-anak adalah masa di mana mereka mudah dipengaruhi dan tak bisa membedakan mana yang iklan atau bukan.

5. Sekali lagi, jika anak terpaksa menonton televisi, selalu dampingi dia. Ajak ngobrol si kecil bila memungkinkan.

Inilah 3 film sekuel Indonesia yang layak dan wajib ditonton anak bangsa

@IkadaNewsOnline - Inilah 3 film sekuel Indonesia yang layak dan wajib ditonton anak bangsa - Di tengah-tengah maraknya film layar lebar yang bertemakan horor, cinta anak remaja, dan komedi yang menjurus sex, ternyata ada juga film box office Indonesia yang bermutu dan dianjurkan untuk ditonton oleh generasi muda Indonesia.

1. Merah Putih (film lanjutannya, Darah Garuda ; Hati Merdeka)
 Salah satu film action terbaik di Indonesia. Yang membuat film ini beda adalah nilai-nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya. Berlatar jaman pasca kemerdekaan Republik Indonesia, film ini menjadi kontradiksi kehidupan masa kini yang penuh dengan ancaman disintegrasi bangsa. Hal itu terlihat dari perjuangan empat pemuda dari latar belakang berbeda, agama yang berbeda, namun mereka menyatukan langkah untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Film lanjutan dari merah putih adalah Darah Garuda yang baru dirilis tanggal 8 September 2010 dan Hati Merdeka yang dirilis pertengahan tahun 2011. Untuk menggarap trilogi epik Merah Putih itu, setidaknya sang produser, Hashim Djojohadikusumo, telah merogoh koceknya sebesar Rp 64 miliar.

Darah Garuda
 
Hati Merdeka
 
2. Laskar Pelangi (film lanjutannya, Sang Pemimpi)
Walau mengisahkan tentang kehidupan anak-anak, ternyata film ini layak ditonton untuk semua golongan baik tua maupun muda, anak-anak maupun orang dewasa. Terbukti dengan pencapaian rekor jumlah penonton terbanyak selama penayangannya di bioskop-bioskop Indonesia yang menembus angka 4,6 juta penonton.

Film lanjutannya, Sang Pemimpi, memecahkan rekor juga berhasil memecahkan rekor film dengan penonton terbanyak dalam jangka waktu satu hari pemutaran. Baru satu hari sejak dirilis pada 17 Desember 2009, film itu sudah ditonton 130 ribu orang.
 
 Sang Pemimpi:
 
3. Nagabonar 1 (film lanjutannya, Nagabonar jadi 2)
  Naga Bonar adalah film komedi situasi yang mengambil latar peristiwa perjuangan rakyat Indonesia ketika sedang melawan penjajahan Belanda di daerha Sumatra Utara pada era kemerdekaan. Film nagabonar tidak jauh berbeda dengan film komedi lainnya, namun film ini unggul pada nilai-nilai nasionalisme yang melekat di dalamnya.

Film lanjutannya, nagabonar jadi 2, meraih penghargaan sebaik Film Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2007.
 
Nagabonar jadi 2
Sumber: Vivaforum

Walah Survei SMP di Surabaya, 45% Bilang “Seks Boleh Asal Dengan Pacar”

@IkadaNewsOnline - Walah Survei SMP di Surabaya, 45 Persen Bilang “Seks Boleh Asal Dengan Pacar” - Sebanyak 45 persen dari 700 remaja usia sekolah menengah pertama di Surabaya berangggapan bahwa berhubungan badan layaknya suami-istri boleh dilakukan saat berpacaran. Bahkan, 15 persen remaja usia SMP mengaku telah melakukan hubungan seks dengan lawan jenis.

Hal itu terungkap dari hasil penelitian yang dilakukan Yayasan Hotline Surabaya yang dipaparkan dalam pertemuan dengan Komisi Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Surabaya, Jumat, 10 Februari 2012. “Tingginya kasus seks pelajar SMP menunjukkan lemahnya pengawasan yang dilakukan baik di lingkungan sekolah maupun di rumah,” kata Koordinator Yayasan Hotline Surabaya, Isa Anshori.

Penelitian oleh Yayasan Hotline Surabaya, sebuah yayasan yang bergerak di bidang kesehatan dan HAM, dilakukan selama kurun waktu September hingga Desember 2011. Menurut Isa, pemerintah juga membiarkan masalah penyimpangan seks di kalangan remaja. Beberapa tempat hiburan malam di Surabaya ternyata juga membiarkan anak usia SMP masuk di lokasi itu. “Ini butki bahwa tidak ada pengawasan tegas dari pemerintah,” ujar Isa.

Isa juga menuturkan masalah penyimpangan seks di kalangan remaja usia SMP diperburuk oleh tidak adanya solusi bagi remaja yang telah terjerumus melakukan hubungan seks. Mayoritas dari mereka selalu dikucilkan, bahkan ada beberapa sekolah yang langsung mengeluarkan anak tersebut ketika diketahui telah melakukan hubungan seks.

Ketua Komisi Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Surabaya, Baktiono, membenarkan lemahnya peran pemerintah dalam melakukan perlindungan terhadap anak. “Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan anak sudah ada, tapi pengawasan di lapangan sangat lemah,” ucapnya.

Baktiono menyebutkan salah satu pasal dalam perda tersebut melarang seluruh tempat hiburan malam memasukkan atau mempekerjakan anak usia sekolah. “Masuk sebagai pengunjung juga harus dilihat KTP-nya. Kalau di bawah umur, ya, harus dilarang masuk,” tuturnya. Komisi Kesejahteraan Rakyat berjanji segera memanggil Wali Kota Surabaya, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, serta semua pihak yang dinilai bertanggung jawab mengenai masalah ini.

Sebuah Kisah Nyata Anak Durhaka dari Singapura

@IkadaNewsOnline - Sebuah Kisah Nyata Anak Durhaka dari Singapura - Sebuah Kisah Nyata dari Negeri tetangga Singapura beberapa dekade lalu yang cukup menghebohkan hingga Perdana Menteri saat itu, Lee Kwan Yew senior turun tangan dan mengeluarkan dekrit tentang orang lansia di Singapura.

Dikisahkan ada orang kaya raya di sana mantan Pengusaha sukses yang mengundurkan diri dari dinia bisnis ketika istrinya meninggal dunia. Jadilah ia single parent yang berusaha membesarkan dan mendidik dengan baik anak laki-laki satu-satunya hingga mampu mandiri dan menjadi seorang Sarjana.

Kemudian setelah anak tunggalnya tersebut menikah, ia minta ijin kepada ayahnya untuk tinggal bersama di Apartemen Ayahnya yang mewah dan besar. Dan ayahnya pun dengan senang hati mengijinkan anak menantunya tinggal bersama-sama dengannya. Terbayang dibenak orangtua tersebut bahwa apartemen nya yang luas dan mewah tersebut tidak akan sepi, terlebih jika ia mempunya cucu. Betapa bahagianya hati bapak tersebut bisa berkumpul dan membagi kebahagiaan dengan anak dan menantunya.

Pada mulanya terjadi komunikasi yang sangat baik antara Ayah-Anak-Menantu yang membuat Ayahnya yang sangat mencintai anak tunggalnya itu tersebut tanpa sedikitpun ragu-ragu mewariskankan seluruh harta kekayaan termasuk apartment yang mereka tinggali, dibaliknamakan ke anaknya itu melalui Notaris terkenal di sana.

Tahun-tahun berlalu, seperti biasa, masalah klasik dalam rumah tangga, jika anak menantu tinggal seatap dengan orang tua, entah sebab mengapa akhirnya pada suatu hari mereka bertengkar hebat yang pada akhirnya, anaknya tega mengusir sang Ayah keluar dari apartment mereka yang ia warisi dari Ayahnya.

Karena seluruh hartanya, Apartemen, Saham, Deposito, Emas dan uang tunai sudah diberikan kepada anaknya, maka mulai hari itu dia menjadi pengemis di Orchard Rd. Bayangkan, orang kaya mantan pebisnis yang cukup terkenal di Singapura tersebut, tiba-tiba menjadi pengemis!

Suatu hari, tanpa disengaja melintas mantan teman bisnisnya dulu dan memberikan sedekah, dia langsung mengenali si ayah ini dan menanyakan kepadanya, apakah ia teman bisnisnya dulu. Tentu saja, si ayah malu danmenjawab bukan, mungkin Anda salah orang, katanya. Akan tetapi temannya curiga dan yakin, bahwa orang tua yang mengemis di Orchad Road itu adalah temannya yang sudah beberapa lama tidak ada kabar beritanya. Kemudian, temannya ini mengabarkan hal ini kepada teman-temannya yang lain, dan mereka akhirnya bersama-sama mendatangi orang tersebut. Semua mantan sahabat karibnya tersebut langsung yakin bahwa pengemis tua itu adalah Mantan pebisnis kaya yang dulu mereka kenal.

Dihadapan para sahabatnya, si ayah dengan menangis tersedu-sedu, menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Maka, terjadilah kegemparan di sana, karena semua orangtua di sana merasa sangat marah terhadap anak yang sangat tidak bermoral itu.

Kegemparan berita tersebut akhirnya terdengar sampai ke telinga PM Lee Kwan Yew Senior.

PM Lee sangat marah dan langsung memanggil anak dan menantu durhaka tersebut. Mereka dimaki-maki dan dimarahi habis-habisan oleh PM Lee dan PM Lee mengatakan "Sungguh sangat memalukan bahwa di Singapura ada anak durhaka seperti kalian" .

Lalu PM Lee memanggil sang Notaris dan saat itu juga surat warisan itu dibatalkan demi hukum! Dan surat warisan yang sudah baliknama ke atas nama anaknya tersebut disobek-sobek oleh PM Lee. Sehingga semua harta milik yang sudah diwariskan tersebut kembali ke atas nama Ayahnya, bahkan sejal saat itu anak menantu itu dilarang masuk ke Apartment ayahnya.

Mr Lee Kwan Yew ini ternyata terkenal sebagai orang yang sangat berbakti kepada orangtuanya dan menghargai para lanjut usia (lansia). Sehingga, agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Mr Lee mengeluarkan Kebijakan / Dekrit yaitu "Larangan kepada para orangtua untuk tidak mengwariskan harta bendanya kepada siapapun sebelum mereka meninggal. Kemudian, agar para lansia itu tetap dihormati dan dihargai hingga akhir hayatnya, maka dia buat Kebijakan berupa Dekrit lagi, yaitu agar semua Perusahaan Negara dan swasta di Singapura memberi pekerjaan kepada para lansia. Agar para lansia ini tidak tergantung kepada anak menantunya dan mempunyai penghasilan sendiri dan mereka sangat bangga bisa memberi angpao kepada cucu-cucunya dari hasil keringat mereka sendiri selama 1 tahun bekerja.

Anda tidak perlu heran jika Anda pergi ke Toilet di Changi Airport, Mall, Restaurant, Petugas cleaning service adalah para lansia. Jadi selain para lansia itu juga bahagia karena di usia tua mereka masih bisa bekerja, juga mereka bisa bersosialisasi dan sehat karena banyak bergerak. Satu lagi sebagaimana di negeri maju lainnya, PM Lee juga memberikan pendidikan sosial yang sangat bagus buat anak-anak dan remaja di sana, bahwa pekerjaan membersihkan toilet, meja makan diresto dsbnya itu bukan pekerjaan hina, sehingga anak-anak tsb dari kecil diajarkan untuk tahu menghargai orang yang lebih tua, siapapun mereka dan apapun profesinya.

Sebaliknya, Anak di sana dididik menjadi bijak dan terus memelihara rasa hormat dan sayang kepada orangtuanya, apapun kondisi orangtuanya.

Meskipun orangtua mereka sudah tidak sanggup duduk atau berdiri,atau mungkin sudah selamanya terbaring diatas tempat tidur, mereka harus tetap menghormatinya dengan cara merawatnya.

Mereka, warganegara Singapura seolah diingatkan oleh PM Lee agar selalu mengenang saat mereka masih balita, orangtua merekalah yang membersihkan tubuh mereka dari semua bentuk kotoran, juga yang memberi makan dan kadang menyuapinya dengan tangan mereka sendiri, dan menggendongnya kala mereka menangis meski dini hari dan merawatnya ketika mereka sakit.

Bagaimana dengan Indonesia?

Mohon share ini kepada teman-teman Anda agar menjadi pengingat kepada kita semua.