Hari ini adalah seminggu menjelang penonaktifan internet di seluruh dunia. Internet direncanakan akan dimatikan secara total oleh FBI. Yang menjadi alasan adalah, laporan sebuah serangan trojan yang akan menyapu bersih semua jaringan internet dunia seperti tsunami. Virus ini bernama DNS Chace Trojan tersebut merupakan ciptaan dari cybercriminal dari Estonia. Trojan ini akan menginfeksi semua PC berbasis Windows dan Mac serta merusak router yang terhubung dengan internet.
Mengantisipasi hal tersebut sebelum 9 Juli FBI menyarankan agar pengguna memeriksa semua pengaturan di dalam komputer. Selain itu disarankan menggunakan antivirus terbaik pada perangkat komputer. Lalu, memeriksa sistem dalam komputer yang terhubung dengan internet.
sumber: Merdeka
Cari Artikel Disini
Home » anda
Tampilkan postingan dengan label anda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anda. Tampilkan semua postingan
Tips Jitu yang Perlu Anda Ikuti Jika Mengalami Segala Jenis Kecanduan Berat
@IkadaNewsOnline - Tips Jitu yang Perlu Anda Ikuti Jika Mengalami Segala Jenis Kecanduan Berat - Segala bentuk kecanduan selalu berkaitan dengan serangkaian neurosirkuit kompleks dalam otak yang gagal menghasilkan bahan kimia yang dikenal sebagai dopamine. Dopamine bertanggung jawab atas perasaan senang dan mengurangi perasaan negatif.
Jika dopamine-nya tidak memadai, seseorang mungkin akan membutuhkan suatu zat atau melakukan aktivitas yang bisa mengurangi perasaan negatifnya.
Bagi sebagian orang, hal ini berujung pada perilaku kompulsif, kecanduan pada rokok, aktivitas seksual, ketergantungan pada alkohol dan obat-obatan.
Bagaimana cara menghentikannya? Simak uraian yang dilansir dari The Canadian, Kamis (29/3/2012) berikut ini:
Langkah 1: Mendapat Pertolongan
Langkah klasik pertama dalam masa pemulihan adalah mengakui adanya masalah dan membutuhkan pertolongan.
Jika keinginan untuk berubah sudah ada, banyak organisasi yang bisa dihubungi untuk mendapatkan pertolongan.
Langkah 2: Rehabilitasi
Pemulihan yang sukses biasanya melibatkan beberapa macam program untuk mengatasi kecanduan, baik itu dengan fasilitas rehabilitasi atau program rawat jalan, dilakukan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Namun hasilnya sama, meskipun pecandu yang menjalani pengobatan jangka panjang lebih jarang kambuh.
Langkah 3: Dukungan Teman Seperjuangan
Keterlibatan dalam kelompok seperti Alcoholics Anonymous (AA) dan Narcotics Anonymous (NA) ini penting.
Berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki kecanduan dan masalah hidup yang sama, orang-orang yang berada dalam masa pemulihan pun jadi lebih reflektif, terbuka serta semakin berkeinginan untuk mengurangi konsumsi alkohol atau rokok.
Langkah 4: Pengobatan Alternatif
Yoga:
Yoga melibatkan sejumlah postur yang mengintegrasikan tubuh dan pikiran. Berdasarkan studi (2011), latihan yoga meningkatkan kekuatan otot dan fleksibilitas tubuh, meningkatkan dan memperbaiki fungsi jantung dan pernapasan, mengurangi stres, cemas dan depresi, serta memperbaiki pola tidur.
Latihan kesadaran:
Latihan kesadaran adalah sebuah bentuk meditasi yang memfokuskan diri pernafasan dan sensasi tubuh.
Pecandu cenderung tidak bisa fokus dan sering merenungkan hal-hal negatif yang mendorong semakin banyaknya perilaku kompulsif.
Latihan ini membantu orang untuk memfokuskan perhatiannya dan mendorong sikap positif terhadap pengalaman itu.
Olahraga:
Penelitian terbaru menyatakan olahraga memiliki dampak luar biasa terhadap kecanduan. Olahraga memfasilitasi pemulihan tubuh dengan meningkatkan aliran darah ke otak, merangsang pengeluaran bahan kimia di otak yang bertanggung jawab untuk perasaan senang seperti endorfin, dopamine dan serotonin.
Langkah 5: Diet
Penderita kecanduan umumnya kurang gizi dan banyak mengonsumsi gula, junk food, makanan cepat saji, kafein dan lemak jenuh secara berlebihan.
Disarankan untuk menjalankan program diet tinggi protein dan lemak dengan mengonsumsi bahan makanan seperti ayam, domba, daging organik dan mentega.
Dietnya terdiri dari 40 persen karbohidrat, 30 persen protein dan 30 persen lemak, termasuk buah-buahan padat nutrisi, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian dan polong-polongan. Akan lebih baik berkonsultasi pada ahli gizi yang bisa membantu merencanakan diet Anda sesuai dengan kebutuhan.
Langkah 6: Suplemen
Karena kurangnya asupan, orang-orang yang sedang dalam masa pemulihan bisa mengonsumsi suplemen khusus untuk mengimbangi kebutuhan tubuh terhadap nutrisi.
1. Multivitamin, konsumsi multivitamin sekali sehari sudah bisa dibilang cukup baik. Namun bagi laki-laki, lebih baik tidak mengonsumsi suplemen yang berisi zat besi kecuali jika memang mengalami kekurangan zat besi.
2. Omega-3, asam lemak esensial Omega-3 membantu menstabilkan mood, memperbaiki komunikasi antarsaraf serta mendukung tumbuh kembang sel-sel otak. Dosis harian asam lemak esensial Omega-3 yang harus disediakan setidaknya 1000 mg asam eicosapentaenoic dan 300-750 mg asam docosahexaenoic.
3. Vitamin B Kompleks, vitamin B menaikkan mood, menurunkan kecemasan serta menambah tenaga. Karena orang-orang dalam pemulihan biasanya stres, mereka membutuhkan asupan vitamin B yang cukup besar. Suplemen vitamin B kompleks-nya termasuk 50-100 mg vitamin B1, B2, B3, B5 dan B6; 200-500 mg vitamin B12; serta 200-1000 mcg asam folat. Dosis efektifnya adalah 1-3 pil sehari setelah makan.
4. Vitamin C, membantu memelihara keseimbangan tubuh. Banyak jenis kecanduan yang membutuhkan banyak vitamin C untuk metabolisme tubuh sehingga vitamin C menjadi bahan antioksidan penting untuk melindungi dari stres dan kerusakan jaringan.
Dosis normal yang bisa ditolerir dan efektif adalah 1000 mg 3 kali sehari saat makan, namun bagi beberapa orang yang dalam masa pemulihan mungkin harus mengambil jumlah lebih.
5. N-acetylcysteine, asam amino N-acetylcysteine (NAC) muncul sebagai salah satu suplemen terpenting untuk mendukung pemulihan tubuh. Sebuah teori terkemuka tentang perilaku kompulsif menyatakan NAC mengatur sistem glutamatergic dalam otak sehingga mampu mengurangi kecanduan serta perilaku kompulsif.
Dosis efektifnya 2000-2400 mg sekali sehari 30-45 menit sebelum sarapan. Ini harus diminum tanpa makanan atau asam amino lain dari protein yang akan mengganggu efektivitas NAC. Secara normal tidak ada efek samping dengan NAC namun beberapa pasien mengeluhkan adanya gangguan pada lambung.
6. Rhodiola, obat herbal rhodiola sangat efektif untuk menghilangkan depresi, kegelisahan dan kelelahan. Rhodiola bekerja dengan meningkatkan bahan-bahan kimia seperti serotonin, norepinefrin dan dopamine.
Zat ini juga melunakkan stres dengan membuat tubuh (dan pikiran) lebih tahan terhadap dampak fisiologis dari stres yang berbahaya seperti peningkatan kadar kortisol.
Dosis terapinya berkisar antara 500-650 mg dari ekstrak yang terstandardisasi berisi 3 persen rosavin dan 1 persen salidroside.
Meski banyak yang merekomendasikan rhodiola diminum saat perut kosong, namun terkadang ini bisa menyebabkan mual dan muntah. Untuk mencegah efek samping, minum rhodiola saat sarapan pagi.
sumber: detikcom
Jika dopamine-nya tidak memadai, seseorang mungkin akan membutuhkan suatu zat atau melakukan aktivitas yang bisa mengurangi perasaan negatifnya.
Bagi sebagian orang, hal ini berujung pada perilaku kompulsif, kecanduan pada rokok, aktivitas seksual, ketergantungan pada alkohol dan obat-obatan.
Bagaimana cara menghentikannya? Simak uraian yang dilansir dari The Canadian, Kamis (29/3/2012) berikut ini:
Langkah 1: Mendapat Pertolongan
Langkah klasik pertama dalam masa pemulihan adalah mengakui adanya masalah dan membutuhkan pertolongan.
Jika keinginan untuk berubah sudah ada, banyak organisasi yang bisa dihubungi untuk mendapatkan pertolongan.
Langkah 2: Rehabilitasi
Pemulihan yang sukses biasanya melibatkan beberapa macam program untuk mengatasi kecanduan, baik itu dengan fasilitas rehabilitasi atau program rawat jalan, dilakukan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Namun hasilnya sama, meskipun pecandu yang menjalani pengobatan jangka panjang lebih jarang kambuh.
Langkah 3: Dukungan Teman Seperjuangan
Keterlibatan dalam kelompok seperti Alcoholics Anonymous (AA) dan Narcotics Anonymous (NA) ini penting.
Berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki kecanduan dan masalah hidup yang sama, orang-orang yang berada dalam masa pemulihan pun jadi lebih reflektif, terbuka serta semakin berkeinginan untuk mengurangi konsumsi alkohol atau rokok.
Langkah 4: Pengobatan Alternatif
Yoga:
Yoga melibatkan sejumlah postur yang mengintegrasikan tubuh dan pikiran. Berdasarkan studi (2011), latihan yoga meningkatkan kekuatan otot dan fleksibilitas tubuh, meningkatkan dan memperbaiki fungsi jantung dan pernapasan, mengurangi stres, cemas dan depresi, serta memperbaiki pola tidur.
Latihan kesadaran:
Latihan kesadaran adalah sebuah bentuk meditasi yang memfokuskan diri pernafasan dan sensasi tubuh.
Pecandu cenderung tidak bisa fokus dan sering merenungkan hal-hal negatif yang mendorong semakin banyaknya perilaku kompulsif.
Latihan ini membantu orang untuk memfokuskan perhatiannya dan mendorong sikap positif terhadap pengalaman itu.
Olahraga:
Penelitian terbaru menyatakan olahraga memiliki dampak luar biasa terhadap kecanduan. Olahraga memfasilitasi pemulihan tubuh dengan meningkatkan aliran darah ke otak, merangsang pengeluaran bahan kimia di otak yang bertanggung jawab untuk perasaan senang seperti endorfin, dopamine dan serotonin.
Langkah 5: Diet
Penderita kecanduan umumnya kurang gizi dan banyak mengonsumsi gula, junk food, makanan cepat saji, kafein dan lemak jenuh secara berlebihan.
Disarankan untuk menjalankan program diet tinggi protein dan lemak dengan mengonsumsi bahan makanan seperti ayam, domba, daging organik dan mentega.
Dietnya terdiri dari 40 persen karbohidrat, 30 persen protein dan 30 persen lemak, termasuk buah-buahan padat nutrisi, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian dan polong-polongan. Akan lebih baik berkonsultasi pada ahli gizi yang bisa membantu merencanakan diet Anda sesuai dengan kebutuhan.
Langkah 6: Suplemen
Karena kurangnya asupan, orang-orang yang sedang dalam masa pemulihan bisa mengonsumsi suplemen khusus untuk mengimbangi kebutuhan tubuh terhadap nutrisi.
1. Multivitamin, konsumsi multivitamin sekali sehari sudah bisa dibilang cukup baik. Namun bagi laki-laki, lebih baik tidak mengonsumsi suplemen yang berisi zat besi kecuali jika memang mengalami kekurangan zat besi.
2. Omega-3, asam lemak esensial Omega-3 membantu menstabilkan mood, memperbaiki komunikasi antarsaraf serta mendukung tumbuh kembang sel-sel otak. Dosis harian asam lemak esensial Omega-3 yang harus disediakan setidaknya 1000 mg asam eicosapentaenoic dan 300-750 mg asam docosahexaenoic.
3. Vitamin B Kompleks, vitamin B menaikkan mood, menurunkan kecemasan serta menambah tenaga. Karena orang-orang dalam pemulihan biasanya stres, mereka membutuhkan asupan vitamin B yang cukup besar. Suplemen vitamin B kompleks-nya termasuk 50-100 mg vitamin B1, B2, B3, B5 dan B6; 200-500 mg vitamin B12; serta 200-1000 mcg asam folat. Dosis efektifnya adalah 1-3 pil sehari setelah makan.
4. Vitamin C, membantu memelihara keseimbangan tubuh. Banyak jenis kecanduan yang membutuhkan banyak vitamin C untuk metabolisme tubuh sehingga vitamin C menjadi bahan antioksidan penting untuk melindungi dari stres dan kerusakan jaringan.
Dosis normal yang bisa ditolerir dan efektif adalah 1000 mg 3 kali sehari saat makan, namun bagi beberapa orang yang dalam masa pemulihan mungkin harus mengambil jumlah lebih.
5. N-acetylcysteine, asam amino N-acetylcysteine (NAC) muncul sebagai salah satu suplemen terpenting untuk mendukung pemulihan tubuh. Sebuah teori terkemuka tentang perilaku kompulsif menyatakan NAC mengatur sistem glutamatergic dalam otak sehingga mampu mengurangi kecanduan serta perilaku kompulsif.
Dosis efektifnya 2000-2400 mg sekali sehari 30-45 menit sebelum sarapan. Ini harus diminum tanpa makanan atau asam amino lain dari protein yang akan mengganggu efektivitas NAC. Secara normal tidak ada efek samping dengan NAC namun beberapa pasien mengeluhkan adanya gangguan pada lambung.
6. Rhodiola, obat herbal rhodiola sangat efektif untuk menghilangkan depresi, kegelisahan dan kelelahan. Rhodiola bekerja dengan meningkatkan bahan-bahan kimia seperti serotonin, norepinefrin dan dopamine.
Zat ini juga melunakkan stres dengan membuat tubuh (dan pikiran) lebih tahan terhadap dampak fisiologis dari stres yang berbahaya seperti peningkatan kadar kortisol.
Dosis terapinya berkisar antara 500-650 mg dari ekstrak yang terstandardisasi berisi 3 persen rosavin dan 1 persen salidroside.
Meski banyak yang merekomendasikan rhodiola diminum saat perut kosong, namun terkadang ini bisa menyebabkan mual dan muntah. Untuk mencegah efek samping, minum rhodiola saat sarapan pagi.
sumber: detikcom
Lakukan Hal Ini Saat Otak Anda Sudah Tak Mau Diajak Berpikir Lagi
@IkadaNewsOnline - Lakukan Hal Ini Saat Otak Anda Sudah Tak Mau Diajak Berpikir Lagi - Olahraga memang bagus untuk kesehatan jangka panjang, termasuk menjaga fungsi otak dari risiko pikun. Ada juga manfaat jangka pendeknya, yakni mendongkrak stamina otak dalam berpikir sehingga tidak cepat mengalami keletihan mental.
Di tingkat sel, manfaat ini sebenarnya tidak jauh berbeda dari peningkatan stamina otot. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan, olahraga bisa merangsang pembentukan mitokondria yakni penghasil energi di tingkat sel yang membuat otot makin kuat.
Kini, sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di University of South California menunjukkan bahwa mekanisme yang sama juga terjadi pada sel-sel otak. Olahraga secara teratur bisa merangsang pembentukan mitokondria, sehingga otak memiliki stamina berlipat ganda.
Dalam jangka panjang, sejak dulu olahraga sering dikaitkan dengan pencegahan risiko pikun khususnya karena penyakit Alzheimer. Kini para ahli makin meyakini, manfaat itu berhubungan dengan pembentukan mitokondria atau penghasil energi di tingkat sel.
Menariknya lagi, manfaat ini tidak hanya dirasakan untuk jangka panjang seperti dalam mencegah kepikunan dini tetapi bisa juga dirasakan dalam jangka pendek. Sesaat setelah olahraga, otak menjadi lebih bugar dan tidak mudah mengalami keletihan mental.
"Bukti-bukti dalam penelitian ini terakumulasi dengan sangat cepat, menegaskan bahwa olahraga dapat menjaga sel-sel otak agar selalu awet muda," kata Dr Mark Davis yang memimpin penelitian tersebut seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (2/3/2012).
Adanya manfaat jangka pendek dari olahraga dibuktikan pada sekelompok tikus, yang disuruh olahraga selama beberapa waktu lalu diamati sel-sel otaknya di laboratorium. Eksperimen ini tidak mungkin dilakukan pada manusia, karena otaknya harus dibedah dikeluarkan dari kepala.
sumber: detikcom
Di tingkat sel, manfaat ini sebenarnya tidak jauh berbeda dari peningkatan stamina otot. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan, olahraga bisa merangsang pembentukan mitokondria yakni penghasil energi di tingkat sel yang membuat otot makin kuat.
Kini, sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di University of South California menunjukkan bahwa mekanisme yang sama juga terjadi pada sel-sel otak. Olahraga secara teratur bisa merangsang pembentukan mitokondria, sehingga otak memiliki stamina berlipat ganda.
Dalam jangka panjang, sejak dulu olahraga sering dikaitkan dengan pencegahan risiko pikun khususnya karena penyakit Alzheimer. Kini para ahli makin meyakini, manfaat itu berhubungan dengan pembentukan mitokondria atau penghasil energi di tingkat sel.
Menariknya lagi, manfaat ini tidak hanya dirasakan untuk jangka panjang seperti dalam mencegah kepikunan dini tetapi bisa juga dirasakan dalam jangka pendek. Sesaat setelah olahraga, otak menjadi lebih bugar dan tidak mudah mengalami keletihan mental.
"Bukti-bukti dalam penelitian ini terakumulasi dengan sangat cepat, menegaskan bahwa olahraga dapat menjaga sel-sel otak agar selalu awet muda," kata Dr Mark Davis yang memimpin penelitian tersebut seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (2/3/2012).
Adanya manfaat jangka pendek dari olahraga dibuktikan pada sekelompok tikus, yang disuruh olahraga selama beberapa waktu lalu diamati sel-sel otaknya di laboratorium. Eksperimen ini tidak mungkin dilakukan pada manusia, karena otaknya harus dibedah dikeluarkan dari kepala.
sumber: detikcom
Bila Anda Mendengkur Saat Tidur, Itu Bisa Jadi Pembunuh Paling Sadis
@IkadaNewsOnline - Bila Anda Mendengkur Saat Tidur, Itu Bisa Jadi Pembunuh Paling Sadis - Waktu tidur yang disertai dengan dengkuran kerap dianggap sebagai tidur yang nyenyak. Padahal, orang yang sering mendengkur saat tidur apalagi jika kerap berhenti napas berisiko tinggi menderita stroke dan penyakit jantung.
Ketika kita tidur, otot di langit-langit mulut, lidah, dan tenggorokan berada dalam kondisi rileks sehingga sering terjadi sumbatan jalan napas. Kondisi tersebut menyebabkan daerah di sekitar sumbatan bergetar, sehingga timbul suara yang kita kenal dengan dengkuran atau ngorok.
Mendengkur sendiri merupakan gejala utama obstructive sleep apnea/OSA. Menurut dr.Rimawati Tedjakusuma, spesialis saraf dari Rumah Sakit Medistra Jakarta , OSA adalah henti napas saat tidur yang terjadi berulang-ulang karena sumbatan jalan napas atas yang diikuti dengan menurunnya kadar oksigen darah.
"Pada orang yang menderita OSA berat, henti napasnya bisa terjadi lebih dari 30 kali dalam satu jam. Malah, ada pasien saya yang mengalami henti napas sampai 150 kali per jam," katanya dalam acara seminar dalam rangka World Sleep Day di RS Medistra Jakarta, Kamis (15/3/12).
Berbagai penelitian menunjukkan kaitan antara OSA dengan penyakit kronis seperti gangguan irama jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes. Penelitian yang dilakukan Rimawati di RS Medistra pada tahun 2011 menunjukkan hampir 41 persen pasien OSA menderita hipertensi.
"Saat henti napas, otak akan memerintahkan supaya tubuh mendapatkan oksigen sehingga kita terbangun. Kondisi ini menyebabkan tekanan darah meningkat sehingga lama-lama dinding pembuluh darah rusak. Hal ini akan memicu peradangan. Pembuluh darah yang rusak juga akan menarik kolesterol sehingga terjadi penyempitan pembuluh darah," papar dokter yang mendalami masalah tidur ini.
Henti napas yang terjadi berkali-kali dalam satu malam juga akan menggangu tidur sehingga esok harinya kita akan terbangun dalam kondisi lemas, sakit kepala, konsentrasi menurun, serta mengantuk sepanjang hari.
"OSA juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan juga ditempat kerja. Selain itu penderitanya juga berisiko menderita depresi dan kecemasan. Mereka juga berisiko dua kali lipat terkena stroke," katanya.
Untuk itu, segera periksakan diri jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut di atas. "Mendengkur sekali-kali mungkin normal. Tetapi jika setiap kali tidur selalu mendengkur waspadai OSA," katanya.
Kendati lebih sering dialami oleh orang dewasa, namun bayi dan anak-anak juga bisa menderita OSA. "Biasanya karena pembesaran amandel, obesitas, atau kelainan bentuk wajah dan lingkar leher," ujarnya.
Agar terhindar dari komplikasi akibat OSA, segera periksakan diri ke dokter untuk mengidentifikasi penyakit dan mengatasinya. Pada OSA yang ringan, biasanya dokter akan menganjurkan penurunan berat badan atau mengubah posisi tidur.
Sementara itu pada OSA yang berat terkadang diperlukan tindakan pembedahan. Penggunaan alat bantu untuk membuka jalan napas seperti CPAD (continous positive airway pressure) juga dinilai membantu mencegah perburukan akibat OSA. Alat ini akan memberikan aliran udara bertekanan lembut melalui hidung atau mulut menggunakan masker. Tekanan udara akan mencegah menyempitnya dan menutupnya saluran napas sehingga pasien bisa bernapas leluasa selama tidur.
sumber: kompas.com
Ketika kita tidur, otot di langit-langit mulut, lidah, dan tenggorokan berada dalam kondisi rileks sehingga sering terjadi sumbatan jalan napas. Kondisi tersebut menyebabkan daerah di sekitar sumbatan bergetar, sehingga timbul suara yang kita kenal dengan dengkuran atau ngorok.
Mendengkur sendiri merupakan gejala utama obstructive sleep apnea/OSA. Menurut dr.Rimawati Tedjakusuma, spesialis saraf dari Rumah Sakit Medistra Jakarta , OSA adalah henti napas saat tidur yang terjadi berulang-ulang karena sumbatan jalan napas atas yang diikuti dengan menurunnya kadar oksigen darah.
"Pada orang yang menderita OSA berat, henti napasnya bisa terjadi lebih dari 30 kali dalam satu jam. Malah, ada pasien saya yang mengalami henti napas sampai 150 kali per jam," katanya dalam acara seminar dalam rangka World Sleep Day di RS Medistra Jakarta, Kamis (15/3/12).
Berbagai penelitian menunjukkan kaitan antara OSA dengan penyakit kronis seperti gangguan irama jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes. Penelitian yang dilakukan Rimawati di RS Medistra pada tahun 2011 menunjukkan hampir 41 persen pasien OSA menderita hipertensi.
"Saat henti napas, otak akan memerintahkan supaya tubuh mendapatkan oksigen sehingga kita terbangun. Kondisi ini menyebabkan tekanan darah meningkat sehingga lama-lama dinding pembuluh darah rusak. Hal ini akan memicu peradangan. Pembuluh darah yang rusak juga akan menarik kolesterol sehingga terjadi penyempitan pembuluh darah," papar dokter yang mendalami masalah tidur ini.
Henti napas yang terjadi berkali-kali dalam satu malam juga akan menggangu tidur sehingga esok harinya kita akan terbangun dalam kondisi lemas, sakit kepala, konsentrasi menurun, serta mengantuk sepanjang hari.
"OSA juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan juga ditempat kerja. Selain itu penderitanya juga berisiko menderita depresi dan kecemasan. Mereka juga berisiko dua kali lipat terkena stroke," katanya.
Untuk itu, segera periksakan diri jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut di atas. "Mendengkur sekali-kali mungkin normal. Tetapi jika setiap kali tidur selalu mendengkur waspadai OSA," katanya.
Kendati lebih sering dialami oleh orang dewasa, namun bayi dan anak-anak juga bisa menderita OSA. "Biasanya karena pembesaran amandel, obesitas, atau kelainan bentuk wajah dan lingkar leher," ujarnya.
Agar terhindar dari komplikasi akibat OSA, segera periksakan diri ke dokter untuk mengidentifikasi penyakit dan mengatasinya. Pada OSA yang ringan, biasanya dokter akan menganjurkan penurunan berat badan atau mengubah posisi tidur.
Sementara itu pada OSA yang berat terkadang diperlukan tindakan pembedahan. Penggunaan alat bantu untuk membuka jalan napas seperti CPAD (continous positive airway pressure) juga dinilai membantu mencegah perburukan akibat OSA. Alat ini akan memberikan aliran udara bertekanan lembut melalui hidung atau mulut menggunakan masker. Tekanan udara akan mencegah menyempitnya dan menutupnya saluran napas sehingga pasien bisa bernapas leluasa selama tidur.
sumber: kompas.com
Apakah Anda Pecandu Berat Kopi ? Ini Cara Tepat Mengatasinya !
@IkadaNewsOnline - Apakah Anda Pecandu Berat Kopi ? Ini Cara Tepat Mengatasinya ! - Bagi Anda pecinta minum kopi, kurang nikmat rasanya jika memulai hari tanpa secangkir kopi hangat. Selain karena hobi, salah salah satu alasan terbesar banyak orang minum kopi umumnya adalah untuk menjaga kewaspadaan dan mencegah kantuk.
Tetapi perlu diingat, meskipun kafein menawarkan banyak manfaat, zat yang satu ini juga memiliki beberapa efek samping negatif. Konsumsi kopi secara rutin memiliki hubungan dengan risiko mengidap hipertensi dan denyut jantung yang tidak teratur.
Kopi bukanlah satu-satunya cara untuk Anda bisa tetap waspada dan terjaga. Bagaimana caranya? Ikuti beberapa tips sederhana berikut ini, seperti dikutip Healthmeup:
1. Memecah waktu makan: Sebuah riset yang publikasikan dalam American Dietetic Association menemukan, makan dalam porsi sedikit sepanjang hari dapat membantu meningkatkan energi dengan menyediakan vitamin dan mineral bagi tubuh. Oleh karena itu, peneliti menyarankan untuk membagi makanan untuk mempermudah proses pencernaan dan kelancaran keluarnya kadar glukosa darah. Riset yang dipublikasikan dalam British Medical Journal merekomendasikan untuk makan dalam porsi kecil secara rutin setiap hari. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan pemeliharaan tingkat kolesterol tetapi dalam jumlah yang normal.
2. Hindari konsumsi daging berlebihan: Tahukah Anda bahwa ketika Anda mengonsumsi daging, sesungguhnya Anda menghabiskan lebih banyak energi dalam mencerna makanan tersebut? Ya, hal ini terutama karena daging memiliki protein yang sangat tinggi dan lemak yang relatif tinggi yang sulit untuk dicerna. Disamping itu, kehadiran hormon tertentu dan pestisida dalam daging juga dapat mempengaruhi tingkat energi Anda. Tapi ini tidak berarti bahwa Anda harus mengekang keinginan untuk makan daging Anda sepenuhnya. Makan daging dalam porsi yang seimbang dan tepat adalah adalah yang terpenting.
3. Hindari konsumsi gula berlebihan: Untuk mengatasi kelelahan di sore hari dan tetap energik tanpa bantuan kafein, sangat penting untuk menghindari godaan gula. Jam makan sore adalah periode di mana tubuh kita sangat rendah kadar gula darah. Biasanya, ini adalah waktu merasa sangat lapar dan butuh asupan tambahan makanan sebagai energi tambah dan kita sering mengatasi hal ini dengan mengonsumsi makanan yang manis. Sebaiknya, cobalah untuk mengendalikan godaan ini karena dengan mengonsumsi makanan manis akan menyebabkan tingkat energi Anda menurun.
4. Biji-bijian: Kebanyakan dari kita berpikir bahwa energi dapat digebrak seketika dengan menggonsumsi kopi dan produk berkafein lainnya. Tapi ingat, rangasangan energi tersebut tidak bisa Anda rasakan dalam waktu lama dan apabila efek itu hilang tubuh akan menjadi terasa lebih letih. Disinilah produk biji-bijian serelia utuh bisa datang untuk menyelamatkan Anda. Produk makanan ini bermanfaat khususnya dalam menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.
5. Minum cukup air: Lebih dari dua pertiga dari berat badan manusia terdiri dari air. Selain itu, kita membutuhkan air untuk melakukan semua fungsi utama seperti mengatur suhu tubuh dan mengurangi sembelit. Para ahli merekomendasi untuk mminum 8 gelas air per hari. Anda juga bisa mendapatkan makanan cairan tambahan berupa susu. Namun, minuman yang mengandung kopi tidak dianjurkan karena mereka memiliki sifat diuretik, dimana merangsang tubuh untuk mengeluarkan cairan.
6. Makan buah dengan perut kosong: Mengambil apel atau jeruk saat perut kosong bisa menjadi cara yang bagus untuk mengusir kantuk dan mendapatkan dorongan energi yang cepat. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi lebih banyak buah ketimbang kopi saat Anda mengantuk.
7. Makanan glikemik rendah: Makanan dengan indeks glikemik rendah seperti sayuran, biji-bijian dan beberapa buah-buahan adalah suatu keharusan untuk mencegah segala bentuk kelesuan di pagi hari. Daripada melahap produk kafein untuk membuat Anda tetap terjaga, sebaiknya Anda memulai rutinitas diet yang sehat dengan mengasup lebih banyak makanan dengan indeks glikemik rendah dalam jumlah kecil sebelum pergi ke tempat tidur.
sumber: kompas.com
Tetapi perlu diingat, meskipun kafein menawarkan banyak manfaat, zat yang satu ini juga memiliki beberapa efek samping negatif. Konsumsi kopi secara rutin memiliki hubungan dengan risiko mengidap hipertensi dan denyut jantung yang tidak teratur.
Kopi bukanlah satu-satunya cara untuk Anda bisa tetap waspada dan terjaga. Bagaimana caranya? Ikuti beberapa tips sederhana berikut ini, seperti dikutip Healthmeup:
1. Memecah waktu makan: Sebuah riset yang publikasikan dalam American Dietetic Association menemukan, makan dalam porsi sedikit sepanjang hari dapat membantu meningkatkan energi dengan menyediakan vitamin dan mineral bagi tubuh. Oleh karena itu, peneliti menyarankan untuk membagi makanan untuk mempermudah proses pencernaan dan kelancaran keluarnya kadar glukosa darah. Riset yang dipublikasikan dalam British Medical Journal merekomendasikan untuk makan dalam porsi kecil secara rutin setiap hari. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan pemeliharaan tingkat kolesterol tetapi dalam jumlah yang normal.
2. Hindari konsumsi daging berlebihan: Tahukah Anda bahwa ketika Anda mengonsumsi daging, sesungguhnya Anda menghabiskan lebih banyak energi dalam mencerna makanan tersebut? Ya, hal ini terutama karena daging memiliki protein yang sangat tinggi dan lemak yang relatif tinggi yang sulit untuk dicerna. Disamping itu, kehadiran hormon tertentu dan pestisida dalam daging juga dapat mempengaruhi tingkat energi Anda. Tapi ini tidak berarti bahwa Anda harus mengekang keinginan untuk makan daging Anda sepenuhnya. Makan daging dalam porsi yang seimbang dan tepat adalah adalah yang terpenting.
3. Hindari konsumsi gula berlebihan: Untuk mengatasi kelelahan di sore hari dan tetap energik tanpa bantuan kafein, sangat penting untuk menghindari godaan gula. Jam makan sore adalah periode di mana tubuh kita sangat rendah kadar gula darah. Biasanya, ini adalah waktu merasa sangat lapar dan butuh asupan tambahan makanan sebagai energi tambah dan kita sering mengatasi hal ini dengan mengonsumsi makanan yang manis. Sebaiknya, cobalah untuk mengendalikan godaan ini karena dengan mengonsumsi makanan manis akan menyebabkan tingkat energi Anda menurun.
4. Biji-bijian: Kebanyakan dari kita berpikir bahwa energi dapat digebrak seketika dengan menggonsumsi kopi dan produk berkafein lainnya. Tapi ingat, rangasangan energi tersebut tidak bisa Anda rasakan dalam waktu lama dan apabila efek itu hilang tubuh akan menjadi terasa lebih letih. Disinilah produk biji-bijian serelia utuh bisa datang untuk menyelamatkan Anda. Produk makanan ini bermanfaat khususnya dalam menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.
5. Minum cukup air: Lebih dari dua pertiga dari berat badan manusia terdiri dari air. Selain itu, kita membutuhkan air untuk melakukan semua fungsi utama seperti mengatur suhu tubuh dan mengurangi sembelit. Para ahli merekomendasi untuk mminum 8 gelas air per hari. Anda juga bisa mendapatkan makanan cairan tambahan berupa susu. Namun, minuman yang mengandung kopi tidak dianjurkan karena mereka memiliki sifat diuretik, dimana merangsang tubuh untuk mengeluarkan cairan.
6. Makan buah dengan perut kosong: Mengambil apel atau jeruk saat perut kosong bisa menjadi cara yang bagus untuk mengusir kantuk dan mendapatkan dorongan energi yang cepat. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi lebih banyak buah ketimbang kopi saat Anda mengantuk.
7. Makanan glikemik rendah: Makanan dengan indeks glikemik rendah seperti sayuran, biji-bijian dan beberapa buah-buahan adalah suatu keharusan untuk mencegah segala bentuk kelesuan di pagi hari. Daripada melahap produk kafein untuk membuat Anda tetap terjaga, sebaiknya Anda memulai rutinitas diet yang sehat dengan mengasup lebih banyak makanan dengan indeks glikemik rendah dalam jumlah kecil sebelum pergi ke tempat tidur.
sumber: kompas.com
Inilah Dampak Terparah Pada Tubuh Anda Saat Mengalami Stress Berat
@IkadaNewsOnline - Inilah Dampak Terparah Pada Tubuh Anda Saat Mengalami Stress Berat - Stres memang sangat menakutkan dan berbahaya.Stres dapat menyebabkan depresi, stres juga memberikan respon akibat gejala awal depresi. Apa saja?
Seperti dikutip dari Time of India, berikut tanda-tanda yang pada tubuh saat alami stres.
Kulit
Bagi organ kulit, stres dapat menimbulkan keringat berlebih, ruam pada kulit, gatal, dan juga infeksi. Untuk kulit wajah, stres juga menyumbang masalah penyebab timbulnya jerawat.
Rambut
Anda akan terlihat lebih tua, hal ini disebabkan karena rambut Anda akan berubah menjadi abu-abu bahkan memutih dalam waktu yang lebih cepat.
Mulut
Gejala stres dapat membuat rahang mengeras, mulut kering akibat kurangnya produksi air liur, bahkan kesulitan dalam menelan.
Saluran cerna
Gejala stres dapat membuat rahang mengeras, mulut kering akibat kurangnya produksi air liur, bahkan kesulitan dalam menelan.
Organ reproduksi
Bagi perempuan, stres juga dapat menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi bahkan inveksi pada Vagina. Sedangkan bagi pria, stres ternyata menyumbangkan gejala impotensi dan ejakulasi dini.
sumber: inilah.com
Seperti dikutip dari Time of India, berikut tanda-tanda yang pada tubuh saat alami stres.
Kulit
Bagi organ kulit, stres dapat menimbulkan keringat berlebih, ruam pada kulit, gatal, dan juga infeksi. Untuk kulit wajah, stres juga menyumbang masalah penyebab timbulnya jerawat.
Rambut
Anda akan terlihat lebih tua, hal ini disebabkan karena rambut Anda akan berubah menjadi abu-abu bahkan memutih dalam waktu yang lebih cepat.
Mulut
Gejala stres dapat membuat rahang mengeras, mulut kering akibat kurangnya produksi air liur, bahkan kesulitan dalam menelan.
Saluran cerna
Gejala stres dapat membuat rahang mengeras, mulut kering akibat kurangnya produksi air liur, bahkan kesulitan dalam menelan.
Organ reproduksi
Bagi perempuan, stres juga dapat menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi bahkan inveksi pada Vagina. Sedangkan bagi pria, stres ternyata menyumbangkan gejala impotensi dan ejakulasi dini.
sumber: inilah.com
Sering Putus Nyambung Dengan Pacar Anda ? Lebih Baik Putuskan Saja
@IkadaNewsOnline - Sering Putus Nyambung Dengan Pacar Anda ? Lebih Baik Putuskan Saja - Hari ini happy, besok menangis tiada henti. Suasana hati tadi kerap menghampiri pasangan yang status hubungannya sering berganti. Putus.. Nyambung.. Putus.. Nyambung..
Yang pertama harus Anda lakukan ketika situasi tersebut terjadi adalah membuat daftar pro kontra. Tuliskan semua kebaikan dan keburukan ketika Anda bersamanya.
Mungkin terkesan klasik atau standar. Tapi daftar plus minus ini membantu Anda melihat secara jelas. Apakah Anda menjadi pribadi yang lebih baik (dan bahagia) atau tidak saat berdekatan dengannya.
Jika daftar kontra lebih panjang dibanding pro, sudah waktunya untuk berkata, PUTUS! Akhiri hubungan Anda sesegera mungkin. Tutup kemungkinan untuk kembali menjalin kasih. Berikut tips untuk mengakhiri hubungan secara permanen.
1. Ucapkan kata putus dengan jelas. Jangan gunakan kata-kata yang bisa membuat hubungan Anda jadi menggantung. Jangan juga mengucapkan kalimat yang mengesankan ada peluang untuk kembali bersama. Misalnya: 'kita break dulu', 'kita putus. tapi sebenarnya aku masih sayang kamu', 'aku pasti merindukanmu'.
2. Saat mengucap kata berpisah, usahakan pasangan menerima dengan besar hati dan menyetujuinya. Putus secara permanen akan lebih berhasil jika pasangan sama-sama berkomitmen untuk mengakhirinya.
3. Kencan dengan orang lain. Hal ini akan membuat Anda sibuk dan mengalihkan pikiran dari sang mantan. Yang pasti, Anda harus mencari pengganti yang lebih baik. Supaya tidak malah membanding-bandingkan kelebihan mantan dengan kekurangan (calon) kekasih baru.
4. Menghindar. Sebisa mungkin, hindari kontak dengan mantan kekasih. Jangan membuka jalur komunikasi dengannya. Tak perlu pula melihat-lihat akun sang mantan di media sosial. Hindari tempat-tempat yang menjadi tempat favoritnya.
Yang pertama harus Anda lakukan ketika situasi tersebut terjadi adalah membuat daftar pro kontra. Tuliskan semua kebaikan dan keburukan ketika Anda bersamanya.
Mungkin terkesan klasik atau standar. Tapi daftar plus minus ini membantu Anda melihat secara jelas. Apakah Anda menjadi pribadi yang lebih baik (dan bahagia) atau tidak saat berdekatan dengannya.
Jika daftar kontra lebih panjang dibanding pro, sudah waktunya untuk berkata, PUTUS! Akhiri hubungan Anda sesegera mungkin. Tutup kemungkinan untuk kembali menjalin kasih. Berikut tips untuk mengakhiri hubungan secara permanen.
1. Ucapkan kata putus dengan jelas. Jangan gunakan kata-kata yang bisa membuat hubungan Anda jadi menggantung. Jangan juga mengucapkan kalimat yang mengesankan ada peluang untuk kembali bersama. Misalnya: 'kita break dulu', 'kita putus. tapi sebenarnya aku masih sayang kamu', 'aku pasti merindukanmu'.
2. Saat mengucap kata berpisah, usahakan pasangan menerima dengan besar hati dan menyetujuinya. Putus secara permanen akan lebih berhasil jika pasangan sama-sama berkomitmen untuk mengakhirinya.
3. Kencan dengan orang lain. Hal ini akan membuat Anda sibuk dan mengalihkan pikiran dari sang mantan. Yang pasti, Anda harus mencari pengganti yang lebih baik. Supaya tidak malah membanding-bandingkan kelebihan mantan dengan kekurangan (calon) kekasih baru.
4. Menghindar. Sebisa mungkin, hindari kontak dengan mantan kekasih. Jangan membuka jalur komunikasi dengannya. Tak perlu pula melihat-lihat akun sang mantan di media sosial. Hindari tempat-tempat yang menjadi tempat favoritnya.
Inilah Efek Dahsyat Dari Ciuman Sebelum Anda Tidur
@IkadaNewsOnline - Inilah Efek Dahsyat Dari Ciuman Sebelum Anda Tidur - Ingin tidur lebih nyenyak dan perasaan Anda lebih baik keesokan harinya? Berciumanlah. Itu karena berciuman sebelum tidur berdampak menenangkan bagi Anda dan pasangan.
Hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dipublikasi dalam The Journal Personal Relationships. Menurut penelitian, konflik yang belum terselesaikan dapat menyebabkan kualitas tidur menurun dan membuat mood menjadi buruk keesokan harinya.
Peneliti mengukur perubahan fisik dan emosional jangka pendek pada pasangan yang adu argumen. Setelah menganalisis 39 responden yang tinggal dengan pasangannya, peneliti menemukan bahwa konflik di siang hari memengaruhi waktu tidur di malam hari. Jadi, tidak mengherankan, saat bangun keesokan harinya, Anda merasa pikiran tidak fokus dan mood berantakan.
Tidur dan suasana hati berhubungan dengan tingkat gangguan atau kecemasan keintiman dalam hubungan. Mereka yang memiliki ikatan emosional yang kuat dengan pasangan mengalami efek samping yang lebih negatif.
Dengan kata lain, pasangan yang memiliki hubungan lebih dekat dan kuat, kualitas tidur dan suasana hati bisa menjadi sangat buruk setelah bertengkar.
"Kami menemukan bagaimana hubungan interpersonal sehari-hari memengaruhi suasana hati dan fisiologi dari waktu ke waktu," kata Profesor Angela Hicks, salah satu peneliti seperti dikutip dari Science Daily.
Dari penelitian juga diketahui kalau orang-orang yang merasa 'tidak aman' dalam hubungan, lebih rentan terhadap risiko kesehatan jangka panjang. Hicks menyarankan untuk sebisa mungkin menyelesaikan konflik dengan pasangan sebelum tidur.
Menurut Hicks, meskipun Anda masih kesal atau marah, cobalah untuk tetap berikan ciuman hangat pada pasangan. Hal ini agar tidur dengan nyenyak, perasaan Anda pun lebih baik keesokan harinya. Sehingga, pikiran lebih tenang saat menyelesaikan masalah.
Sumber
Hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dipublikasi dalam The Journal Personal Relationships. Menurut penelitian, konflik yang belum terselesaikan dapat menyebabkan kualitas tidur menurun dan membuat mood menjadi buruk keesokan harinya.
Peneliti mengukur perubahan fisik dan emosional jangka pendek pada pasangan yang adu argumen. Setelah menganalisis 39 responden yang tinggal dengan pasangannya, peneliti menemukan bahwa konflik di siang hari memengaruhi waktu tidur di malam hari. Jadi, tidak mengherankan, saat bangun keesokan harinya, Anda merasa pikiran tidak fokus dan mood berantakan.
Tidur dan suasana hati berhubungan dengan tingkat gangguan atau kecemasan keintiman dalam hubungan. Mereka yang memiliki ikatan emosional yang kuat dengan pasangan mengalami efek samping yang lebih negatif.
Dengan kata lain, pasangan yang memiliki hubungan lebih dekat dan kuat, kualitas tidur dan suasana hati bisa menjadi sangat buruk setelah bertengkar.
"Kami menemukan bagaimana hubungan interpersonal sehari-hari memengaruhi suasana hati dan fisiologi dari waktu ke waktu," kata Profesor Angela Hicks, salah satu peneliti seperti dikutip dari Science Daily.
Dari penelitian juga diketahui kalau orang-orang yang merasa 'tidak aman' dalam hubungan, lebih rentan terhadap risiko kesehatan jangka panjang. Hicks menyarankan untuk sebisa mungkin menyelesaikan konflik dengan pasangan sebelum tidur.
Menurut Hicks, meskipun Anda masih kesal atau marah, cobalah untuk tetap berikan ciuman hangat pada pasangan. Hal ini agar tidur dengan nyenyak, perasaan Anda pun lebih baik keesokan harinya. Sehingga, pikiran lebih tenang saat menyelesaikan masalah.
Sumber
Langganan:
Postingan (Atom)






