@IkadaNewsOnline - wanita ABG usia 18-25 tahun justru lebih suka memiliki payudara besar dibanding ber-IQ - Kelakuan anak muda zaman sekarang sangat beda dengan cara pandang orang seumuran mereka di masa lalu. Dulu, pendidikan menjadi sesuatu yang penting. Jadi orang pintar menjadi impian. Namun, saat ini, banyak yang sekadar meluapkan emosional tanpa arah dan lebih mengejar kesenangan dunia.
Setidaknya hal ini tergambar lewat penelitian yang dilakukan MyVoucherCodes. Dalam survey itu didapatkan pernyataan, banyak remaja wanita ABG usia 18-25 tahun justru lebih suka memiliki payudara besar dibanding ber-IQ tinggi. Mengherankan bukan? Dan, dari 60 persen responden yang terlibat, punya keinginan untuk menggaet para pria dengan keseksian buah dada itu.
Dikutip Times of India dari DailyMail, perbedaan cara pandang remaja sekarang diduga kuat akibat propaganda modernitas yang tercermin melalui media baik lewat majalah atau pun iklan. Kat Banyard, juru bicara kelompok perempuan Inggris Feminista, mengatakan, wanita sekarang menghadapi tekanan pikiran yang berhubungan dengan persoalan tubuh mereka.
Survey melibatkan 1.142 responden wanita. Sebagian mereka sangat bahagia punya payudara indah. Ada 43 persen yang berpikir pria cenderung suka dengan wanita ber-IQ tinggi. Sekitar 40 persen wanita malah berkeinginan punya tubuh ramping dibanding menjadi sosok yang pintar. Bahkan, mereka sampai berpikir menukarkan kecerdasan dengan sebuah gaun ukuran ideal.
Belum selesai sampai di sini, dua per tiga responden menyatakan penampilan mereka sangat penting untuk menarik perhatian pria. Sebagian lagi beranggapan,menjadi sosok dengan fisik menarik juga membantu dalam karir. Dan, 80 persen wanita mengatakan penampilan lebih penting dari kecerdasan.
“Konsekuensi dari ini hal ini yang nyata tergambar dalam gangguan makan atau tindakan ekstrim seperti operasi plastik. Angka-angka ini menunjukkan bahwa perempuan masih membenci tubuh mereka pada skala industri,” kata Banyard.
Cari Artikel Disini
Home » usia
Tampilkan postingan dengan label usia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label usia. Tampilkan semua postingan
Inilah Topeng Berusia 300 Tahun di Indonesia
@IkadaNewsOnline - Inilah Topeng Berusia 300 Tahun di Indonesia - Sepintas tidak ada yang istimewa dari topeng yang didominasi warna merah muda itu. Bentuknya bahkan lebih kecil daripada ukuran wajah orang kebanyakan. Namun, topeng peninggalan mendiang maestro tari topeng asal Cirebon, Mimi Minarsih itu diyakini berusia lebih dari 300 tahun dan memiliki kekuatan magis.
Topeng bernama Samba Abang itu untuk pertama kalinya dipamerkan dalam galeri seni Bandung Wayang Festival di Bale Pare, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Topeng itu disimpan dalam etalase tertutup dengan taburan kembang tujuh rupa di sekelilingnya. Di dalam topeng itu juga tersimpan sejumlah uang logam.
"Dulu topeng ini memiliki pasangan, yakni topeng Samba Putih yang berwarna putih. Sepasang topeng itu merupakan simbol perjuangan untuk meraih kemerdekaan RI," kata cucu ketiga Mimi Rasinah, Aerli, saat ditemui di Kota Baru Parahyangan, kemarin.
Namun, topeng Samba Putih itu telah dipecahkan penjajah Belanda kala itu, sehingga yang tersisa tinggal topeng Samba Abang. Aerly mengungkapkan, topeng itu diyakini memiliki kekuatan magis dan memiliki keinginan sendiri. "Pernah ada penari yang memakai topeng itu hingga akhir hayatnya karena topeng itu tidak bisa lepas dari wajahnya. Setelah dia meninggal, topeng itu baru bisa dilepas," ucap Aerly.
Dia juga mengaku sempat memakai topeng itu tetapi hanya beberapa menit karena merasa pusing. Jika ingin memakainya, penari harus menyimpan uang logam di balik topeng itu dengan jumlah yang tidak ditentukan.
Karena kekuatan magis yang dimilikinya, topeng itu juga mendapatkan perlakuan khusus di antara koleksi topeng milik mendiang Mimi. Selain dimandikan setiap malam Jumat, topeng itu pun disimpan di rak khusus dalam lemari topeng.
Topeng bernama Samba Abang itu untuk pertama kalinya dipamerkan dalam galeri seni Bandung Wayang Festival di Bale Pare, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Topeng itu disimpan dalam etalase tertutup dengan taburan kembang tujuh rupa di sekelilingnya. Di dalam topeng itu juga tersimpan sejumlah uang logam.
"Dulu topeng ini memiliki pasangan, yakni topeng Samba Putih yang berwarna putih. Sepasang topeng itu merupakan simbol perjuangan untuk meraih kemerdekaan RI," kata cucu ketiga Mimi Rasinah, Aerli, saat ditemui di Kota Baru Parahyangan, kemarin.
Namun, topeng Samba Putih itu telah dipecahkan penjajah Belanda kala itu, sehingga yang tersisa tinggal topeng Samba Abang. Aerly mengungkapkan, topeng itu diyakini memiliki kekuatan magis dan memiliki keinginan sendiri. "Pernah ada penari yang memakai topeng itu hingga akhir hayatnya karena topeng itu tidak bisa lepas dari wajahnya. Setelah dia meninggal, topeng itu baru bisa dilepas," ucap Aerly.
Dia juga mengaku sempat memakai topeng itu tetapi hanya beberapa menit karena merasa pusing. Jika ingin memakainya, penari harus menyimpan uang logam di balik topeng itu dengan jumlah yang tidak ditentukan.
Karena kekuatan magis yang dimilikinya, topeng itu juga mendapatkan perlakuan khusus di antara koleksi topeng milik mendiang Mimi. Selain dimandikan setiap malam Jumat, topeng itu pun disimpan di rak khusus dalam lemari topeng.
Ini Tanda-tanda Jika Tubuh Anda Menua dari Usia Sebenarnya
@IkadaNewsOnline - Ini Tanda-tanda Jika Tubuh Anda Menua dari Usia Sebenarnya - Kadang usia yang dimiliki oleh seseorang hanya menunjukkan sebuah angka karena kondisi tubuh bisa lebih tua dari usianya. Apa saja tanda-tanda kondisi tubuh lebih tua dari usia sebenarnya?
Penuaan dini biasanya disadari jika timbul kerutan di wajah, padahal bagian dalam atau organ tubuh lain juga bisa mengalami penuaan dini. Jika setiap bagian tubuh menunjukkan gejala yang tidak normal untuk usia tersebut, bisa jadi kondisi tubuh yang dimiliki 5-10 tahun lebih tua dari usia yang seharusnya.
Berikut ini tanda-tanda bagian tubuh yang lebih tua dari usia sebenarnya, seperti dikutip dari Dailymail yaitu:
1. Sendi dan punggung
Jika berusia 30-50 tahun
Hal yang normal adalah sakit di leher dan pinggang yang sesekali terjadi setelah bangun, kekakuan ketika mengemudi lebih dari 2 jam, sakit di bagian kaki setelah berjalan 30 menit sampai 1 jam, dan perlu bergerak setelah 1 jam duduk di kursi keras.
Penuaan jika rasa sakit yang intens ketika membawa barang belanjaan, sulit bangun dari kursi yang rendah, rasa sakit atau nyeri setiap kali bangun tidur serta tidak kuat berjalan jauh.
Jika berusia 50-70 tahun
Hal yang normal adalah rasa nyeri ketika memasang seprai, sakit pinggang ketika harus duduk dalam waktu lama, kaku atau nyeri pada kaki dan punggung ketika berjalan 30 menit sampai 1 jam.
Penuaan jika timbul nyeri yang membuat orang harus terbangun di malam hari, kaku pada leher sehingga tidak bisa digerakkan, menghindari kursi rendah dan rasa nyeri setelah berjalan.
Jika berusia 70 tahun ke atas
Hal yang normal adalah nyeri lutut saat turun tangga, butuh istirahat setelah berjalan 20 menit, memilih kursi tegak untuk sofa dan perlu bantuan tangan untuk berdiri dari kursi.
Penuaan jika sesak napas setiap kali berjalan, tidak mampu bangun dari kursi tanpa bantuan orang lain, rasa sakit setiap kali naik dan turun tangga.
2. Memori
Jika berusia 30-50 tahun
Hal yang normal adalah lupa nama seseorang, salah mengetik di keyboard, lupa membawa kunci atau dompet serta lupa nomor telepon.
Penuaan jika kesulitan mengenali wajah, warna dan kata, selalu menaruh barang di tempat yang salah misalnya kunci di lemari es, selalu lupa letak suatu barang meski setiap hari lokasinya selalu sama.
Jika berusia 50-70 tahun
Hal yang normal adalah lupa menjaga suatu janji, pergi ke ruangan yang salah dan tidak mampu mengingat kenapa harus pergi ke suatu tempat.
Penuaan jika meminta sesuatu padahal sebelumnya kita sudah dapatkan (minta teh tanpa sadar sebelumnya sudah minum teh), meninggalkan barang di tempat aneh, lupa anggota keluarga atau kenangan masa anak-anak.
Jika berusia 70 tahun ke atas
Hal yang normal adalah sering merasa linglung atau bingung dan kondisi lainnya seperti hal normal di atas.
Penuaan jika tidak mampu membuat secangkir teh karena tidak bisa ingat bagaimana cara melakukannya, meninggalkan kompor saat sedang memasak serta perilaku defensif.
3. Gigi
Jika berusia 30-50 tahun
Hal yang normal adalah warna gigi sedikit berubah, kehilangan beberapa enamel dan mengalami gingivitis (radang gusi).
Penuaan jika rahang sakit, gigi taring menjadi kurang runcing, gusi berdarah serta gigi copot atau terasa longgar.
Jika berusia 50-70 tahun
Hal yang normal adalah gigi mengalami penyusutan, gigi bernoda terutama di dekat gusi serta kehilangan beberapa gigi.
Penuaan jika gigi tampak sangat kuning, gig bergertak dan sekitar 80 persen gusi mengalami penyusutan dan sakit.
4. Kebugaran
Jika berusia 30-50 tahun
Hal yang normal terjadi adalah napas sedikit terengah-engah setelah berjalan di tangga.
Penuaan jika harus berjuang tarik napas setelah naik anak tangga dan perlu berhenti sejenak, sakit kepala, pusing, sesak napas mendadak saat naik banyak anak tangga dan sulit melangkah turun.
Jika berusia 50-70 tahun
Hal yang normal terjadi adalah sedikit sesak napas setelah berjalan 2 ruas tangga tanpa henti, mampu menyeimbangkan tubuh dengan 2 kaki selama 15 detik dengan mata tertutup.
Penuaan jika pusing ketika berdiri dari bangun atau berlutut yang menunjukkan sirkulasi serta jantung tidak bisa beradaptasi dengan cepat.
5. Telinga
Jika berusia 30-50 tahun
Hal yang normal terjadi adalah sulit mendengar suara percakapan ketika berada pada suasana atau latar belakang suara yang keras.
Penuaan jika perlu berusaha keras mendengar percakapan di restoran, sulit mendengar suara bernada tinggi atau suara anak dan wanita serta mendengar seperti suara orang bergumam ketika orang lain berbicara.
Jika berusia di atas 50 tahun
Hal yang normal adalah butuh perjuangan untuk mendengar suara setiap hari khususnya di tempat yang berisik, dan orang-orang mengatakan volume suara tv dan radio yang didengar terlalu keras.
Penuaan jika berjuang keras untuk mendengar suara di sekitarnya, mengalami tinnitus yang disertai dengan tuli.
6. Mata
Jika berusia 30-50 tahun
Hal yang normal adalah bisa membaca dengan baik, jika sudah berusia di atas 45 tahun kemungkinan membutuhkan cahaya yang terang untuk membaca.
Penuaan jika lapang pandang penglihatan menjadi lebih berkurang serta seperti ada bayangan ketika melihat sesuatu.
Jika berusia 50 tahun ke atas
Hal yang normal adalah pandangan seperti terlihat kabur, muncul bintik sesekali pada penglihatan, lensa berubah menjadi kuning atau cokelat.
Penuaan jika pandangan kabur secara tiba-tiba yang bisa disebabkan oleh tingginya kadar gula darah, atau sesekali penglihatan hilang.
Penuaan dini biasanya disadari jika timbul kerutan di wajah, padahal bagian dalam atau organ tubuh lain juga bisa mengalami penuaan dini. Jika setiap bagian tubuh menunjukkan gejala yang tidak normal untuk usia tersebut, bisa jadi kondisi tubuh yang dimiliki 5-10 tahun lebih tua dari usia yang seharusnya.
Berikut ini tanda-tanda bagian tubuh yang lebih tua dari usia sebenarnya, seperti dikutip dari Dailymail yaitu:
1. Sendi dan punggung
Jika berusia 30-50 tahun
Hal yang normal adalah sakit di leher dan pinggang yang sesekali terjadi setelah bangun, kekakuan ketika mengemudi lebih dari 2 jam, sakit di bagian kaki setelah berjalan 30 menit sampai 1 jam, dan perlu bergerak setelah 1 jam duduk di kursi keras.
Penuaan jika rasa sakit yang intens ketika membawa barang belanjaan, sulit bangun dari kursi yang rendah, rasa sakit atau nyeri setiap kali bangun tidur serta tidak kuat berjalan jauh.
Jika berusia 50-70 tahun
Hal yang normal adalah rasa nyeri ketika memasang seprai, sakit pinggang ketika harus duduk dalam waktu lama, kaku atau nyeri pada kaki dan punggung ketika berjalan 30 menit sampai 1 jam.
Penuaan jika timbul nyeri yang membuat orang harus terbangun di malam hari, kaku pada leher sehingga tidak bisa digerakkan, menghindari kursi rendah dan rasa nyeri setelah berjalan.
Jika berusia 70 tahun ke atas
Hal yang normal adalah nyeri lutut saat turun tangga, butuh istirahat setelah berjalan 20 menit, memilih kursi tegak untuk sofa dan perlu bantuan tangan untuk berdiri dari kursi.
Penuaan jika sesak napas setiap kali berjalan, tidak mampu bangun dari kursi tanpa bantuan orang lain, rasa sakit setiap kali naik dan turun tangga.
2. Memori
Jika berusia 30-50 tahun
Hal yang normal adalah lupa nama seseorang, salah mengetik di keyboard, lupa membawa kunci atau dompet serta lupa nomor telepon.
Penuaan jika kesulitan mengenali wajah, warna dan kata, selalu menaruh barang di tempat yang salah misalnya kunci di lemari es, selalu lupa letak suatu barang meski setiap hari lokasinya selalu sama.
Jika berusia 50-70 tahun
Hal yang normal adalah lupa menjaga suatu janji, pergi ke ruangan yang salah dan tidak mampu mengingat kenapa harus pergi ke suatu tempat.
Penuaan jika meminta sesuatu padahal sebelumnya kita sudah dapatkan (minta teh tanpa sadar sebelumnya sudah minum teh), meninggalkan barang di tempat aneh, lupa anggota keluarga atau kenangan masa anak-anak.
Jika berusia 70 tahun ke atas
Hal yang normal adalah sering merasa linglung atau bingung dan kondisi lainnya seperti hal normal di atas.
Penuaan jika tidak mampu membuat secangkir teh karena tidak bisa ingat bagaimana cara melakukannya, meninggalkan kompor saat sedang memasak serta perilaku defensif.
3. Gigi
Jika berusia 30-50 tahun
Hal yang normal adalah warna gigi sedikit berubah, kehilangan beberapa enamel dan mengalami gingivitis (radang gusi).
Penuaan jika rahang sakit, gigi taring menjadi kurang runcing, gusi berdarah serta gigi copot atau terasa longgar.
Jika berusia 50-70 tahun
Hal yang normal adalah gigi mengalami penyusutan, gigi bernoda terutama di dekat gusi serta kehilangan beberapa gigi.
Penuaan jika gigi tampak sangat kuning, gig bergertak dan sekitar 80 persen gusi mengalami penyusutan dan sakit.
4. Kebugaran
Jika berusia 30-50 tahun
Hal yang normal terjadi adalah napas sedikit terengah-engah setelah berjalan di tangga.
Penuaan jika harus berjuang tarik napas setelah naik anak tangga dan perlu berhenti sejenak, sakit kepala, pusing, sesak napas mendadak saat naik banyak anak tangga dan sulit melangkah turun.
Jika berusia 50-70 tahun
Hal yang normal terjadi adalah sedikit sesak napas setelah berjalan 2 ruas tangga tanpa henti, mampu menyeimbangkan tubuh dengan 2 kaki selama 15 detik dengan mata tertutup.
Penuaan jika pusing ketika berdiri dari bangun atau berlutut yang menunjukkan sirkulasi serta jantung tidak bisa beradaptasi dengan cepat.
5. Telinga
Jika berusia 30-50 tahun
Hal yang normal terjadi adalah sulit mendengar suara percakapan ketika berada pada suasana atau latar belakang suara yang keras.
Penuaan jika perlu berusaha keras mendengar percakapan di restoran, sulit mendengar suara bernada tinggi atau suara anak dan wanita serta mendengar seperti suara orang bergumam ketika orang lain berbicara.
Jika berusia di atas 50 tahun
Hal yang normal adalah butuh perjuangan untuk mendengar suara setiap hari khususnya di tempat yang berisik, dan orang-orang mengatakan volume suara tv dan radio yang didengar terlalu keras.
Penuaan jika berjuang keras untuk mendengar suara di sekitarnya, mengalami tinnitus yang disertai dengan tuli.
6. Mata
Jika berusia 30-50 tahun
Hal yang normal adalah bisa membaca dengan baik, jika sudah berusia di atas 45 tahun kemungkinan membutuhkan cahaya yang terang untuk membaca.
Penuaan jika lapang pandang penglihatan menjadi lebih berkurang serta seperti ada bayangan ketika melihat sesuatu.
Jika berusia 50 tahun ke atas
Hal yang normal adalah pandangan seperti terlihat kabur, muncul bintik sesekali pada penglihatan, lensa berubah menjadi kuning atau cokelat.
Penuaan jika pandangan kabur secara tiba-tiba yang bisa disebabkan oleh tingginya kadar gula darah, atau sesekali penglihatan hilang.
Walah, Ibu Guru 43 Tahun Dihamili Siswanya yang Masih Berusia 13 Tahun
@IkadaNewsOnline - Walah, Ibu Guru 43 Tahun Dihamili Siswanya yang Masih Berusia 13 Tahun - Seorang guru asal Austria berusia 43 tahun diadukan ke polisi setelah berhubungan seks dengan siswanya yang saat kejadian masih berusia 13 tahun. Dia kini mengaku bangga bisa hamil dan menjadi ibu dari bekas muridnya.
Renata Juras, nama guru itu, sedianya dijatuhi hukuman kurungan. Namun, hukumannya ditangguhkan setelah anak laki-laki itu mengatakan kepada pengadilan bahwa dia mencintainya dan mereka berencana untuk menikah.
Gurunya itu bahkan telah tinggal bersamanya dan ibunya setelah ia kehilangan pekerjaan akibat hubungan ganjil itu.
Kasus ini mencuat setelah Erwin, nama anak itu, mengaku pada ayah tirinya mengenai perbuatannya bersama sang guru. Ayah tirinya yang murka lalu melaporkan sang guru yang berdarah Kroasia, pada polisi.
Di Austria, seorang bocah dianggap dewasa di mata hukum jika sudah berusia 14 tahun. Saat kasus mencuat, usianya masih kurang empat bulan untuk disebut "dewasa".
Sang siswa, sekarang berusia 16 tahun, menyatakan pemberitaan tentang mereka berdua sudah sangat di luar jalur. "Saya dianggap seolah-olah korban, bahwa dialah yang membujuk saya. Padahal yang sebenarnya, sayalah yang memulai," ujarnya seperti dikutip Orange.
Renata, yang melatih tim muda olahraga bola tangan di tempat Erwin menjadi salah satu pemain sebelum dia dipecat, merasa gembira dirinya hamil. Dia sebelumnya telah memiliki anak yang usianya setahun lebih muda dari Erwin di sekolah yang sama.
Soal kehamilannya, Juras mengaku bangga. "Ini kehamilan yang direncanakan. Saya sungguh bahagia. Kami sudah punya nama untuk si bayi, tapi kami tak akan beritahu Anda sekarang," katanya dengan raut wajah berbinar.
Pasangan ini sekarang sudah menikah dan sang jabang bayi diharapkan lahir pada bulan Juni.
Ini dia pasangan guru dan murid itu:
Renata Juras, nama guru itu, sedianya dijatuhi hukuman kurungan. Namun, hukumannya ditangguhkan setelah anak laki-laki itu mengatakan kepada pengadilan bahwa dia mencintainya dan mereka berencana untuk menikah.
Gurunya itu bahkan telah tinggal bersamanya dan ibunya setelah ia kehilangan pekerjaan akibat hubungan ganjil itu.
Kasus ini mencuat setelah Erwin, nama anak itu, mengaku pada ayah tirinya mengenai perbuatannya bersama sang guru. Ayah tirinya yang murka lalu melaporkan sang guru yang berdarah Kroasia, pada polisi.
Di Austria, seorang bocah dianggap dewasa di mata hukum jika sudah berusia 14 tahun. Saat kasus mencuat, usianya masih kurang empat bulan untuk disebut "dewasa".
Sang siswa, sekarang berusia 16 tahun, menyatakan pemberitaan tentang mereka berdua sudah sangat di luar jalur. "Saya dianggap seolah-olah korban, bahwa dialah yang membujuk saya. Padahal yang sebenarnya, sayalah yang memulai," ujarnya seperti dikutip Orange.
Renata, yang melatih tim muda olahraga bola tangan di tempat Erwin menjadi salah satu pemain sebelum dia dipecat, merasa gembira dirinya hamil. Dia sebelumnya telah memiliki anak yang usianya setahun lebih muda dari Erwin di sekolah yang sama.
Soal kehamilannya, Juras mengaku bangga. "Ini kehamilan yang direncanakan. Saya sungguh bahagia. Kami sudah punya nama untuk si bayi, tapi kami tak akan beritahu Anda sekarang," katanya dengan raut wajah berbinar.
Pasangan ini sekarang sudah menikah dan sang jabang bayi diharapkan lahir pada bulan Juni.
Ini dia pasangan guru dan murid itu:
Langganan:
Postingan (Atom)



