Cari Artikel Disini

Tampilkan postingan dengan label air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label air. Tampilkan semua postingan

Ikan yang Hobi Bermain Gelembung Air

Ikan seperti ikan lumba-lumba dan paus memang merupakan ikan yang cukup unik, dan bahkan sangat lucu. Tindakan-tindakan ikan yang sebenarnya termasuk binatang mamalia tsb selalu mengundang tawa, decak kagum, mengharukan karena sangat membantu manusia.

Kini atraksi ikan paus seperti tampak di foto-foto di bawah juga membuat kita tertawa karena lucu. Salah satunya ikan paus Beluga berikut ini. Ikan paus beluga bisa meniup balon di air dan keliatannya sangat menikmatinya.









sumber

Walah ... Wanita Ini Melahirkan di Air dengan Ditemani 2 Orang Pria Pasangannya

@IkadaNewsOnline - Walah ... Wanita Ini Melahirkan di Air dengan Ditemani 2 Orang Pria Pasangannya - Melahirkan di dalam air (waterbirth) sudah mulai banyak dilakukan oleh ibu hamil untuk mengurangi rasa sakit. Tapi hebatnya, seorang wanita di California melakukan persalinan di dalam air dengan ditemani dua orang pria, yang keduanya merupakan kekasihnya.

Jaiya Ma (34 tahun) telah hidup berdua dengan seorang pria Jon Hanauer (49 tahun) selama 6 tahun. Hubungan mereka sangat terbuka, mereka benar-benar bisa jujur dan memberitahu satu sama lain jika tertarik pada orang lain.

Jaiya pernah tertarik dengan pria lain yang lebih muda, namun ia dikhianati. Jon merasa sangat bersalah karena tak mampu melindungi Jaiya. Saking cintanya, ia juga mendesak Jaiya untuk bertemu dengan pria lain.

Tak lama kemudian, Jaiya bertemu dengan Ian Ferguson (44 tahun). Jon ikut bahagia dengan hubungan tersebut. Mereka pun menjalani kehidupan polyamorous (hidup dengan lebih dari 1 pasangan intim).

Jaiya hamil dari Ian, pria yang berprofesi sebagai furniture designer. Meski bukan anaknya, Jon ternyata juga mendukung kehamilan Jaiya bahkan dua pria tersebut menemani Jaiya dalam proses persalinan yang dilakukan di dalam air (waterbirth).

Untuk menyambut kelahiran Jaiya, mereka bertiga mengambil kelas khusus untuk mempersiapkan persalinan di rumah. Jaiya pun melahirkan hanya dibantu oleh dua orang kekasihnya.

Pada 23 Maret 2009, lahirnya Eamon, putra dari Jaiya dan Ian. Dalam proses persalinan tersebut, Jaiya, Ian dan Jon semua berada di kolam bersalinan.

"Itu adalah pengalaman yang luar biasa. Ia memegang saya, sementara Eamon lahir dan Jon berada di sisi bak mandi. Ketika ia keluar, Jon memotong tali pusarnya dan kami bertiga menangis," jelas Jaiya Ma, seperti dilansir Dailymail, Kamis .

Kelahiran Eamon membawa Jaiya, Jon dan Ian makin dekat. Mereka pun memutuskan untuk hidup bersama sebagai sebuah keluarga. Waterbirth adalah proses melahirkan di dalam air, pada proses tersebut ibu yang akan melahirkan berendam dalam suatu bak berisi air hangat yang steril hingga melahirkan. Air dipercaya memiliki efek pengobatan dan dapat memperpanjang kehidupan.

Air mempengaruhi efek gravitasi, dimana dengan adanya perbedaan berat jenis antara manusia dengan air, maka tubuh manusia akan merasa lebih ringan bila berada di air.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa melahirkan di air tidak memberikan efek luaran yang berbeda dengan melahirkan di darat. Berendam di air juga menjadi cara yang aman untuk mengurangi edema dan menurunkan tekanan darah.

Tapi risiko yang bisa dihadapi jika melakukan persalinan di air adalah terjadi peningkatan risiko infeksi, sulit untuk mengontrol jumlah darah yang hilang, memonitor janin lebih longgar dan kadang kontraksi menjadi tidak efektif.

Sementara pada bayi memiliki risiko seperti aspirasi air (air masuk ke paru-paru), hipoksia (kekurangan oksigen), peningkatan infeksi dan keterlambatan pertolongan bila terjadi sesuatu yang gawat pada janin. Pada proses ini juga boros dalam penggunaan air.

Kisah Ini Sungguh Sedih dan Bakal Menguras Airmata Anda

@IkadaNewsOnline - Kisah Ini Sungguh Sedih dan Bakal Menguras Airmata Anda  - Kisah sedih dialami wanita asal Inggris, Hayley Fisk, yang berstatus sebagai tunangan tentara Kyle Marshall. Hayley menerima kabar kalau Kyle meninggal tidak lama setelah ia membaca kartu Valentine dari calon suaminya tersebut.

Kejadian tersebut dialami Hayley setahun lalu. Dia menerima kabar kalau tunangannya tersebut meninggal tepat di Hari Valentine, 14 Februari 2011.

Kini setelah setahun berlalu, ayah Kyle, Gary, membuka cerita sendu tersebut. Dia mengisahkan, semalam sebelum kabar tersebut diterimanya, Hayley mengaku padanya tidak bisa tidur.

"Paginya dia menerima kartu Valentine (dari Kyle) di kotak suratnya," tutur Gary, seperti dikutip Daily Mail.

Hayley lalu duduk dan membaca kartu tersebut dengan perasaan bahagia. Namun kebahagiannya tidak berlangsung lama, karena kemudian dua prajurit datang mengetuk pintu rumah.

"Mereka mengetuk pintu dan lalu masuk. Dan aku langsung berkata, 'Dia meninggal bukan?'," tutur Gary. Saat itu pria 47 tahun tersebut langsung merasa pikirannya kosong. "Aku langsung memegang kepalaku dan berkata, 'mereka membunuh anakku'," tambahnya.

Kyle merupakan satu dari banyak warga Inggris yang menjadi tentara dan kemudian dikirim ke Afghanistan. Pria 24 tahun itu meninggal setelah menginjak bahan peledak yang ditanam Taliban di Propinsi Helmand, Afghanistan.

Meninggalnya Kyle itu tentu saja memupuskan rencana pernikahan Hayley dengannya. Pasangan yang sudah bertunangan itu berencana menikah pada 30 Juni 2011 lalu, tiga bulan sebelum Kyle terbunuh. Keduanya pun sebenarnya sudah membeli rumah di Colchester, Essex, Inggris. 

Misteri USO ' benda bawah air yang tak dikenal '

@IkadaNewsOnline - Misteri USO ' benda bawah air yang tak dikenal ' - Lebih dari 100 tahun belakangan, para awak kapal yang sedang menjelajahi lautan dibingungkan dengan penampakan-penampakan objek tak dikenal yang muncul dari dalam laut dan terbang dengan kecepatan tinggi. Objek-objek seperti ini kemudian diberi julukan Unidentified Submerged Objek (USO) atau Objek bawah air tak dikenal.

Banyak yang percaya kalau objek misterius ini sesungguhnya sama dengan UFO yang sering terlihat di udara. Karena itu, kadang objek ini juga sering disebut dengan istilah UFO air.


Penampakan USO disebut-sebut telah ada sejak ribuan tahun yang lalu.

Pada tahun 329 SM, pasukan 
Alexander agung disebut menjumpai dua objek berbentuk piringan yang muncul dari sungai Jaxartes di india. Menurut legenda, Alexander begitu terpesona dengan penampakan itu sehingga ia menghabiskan 6 tahun berikutnya untuk menjelajahi sungai itu dengan peralatan penyelam pertama di dunia.
Christopher Colombus juga disebut pernah menjumpai objek bawah air tak dikenal. Pada tanggal 11 Oktober 1492, kapal Santa Maria yang ditumpangi oleh Colombus sedang melewati wilayah segitiga Bermuda. Kemudian, mereka melihat cahaya-cahaya aneh berkelap-kelip di dalam air disusul dengan munculnya sebuah objek berbentuk piringan yang segera terbang dengan cepat ke angkasa.

Tidak ada yang bisa memastikan apa yang dilihat oleh Alexander agung atau Colombus. Ratusan tahun kemudian, kita kembali menemukan banyak laporan penampakan serupa. Contohnya seperti kesaksian-kesaksian di bawah ini:

Pada tanggal 18 Juni 1845, 
Malta Times melaporkan:
"Saat itu kapal brigantine Victoria berada sekitar 900 mil di sebelah timur Adalia ketika para awak kapal melihat tiga objek bercahaya muncul dari dalam air. Objek-objek itu terlihat selama 10 menit dan terbang setengah mil dari kapal."
Menurut para awak yang menyaksikannya, objek-objek itu terlihat berukuran seperti bulan purnama. Penampakan ini juga dilaporkan oleh saksi lain yang berasal dari Adalia, Siria dan Malta.

Pada tanggal 12 November 1887, di dekat tanjung Race, sebuah bola api besar muncul dari laut, naik 20 meter, lalu mendekati sebuah kapal yang ada di dekatnya, yaitu kapal uap Inggris bernama Siberian. Objek itu bergerak menentang arah angin, kemudian mundur dan terbang menjauh. Peristiwa ini dilaporkan dan didiskusikan oleh majalah 
Nature, L'Astronomie, dan Meteorological Journal.

Pada malam tanggal 10 Februari 1951 seorang pilot angkatan udara Amerika bersama rekannya sedang menerbangkan pesawatnya dari Islandia menuju Newfoundland. Ketika pesawatnya berada pada jarak sekitar 300 mil dari Newfoundland, mereka melihat sebuah objek bercahaya muncul dari dalam laut.
"Ketika kami semakin dekat dengan objek yang berkilauan ini, ia berubah menjadi lingkaran-lingkaran cahaya putih yang besar di atas air. Lalu, kami melihat sebuah lingkaran cahaya berwarna kuning yang kecil, lebih kecil dibanding objek yang melepaskan lingkaran cahaya itu, pada jarak 15 mil. Ketika objek itu terbang mendekati pesawat kami, kami bisa melihat sebuah pesawat berkubah yang melepaskan korona."
7 tahun kemudian, objek bawah air tak dikenal kembali menjadi subjek pemberitaan.

Pada bulan Mei 1958, sebuah kapal selam misterius terlihat oleh para awak kapal perang Argentina. Kapal selam itu, walaupun kadang terlihat oleh mata, tidak bisa terlacak oleh sonar, hydrophones atau radar. 14 kapal perang Argentina kemudian memburu kapal selam itu sambil sesekali menembakkan torpedo kearahnya. Namun tidak terlihat adanya tanda kerusakan dan kapal selam itu terus melaju hingga menghilang dari pantauan.

Pada Oktober 1959 dan Januari 1960, kapal selam serupa kembali terpantau oleh militer Argentina. Perburuan kembali terjadi, namun kapal selam itu kembali menghilang.

Kapten 
Ray.M Pitts, salah seorang spesialis peperangan kapal selam yang ikut dalam perburuan ketiga mengkonfirmasi kalau objek itu memang kapal selam. Namun ia juga mengatakan kalau ia dilarang untuk berbicara lebih jauh mengenai peristiwa itu.

Tahun 1963, perburuan USO yang lain kembali terjadi. Kali ini sonar kapal selam Amerika yang sedang berada di Puerto Rico menangkap sebuah objek yang bergerak dengan kecepatan 150 knots dan berada pada jarak 20.000 kaki di bawah kapal selam.

Kapal selam itu membuntuti objek itu selama 4 hari lamanya. Pada hari ke-4, objek itu tiba-tiba bergerak dengan kecepatan yang tinggi sehingga lolos dari pantauan sonar.

Pada Agustus 1965, para awak kapal Raduga dari Rusia, sementara sedang berlayar di laut merah, melihat sebuah objek elips berapi muncul dari dalam air dan melayang di permukaan selama beberapa lama. Jarak objek itu hanya 2 mil dari kapal. Para awak memperkirakan kalau objek itu memiliki diameter 60 meter dan melayang pada ketinggian sekitar 150 meter dari atas permukaan laut.

Pada tanggal 30 Juni 1967, para awak kapal Naviero dari Argentina melihat sebuah objek silinder di dalam air. Objek itu mengeluarkan cahaya berwarna biru putih dan panjangnya diperkirakan sekitar 33 meter. Yang aneh adalah, objek itu tidak mengeluarkan suara sama sekali walaupun ia bergerak di air dengan kecepatan yang cukup tinggi. Bahkan hampir tidak ada ombak yang tercipta karena pergerakan benda itu. Ketika objek itu nyaris menabrak kapal Naviero, ia segera berubah arah dan menyelam kembali ke dalam air.

Pada tahun 1967, para saksi yang terdiri dari belasan orang melihat sebuah objek tak dikenal jatuh ke air di 
Shag Harbour, Nova Scotia, Kanada. Objek tersebut, yang terlihat seperti sebuah pesawat aneh, diperkirakan memiliki panjang sekitar 18 meter. Para saksi mata juga menyebutkan kalau pesawat itu melayang sebentar, mengeluarkan cahaya berwarna oranye, lalu masuk ke dalam air.

Insiden ini sempat diberitakan oleh media-media seluruh dunia hingga menyebabkan pihak militer dan polisi Kanada melakukan pencarian besar-besaran. Namun, pesawat misterius tersebut tidak ditemukan sama sekali.

Insiden Shag Harbour adalah salah satu insiden UFO yang paling terkenal di dunia.

Salah satu peristiwa perjumpaan USO yang paling aneh, mungkin yang berhubungan dengan kapal Volga.

Pada tanggal 7 Oktober 1977, 
Volga, sebuah kapal Rusia yang digunakan untuk memperbaiki kapal selam, sedang berada di laut karena panggilan untuk memperbaiki sebuah kapal selam. Tiba-tiba 9 objek bulat terlihat muncul dari air dan segera mengelilinginya. Peristiwa ini berlangsung selama 18 menit. Saat itu juga, seluruh sistem komunikasi di atas Volga mengalami gangguan. Kapten Tarantin yang memimpin segera memerintahkan para awak untuk mengamati objek-objek tersebut:
"Aku ingin kalian mengamati objek tersebut dengan hati-hati dan mengingatnya baik-baik! Aku juga ingin kalian menggambarnya supaya ketika kita kembali ke Sovyet, tidak ada yang bisa bilang kalau kapten kalian ini gila dan mabuk!"
Pada tanggal 26 Juli 1980, para pelaut dari kapal Brazil, Caioba-Seahorse, melihat objek bulat berwarna abu-abu dengan diameter sekitar 10 meter sedang meluncur di air. Pada saat yang sama, cahaya terang muncul di horizon dan mendekati objek tersebut. Lalu, semua peralatan di atas kapal mati secara mendadak. Cahaya itu kemudian bergabung dengan USO yang ada di dalam air. Setelah itu, USO itu naik, melayang selama beberapa saat dan terbang dengan kecepatan tinggi ke angkasa.

Salah satu penampakan USO yang paling spektakuler mungkin adalah yang terjadi pada tanggal 14 Juni 1992. Para saksi mata di California, mengaku melihat ratusan pesawat aneh muncul dari laut tanpa mengeluarkan suara. Penampakan ini kemudian segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, karena sifat penampakan yang terlalu luar biasa, pihak kepolisian tidak menindaklanjuti laporan ini. Kisah penampakan California ini pernah diangkat oleh History Channel dalam sebuah film dokumenternya.

Hingga hari ini, tidak ada yang bisa memberikan penjelasan mengenai identitas objek-objek tersebut.

Bagi mereka yang percaya dengan keberadaan makhluk luar angkasa yang cerdas, USO adalah bukti kalau makhluk luar angkasa sesungguhnya memantau bumi secara terus menerus dari markas yang dibuat di dalam laut. Jika memang ada makhluk luar angkasa yang berniat membuat markas di bumi, maka pilihan mereka untuk membuatnya di dalam laut menjadi sebuah pilihan yang tepat karena memang sebagian besar samudera kita sesungguhnya belum terjelajahi.
Ivan T Sanderson, dalam bukunya yang berjudul Invisible Resident (1970) menyatakan kalau USO adalah bukti adanya intelijensi lain di bawah air yang sedang mengembangkan peradabannya.
"Jika memang ada sejenis peradaban teknologis yang unggul berkembang dalam planet di bawah air, maka peradaban ini tampaknya lebih maju dibandingkan dengan peradaban kita, sekitar beberapa juta bahkan mungkin miliaran tahun di depan kita."
Tentu saja, argumen ini tidak bisa dibuktikan. Namun, Sanderson tidak sendirian karena pemahaman ini juga dipercaya oleh banyak pihak.

Bagi mereka yang lebih skeptis, penjelasan mengenai penampakan ini bisa bervariasi, mulai dari salah lihat hingga rekayasa. Memang tidak bisa disangkal kalau ada kemungkinan para awak kapal telah melihat sebuah fenomena alam dan menyangkanya sebagai USO. Kejadian seperti ini banyak terjadi dalam kasus penampakan UFO. Namun pertanyaannya, fenomena alam apa yang memiliki ciri-ciri sesuai dengan deskripsi laporan para saksi?

Inilah yang masih belum dipastikan.

Beberapa orang lain percaya kalau USO yang sering terlihat sebenarnya adalah torpedo yang sedang melaju. Namun, torpedo tidak terbang ke udara. Ini tidak sesuai dengan deskripsi saksi.

Jadi, sebagian lain mengajukan teori kalau sesungguhnya USO adalah pesawat militer yang canggih.

Teori ini juga sering digunakan untuk menjelaskan laporan penampakan UFO. Jika kita kaitkan USO dengan pesawat militer, maka itu artinya cuma satu: 
pesawat itu haruslah sebuah pesawat yang mampu menyelam ke dalam air dan kemudian terbang dengan cepat.

Menariknya, pesawat jenis ini ternyata pernah ada, paling tidak dalam rupa prototipe.

Pada tahun 1934, 
Boris Petrovich Ushakov, seorang mahasiswa teknik dari akademi militer Sovyet, mengajukan sebuah rancangan pesawat yang bisa menyelam di dalam air. Pesawat ini ditujukan untuk menyergap kapal musuh yang lewat dengan cara menyelam di kedalaman tertentu, menunggu kapal musuh, dan menembakkan torpedo ketika kapal musuh itu lewat di atasnya. Konsep Ushakov tidak pernah dibuat karena dianggap tidak efektif.

30 tahun kemudian, ide Ushakov direalisasikan oleh 
Donald Reid, seorang insinyur di North American Aviation. Ia membuat pesawat itu pada tahun 1963 dan diberi nama Reid Flying Submarine (RFS-1). Hebatnya, Reid membuat rancangannya dengan menggunakan suku cadang bekas pesawat dan mengerjakannya hanya di waktu luang.

Dalam uji coba perdana, pesawat itu mampu terbang hingga ketinggian 10 meter, mendarat di air dan menyelam hingga kedalaman beberapa meter. Walaupun terlihat menjanjikan, pihak militer sepertinya tidak tertarik untuk membuat pesawat itu hingga RFS-1 berakhir hanya sebagai sebuah prototipe.

RFS-1
Namun, jangan salah. Militer Amerika tidak tertarik dengan RFS-1 bukan karena tidak menyadari manfaatnya, melainkan karena mereka sendiri sedang membuat pesawat sejenis yang disebut Convair yang kemudian sering disebut subplane. Menurut Eugene Handler, seorang insinyur dari pihak angkatan laut, pesawat ini sangat ideal untuk menyerang kapal Sovyet di laut Baltik dan Kaspia. Tetapi, Convair ternyata bernasib sama dengan RFS-1. Malah, convair tidak sempat dibuat prototipenya karena proyek ini dibatalkan kongres pada tahun 1966.

Hasrat mengenai pesawat sejenis USO tidak pernah pupus dari pikiran militer Amerika. Pada tahun 2008, 
DARPA, badan riset milik Pentagon, mengumumkan kalau mereka telah memulai proyek pembuatan subplane. Pada tahun 2010 ini, pesawat ini telah masuk kedalam tahap pengajuan proposal karena berbagai rancangan telah diterima oleh mereka.

Dalam beberapa tahun, sepertinya kita akan melihat banyak USO mondar-mandir di lautan lepas.

Mungkinkah USO yang terlihat oleh para pelaut itu adalah pesawat canggih milik militer?

Jika kita mempercayainya, maka pertanyaannya selanjutnya adalah apakah pada masa perang dunia I dan II, pihak militer (negara manapun) telah berhasil membuat pesawat secanggih itu?

Jika pertanyaan ini dapat terjawab, maka saya rasa jawaban ini dapat menjelaskan banyak pertanyaan mengenai penampakan UFO di seluruh dunia.


Foto-foto Unik Yoga Di atas Air






@IkadaNewsOnline - Foto-foto Unik Yoga Di atas Air - Megan Daws, 25, melakukan gerakan di kelas Yogaqua, yang menggabungkan yoga dan paddleboarding, di Marina Del Rey, Los Angeles, AS (28/1). 

Wow...Geng Motor Ini Ubah Air Laut Jadi Air Minum

IkadaNewsOnline - Termotivasi memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan potensi alam mendorong komunitas geng motor di Nusa Tenggara Timur untuk membuat teknologi tepat guna yang mengonversi air laut menjadi garam dan air bersih. Sehingga air bersih tersebut aman untuk diminum.

Mereka kemudian, membuat Teknologi Desalinator iMuT (Aliansi Masyarakat Peduli Ternak). "Kami ingin mengedukasi masyarakat untuk gunakan teknologi tepat guna. Dengan memanfaatkan potensi yang ada," ujar Noldy Perly Franklin, di sela-sela Pameran Mandiri Young Technopreneur Award 2011 di Jakarta, Jumat, 20 Januari 2012.

Kebetulan, di daerahnya, salah satu wilayah di NTT, 80 persen wilayahnya laut. Saat musim kemarau yang panjangnya 8 sampai 9 bulan, susah untuk mendapatkan air bersih.

Teknologi yang diadaptasi ini terdiri dari dua komponen. Pertama, kotak panggung dengan panjang kaki 1 meter, yang dibuat dari plastik hitam. Kedua, atap piramida bambu dan plastik transparan yang menutup kotak kamar yang setiap sudut bertemu dengan selang yang nantinya akan mengaliri air.

Secara desain, alat ini berbentuk rumah panggung yang beratap piramida dengan empat lubang di empat sudut. Ukuran alat ini tinggi 1,25 meter, sedangkan lebar atap 60 cm.

Antara atap dengan kotak, terdapat penghubung spon untuk memvakumkan udara dari luar sehingga memaksimalkan penguapan. Secara teknis, teknologi tepat guna ini menjalankan penguapan yang dipicu oleh sinar matahari.

Noldy menjelaskan, kotak yang mempunyai kapasitas 72 liter, cukup diisi air laut 36 sampai 40 liter untuk memaksimalkan penguapan. "Kuncinya sinar matahari, agar menghasilkan suhu kamar kotak maksimal," ujarnya.

Saat uap masuk, tambahnya, akan memunculkan titik air yang kemudian mengalir ke titik sudut, "Air yang keluar dari uap ini jadi air tawar, kualitasnya bisa aman diminum," katanya.

Dari hasil uji coba, per 3 jam dapat menghasilkan 12,5 liter. Suhu luar mencapai 30 sampai 40 derajat sedangkan suhu kamar kotak lebih dari 100 derajat. Air dalam kotak kemudian dapat menjadi garam dalam 2 sampai 3 hari.

"Tapi bisa dalam satu hari bisa jadi garam," sambung anggota tim lain, Noverius H Nggilli.

Ke depan, pihaknya akan mengembangkan dengan menambah elemen pengantar kalor, agar penguapan lebih cepat. "Untuk atap akan kita buat dari alumunium, yang paling aman," tambahnya. Pihaknya juga sedang menyiapkan teknologi untuk air bersih saat musim hujan.

Menurutnya cara ini lebih aman daripada menebang pohon bakau untuk membuka lahan tambak garam. "Ini kan tidak perlu tebang, juga ramah," kata Noverius. Ini juga menjadi solusi untuk petani garam yang di NTT cenderung terisolir.

Air tawar hasil penguapan juga diklaim aman untuk mandi, tidak lengket. Sayangnya air bersih belum diuji secara kimia meski aman diminum.

"Belum sampai ke Dinas Kesehatan. Paling diuji secara kimia untuk tahu mineral apa saja yang berkurang, secara kualitas, BPOM sudah uji," ujar Noldy.
Komunitas geng motornya ternyata sebelumnya juga membuat bio gas dari bahan kotoran ternak. "Prinsip kami, membagi ilmu sebelum ajal," tutupnya.
sumber: vivanews.com

Hadir...Perangko Naga Air Menyambut Imlek 2012

IkadaNewsOnline - Untuk menyambut Imlek, Tahun Baru China, PT Pos Indonesia meluncurkan Perangko Naga Air. PT Pos Indonesia memang secara rutin menerbitkan seri prangko bertema shio sejak tahun 2007 untuk memenuhi harapan para filatelis lokal dan mancanegara, terutama masyarakat Tionghoa Indonesia yang juga banyak menjadi pencinta filateli. Penasaran seperti apa, inilah foto gambar perangko naga air.
Perangko seri naga yang dikeluarkan kali ini terdiri dari tiga bagian, perangko seri Tahun Naga kali ini terdiri dari Perangko Naga dan Burung Hong dengan latar belakang Klenteng Hok Ceng, Pulau Kemaro, Palembang. Juga perangko Sepasang Naga dan Kylin dengan latar belakang klenteng Tri Dharma Raya, Singkawang. Lalu, seri Naga dan Burung Hong dengan latar belakang Pagoda Watu Gong, Semarang. Sementara untuk souvenir sheet nomor satu menampilkan desain Sepasang Naga dengan latar belakang Klenteng Sam Poo Kong, Semarang.
Selain peluncuran Perangko Naga Air, dalam kesempatan yang sama PT Pos Indonesia juga memperkenalkan maskot filateli, yaitu sepasang anak laki-laki dan perempuan bernama Phila dan Tely. Maskot ini dibuat dengan memperhatikan unsur kedekatan (closeness), gembira (fun), dan mudah untuk dikenali (recognizable).4.5