Cari Artikel Disini
Home » sepak bola
Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan
10 Klub Sepakbola Terkaya di Dunia 2013

Berikut ini daftar 10 Klub Sepakbola Terkaya di Dunia 2013 Versi Forbes. Semoga info tentang 10 Klub Sepakbola Terkaya di Dunia 2013 Versi Forbes ini dapat bermanfaat.
Majalah Forbes menempatkan Real Madrid sebagai klub sepak bola terkaya dunia menggeser Manchester United.
Untuk pertama kalinya, United terdepak dari puncak peringkat dalam daftar nilai keuangan klub sepakbola yang dibuat Forbes sejak 2004.
Forbes memperkirakan nilai Real Madrid mencapai US$3,3 miliar sedang Manchester United sebesar US$3,17 miliar.
Klub Spanyol lainnya, Barcelona, berada di peringkat tiga dengan nilai US$ 2,6 miliar.
Sementara Arsenal menyusul di tempat keempat dengan perkiraan kekayaan sebesar US$1,33 miliar.
Dalam daftar Forbes terdapat lima klub Liga Primer Inggris dalam 10 klub terkaya dunia yang berarti setengahnya adalah klub Inggris.
Awal Januari tahun ini, perusahaan konsultan keuangan Deloitte juga menempatkan Real Madrid sebagai klub sepakbola terkaya dunia dengan pendapatan menembus 500 juta euro.
Di tengah krisis
Keberhasilan keuangan Real ini, menurut Forbes, masih bisa dicapai ditengah-tengah krisis keuangan yang sedang dihadapi Spanyol.
"Real Madrid secara konsisten menerima penghasilan tertinggi dibanding klub sepak bola mana pun di dunia walau krisis keuangan yang berat di Spanyol."
"Dengan mega bintang seperti Cristiano Ronaldo di lapangan dan Jose Mourinho di kursi pelatih, Real Madrid berkembang di bawah kepemimpinan miliuner presiden Florentino Perez," tambah Perez.
Peringkat Forbes ini disusun berdasarkan pemasukan dari berbagai sumber, antara lain hak siar TV, penjualan tiket, dan cendera mata.
Berikut ini rincian 10 Klub Sepakbola Terkaya di Dunia Tahun 2013 versi Forbes:
1. Real Madrid
Nilai saat ini: US$ 3,3 miliar
Pendapatan 2011/12: US$ 650 juta
Laba operasional 2011/12: US$ 170 juta
2. Manchester United
Nilai saat ini: US$ 3,16 miliar
Pendapatan 2011/12: US$ 502 juta
Laba operasional 2011/12: US$ 144 juta
3. FC Barcelona
Nilai saat ini: US$ 2,6 miliar
Pendapatan 2011/12: US$ 613 juta
Laba operasional 2011/12: US$ 160 juta
4. Arsenal
Nilai saat ini: US$ 1,32 miliar
Pendapatan 2011/12: US$ 368 juta
Laba operasional 2011/12: US$ 55 juta
5. Bayern Munich
Nilai saat ini: US$ 1,31 miliar
Pendapatan 2011/12: US$ 468 juta
Laba operasional 2011/12: US$ 88 juta
6. AC Milan
Nilai saat ini: US$ 945 juta
Pendapatan 2011/12: US$ 326 juta
Laba operasional 2011/12: US$ 19 juta
7. Chelsea
Nilai saat ini: US$ 901 juta
Pendapatan 2011/12: US$ 409 juta
Laba operasional 2011/12: US$ 82 juta
8. Juventus
Nilai saat ini: US$ 694 juta
Pendapatan 2011/12: US$ 248 juta
Laba operasional 2011/12: US$ 20 juta
9. Manchester City
Nilai saat ini: US$ 689 juta
Pendapatan 2011/12: US$ 362 juta
Laba operasional 2011/12: US$ 53 juta
10. Liverpool
Nilai saat ini: US$ 651 juta
Pendapatan 2011/12: US$ 296 juta
Laba operasional 2011/12: US$ 19 juta.
Sir Alex Ferguson Ferguson Kaget Mancini Dipecat dari City
Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, mengkritik keputusan Manchester City, yang memecat Roberto Mancini. Menurutnya, apa yang dilakukan Manchester Biru itu salah.
Mancini harus menerima kenyataan pahit didepak dari kursi pelatih The Citizens pada Senin awal pekan ini. Pelatih asal Italia ini dinilai gagal karena tak mampu mempertahankan gelar Premier League, setelah tersingkir di fase grup Liga Champions. City juga menyerah 0-1 dari wigan Athletic di final Piala FA.
Pada edisi Sabtu (18/5/2013), media lokal Manchester Evening News memuat advertorial gambar Mancini satu halaman penuh, di mana dia mengucapkan terima kasih kepada para fans atas seluruh dukungan mereka selama dirinya memegang kendali City.
Mantan pelatih Inter Milan ini mengatakan: "Suporter Manchester City tak terlupakan selama tiga tahun, anda akan selalu dalam hatiku, ciao, Roberto Mancini."
Ferguson, yang akan pensiun usai pertandingan Minggu (19/5) ketika MU melawan West Bromwich Albion, mengaku terkejut dengan keputusan City. Dia pun memberikan dukungan kepada Mancini, karena menurutnya, tak logis memecat seorang manajer yang memenangi gelar Premier League dan Piala FA selama tiga tahun kepemimpinannya.
"Ini agak mengherankan. Dia sudah memenangi Piala FA, berada di final, peringkat kedua di liga dan memenangi liga dan itu tak cukup?" ujar Ferguson.
"Saya terkejut, tetapi sebenarnya tidak, anda tidak bisa mengatakan anda terkejut tidak dengan sejumlah pemilik hari ini. Anda tidak bisa terkejut, tetapi saya masih tidak mengira itu benar."
Ferguson akan digantikan oleh David Moyes, yang akan meninggalkan Everton pada akhir musim, setelah 11 tahun menjadi manajer di sana. Ferguson berharap apa yang terjadi di City tak berlaku bagi Moyes, karena dia perlu waktu untuk beradaptasi dalam pekerjaan di klub yang besar.
"Apa yang terjadi di Manchester City tidak akan berdampak kepada David," ujar Ferguson. "Dia mendapatkan struktur di sini dan dia memiliki pengalaman. Dia sudah menangani hal di Everton yang mungkin lebih sulit. Saya tak berpikir itu terjadi."
Ferguson pun mendukung langkah yang akan diambil Moyes, termasuk kebijakan membeli pemain, mengeluarkan ide.
Suporter Wanita Ini Diamankan Polisi Saat Hendak Buka Baju Rayakan Gol

Liga Meksiko merupakan salah satu liga terseru di dunia. Masyarakatnya amat gila bola termasuk kaum perempuan. Banyak perempuan sexy yang hadir di stadion untuk menonton tim kesayangannya.
Nah, wanita cantik ini terlalu antusias saat merayakan gol tim kesayangannya dengan melepas pakaiannya.


Dan aksi ini terpaksa diamankan oleh polisi karena berpotensi menimbulkan kerusuhan di stadion.
http://asikbos.blogspot.com/2012/11/suporter-wanita-ini-diamankan-polisi.html
Nah, wanita cantik ini terlalu antusias saat merayakan gol tim kesayangannya dengan melepas pakaiannya.


Dan aksi ini terpaksa diamankan oleh polisi karena berpotensi menimbulkan kerusuhan di stadion.
http://asikbos.blogspot.com/2012/11/suporter-wanita-ini-diamankan-polisi.html
Mewahnya Rumah Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo (CR7) tidak ingin menghabiskan
terlalu lama tinggal penthouse suite di salah satu hotel terbaik di
Madrid, dan tidak ingin membuang waktu sama sekali dalam membeli rumah.
Terletak di jantung daerah eksklusif di Madrid, bertetangga dengan Kapten Real Madrid Raul, Cristiano telah mengeluarkan uang sejumlah 120 Milliar rupiah untuk membeli rumah, yang memiliki 8 kamar tidur, pusat kebugaran, sauna, lapangan tenis dan kolam renang.. berikut penampakan rumahnya.
Terletak di jantung daerah eksklusif di Madrid, bertetangga dengan Kapten Real Madrid Raul, Cristiano telah mengeluarkan uang sejumlah 120 Milliar rupiah untuk membeli rumah, yang memiliki 8 kamar tidur, pusat kebugaran, sauna, lapangan tenis dan kolam renang.. berikut penampakan rumahnya.



http://forum.viva.co.id/aneh-dan-lucu/566310-mewahnya-rumah-cristiano-ronaldo.html
Wow, Bocah Indonesia Ini Jadi Rebutan Barcelona dan Liverpool


Bocah berusia 7 tahun tersebut memang menjadi buah bibir pada beberapa hari terakhir. Disebut-sebut sebagai titisan Lionel Messi, Tristan berhasil menuai pujian dari publik bola dan berharap Tristan mampu menjadi bintang di masa depan.
Namun tampaknya bukan Barcelona FC yang akan menjadi pelabuhan bocah ajaib tersebut. Menjadi murid di Liverpool Academy Indonesia, Tristan diproyeksikan untuk terbang ke Inggris untuk mengikuti trial di Liverpool ketika berusia 10 tahun.
"Alif kami proyeksikan untuk mengikuti trial di Inggris ketika berusia 10 tahun, karena saat ini dia baru berusia 7 tahun. Kami akan terus memantau perkembangannya,” terang Humas Liverpool Academy Indonesia, Qatrunnada Salma.
"Banyak program yang akan dijalani Alif. Dia saat ini sedang belajar bahasa Inggris dan kami juga terus memantau kondisi fisik serta gizi Alif,” tambahnya.
Sebelumnya Tristan yang memperlihatkan aksinya di depan mantan pelatih Barca, Pep Guardiola berhasil memikat hati sang pelatih. Bahkan dirinya menyarankan agar Barca segera mengajukan tawaran untuk merekrut Tristan. Namun tampaknya, pihak Liverpool Academy Indonesia tak ingin kehilangan permatanya tersebut dan "mengikatnya" hingga Tristan siap untuk terbang ke Inggris ketika usianya siap.
sumber
10 Seragam Bola Paling Legendaris
10. Juventus

Kostum ini dipakai Juventus sebagai peringatan 100 tahun berdirinya La Vecchia Signora. Warna merah jambu (pink) dipakai karena warna itulah yang dipakai saat Juve pertama kali berdiri. Untungnya, saat memasukki abad ke-20, kostum hitam-putih mulai dipakai. Jika tidak, mungkin julukan Juventus kini menjadi Colore Rosa (pink) yang jauh lebih feminim.
9. Kroasia, 1996

Pada penampilan perdananya di turnamen besar, Kroasia langsung menggebrak dunia karena berhasil masuk hingga perempat-final Euro 1996 di Inggris. Bermaterikan beberapa pemain bekas tim juara Piala Dunia Yunior 1987, Kroasia hanya kalah dari Jerman, yang akhirnya menjadi juara, di Old Trafford. Kostum kotak-kotak merah-putih juga menjadi inovasi tersendiri dalam kejuaraan itu.
8. Ajax Amsterdam
Bagian vertikal merah di tengah dan diapit oleh putih di masing-masing sisi menjadi ciri khas tersendiri bagi raksasa Belanda ini. Mungkin hanya perubahan sponsor yang memberikan sentuhan berbeda yang tak signifikan untuk jersey yang unik tetapi sederhana ini.

Kostum kandang Ajax seperti yang dikenakan Edgar Davids sudah melegenda
7. Denmark, 1986

Kostum ini mendatangkan cukup banyak kontroversi, serupa seperti kemunculan tim Skandinavia ini. FIFA sempat ikut campur dalam masalah ini, karena bukan hanya baju yang separuh merah dan putih, tetapi juga celana. Akhirnya, celana pun berubah menjadi putih, tetapi prestasi Denmark di Piala Dunia Meksiko 1986 tetap luar biasa dengan mencatat nilai sempurna di babak grup termasuk dari tim kuat Jerman Barat, tetapi akhirnya dibantai Spanyol di 16 besar.
6. Real Madrid, 1960-an

Kejayaan Real Madrid pada era 1960-an di atas lapangan hijau, bukan hanya memberikan inspirasi dari permainan mereka di lapangan, tetapi juga dari kostum tim yang digunakan. Warna putih polos dan tak dirusak oleh motif ataupun logo dicontoh oleh banyak tim, termasuk Leeds United dan kini LA Galaxy.
5. Jorge Campos, 1990-an
Kiper Meksiko ini menjadi satu-satunya peserta individu yang masuk dalam daftar ini. Kiper eksentrik ini dikenal dengan kepiawaiannya di bawah mistar, dan lebih karena kostumnya yang unik. Campos dikenal sering merancang sendiri kostum yang dipakai. Meskipun terkadang aneh dan tak masuk akal sehat, tetapi keberaniannya untuk tampil beda patut diacungi jempol.

Inilah salah satu kostum kebanggaan Jorge Campos yang cenderung bercorak warna-warni
4. Glasgow Celtic, 1967
Selain sukses meraih gelar Liga Champions, Glasgow Celtic juga berhasil mencuri perhatian karena jersey yang digunakan. Celtic pernah menggunakan kostum tanpa nomor punggung! Nomor hanya terdapat di celana, hingga akhirnya UEFA meminta Celtic untuk memasang nomor di punggung mereka.

Garis hijau putih polos yang membawa Celtic juara Liga Champions ini tanpa dilengkapi nomor punggung
3. Belanda (Johan Cruyff), 1974
Masalah sponsor, serupa seperti yang terjadi terhadap pebasket Michael Jordan pada Olimpiade Barcelona 1992, ternyata juga terjadi di dunia sepakbola. Johan Cruyff menolak memakai tiga garis yang menghiasi kostum tim Oranye pada Piala Dunia 1974 karena ia memiliki kontrak pribadi dengan Puma. Sebagai solusi, akhirnya hanya ada dua garis pada kostum Cruyff. Selain itu, Cruyff juga ngotot mengenakan nomor punggung 14, meskipun saat itu Belanda mengatur nomor punggung berdasarkan abjad pemain.

Tampak jelas hanya terdapat dua garis hitam membujur di atas pundak dan lengan Cruyff serta nomor 14 pada celananya
2. Prancis, 1984 dan 1998
Kostum Les Bleus pada Piala Eropa 1984 punya makna tersendiri bagi rakyat Prancis. Saat itu, Michel Platini berhasil membawa Prancis juara Euro 1984. Saat menggelar Piala Dunia 1998, Prancis memutuskan mengenakan kostum serupa seperti yang digunakan Platini pada 1984 dengan harapan Zinedine Zidane dkk. berhasil menjadi juara. Harapan itu terkabul, dan Zidane mengikuti jejak Platini mengangkat piala bergengsi bagi Prancis dengan kostum serupa.
Seragam yang dipakai Zidane saat juara Piala Dunia 1998 ini mirip dengan yang digunakan Michel Platini
1. Indonesia, 1956
Salah satu prestasi terbaik timnas Indonesia antara lain adalah lolos ke Olimpiade Melbourne 1956, dan bahkan sempat menahan imbang tanpa gol Uni Soviet, sebelum akhirnya Uni Soviet berhasil menggilas Indonesia pada partai ulangan dan kemudian berhasil meraih medali emas. Kostum hijau putih konon menjadi salah satu kostum yang digunakan tim Merah Putih saat itu dan kemudian sempat dipakai hingga 1981. Setelah hilang lebih dari dua dasawarsa, unsur hijau kembali hadir untuk kostum Piala Asia 2007. Kostum untuk Piala Asia 2007 itu mendapat sambutan hangat karena pemasaran yang cukup gencar dan dijual bebas, tetapi sayang kemiripan warna itu tidak mencapai keberhasilan yang sama seperti Prancis. Tim PSSI mampu tampil cukup baik pada Piala Asia 2007, tetapi kemudian harus mengakui kehebatan raksasa Asia lain dan setelah itu Garuda kembali meredup.



Kostum ini dipakai Juventus sebagai peringatan 100 tahun berdirinya La Vecchia Signora. Warna merah jambu (pink) dipakai karena warna itulah yang dipakai saat Juve pertama kali berdiri. Untungnya, saat memasukki abad ke-20, kostum hitam-putih mulai dipakai. Jika tidak, mungkin julukan Juventus kini menjadi Colore Rosa (pink) yang jauh lebih feminim.
9. Kroasia, 1996
Pada penampilan perdananya di turnamen besar, Kroasia langsung menggebrak dunia karena berhasil masuk hingga perempat-final Euro 1996 di Inggris. Bermaterikan beberapa pemain bekas tim juara Piala Dunia Yunior 1987, Kroasia hanya kalah dari Jerman, yang akhirnya menjadi juara, di Old Trafford. Kostum kotak-kotak merah-putih juga menjadi inovasi tersendiri dalam kejuaraan itu.
8. Ajax Amsterdam
Bagian vertikal merah di tengah dan diapit oleh putih di masing-masing sisi menjadi ciri khas tersendiri bagi raksasa Belanda ini. Mungkin hanya perubahan sponsor yang memberikan sentuhan berbeda yang tak signifikan untuk jersey yang unik tetapi sederhana ini.

Kostum kandang Ajax seperti yang dikenakan Edgar Davids sudah melegenda
7. Denmark, 1986

Kostum ini mendatangkan cukup banyak kontroversi, serupa seperti kemunculan tim Skandinavia ini. FIFA sempat ikut campur dalam masalah ini, karena bukan hanya baju yang separuh merah dan putih, tetapi juga celana. Akhirnya, celana pun berubah menjadi putih, tetapi prestasi Denmark di Piala Dunia Meksiko 1986 tetap luar biasa dengan mencatat nilai sempurna di babak grup termasuk dari tim kuat Jerman Barat, tetapi akhirnya dibantai Spanyol di 16 besar.
6. Real Madrid, 1960-an

Kejayaan Real Madrid pada era 1960-an di atas lapangan hijau, bukan hanya memberikan inspirasi dari permainan mereka di lapangan, tetapi juga dari kostum tim yang digunakan. Warna putih polos dan tak dirusak oleh motif ataupun logo dicontoh oleh banyak tim, termasuk Leeds United dan kini LA Galaxy.
5. Jorge Campos, 1990-an
Kiper Meksiko ini menjadi satu-satunya peserta individu yang masuk dalam daftar ini. Kiper eksentrik ini dikenal dengan kepiawaiannya di bawah mistar, dan lebih karena kostumnya yang unik. Campos dikenal sering merancang sendiri kostum yang dipakai. Meskipun terkadang aneh dan tak masuk akal sehat, tetapi keberaniannya untuk tampil beda patut diacungi jempol.

Inilah salah satu kostum kebanggaan Jorge Campos yang cenderung bercorak warna-warni
4. Glasgow Celtic, 1967
Selain sukses meraih gelar Liga Champions, Glasgow Celtic juga berhasil mencuri perhatian karena jersey yang digunakan. Celtic pernah menggunakan kostum tanpa nomor punggung! Nomor hanya terdapat di celana, hingga akhirnya UEFA meminta Celtic untuk memasang nomor di punggung mereka.

Garis hijau putih polos yang membawa Celtic juara Liga Champions ini tanpa dilengkapi nomor punggung
3. Belanda (Johan Cruyff), 1974
Masalah sponsor, serupa seperti yang terjadi terhadap pebasket Michael Jordan pada Olimpiade Barcelona 1992, ternyata juga terjadi di dunia sepakbola. Johan Cruyff menolak memakai tiga garis yang menghiasi kostum tim Oranye pada Piala Dunia 1974 karena ia memiliki kontrak pribadi dengan Puma. Sebagai solusi, akhirnya hanya ada dua garis pada kostum Cruyff. Selain itu, Cruyff juga ngotot mengenakan nomor punggung 14, meskipun saat itu Belanda mengatur nomor punggung berdasarkan abjad pemain.

Tampak jelas hanya terdapat dua garis hitam membujur di atas pundak dan lengan Cruyff serta nomor 14 pada celananya
2. Prancis, 1984 dan 1998
Kostum Les Bleus pada Piala Eropa 1984 punya makna tersendiri bagi rakyat Prancis. Saat itu, Michel Platini berhasil membawa Prancis juara Euro 1984. Saat menggelar Piala Dunia 1998, Prancis memutuskan mengenakan kostum serupa seperti yang digunakan Platini pada 1984 dengan harapan Zinedine Zidane dkk. berhasil menjadi juara. Harapan itu terkabul, dan Zidane mengikuti jejak Platini mengangkat piala bergengsi bagi Prancis dengan kostum serupa.
Seragam yang dipakai Zidane saat juara Piala Dunia 1998 ini mirip dengan yang digunakan Michel Platini
1. Indonesia, 1956
Salah satu prestasi terbaik timnas Indonesia antara lain adalah lolos ke Olimpiade Melbourne 1956, dan bahkan sempat menahan imbang tanpa gol Uni Soviet, sebelum akhirnya Uni Soviet berhasil menggilas Indonesia pada partai ulangan dan kemudian berhasil meraih medali emas. Kostum hijau putih konon menjadi salah satu kostum yang digunakan tim Merah Putih saat itu dan kemudian sempat dipakai hingga 1981. Setelah hilang lebih dari dua dasawarsa, unsur hijau kembali hadir untuk kostum Piala Asia 2007. Kostum untuk Piala Asia 2007 itu mendapat sambutan hangat karena pemasaran yang cukup gencar dan dijual bebas, tetapi sayang kemiripan warna itu tidak mencapai keberhasilan yang sama seperti Prancis. Tim PSSI mampu tampil cukup baik pada Piala Asia 2007, tetapi kemudian harus mengakui kehebatan raksasa Asia lain dan setelah itu Garuda kembali meredup.


Berikut 11 pemain yang di Incar BARCELONA
@Ikadanews - Berikut 11 pemain yang di Incar BARCELONA - Barcelona dilaporkan baru saja memasukan 11 nama pemain dalam daftar belanjanya untuk musim panas mendatang. Para kandidat ditargetkan untuk mengisi tiga posisi.
Seperti dikutip dari Sport, pelatih pengganti di Barca, Tito Vilanova ingin menambah kekuatan di posisi bek kiri, gelandang tengah dan penyerang tengah.
Siapa saja yang ada di dalam daftar belanja itu? Berikut nama namanya:
Kandidat bek sayap
- David Alaba (Bayern Munich)
- Jordi Alba (Valencia)
- Siqueira (Granada)
- Gareth Bale (Tottenham Hotspur)
Kandidat pemain tengah
- Thiago Silva (AC Milan)
- David Luiz (Chelsea)
- Jan Vertonghen (Ajax)
- Javi Martinez (Athletic Bilbao)
Penyerang tengah
- Fernando Llorente (Athletic Bilbao)
- Adrian (Atletico Madrid)
- Robin van Persie (Arsenal)
Seperti dikutip dari Sport, pelatih pengganti di Barca, Tito Vilanova ingin menambah kekuatan di posisi bek kiri, gelandang tengah dan penyerang tengah.
Siapa saja yang ada di dalam daftar belanja itu? Berikut nama namanya:
Kandidat bek sayap
- David Alaba (Bayern Munich)
- Jordi Alba (Valencia)
- Siqueira (Granada)
- Gareth Bale (Tottenham Hotspur)
Kandidat pemain tengah
- Thiago Silva (AC Milan)
- David Luiz (Chelsea)
- Jan Vertonghen (Ajax)
- Javi Martinez (Athletic Bilbao)
Penyerang tengah
- Fernando Llorente (Athletic Bilbao)
- Adrian (Atletico Madrid)
- Robin van Persie (Arsenal)
Inilah 6 Laga Barcelona yang Sarat Kontroversi
@IkadaNewsOnline - Inilah 6 Laga Barcelona yang Sarat Kontroversi - Seperti yang kamu ketahui sendiri Barcelona saat ini sudah menjadi sebuah club bola paling tersohor dan merupakan tim kuat di eropa namun di balik kebesaran nama Barcelona tidak bisa dilepaskan dari kontroversi saat pertandinga salah satu contohnya adalah pertandingan Rabu (4/4/2012) dinihari WIB Barselona berhasil menag 3-1 atas AC Milan kemenangan Barcelona dinodai kontroversi setelah Nesta dinilai wasit menarik kaus Carles Puyol di kotak penalti. Barcelona akhirnya mendapat hadiah tendangan penalti dan berhasil dieksekusi Lionel Messi.
1. Chelsea vs Barcelona (6 Mei 2009 semifinal leg kedua, 1-1)
Setelah bermain imbang tanpa gol di leg pertama, Chelsea sempat memimpin di leg kedua melalui gol Michael Essien. Selama pertandingan Chelsea seharusnya mendapat 5 hadiah penalti setelah Eric Abidal menarik kaus Drogba di kotak penalti, Dani Alves menjatuhkan Florent Malouda di kotak penalti, namun Chelsea hanya dihadiahi tendangan penalti, dan handball yang dilakukan Gerard Pique dan Samuel Eto’o saat mencegah usaha Chelsea mencetak gol. Andres Iniesta mencetak gol di injury time untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Barcelona lolos ke final berkat keunggulan gol tandang. Wasit yang memimpin Tom Henning Ovrebo kemudian menjadi musuh bersama publik Stamford Bridge.
2. Barcelona vs Inter Milan (24 April 2010 semifinal leg kedua, 1-0)
Pada leg pertama, Inter Milan menumbangkan Barcelona 3-1. Barcelona berusaha membalikkan keadaan dan berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Thiago Motta dikartu merah oleh wasit Franck De Bleeckere. Sergio Busquets menjadi aktor utama dari drama kartu merah yang diterima Motta. Motta dan Busquets terlibat perebutan bola di udara. Sikut Motta terlihat sedikit mengenai dahu Busquets namun tidak kencang. Busquets kemudian terjatuh dan menutupi wajahnya sambil mengerang kesakitan di atas lapangan. Motta kemudian dikartu merah. Namun Busquets kemudian tertangkap kamera mengintip ke arah wasit dari balik jarinya untuk melihat apakah aktingnya berhasil atau tidak.
3. Barcelona vs Arsenal (8 Maret 2011 leg kedua babak 16 besar, 3-1)
Pada leg pertama, Arsenal berhasil menahan imbang Barcelona 2-2. Pada leg kedua, Sergio Busquets mencetak gol bunuh diri sehingga Arsenal unggul agregat 3-2. Tiga menit setelah gol tersebut, Robin van Persie mendapat kartu kuning kedua karena tetap menendang bola ke gawang Barcelona padahal wasit sudah meniup peluit offside. Barcelona kemudian mencetak dua gol tambahan sehingga membalik agregat menjadi 4-3. Setelah pertandingan, Van Persie mengklaim bahwa dia tidak bisa mendengar bunyi peluit yang ditiup wasit Massimo Busaca dan dia tetap menendang bola.
4. Real Madrid vs Barcelona (27 April 2011 semifinal leg pertama, 0-2)
Dua gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Messi setelah bek Madrid, Pepe dikartu merah wasit Wolfgang Stark pada menit 61 setelah melakukan tekel kepada bek Barcelona Daniel Alves. Para pemain Madrid kemudian mengklaim Alves melakukan akting berlebihan setelah menerima tekel Pepe padahal menurut para pemain Madrid, tidak ada kontak antara Pepe dengan Alves. Jose Mourinho pun dikeluarkan oleh Wolfgang Stark karena melakukan protes terhadap keputusan tersebut dan terkena sanksi larangan mendampingi tim di leg kedua.
5. Barcelona vs Real Madrid (5 Mei 2011 semifinal leg kedua, 1-1)
Saat skor masih imbang 0-0, wasit De Bleeckere menganulir gol Gonzalo Higuain setelah wasit menilai Cristiano Ronaldo telah melanggar Javier Mascherano terlebih dahulu sebelum gol itu terjadi. Pertandingan kemudian berakhir 1-1 dan Barcelona lolos ke final dengan agregat 3-1.
6. Barcelona vs AC Milan (4 April 2012 perempat final leg kedua, 3-1)
Saat kedudukan masih imbang 1-1, Barcelona diberi hadiah tendangan penalti oleh wasit Bjorn Kuipers 5 menit menjelang turun minum. Penalti itu tidak mendapat protes dari para pemain Milan. Namun, pemain Milan kemudian meradang ketika wasit kembali memberikan tendangan penalti. Wasit menilai Alessandro Nesta menarik baju Sergio Busquets saat pemain Barcelona hendak melakukan tendangan sudut. Waktu itu bola masih dalam keadaan mati. Wasit kemudian menghukum Milan dengan tendangan penalti kedua yang dieksekusi oleh Messi.
1. Chelsea vs Barcelona (6 Mei 2009 semifinal leg kedua, 1-1)
Setelah bermain imbang tanpa gol di leg pertama, Chelsea sempat memimpin di leg kedua melalui gol Michael Essien. Selama pertandingan Chelsea seharusnya mendapat 5 hadiah penalti setelah Eric Abidal menarik kaus Drogba di kotak penalti, Dani Alves menjatuhkan Florent Malouda di kotak penalti, namun Chelsea hanya dihadiahi tendangan penalti, dan handball yang dilakukan Gerard Pique dan Samuel Eto’o saat mencegah usaha Chelsea mencetak gol. Andres Iniesta mencetak gol di injury time untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Barcelona lolos ke final berkat keunggulan gol tandang. Wasit yang memimpin Tom Henning Ovrebo kemudian menjadi musuh bersama publik Stamford Bridge.
2. Barcelona vs Inter Milan (24 April 2010 semifinal leg kedua, 1-0)
Pada leg pertama, Inter Milan menumbangkan Barcelona 3-1. Barcelona berusaha membalikkan keadaan dan berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Thiago Motta dikartu merah oleh wasit Franck De Bleeckere. Sergio Busquets menjadi aktor utama dari drama kartu merah yang diterima Motta. Motta dan Busquets terlibat perebutan bola di udara. Sikut Motta terlihat sedikit mengenai dahu Busquets namun tidak kencang. Busquets kemudian terjatuh dan menutupi wajahnya sambil mengerang kesakitan di atas lapangan. Motta kemudian dikartu merah. Namun Busquets kemudian tertangkap kamera mengintip ke arah wasit dari balik jarinya untuk melihat apakah aktingnya berhasil atau tidak.
3. Barcelona vs Arsenal (8 Maret 2011 leg kedua babak 16 besar, 3-1)
Pada leg pertama, Arsenal berhasil menahan imbang Barcelona 2-2. Pada leg kedua, Sergio Busquets mencetak gol bunuh diri sehingga Arsenal unggul agregat 3-2. Tiga menit setelah gol tersebut, Robin van Persie mendapat kartu kuning kedua karena tetap menendang bola ke gawang Barcelona padahal wasit sudah meniup peluit offside. Barcelona kemudian mencetak dua gol tambahan sehingga membalik agregat menjadi 4-3. Setelah pertandingan, Van Persie mengklaim bahwa dia tidak bisa mendengar bunyi peluit yang ditiup wasit Massimo Busaca dan dia tetap menendang bola.
4. Real Madrid vs Barcelona (27 April 2011 semifinal leg pertama, 0-2)
Dua gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Messi setelah bek Madrid, Pepe dikartu merah wasit Wolfgang Stark pada menit 61 setelah melakukan tekel kepada bek Barcelona Daniel Alves. Para pemain Madrid kemudian mengklaim Alves melakukan akting berlebihan setelah menerima tekel Pepe padahal menurut para pemain Madrid, tidak ada kontak antara Pepe dengan Alves. Jose Mourinho pun dikeluarkan oleh Wolfgang Stark karena melakukan protes terhadap keputusan tersebut dan terkena sanksi larangan mendampingi tim di leg kedua.
5. Barcelona vs Real Madrid (5 Mei 2011 semifinal leg kedua, 1-1)
Saat skor masih imbang 0-0, wasit De Bleeckere menganulir gol Gonzalo Higuain setelah wasit menilai Cristiano Ronaldo telah melanggar Javier Mascherano terlebih dahulu sebelum gol itu terjadi. Pertandingan kemudian berakhir 1-1 dan Barcelona lolos ke final dengan agregat 3-1.
6. Barcelona vs AC Milan (4 April 2012 perempat final leg kedua, 3-1)
Saat kedudukan masih imbang 1-1, Barcelona diberi hadiah tendangan penalti oleh wasit Bjorn Kuipers 5 menit menjelang turun minum. Penalti itu tidak mendapat protes dari para pemain Milan. Namun, pemain Milan kemudian meradang ketika wasit kembali memberikan tendangan penalti. Wasit menilai Alessandro Nesta menarik baju Sergio Busquets saat pemain Barcelona hendak melakukan tendangan sudut. Waktu itu bola masih dalam keadaan mati. Wasit kemudian menghukum Milan dengan tendangan penalti kedua yang dieksekusi oleh Messi.
Alasan Mengapa Timnas U-21 Indonesia Kalah dari Brunei
@IkadaNewsOnline - Alasan Mengapa Timnas U-21 Indonesia Kalah dari Brunei - Pelatih tim nasional Indonesia usia di bawah 21 tahun (timnas U-21) Widodo Cahyono Putro mengatakan tim besutannya gagal meraih Sultan Hassanal Bolkiah Cup 2012 karena kalah cerdik dari tim Brunei Darussalam. Andik dan kawan-kawan juga dinilai kalah jam terbang.
"Brunei lebih cerdik. Saya tidak mau mencari alasan, tapi yang pasti kita kalah dalam jam terbang dan pengalaman," katanya melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat malam, 9 Maret 2012. "Kita harus akui Brunei lebih baik."
Andik dan kawan-kawan dipaksa menyerah oleh tim Brunei Darussalam dengan skor 0-2 di laga final turnamen Sultan Hassanal Bokiah Cup 2012 di Hassanal Bolkiah National Stadium, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Jumat.
Gol Brunei Darussalam dicetak Aminuddin Zakwan di menit ke-48 dan Adi bin Said di menit ke-75. Kemenangan ini menjadi sejarah baru bagi tim Brunei Darussalam yang belum pernah mencicipi gelar juara sejak turnamen ini digelar.
Meski gagal membawa pulang trofi, Widodo optimistis tim besutannya ini akan menjadi tim kuat. Para pemain, kata Widodo, memiliki potensi besar untuk terus berkembang. "Mereka punya potensi," katanya.
"Brunei lebih cerdik. Saya tidak mau mencari alasan, tapi yang pasti kita kalah dalam jam terbang dan pengalaman," katanya melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat malam, 9 Maret 2012. "Kita harus akui Brunei lebih baik."
Andik dan kawan-kawan dipaksa menyerah oleh tim Brunei Darussalam dengan skor 0-2 di laga final turnamen Sultan Hassanal Bokiah Cup 2012 di Hassanal Bolkiah National Stadium, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Jumat.
Gol Brunei Darussalam dicetak Aminuddin Zakwan di menit ke-48 dan Adi bin Said di menit ke-75. Kemenangan ini menjadi sejarah baru bagi tim Brunei Darussalam yang belum pernah mencicipi gelar juara sejak turnamen ini digelar.
Meski gagal membawa pulang trofi, Widodo optimistis tim besutannya ini akan menjadi tim kuat. Para pemain, kata Widodo, memiliki potensi besar untuk terus berkembang. "Mereka punya potensi," katanya.
Koleksi Foto: Hope Solo ' Kiper Cantik Asal Amerika '
@IkadaNewsOnline - Koleksi Foto: Hope Solo ' Kiper Cantik Asal Amerika ' - Hope Solo walaupun berwajah cantik tetapi memilih sepakbola sebagai cabang olahraga yang ditekuni tidak seperti perempuan cantik lainnya yang mungkin tak mau beresiko bagian tubuhnya terluka.
Lahir di Richland Washington 30 Juli 1981, Solo berguru pada sang ayah yang pada dasarnya bukanlah pesepakbola. Ia adalah veteran perang vietnam yang tak berumah dan harus bercerai dengan istrinya. Namun, di balik kehancurannya, ia dapat membina Solo untuk tekun dalam sepakbola walaupun belum terlalu populer di Amerika.
Posisi pertama yang di pilih Solo bukanlah kiper melainkan sebagai penyerang. Di Richland High School ia mampu mengantongi 109 gol. Kepindahannya sebagai kiper dimulai saat solo berada di University of Washington. Setelah itu ia menjajal kemampuannnya dengan melalang buana di Eropa untuk menjajal ketangguhannya.
ia pernah bermain untuk Kopparbergs/Göteborg FC di Liga Swedia pada tahun 2004 dan Setahun kemudian, ia bermain untuk klub Prancis, Olympique Lyonnais.
Karirnya di timnas sangat baik, ia menjadi salah satu andalan tim sepakbola nasional wanita. Ia memegang rekor tak pernah terbobol selama 1054 menit dan ia menjadi salah satu senjata Amerika Serikat dalam menyabet emas di Olimpiade 2008 melawan Brazil di final. Berkat penyelamatan gemilang dari Solo Amerika Menang 1 – 0.
Sayangnya prestasi terakhir untuk di timnas kurang maksimal, Amerika harus bertekuk lutut di hadapan Jepank di ajang final piala dunia dalam adu pinalti dan pupuslah harapannya untuk mendapat gelar juara dunia untuk pertama kalinya.
Namun Solo tetap menunjukan kualitasnya sebagai pemain bintang, Solo di anugerahi Golden Glove sebagai kiper terbaik di piala dunia 2011 dan ia juga mendapatkan bronze ball sebagai pemain terbaik ke tiga di turnament yang di selenggarakan Jerman tersebut.
Lahir di Richland Washington 30 Juli 1981, Solo berguru pada sang ayah yang pada dasarnya bukanlah pesepakbola. Ia adalah veteran perang vietnam yang tak berumah dan harus bercerai dengan istrinya. Namun, di balik kehancurannya, ia dapat membina Solo untuk tekun dalam sepakbola walaupun belum terlalu populer di Amerika.
Posisi pertama yang di pilih Solo bukanlah kiper melainkan sebagai penyerang. Di Richland High School ia mampu mengantongi 109 gol. Kepindahannya sebagai kiper dimulai saat solo berada di University of Washington. Setelah itu ia menjajal kemampuannnya dengan melalang buana di Eropa untuk menjajal ketangguhannya.
ia pernah bermain untuk Kopparbergs/Göteborg FC di Liga Swedia pada tahun 2004 dan Setahun kemudian, ia bermain untuk klub Prancis, Olympique Lyonnais.
Karirnya di timnas sangat baik, ia menjadi salah satu andalan tim sepakbola nasional wanita. Ia memegang rekor tak pernah terbobol selama 1054 menit dan ia menjadi salah satu senjata Amerika Serikat dalam menyabet emas di Olimpiade 2008 melawan Brazil di final. Berkat penyelamatan gemilang dari Solo Amerika Menang 1 – 0.
Sayangnya prestasi terakhir untuk di timnas kurang maksimal, Amerika harus bertekuk lutut di hadapan Jepank di ajang final piala dunia dalam adu pinalti dan pupuslah harapannya untuk mendapat gelar juara dunia untuk pertama kalinya.
Namun Solo tetap menunjukan kualitasnya sebagai pemain bintang, Solo di anugerahi Golden Glove sebagai kiper terbaik di piala dunia 2011 dan ia juga mendapatkan bronze ball sebagai pemain terbaik ke tiga di turnament yang di selenggarakan Jerman tersebut.
Wah...Wasit Pemimpin Indonesia Vs Bahrain Dikritik Jurnalis Asing
@IkadaNewsOnline - Wah...Wasit Pemimpin Indonesia Vs Bahrain Dikritik Jurnalis Asing - Kepemimpinan wasit Andre El Haddad dalam laga Bahrain melawan Indonesia dalam laga kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 Grup E Zona Asia di Stadion Nasional Manama, Rabu (29/2/2012) malam, menjadi sorotan para penggemar sepakbola. Tidak hanya masyarakat awam, para jurnalis lokal maupun asing juga menyampaikan kritikannya.
Melalui Twitter, beberapa jurnalis asing mengutarakan kritik seputar kepemimpinan wasit asal Lebanon tersebut. Maklum saja, hukuman empat tendangan penalti dalam pertandingan tersebut terasa mengherankan. Dimana tiga diantaranya diberikan oleh El Haddad di babak pertama, dengan dua diantaranya berbuah gol.
Salah satu jurnalis dari Sport Illustrated, Grant Wahl, menyampaikan kritikannya kepada wasit El Haddad melalui akun Twitternya. “Bahrain harus mencetak kemenangan dengan selisih sembilan gol untuk melangkah ke babak selanjutnya. Mereka mendapatkan hadiah berupa kartu merah pada menit kedua dan dua buah penalti. Siapa yang menyaksikan pertandingan ini? Mencurigakan?” tulis Wahl pada akun twitternya @GrantWahl.
Memang dalam tayangan ulang ada beberapa pelanggaran yang terlihat ganjal. Salah satunya ada pemain Bahrain yang sengaja menjatuhkan diri di kotak penalti Indonesia. Keputusan wasit El Haddad memberikan hadiah penalti inilah yang membuat pertandingan tersebut kontroversial.
Sebelumnya, kepemimpinan wasit El Haddad dalam pertandingan antara Singapura dengan China juga mendapat banyak kiritkan. Singapura yang tadinya unggul 1-0 atas China dihukum dengan tendangan penalti untuk China. Tidak hanya satu kali tapi dua kali, dimana hadiah tendangan penalti itu berhasil dimanfaatkan oleh China untuk menyamakan kedudukan.
Setelah menyamakan kedudukan, China nampaknya mulai bersemangat sedangkan mental Singapura anjlok. Pada menit ke-73 China berhasil menambah gol yang dicetak oleh Yu Hai. Alhasil pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan China.
Telepas dari semua itu, pertandingan kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 antara Bahrain dengan Indonesia, akhirnya dimenangkan Bahrain dengan skor telak 10-0. Tapi meskipun menang, Bahrain tidak bisa lolos kebabak berikutnya karena pertandingan antara Iran melawan Qatar berakhir imbang 2-2.
Perwakilan Grup E Zona Asia kini telah meloloskan dua tim untuk melaju ke babak selanjutnya yakni, Iran dan Qatar. Sementara Indonesia terpuruk di posisi keempat dengan poin kosong atau tanpa kemenangan sekalipun.
Melalui Twitter, beberapa jurnalis asing mengutarakan kritik seputar kepemimpinan wasit asal Lebanon tersebut. Maklum saja, hukuman empat tendangan penalti dalam pertandingan tersebut terasa mengherankan. Dimana tiga diantaranya diberikan oleh El Haddad di babak pertama, dengan dua diantaranya berbuah gol.
Salah satu jurnalis dari Sport Illustrated, Grant Wahl, menyampaikan kritikannya kepada wasit El Haddad melalui akun Twitternya. “Bahrain harus mencetak kemenangan dengan selisih sembilan gol untuk melangkah ke babak selanjutnya. Mereka mendapatkan hadiah berupa kartu merah pada menit kedua dan dua buah penalti. Siapa yang menyaksikan pertandingan ini? Mencurigakan?” tulis Wahl pada akun twitternya @GrantWahl.
Memang dalam tayangan ulang ada beberapa pelanggaran yang terlihat ganjal. Salah satunya ada pemain Bahrain yang sengaja menjatuhkan diri di kotak penalti Indonesia. Keputusan wasit El Haddad memberikan hadiah penalti inilah yang membuat pertandingan tersebut kontroversial.
Sebelumnya, kepemimpinan wasit El Haddad dalam pertandingan antara Singapura dengan China juga mendapat banyak kiritkan. Singapura yang tadinya unggul 1-0 atas China dihukum dengan tendangan penalti untuk China. Tidak hanya satu kali tapi dua kali, dimana hadiah tendangan penalti itu berhasil dimanfaatkan oleh China untuk menyamakan kedudukan.
Setelah menyamakan kedudukan, China nampaknya mulai bersemangat sedangkan mental Singapura anjlok. Pada menit ke-73 China berhasil menambah gol yang dicetak oleh Yu Hai. Alhasil pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan China.
Telepas dari semua itu, pertandingan kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 antara Bahrain dengan Indonesia, akhirnya dimenangkan Bahrain dengan skor telak 10-0. Tapi meskipun menang, Bahrain tidak bisa lolos kebabak berikutnya karena pertandingan antara Iran melawan Qatar berakhir imbang 2-2.
Perwakilan Grup E Zona Asia kini telah meloloskan dua tim untuk melaju ke babak selanjutnya yakni, Iran dan Qatar. Sementara Indonesia terpuruk di posisi keempat dengan poin kosong atau tanpa kemenangan sekalipun.
Posted by
ADMIN
at
12.34
Labels:
asing,
bahrain,
Indonesia,
kritik,
pemimpin,
Piala dunia,
sepak bola,
vs,
wasit
Lihat Kehebatan Kuda Ini Bermain Bola, Mengalahkan Pele!
@IkadaNewsOnline - Lihat Kehebatan Kuda Ini Bermain Bola, Mengalahkan Pele! - Kuda ini mampu bermain sepakbola dan keahlian boleh dikatakan bisa mengalahkan legenda pesepakbola, Pele. Gray, nama kuda poni ini sangat lihai menggiring bola,
' Sejarah Legenda Pemain Bola Indonesia Yang Terlupakan '
@IkadaNewsOnline - ' Sejarah Legenda Pemain Bola Indonesia Yang Terlupakan ' - Pernah ada era dimana tim sepakbola Indonesia ditakuti di Asia, bahkan Eropa. Era dimana kecanggihan teknologi belum menjamah ranah olahraga. Era dimana kemampuan fisik masing-masing pemain lebih berperan dari formasi dan taktik. di era itu, ada satu nama pesepakbola yang luar biasa. Salah satu bakat terpendam tanah air Indonesia yang kemampuannya diakui dunia. dia adalah Ramang, pesepakbola asal Makassar yang namanya mengangkasa, dan terlupakan.
Ramang Kecil
Ramang dilahirkan di Makassar, tahun 1928. Ayahnya, Nyo’lo, merupakan Ajudan raja Gowa Djondjong Karaenta Lemamparang yang dikenal sebagai jagoan sepak raga. Sejak kecil Ramang sudah terlihat mewarisi bakat bal-balan ayahnya. Ia kerap berlatih dengan seadanya. Bola anyaman rotan, gulungan kain, hingga buah jeruk kecil menjadi teman berlatihnya.
Ramang memperkuat PSM
Pada tahun 1947, Ramang bergabung ke klub sepakbola Makassar Voetball Bond (MVB), yang kini dikenal dengan nama PSM Makassar. Sebelum berlabuh di klub besar tersebut, Ramang membela Persis (Persatuan Sepakbola Induk Sulawesi). Bakatnya tersendus oleh scout dari PSM ketika memperkuat tim tersebut dalam sebuah turnamen yang diadakan oleh PSM. Ramang mencetak 7 gol dalam sebuah pertandingan dan membawa Persis menang 9-0 dalam kompetisi tersebut.
Tanpa menunggu lama, PSM segera mengontrak pemain bertubuh mungil tersebut. Hanya setahun di PSM, Ramang telah melanglang buana ke seluruh penjuru daerah di Indonesia. Ketika ia kembali ke Makassar, seseorang menawarinya pekerjaan sebagai opas di dinas Pekerjaan Umum. Gajinya hanya Rp.3500,- per bulan dan tidak pernah naik. Namun Ramang menerimanya dengan hati terbuka. Maklum, ketika itu sepakbola belum dapat dijadikan mata pencaharian tetap.
Kerja Sampingan Ramang
Pekerjaan sampingan Ramang sebelum dikontrak PSM adalah kernet dan tukang becak. Namun akhirnya ia meninggalkan dua pekerjaan tersebut, bukan karena gajinya di PSM mencukupi, namun ia lebih mencintai sepakbola. Hal tersebut membuat kehidupan Ramang yang saat itu sudah berkeluarga, sangat memprihatinkan. Keluarganya tinggal menumpang di rumah seorang teman.
Dukungan dari sang istri yang tabah dan setia membuat Ramang dapat fokus bermain bola. Sampai akhirnya bakat luar biasa Ramang membuatnya terpilih memperkuat tim nasional Indonesia (kala itu bernama tim PSSI) pada tahun 1952.
Kiprah Gemilang Ramang di Kancah Internasional
Prestasi Ramang di tingkat nasional amat cemerlang. dirinya dikenal sebagai striker haus gol yang tak lelah bergerak ke segala arah dengan kecepatan tinggi sambil melepas tendangan dnegan akurasi tinggi. Pada lawatannya tahun 1954 ke berbagai negeri Asia (Filipina, Hongkong, Muangthai, Malaysia) PSSI hampir menyapu seluruh kesebelasan yang dijumpai dengan gol menyolok. Dari 25 gol (dan PSSI hanya kemasukan 6 gol) 19 di antaranya lahir dari kaki Ramang.
Ketajaman Ramang membuat nama Indonesia disegani di tingkat sepakbola dunia. Beberapa tim terbaik dunia kala itu berebutan ingin menjajal kekuatan timnas Indonesia. Mulai dari Yugoslavia yang gawangnya dijaga Beara, salah satu kiper terbaik dunia waktu itu, klub Stade de Reims dengan si kaki emas Raymond Kopa, kesebelasan Rusia dengan kiper top dunia Lev Yashin, klub Locomotive dengan penembak maut Bubukin, sampai Grasshopers dengan Roger Vollentein.
Namun Ramang adalah pribadi yang rendah hati, ia mengatakan bahwa prestasi timnas kala itu tak lepas dari perjuangan rekan-rekannya, bukan dirinya semata.
Ramang adalah pesepakbola dengan bakat alami murni. Sebagai penyerang, ia kerap mencetak gol dari berbagai sudut, bahkan sudut mustahil sekalipun. Permainannya pun sedap dipandang mata. Salah satu kemampuan khusus Ramang adalah tendensi dan presisi untuk melepaskan tembakan salto. Tak jarang ia merobek jala lawan dengan sepakan akrobatik yang aduhai. Satu di antaranya yang paling diingat adalah saat PSSI mengalahkan RRC dengan skor 2-0 di Jakarta. Kedua gol itu lahir dari kaki Ramang, satu di antaranya tembakan salto.
Kelihaian Ramang di lapangan bola membuat seluruh Indonesia mengenalnya. Bahkan pada era akhir 50 an, banyak ibu-ibu menamai anak mereka ‘Ramang’.
Pertandingan paling berkesan adalah ketika Indonesia bertemu Uni-Soviet di Olimpiade Melbourne 1956. Kala itu Uni-Soviet memegang predikat sebagai salah satu raja sepakbola dunia, dengan pertahanan yang digalang kiper legendaris Lev Yashin. Hebatnya, Indonesia berhasil menahan tim tersebut dengan skor kacamata. Ramang bahkan hampir saja mempermalukan Uni-Soviet dengan mencetak gol, namun gagal karena kausnya ditarik pemain belakang lawan sebelum sempat menceploskan bola.
Akhir Muram Prestasi Gemilang Ramang
Namun waktu terus berjalan, roda kehidupan terus berputar. Untuk Ramang, singkat saja dirinya berada di puncak kejayaan. Sinarnya meredup setelah dirinya terkena skorsing pada tahun 1960. Pria bersahaja ini dituduh menerima suap. Ketika dipanggil kembali pada tahun 1962, sinarnya telah pudar. Ramang akhirnya pensiun total dari sepakbola pada tahun 1968 dalam usia 40 tahun. Klub terakhir yang dibelanya adalah PSM Makassar.
Namun Ramang tidak meninggalkan lapangan hijau. Ia kembali sebagai pelatih dan sempat membawa tim Persipal Palu menjadi tim yang disegani di Indonesia. Ramang juga pernah melatih klub yang membesarkan namanya, PSM Makassar (sampai sekarang, salah satu julukan PSM Makassar adalah ‘Pasukan Ramang’).
Namun ternyata dunia kepelatihan terlalu kejam untuk Ramang. Ia disingkirkan secara perlahan dari dunia itu hanya karena tidak memiliki ijasah kepelatihan. Padahal racikannya yang bermaterikan pengalaman pribadi dan teori yang didapatnya dari pelatih timnas PSSI Tony Pogacnick berhasil membuat jeri lawan-lawan tim yang dilatihnya.
Ramang tetap menerima semua hal itu dengan lapang dada dan legowo. Untungnya lagi, ia tidak sampai harus berhenti menggeluti dunia yang dicintainya karena isu-isu miring tersebut.
Masa Tua Ramang
Pada tahun 1981, setelah melatih anak-anak PSM di bawah guyuran hujan, Ramang sakit. Selama enam tahun ia berjuang melawan sakit radang paru-paru yang menggerogotinya tanpa mampu berobat ke Rumah Sakit. Ramang memang hidup amat sederhana pada masa tuanya. karena sekali lagi, gaji seorang pelatih bola kala itu tidak bisa dijadikan penopang seseorang yang telah berkeluarga. Ramang hanya jebolan Sekolah Rakyat, tanpa ijasah, semua jadi sulit.
Pada tahun 1987, salah satu legenda terbesar sepakbola Indonesia ini mengehembuskan nafas terakhir di kediamannya yang amat sederhana. Ia menghuni rumah kecil tersebut bersama anak, menantu dan cucunya, semua berjumlah 19 orang.
Ramang Legenda Yang dilupakan
Kini, yang cukup menyedihkan, nama Ramang seakan sudah dilupakan. Tenggelam di bawah nama seperti Kurniawan Dwi Yulianto, Bima Sakti, Bambang Pamungkas, dan Irfan Bachdim. Satu-satunya pengingat orang-orang akan keberadaannya hanyalah sebuah patung sederhana di pintu utara lapangan Karebosi, Makassar.
Mari kita kenang kembali keberadaan mereka yang pernah mengangkat nama Indonesia di mata dunia pada suatu era, walaupun hanya lewat sepakbola.
Ramang kecil Kadir kecil..
Menggiring bola di jalanan
Ruli kecil Riki kecil..
Lika liku jebolkan gawang
(Kutipan lirik lagu Iwan Fals yang berjudul ‘Mereka Ada di Jalan)
Inilah Foto-foto kerusuhan sepak bola di Mesir 73 orang tewas
@IkadaNewsOnline - Inilah Foto-foto kerusuhan sepak bola di Mesir 73 orang tewas - "Ini bukan sepak bola, ini adalah perang dan orang mati : Lebih dari 70 tewas dan 1.000 terluka setelah invasi lapangan di Mesir," demikian judul berita sebuah media massa dunia. Penggemar sepak bola Mesir terkenal keras, terutama pendukung Al-Ahly yang dikenal sebagai Ultras mengamuk. Berikut foto-foto peristiwa itu:
Aksi Lionel Messi Saat Berusia 10 Tahun
@IkadaNewsOnline - Penggemar Lionel Messi sudah terlalu sering menyaksikan kapten Argentina mencetak gol. Semua sudah pernah dilakukan Messi. Mulai dari gol dari tendangan bebas, gol melalui dada, bahkan aksi tangan Tuhan ala Diego Maradona.
Namun, itu semua terjadi ketika Messi sudah menjajaki karier profesional. Bagaimana ketika ia masih berada di Argentina di usia begitu belia? Ternyata, sang mesiah tak kalah garang. Video ini diambil dari salah satu lawatan Newell’s Old Boys junior ke Peru dalam laga persahabatan. Tengoklah tiga gol berkelas Messi.
Yang pertama, ia mengarahkan bola ke sudut atas gawang lawan sehingga kiper tak akan mampu menjangkau. Yang kedua, Messi pandai memanfaatkan rebound tendangan bebasnya. Gol ketiga lahir dari penempatan posisinya yang baik.
Pada menit 1:15 kita akan melihat aksi individu si bocah kecil yang melewati tiga pemain lawan. Sepanjang video kita juga akan melihat kelihaian demi kelihaian anak yang sempat mengalami masalah hormon pertumbuhan ini. Tidak ada yang berubah hingga dewasa, kecuali semakin matangnya sang nomor 10 menghadapi lawan-lawannya. Messi sendiri memperkuat Newell’s Old Boys selama 6 tahun, sejak 1995 hingga 2000. Bakat sang mesiah sempat dilirik River Plate. Namun, mereka tak cukup memiliki uang untuk membantu Messi menangani masalah hormon pertumbuhannya.
Tak perlu berkecil hati terlalu lama. Sebuah akademi di lintas benua sana, datang menawarkan segalanya. Maka, berangkatlah Messi kecil ke La Masia, yang dalam bahasa Spanyol berarti Rumah Petani. Kini, siapa yang bisa meragukan kehebatan pemain yang baru berusia 24 tahun ini?
Yang Ingin Lihat Videonya Bisa Di Lihat Disini
Namun, itu semua terjadi ketika Messi sudah menjajaki karier profesional. Bagaimana ketika ia masih berada di Argentina di usia begitu belia? Ternyata, sang mesiah tak kalah garang. Video ini diambil dari salah satu lawatan Newell’s Old Boys junior ke Peru dalam laga persahabatan. Tengoklah tiga gol berkelas Messi.
Yang pertama, ia mengarahkan bola ke sudut atas gawang lawan sehingga kiper tak akan mampu menjangkau. Yang kedua, Messi pandai memanfaatkan rebound tendangan bebasnya. Gol ketiga lahir dari penempatan posisinya yang baik.
Pada menit 1:15 kita akan melihat aksi individu si bocah kecil yang melewati tiga pemain lawan. Sepanjang video kita juga akan melihat kelihaian demi kelihaian anak yang sempat mengalami masalah hormon pertumbuhan ini. Tidak ada yang berubah hingga dewasa, kecuali semakin matangnya sang nomor 10 menghadapi lawan-lawannya. Messi sendiri memperkuat Newell’s Old Boys selama 6 tahun, sejak 1995 hingga 2000. Bakat sang mesiah sempat dilirik River Plate. Namun, mereka tak cukup memiliki uang untuk membantu Messi menangani masalah hormon pertumbuhannya.
Tak perlu berkecil hati terlalu lama. Sebuah akademi di lintas benua sana, datang menawarkan segalanya. Maka, berangkatlah Messi kecil ke La Masia, yang dalam bahasa Spanyol berarti Rumah Petani. Kini, siapa yang bisa meragukan kehebatan pemain yang baru berusia 24 tahun ini?
Yang Ingin Lihat Videonya Bisa Di Lihat Disini
Berikut 4 Peristiwa Tersambar Petir Saat Main Bola
1. Seorang Remaja Tersambar Petir Saat Main Bola.
Siswa SMK Amal Karya Pendidikan (AKP) Galang, Ramdani (16) tewas mengenaskan setelah terkena sambaran petir ketika bermain bola kaki bersama puluhan rekannya, di lapangan Desa Pagar Merbau I, Pagar Merbau, Deliserdang, Kamis (09/06/2011), pukul 18.00 WIB.
Korban yang mengalami luka bakar yang cukup parah di bagian perut ini meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
2. Siswa SMA Tewas Tersambar Petir Saat Asik main Bola, 4 lainnya mengalami lukar bakar serius
GUNUNGKIDUL - Nasib tragis dialami Triatmojo (13), warga Dusun Karangpoh, Desa Semin, Kecamatan Semin, Gunungkindul, DIY. Siswa SMPN 1 Semin ini tewas akibat tersambar petir saat bermain sepakbola di lapangan tak jauh dari sekolahnya.
Dari informasi yang dikumpulkan di lokasi, Rabu (26/1/2011), peristiwa ini berawal saat korban bersama empat rekannya bermain sepakbola di Lapangan Pundongsari.
Meski gerimis, mereka tetap nekat bermain bola. Tidak berselang lama, kilatan petir menyambar. Bersamaan dengan itu terdengar suara yang memekikkan telinga dan korban langsung tergeletak di tengah lapangan.
Empat rekan korban langsung berteriak minta pertolongan kepada warga sekitar. Warga pun datang untuk memberikan pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit terdekat.
3. Anwar Safaat Tewas Tersambar Petir Saat Bermain Sepakbola
SUMEDANG, (PRLM).- Anwar Safaat (20), warga Dusun Gorowong, Jalan Sebelas April, Kelurahan Kota Kaler, Kec. Sumedang Utara, Kab. Sumedang, tewas saat dilarikan ke klinik di Desa Pajagan, Kec. Cisitu, Sumedang, beberapa saat setelah tersambar petir. Diperoleh keterangan, pemuda itu sore itu tersambar petir ketika sedang bermain sepak bola di Lapang Sudapati, Desa Pajagan, Minggu (26/12) sekitar pukul 16.00 WIB.
Menurut wasit pertandingan sepakbola itu Andi Juliana, bebrapa saat sebelum kejadian, tim kesebelasan Anwar Safaat mendapat kesempatan tendangan penjuru. Sewaktu tendangan penjuru itu hendak dilakukan, sebagian besar pemain dari dua kesebelasan mendekat ke sekitar gawang lawan kesebelasan Anwar. Sementara, Anwar yang mendapat posisi sebagai bek, berjaga-jaga di tengah lapangan.
4. 3 Tewas Disambar Petir Saat Main Bola
SUBANG - Tiga pemuda tewas dan tiga lainnya luka bakar akibat tersambar petir saat dua pemuda dari dua kampung bermain bola di Lapangan Bola Desa Kumpay, Kec Jalan Cagak, Kab Subang, kemarin sore.
Tiga pemuda tewas, Sopian, 20, warga Kp Cileutik Rt 09/05 Desa Kasomalang Wetan, Kec Kasomalang, Subang. Dua pemuda Kp Cilimus, yang mengalami luka cukup serius akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (27/11) sore.
Dua korban tersambar petir lainnya warga Cilimus yakni Sopian Muharam, 28 dan Dedi, 35, hingga kini masih menjalani perawatan intensif dirumah sakit setempat.
Keterangan dihimpun Pos Kota, Senin (29/11), menyebutkan, keenam pemuda itu tersambar petir saat mereka tengah bermain bola di Lapangan Bola Desa Kumpay, Jalan Cagak.
Ahya, 48, saksi mata mengatakan, saat petir menyambar pemuda Cileutik dan Cilimus ketika permainan bola pun baru berlangsung selama 20 menit. Memang saat itu, cuaca di atas langit Desa Kumpay tampak mendung dan gelap, namun belum turun hujan, sekira pukul 16.30 wib.
Demikianlah 4 Peristiwa Tersambar Petir Saat Main Bola semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dan anak-anak anda agar tidak bermain bola saat hujan atau cuaca sedang mendung karena sangat bersiko tersambar petir saat main bola.
Siswa SMK Amal Karya Pendidikan (AKP) Galang, Ramdani (16) tewas mengenaskan setelah terkena sambaran petir ketika bermain bola kaki bersama puluhan rekannya, di lapangan Desa Pagar Merbau I, Pagar Merbau, Deliserdang, Kamis (09/06/2011), pukul 18.00 WIB.
Korban yang mengalami luka bakar yang cukup parah di bagian perut ini meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
2. Siswa SMA Tewas Tersambar Petir Saat Asik main Bola, 4 lainnya mengalami lukar bakar serius
GUNUNGKIDUL - Nasib tragis dialami Triatmojo (13), warga Dusun Karangpoh, Desa Semin, Kecamatan Semin, Gunungkindul, DIY. Siswa SMPN 1 Semin ini tewas akibat tersambar petir saat bermain sepakbola di lapangan tak jauh dari sekolahnya.
Dari informasi yang dikumpulkan di lokasi, Rabu (26/1/2011), peristiwa ini berawal saat korban bersama empat rekannya bermain sepakbola di Lapangan Pundongsari.
Meski gerimis, mereka tetap nekat bermain bola. Tidak berselang lama, kilatan petir menyambar. Bersamaan dengan itu terdengar suara yang memekikkan telinga dan korban langsung tergeletak di tengah lapangan.
Empat rekan korban langsung berteriak minta pertolongan kepada warga sekitar. Warga pun datang untuk memberikan pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit terdekat.
3. Anwar Safaat Tewas Tersambar Petir Saat Bermain Sepakbola
SUMEDANG, (PRLM).- Anwar Safaat (20), warga Dusun Gorowong, Jalan Sebelas April, Kelurahan Kota Kaler, Kec. Sumedang Utara, Kab. Sumedang, tewas saat dilarikan ke klinik di Desa Pajagan, Kec. Cisitu, Sumedang, beberapa saat setelah tersambar petir. Diperoleh keterangan, pemuda itu sore itu tersambar petir ketika sedang bermain sepak bola di Lapang Sudapati, Desa Pajagan, Minggu (26/12) sekitar pukul 16.00 WIB.
Menurut wasit pertandingan sepakbola itu Andi Juliana, bebrapa saat sebelum kejadian, tim kesebelasan Anwar Safaat mendapat kesempatan tendangan penjuru. Sewaktu tendangan penjuru itu hendak dilakukan, sebagian besar pemain dari dua kesebelasan mendekat ke sekitar gawang lawan kesebelasan Anwar. Sementara, Anwar yang mendapat posisi sebagai bek, berjaga-jaga di tengah lapangan.
4. 3 Tewas Disambar Petir Saat Main Bola
SUBANG - Tiga pemuda tewas dan tiga lainnya luka bakar akibat tersambar petir saat dua pemuda dari dua kampung bermain bola di Lapangan Bola Desa Kumpay, Kec Jalan Cagak, Kab Subang, kemarin sore.
Tiga pemuda tewas, Sopian, 20, warga Kp Cileutik Rt 09/05 Desa Kasomalang Wetan, Kec Kasomalang, Subang. Dua pemuda Kp Cilimus, yang mengalami luka cukup serius akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (27/11) sore.
Dua korban tersambar petir lainnya warga Cilimus yakni Sopian Muharam, 28 dan Dedi, 35, hingga kini masih menjalani perawatan intensif dirumah sakit setempat.
Keterangan dihimpun Pos Kota, Senin (29/11), menyebutkan, keenam pemuda itu tersambar petir saat mereka tengah bermain bola di Lapangan Bola Desa Kumpay, Jalan Cagak.
Ahya, 48, saksi mata mengatakan, saat petir menyambar pemuda Cileutik dan Cilimus ketika permainan bola pun baru berlangsung selama 20 menit. Memang saat itu, cuaca di atas langit Desa Kumpay tampak mendung dan gelap, namun belum turun hujan, sekira pukul 16.30 wib.
Demikianlah 4 Peristiwa Tersambar Petir Saat Main Bola semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dan anak-anak anda agar tidak bermain bola saat hujan atau cuaca sedang mendung karena sangat bersiko tersambar petir saat main bola.
Peristiwa Terpenting Dalam Sejarah Sepak Bola Tahun 2011
Bagi para pecandu olah raga sepak bola, baik liga Inggris, liga Spanyol, liga Italia, liga Champion ataupun liga-liga dunia lainnya tentunya tahu persis perkembangan yang terjadi dalam kegiatan olah raga tersebut, bisa dipastikan selama tahun 2011 banyak sekalig kejadian-kejadian yang mengejutkan akibat ulah 'sikulit bundar' tersebut. Nah berikut adalah peristiwa penting dalam sejarah sepak bola tahun 2011 yang telah disusun dari mulai awal tahun sampai dengan akhir tahun 2011.
10 Januari 2011 : Lionel Messi terpilih sebagai pemain terbaik dunia 2010 (FIFA Ballon d'Or). Gelar ini menjadi yang kedua bagi Messi setelah meraih penghargaan serupa setahun sebelumnya.
20 April 2011 : Real Madrid memastikan gelar Copa del Rey setelah menaklukkan Barcelona 1-0 melalui gol Cristiano Ronaldo. Kemenangan yang menghapus dahaga gelar El Real sejak 2008 dan menjegal dominasi Barcelona.
30 April 2011 : Setelah menanti 9 tahun, Borussia Dortmund akhirnya kembali menjadi juara Bundesliga untuk keempat kalinya.
11 Mei 2011 : Barcelona memastikan gelar La Liga Spanyol ketiganya secara beruntun sejak 2008. Pep Guardiola menjadi pelatih pertama dalam sejarah Barca yang bisa meraih tiga gelar pada tiga musim pertamanya.
14 Mei 2011 : Di Italia, AC Milan mengalahkan Cagliari 4-1 dalam laga kedua terakhir Seri A. Kemenangan ini memastikan Il Rossoneri juara Serie A dan memutus dominasi lima tahun terakhir Inter Milan.
14 Mei 2011 : Manchester United (MU) meraih gelar juara Liga Primer Inggris untuk ke-19 kalinya. Gelar ini sekaligus mematahkan raihan 18 gelar Liverpool. Untuk pelatih MU Sir Alex Ferguson, ini merupakan gelar liga ke-12.
14 Mei 2011 : Manchester City menjadi juara Piala FA 2011 setelah mengalahkan Stoke City pada babak final dengan skor 1-0. The Citizens akhirnya bisa meraih gelar pertama dalam 35 tahun terakhir.
15 Mei 2011 : Ajax Amsterdam memastikan gelar juara Eredivisie ke-30 pada laga terakhir setelah menaklukkan seteru utamanya, Twente, 3-1. Ajax akhirnya bisa mengenyam kembali juara Liga Belanda setelah sekitar tujuh tahun lepas dari genggaman.
18 Mei 2011 : Gol tunggal Radamel Falcao membawa FC Porto merebut juara Liga Eropa setelah menaklukkan Braga, 1-0. Gelar ini menjadi salah satu prestasi treble winner Porto pada musim ini.
21 Mei 2011 : Penantian 57 tahun Lille akan gelar juara Liga Perancis berakhir sudah setelah menahan imbang Paris Saint Germain 2-2. Ini menjadi gelar juara liga ketiga bagi Lille sepanjang sejarah klub.
21 Mei 2011 : Cristiano Ronaldo mencetak gol ke-40 di La Liga Spanyol sekaligus memecahkan rekor gol terbanyak di La Liga. Total ia mencetak 53 gol musim ini dan menjadi pemain pertama Madrid yang pernah melakukannya. Torehan ini membawa Ronaldo menyabet gelar European Golden Shoe untuk kedua kalinya.
28 Mei 2011 : Barcelona merebut gelar Liga Champions 2011 setelah menaklukkan Manchester United 3-1 di Stadion Wembley. Ini gelar keempat sepanjang sejarah Barca dan kedua di bawah asuhan Pep Guardiola. Lionel Messi, David Villa, dan Pedro mencetak gol kemenangan Barca. Messi menjadi pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak dengan 12 gol.
22 Juni 2011 : Setelah menanti 48 tahun, Santos akhirnya kembali merebut juara Copa Libertadores.
24 Juli 2011 : Uruguay menembus dominasi Brasil dan Argentina di Copa Amerika dengan menjadi juara setelah menekuk Paraguay 3-0. Dua gol Diego Forlan dan Luis Suarez membawa Uruguay menyabet gelar ke-15 kalinya. Ini menjadi raihan terbanyak negara Amerika Latin melewati Argentina dengan 14 gelar.
28 Juli 2011 : Bomber Atletico Madrid, Sergio Aguero, memutuskan hengkang ke Manchester City dengan transfer sekitar 35 juta poundsterling (Rp 487 miliar). Ini menjadi rekor transfer tertinggi sepanjang sejarah the Citizens.
26 Agustus 2011 : Barcelona meraih gelar ketiganya tahun ini di ajang Piala Super UEFA. Gol dari Lionel Messi dan Cecs Fabregas mampu menaklukkan perlawanan FC Porto.
30 September 2011 : Arsene Wenger menjalani 15 tahun kariernya bersama Arsenal. Selama itu, ia mempersembahkan tiga gelar juara Liga Primer Inggris dari total 11 gelar.
5 November 2011 : Klub Qatar, Al-Sadd, menyabet gelar Liga Champions AFC setelah menaklukkan Jeonbuk Hyundai Motors dalam drama adu penalti, 4-2 (2-2). Al-Sadd menjadi klub pertama asal Qatar yang meraih gelar tertinggi di Asia ini.
6 November 2011 : Pelatih MU, Alex Ferguson, menandai 25 tahun kariernya bersama MU. Ia sudah melampaui rekor 24 tahun milik pelatih MU sebelumnya, Sir Matt Busby, pada tahun lalu. Kini, Ferguson menjadi pelatih terlama yang membesut klub dalam sejarah Liga Primer Inggris.
27 November 2011 : Kesedihan menyelimuti tanah Britania Raya. Pelatih tim nasional Wales, Gary Speed, meninggal dalam usia 42 tahun. Mantan pemain Newcastle United ini dikabarkan meninggal akibat bunuh diri di rumahnya kawasan Huntington, Cheshire.
3 Desember 2011 : Tim promosi, Kashiwa Resyol, memberi kejutan di Liga Jepang dengan menyabet gelar juara. Reysol mencatat sejarah sebagai tim pertama yang menyabet gelar Divisi I dan II secara beruntun.
18 Desember 2011 : Barcelona memastikan gelar Juara Dunia Antarklub setelah menaklukkan juara Amerika Latin, Santos, dengan skor telak 4-0. Lionel Messi yang mencetak dua gol terpilih sebagai pemain terbaik.
21 Desember 2011 : Manchester City mempertahankan posisi puncak klasamen sementara Liga Primer sebelum Hari Natal setelah mengalahkan Stoke City, 3-0. Catatan ini mengulang prestasi 82 tahun silam.
Posted by
ADMIN
at
08.56
Labels:
History,
liga champion,
liga inggris,
liga italia,
liga spanyol,
penting,
peristiwa,
sejarah,
sepak bola
Berikut 10 Transfer Unik dan Aneh dalam Sepak Bola
Dalam satu dekade terakhir, sepak bola telah menjadi komoditas bisnis di mana uang banyak memainkan peranan demi hidupnya sebuah permainan dan kompetisi. Satu indikasi yang paling kentara adalah besarnya uang yang terlibat dalam transfer seorang pemain dari satu klub ke klub lain.
Cristiano Ronaldo masih memegang rekor sebagai pemain termahal ketika Real Madrid membelinya dari Manchester United dengan harga fantastis: 80 juta pound atau setara US$132 juta!
Selain itu, Ronaldo juga menjadi pemain bola yang memiliki gaji tertinggi dengan bayaran hampir 11 juta pound per tahun!
Namun jika dirunut ke belakang, dalam dunia sepak bola, ternyata transfer pemain tak selamanya dinilai dengan uang. Berikut sepuluh nilai transfer yang bisa dibilang cukup unik dan 'aneh':
10. TONY CASCARINO
Dari: Crokenhill ke Gillingham, 1982
Transfer: Satu set perangkat latihan
Rumor yang beredar tentang masa depan pemain timnas Republik Irlandia ini selalu menyebut bahwa ia dibayar dengan harga satu potong besi seng, namun Cascarino sendiri mengklaim jika Gillingham membayar dengan 'beberapa peralatan latihan, baju olah raga dan barang-barang semacam itu'.
9. GARY PALLISTER
Dari: Billingham Town ke Middlesbrough, 1984
Transfer: Satu set baju olah raga, satu tas bola dan jala gawang
Pallister boleh saja mengukir prestasi bersama Manchester United, namun langkah pertamanya memasuki dunia sepak bola tak terlalu glamor ketika ia hijrah dari Billingham menuju tim lokal yang lebih 'besar': Middlesbrough di usia 19 tahun. Nilai yang diberikan The Boro sepertinya hanyalah apa yang terserak di sekitar tenda kamp latihan saat itu. United kemudian membelinya dengan nilai transfer yang menjadi rekor untuk seorang bek kala itu, yakni sebesar 2,3 juta pound di tahun 1989.
8. KENNETH KRISTENSEN
Dari: Vindbjart ke Floey, 2002
Transfer: Udang segar senilai berat badannya
Penyerang yang satu ini membuat sebuah gebrakan di divisi tiga Liga Norwegia dengan mencetak banyak gol hampir di setiap laga - hal yang menarik minat dari Floey. Yang terlihat aneh mungkin adalah bandrolnya yakni udang segar sebanyak berat badan Kristensen. Jumlah itu diukur dengan timbangan ala pertandingan tinju.
7. ZAT KNIGHT
Dari: Rushall Olympic ke Fulham, 1999
Transfer: 30 potong pakaian olah raga
Pemain belakang yang mengemas 2 caps untuk timnas Inggris ini hengkang dari klub non-liga ke Fulham, secara teknis dengan status bebas transfer. ChairmanFulham, Mohamed Al-Fayed tak punya kewajiban untuk memberi apapun pada Rushall, namun sebagai wujud itikad baik ia mengirimkan 30 potong baju olah raga.
6. ERNIE BLENKINSOP
Dari: Cudworth ke Hull City, 1921
Transfer: 100 pound plus satu tong bir
Blenkinsop adalah seorang bek kiri yang memiliki caps lumayan untuk timnas Inggris yakni sebanyak 26 kali, bahkan menyandang ban kapten di beberapa laga. Namun awal kepindahannya dari klub kampung halaman ke Hull cukup sederhana: dengan sejumlah uang dan satu tong bir untuk menyenangkan mantan rekan satu timnya.
5. IAN WRIGHT
Dari: Greenwich Borough ke Crystal Palace, 1985
Transfer: Satu set anak timbangan
Ian Wright, yang di kemudian hari menjadi penggawa Inggris serta salah satu pemegang rekor gol terbanyak di Arsenal, sepertinya ditakdirkan untuk menjadi seorang tukang plester. Namun jalan hidupnya berubah ketika manajer Palace, Steve Coppell menyaksikan penampilannya bersama Greenwich Borough. Janjinya hijrah ke Palace ditukar dengan satu set anak timbangan, dan enam tahun kemudian ia menuju Arsenal berkat torehan 117 golnya.
4. JOHN BARNES
Dari: Sudbury Court ke Watford, 1981
Transfer: Satu set baju olah raga
Pemain yang kelak menjadi winger andalan Inggris serta legenda Liverpool ini masih berusia 17 tahun kala membela Sudbury Court, dan manajer Graham Taylor memberinya kesempatan seleksi di tim cadangan Watford. Terkesan dengan performa Barnes, satu set baju olah raga pun dikirim Watford ke Sudbury. Lima tahun kemudian, Liverpool ganti mengirim 900.000 pound ke Watford untuk memboyongnya.
3. MARIUS CIOARA
Dari: UT Arad ke Regal Hornia, 2006
Transfer: 15 kilogram sosis babi
Bek Rumania ini ditukarkan dengan 15 kilogram sosis babi, namun ia memutuskan pensiun satu hari sesudahnya dan klub barunya, Regal Hornia pun meminta sosis mereka kembali. Setelah hari itu, Cioara meninggalkan sepak bola dan memilih bekerja di pertanian Spanyol dan mengatakan bahwa momen tersebut adalah 'sebuah penghinaan besar'. Tak cukup sampai di situ, mantan klubnya meminta kembali bayaran yang sudah mereka keluarkan - senilai satu hari makan malam untuk tim.
2. ION RADU
Dari: Jiul Petrosani ke Valcea, 1998
Transfer: 2 ton daging
Jiul Petrosani memutuskan untuk menjual gelandangnya ini demi dua ton daging sapi dan babi. Presiden klub menyatakan: "Kami akan menjual daging ini, kemudian membayar semua gaji pemain lainnya."
1. LIVIU BAICEA
Dari: Jiul Petrosani ke UT Arad, 1999
Transfer: 10 buah bola sepak
Jiul Petrosani dan klub Rumania lainnya, UT Arad tampaknya memiliki kebiasaan untuk melakukan kesepakatan unik. Setelah menjual Radu untuk dua ton daging - Jiul juga menjual bek Liviu Baicea dengan harga sepuluh buah bola sepak.
Berikut Foto Expresi pemain Sepakbola ketika mendapat Kartu Merah atau kuning
Dalam permainan sepakbola setiap pemain yang melanggar peraturan, maka akan mendapatkan peringatan yaitu berupa peringatan Kartu Kuning dan Merah. Jika pemain mendapatkan Kartu kuning , maka pemain masih dapat melanjutkan pertandingan dan apabila melanggar kedua kali maka akan mendapatkan kartu merah.Dan jika pemain mendapat kartu Merah maka wajib meninggalkan pertandingan alias di usir dari pertandingan. dan yang berhak memberikan kartu tersebut adalah sudah pasti Wasit lah. Kartu di berikan apabila pemain melanggar peraturan sesuai prosedur sepeti bermain kasar terhadap pemain lawan.
Nah gan nih adalah Foto expresi pemain bola yang mendapat kartu dari wasit
Nah gan nih adalah Foto expresi pemain bola yang mendapat kartu dari wasit
Langganan:
Postingan (Atom)


































