@IkadaNewsOnline - FOTO: Kehidupan Suku Awá, Suku Terasing di Hutan Amazon - Kampanye internasional oleh kelompok advokasi Survival International
berharap untuk menyelamatkan suku yang "paling terancam di dunia" — suku
Awá di Brasil — dari orang luar yang berusaha mengambil tanah mereka.
Orang-orang suku Awá hidup dari berburu dan berkumpul. Mereka
berperjalanan dalam keluarga besar sekitar 30 orang. Mereka akan pergi
berburu dalam ekspedisi selama beberapa minggu. Meski begitu, kelompok
kecil ini menjadi rentan terhadap serangan orang-orang bersenjata yang
disewa oleh para pembuka hutan dan penebang kayu.
Pria-pria Awá adalah pemburu yang membuat sendiri panah serta busur
mereka. Kehidupan suku ini sangat tergantung pada hutan dan gaya hidup
berburu-berkumpul mereka.
Hemokoma'á berdiri di antara hutan yang terbakar di teritori suku Awá
territory - 31% persen kawasan mereka sudah dibakar dan dirusak oleh
pembuka hutan ilegal.
Apãranã ("Kupu-kupu kecil") berayun dari akar liana melewati sungai
tempat anak-anak mandi dan bermain. Orang-orang suku Awá memancing ikan
di sungai di kawasan mereka dan menyukai daging kura-kura.
Seperti banyak suku Indian lain di Amazon, Awá menggendong bayi mereka -
biasanya gendongan ini terbuat dari serat palem namun kini terbuat dari
kain.
Suku Awá di Brasil kini terlibat dalam proses hukum untuk melindungi
tanah mereka dari pembalakan liar dan pembuka hutan. Amerintxia
kemungkinan adalah orang Awá tertua. Dia hidup sendiri dinaungi pohon
palem, bersama dengan banyak hewan peliharaannya. Dia masih mengumpulkan
sendiri makanannya di hutan.
Sumber
Cari Artikel Disini
Home » asing
Tampilkan postingan dengan label asing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asing. Tampilkan semua postingan
Wah...Wasit Pemimpin Indonesia Vs Bahrain Dikritik Jurnalis Asing
@IkadaNewsOnline - Wah...Wasit Pemimpin Indonesia Vs Bahrain Dikritik Jurnalis Asing - Kepemimpinan wasit Andre El Haddad dalam laga Bahrain melawan Indonesia dalam laga kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 Grup E Zona Asia di Stadion Nasional Manama, Rabu (29/2/2012) malam, menjadi sorotan para penggemar sepakbola. Tidak hanya masyarakat awam, para jurnalis lokal maupun asing juga menyampaikan kritikannya.
Melalui Twitter, beberapa jurnalis asing mengutarakan kritik seputar kepemimpinan wasit asal Lebanon tersebut. Maklum saja, hukuman empat tendangan penalti dalam pertandingan tersebut terasa mengherankan. Dimana tiga diantaranya diberikan oleh El Haddad di babak pertama, dengan dua diantaranya berbuah gol.
Salah satu jurnalis dari Sport Illustrated, Grant Wahl, menyampaikan kritikannya kepada wasit El Haddad melalui akun Twitternya. “Bahrain harus mencetak kemenangan dengan selisih sembilan gol untuk melangkah ke babak selanjutnya. Mereka mendapatkan hadiah berupa kartu merah pada menit kedua dan dua buah penalti. Siapa yang menyaksikan pertandingan ini? Mencurigakan?” tulis Wahl pada akun twitternya @GrantWahl.
Memang dalam tayangan ulang ada beberapa pelanggaran yang terlihat ganjal. Salah satunya ada pemain Bahrain yang sengaja menjatuhkan diri di kotak penalti Indonesia. Keputusan wasit El Haddad memberikan hadiah penalti inilah yang membuat pertandingan tersebut kontroversial.
Sebelumnya, kepemimpinan wasit El Haddad dalam pertandingan antara Singapura dengan China juga mendapat banyak kiritkan. Singapura yang tadinya unggul 1-0 atas China dihukum dengan tendangan penalti untuk China. Tidak hanya satu kali tapi dua kali, dimana hadiah tendangan penalti itu berhasil dimanfaatkan oleh China untuk menyamakan kedudukan.
Setelah menyamakan kedudukan, China nampaknya mulai bersemangat sedangkan mental Singapura anjlok. Pada menit ke-73 China berhasil menambah gol yang dicetak oleh Yu Hai. Alhasil pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan China.
Telepas dari semua itu, pertandingan kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 antara Bahrain dengan Indonesia, akhirnya dimenangkan Bahrain dengan skor telak 10-0. Tapi meskipun menang, Bahrain tidak bisa lolos kebabak berikutnya karena pertandingan antara Iran melawan Qatar berakhir imbang 2-2.
Perwakilan Grup E Zona Asia kini telah meloloskan dua tim untuk melaju ke babak selanjutnya yakni, Iran dan Qatar. Sementara Indonesia terpuruk di posisi keempat dengan poin kosong atau tanpa kemenangan sekalipun.
Melalui Twitter, beberapa jurnalis asing mengutarakan kritik seputar kepemimpinan wasit asal Lebanon tersebut. Maklum saja, hukuman empat tendangan penalti dalam pertandingan tersebut terasa mengherankan. Dimana tiga diantaranya diberikan oleh El Haddad di babak pertama, dengan dua diantaranya berbuah gol.
Salah satu jurnalis dari Sport Illustrated, Grant Wahl, menyampaikan kritikannya kepada wasit El Haddad melalui akun Twitternya. “Bahrain harus mencetak kemenangan dengan selisih sembilan gol untuk melangkah ke babak selanjutnya. Mereka mendapatkan hadiah berupa kartu merah pada menit kedua dan dua buah penalti. Siapa yang menyaksikan pertandingan ini? Mencurigakan?” tulis Wahl pada akun twitternya @GrantWahl.
Memang dalam tayangan ulang ada beberapa pelanggaran yang terlihat ganjal. Salah satunya ada pemain Bahrain yang sengaja menjatuhkan diri di kotak penalti Indonesia. Keputusan wasit El Haddad memberikan hadiah penalti inilah yang membuat pertandingan tersebut kontroversial.
Sebelumnya, kepemimpinan wasit El Haddad dalam pertandingan antara Singapura dengan China juga mendapat banyak kiritkan. Singapura yang tadinya unggul 1-0 atas China dihukum dengan tendangan penalti untuk China. Tidak hanya satu kali tapi dua kali, dimana hadiah tendangan penalti itu berhasil dimanfaatkan oleh China untuk menyamakan kedudukan.
Setelah menyamakan kedudukan, China nampaknya mulai bersemangat sedangkan mental Singapura anjlok. Pada menit ke-73 China berhasil menambah gol yang dicetak oleh Yu Hai. Alhasil pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan China.
Telepas dari semua itu, pertandingan kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 antara Bahrain dengan Indonesia, akhirnya dimenangkan Bahrain dengan skor telak 10-0. Tapi meskipun menang, Bahrain tidak bisa lolos kebabak berikutnya karena pertandingan antara Iran melawan Qatar berakhir imbang 2-2.
Perwakilan Grup E Zona Asia kini telah meloloskan dua tim untuk melaju ke babak selanjutnya yakni, Iran dan Qatar. Sementara Indonesia terpuruk di posisi keempat dengan poin kosong atau tanpa kemenangan sekalipun.
Posted by
ADMIN
at
12.34
Labels:
asing,
bahrain,
Indonesia,
kritik,
pemimpin,
Piala dunia,
sepak bola,
vs,
wasit
Suku Terasing Ini Tidak Pernah Tertangkap Kamera Sebelumnya
@IkadaNewsOnline - Suku Terasing Ini Tidak Pernah Tertangkap Kamera Sebelumnya - Foto yang diambil pada November 2011 dan didistribusikan oleh Survival International pada Selasa memperlihatkan anggota suku Mashco-Piro di sebuah lokasi yang dirahasiakan di dekat Manu National Park. Ini adalah suku yang masuk ke dalam kelompok Indian-Amazon dan berhasil ditangkap kamera.
Langganan:
Postingan (Atom)









