Cari Artikel Disini

Tampilkan postingan dengan label matahari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label matahari. Tampilkan semua postingan

Foto Seorang Pria Dikelilingi Oleh Gerhana Matahari

Foto Seorang Pria Dikelilingi Oleh Gerhana Matahari
Fotografer Colleen Pinski siap untuk perjalanan ke ujung bumi untuk mendapatkan gambar yang menakjubkan dari gerhana matahari.
Wanita 27-tahun ini melesat 370 mil untuk menemukan tempat yang sempurna untuk melihatnya setelah hari sebelumnya mengetahui bahwa peristiwa alam yang menakjubkan telah terjadi.
Dan foto ini menunjukkan usahanya yang berharga meskipun menghabiskan berjam-jam di mobilnya dari rumahnya di Colorado, Denver, ke Albuquerque, New Mexico.



Setelah Colleen menemukan lokasi yang sempurna ia masih harus menangkap gerhana dari 1.5miles jauhnya.
Gambar menakjubkan ini menunjukkan upaya Colleen tidak sia-sia dengan foto yang sempurna dan indah dari seorang anak dibingkai oleh gerhana pada 20 Mei.
Colleen mengatakan ia hampir menyerah tetapi terus berusaha karena dia tahu itu akan menjadi kesempatan sekali dalam seumur hidup.
Dia berkata: "Suami saya dan saya menemukan sebuah toko di Denver bahwa kita bisa menyewa lensa foto super pada menit terakhir. Kami juga menyewa sebuah cermin-panas untuk melindungi sensor kamera dan beberapa filter ND.
"Kami mengambil waktu berkendara ke Albuquerque, mengambil foto di sepanjang jalan.
'Gerhana tersebut terjadi pada pukul 7:36 waktu setempat dan kami tiba di sana pada pukul 5:45 dan menemukan lokasi tempat kita bisa menyiapkan peralatan kami.

"Kami menemukan sebuah taman bagus yang kita bisa kita duduki di rumput. Saya hanya melihat layar LCD pada kamera untuk melindungi mata dan tidak langsung ke matahari.
"Saya menggunakan Canon 7D.
"Pada saat gerhanda sedang setengah terjadi seorang pria berjalan tepat di tengah dan terbingkai sempurna untuk diambil fotonya.
'Aku tidak tahu siapa dia atau apa yang sedang ia pegang, tapi saya pikir itu adalah kertas dengan lubang jarum sehingga ia bisa menonton gerhana.


http://forum.viva.co.id/showthread.php?t=427651

Inilah Foto - Foto Menakjubkan Dari Matahari Kita

@IkadaNewsOnline - Inilah Foto - Foto Menakjubkan Dari Matahari Kita - Tahun ini matahari sedang di landa Badai namun Anda tidak pelu kuatir berlebihan seperti di film knowing yang di lebih-lebihkan. Ternyata Matahari itu tidak seburuk apa yang kita kira. Berikut ini redaksi kucoba.com lampirkan foto-foto matahari yang menakjubkan. Foto-foto ini di dapat dari situs NASA, Dengan bidikan menunjukkan kekuatan cahaya matahari yang sangat besar...




Inilah 6 Badai Matahari Terburuk dalam Sejarah


@IkadaNewsOnline - Inilah 6 Badai Matahari Terburuk dalam Sejarah - Badai matahari adalah sebuah gejala alam yang kerap terjadi di pusat tata suraya. Peristiwa tersebut sering ditemui di Galaksi Bimasakti. Badai ini bermula ketika matahari mengeluarkan sebuah gelombang elektromaknetik ke luar orbit yang menyerupai ledakan (solar flare). Ledakan-ledakan ini mampu untuk menembus atmosfer bumi.
Peristiwa badai matahari telah terjadi berkali-kali dalam sejarah. NASA mencatat setidaknya ada enam peristiwa terburuk badai matahari dalam sejarah. Berikut diantaranya yang dikutip dari Space.


Peristiwa Carrington (1859)
Peristiwa Carrington terjadi pada tahun 1859. Peristiwa ini adalah peristiwa pertama yang mendokumentasikan badai matahari yang berdampak pada bumi. Peristiwa Carrington terjadi pada pukul 11:18 pada 1 September 1859. Nama Peristiwa Carrington didedikasikan untuk Richard Carrington, astronom matahari yang menyaksikan peristiwa tersebut melalui teleskop observatorium pribadinya.

Solar Flare (1972)
Suar surya besar terjadi pada 4 Agustus 1972. Akibat dari solar flare ini terputusnya komunikasi jarak jauh telepon di beberapa negara bagian Amerika Serikat (AS). Termasuk Illinois.

Kegagalan Pembangkit Listrik akibat Solar Flare (1989)
Pada bulan Maret 1989, suar surya kuat memicu pemadaman listrik di Kanada yang membuat enam juta orang hidup dikegelapan. Pemadaman ini terjadi pada 13 Maret 1989. Akibatnya, listrik sempat mati hingga sembilan jam. Menurut NASA, transmisi tenaga listrik dari stasiun Hydro Quebec terganggu dan menular hingga transformator daya di New Jersey. Solar flare ini berbeda skalanya dengan Peristiwa Carrington pada 1859.

Peristiwa Hari Bastille (2000)
Peristiwa Hari Bastille mengambil nama dari hari libur nasional Kemerdekaan Prancis pada tanggal 14 Juli 2000. Ini adalah letusan suar surya yang mengeluarkan skala X5 pada tiap jilatan api matahari. Peristiwa Hari Bastille menyebabkan beberapa satelit memutuskan sirkuit radio mereka dan menyebabkan radio padam. Peristiwa ini adalah suar surya yang paling kuat sejak tahun 1989.

Badai Matahari Halloween (2003)
Pada 28 Oktober 2003, matahari melepaskan sesuatu yang sangat besar akibat solar flare. Badai Matahari sangat intens dan begitu kuat sehingga sensor pesawat ruang angkasa kewalahan untuk mengukurnya. Badai matahari merupakan merupakan bagian dari serangkaian sembilan flare terbesar selama periode dua minggu.

X-Ray Sun Flare for Xmas (2006)
Ketika badai matahari pada 5 Desember 2006, tercatat radiasi kuat X9 pada skala cuaca ruang angkasa. Akibat badai matahari ini satelit komunikasi dan Global Position System (GPS) sempat terganggu selama sekitar 10 menit. Badai Matahari tersebut sangat begitu kuat dan merusak instrumen sinar-X pada satelit GOES 13 yang memotretnya.

Bahaya ' Badai Matahari Usai, Asteroid Dekati Bumi '

@IkadaNewsOnline - Bahaya ' Badai Matahari Usai, Asteroid Dekati Bumi ' - Sebuah asteroid seukuran bus sedang dalam perjalanannya melintasi Bumi bersamaan dengan usainya badai matahari beberapa hari lalu. Tengah malam nanti batu antariksa ini akan berada pada jarak terdekat dari Bumi, setinggi hampir 60 ribu kilometer.

Asteroid tersebut bernama 2012 BX34. Seperti halnya benda langit lain, batu ini memiliki orbit selama mengelilingi matahari. Pada saat-saat tertentu orbit asteroid berdekatan dengan orbit Bumi.

Pada Sabtu, 28 Januari 2012, tepat pukul 00.30 WIB, asteroid ini akan melintas pada jarak 0,17 kali jarak Bumi-bulan, suatu jarak yang dianggap amat dekat dengan Bumi. Dari segi ukuran, batu antariksa ini tergolong kecil, yaitu berdiameter 11 meter.

Analisis ketinggian dan ukuran membuat astronom memastikan asteroid tak menimbulkan bahaya bagi penduduk Bumi. Skenario terburuk yaitu jatuhnya asteroid ke Bumi hampir tak mungkin terjadi.

"Kalaupun berani menyentuh atmosfer Bumi, asteroid ini akan hancur," ujar peneliti dari institusi Asteroid Watch bikinan lembaga penerbangan dan antariksa Amerika Serikat (NASA) sebagaimana dikutip Space.com, Jumat, 27 Januari 2012.

Meski tak membahayakan, asteroid ini tetap menarik perhatian sebagian orang. Peminat astronomi dipastikan berlomba-lomba mengarahkan teleskop ke angkasa untuk merekam asteroid ini pada jarak terdekat. "Astronom amatir bisa melihat asteroid ini pada tingkat kecerlangan 14 magnitudo," kata website Spaceweather.com di halaman mereka.

Astronom memang mengukur tingkat cahaya bintang menggunakan satuan magnitudo. Bulan purnama disebut memiliki kecerlangan sebesar -12,75 magnitudo. Sementara tingkat kecerlangan asteroid 2012 BX34 pada tengah malam nanti menyamai kecerlangan planet katai Pluto.

Jawaban Dari Panasnya Bumi Hari Ini

@IkadaNewsOnline - Wah sobat hari ini panas banget kan? Mandi udah hampir 5 kali tapi masih aja merasakan  panasnya  cuaca hari ini. Setelah Blog Sahabat nanyak ama mbah google rupanya ini penyebabnya. Matahari kembali menunjukkan aktivitasnya pada hari senin 23 Januari 2012. Bintik Matahari kembali meledak, ledakan kali ini menghasilkan ledakan Matahari kelas M-9. Ledakan bintik matahari bukanlah ledakan yang pertama kalinya terjadi, di tahun 2005 silam juga pernah terjadi ledakan serupa dengan kelas yang ringan dibandingkan tahun ini sehingga menjadikan ledakan tahun ini adalah ledakan yang terkuat semenjak tahun 2005 silam.

Ledakan Matahari menimbulkan radiasi elektromagnetik yang diikuti dengan radiasi dalam bentuk proton. Ledakan juga memacu lontaran massa korona, yakni plasma dari Matahari yang terlontar ke angkasa.

Radiasi partikel berenergi tinggi dan lontaran massa korona berkaitan dengan badai Matahari. Partikel berenergi tinggi akan mencapai Bumi dalam jangka waktu 1-2 hari, sementara radiasi elektromagnetik akan mencapai Bumi dalam waktu 8 menit.

Analisis Goddard Space Weather Lab seperti dikutip Space Weather, Senin (23/1/2012), mengungkapkan bahwa lontaran massa korona akan mencapai Bumi pada Selasa (24/1/2012) hari ini pukul 21.18 -/+7 jam.

Prakiraan lembaga tersebut juga menyebutkan bahwa Planet Mars juga berpotensi terancam oleh konsekuensi dari ledakan Matahari ini. Badai matahari juga akan menghantam Mars pada detik-detik terakhir, Rabu (25/1/2012).

Space Weather mengungkap bahwa lontaran massa korona yang terjadi bergerak dengan laju 2.200 km/detik menuju ke Bumi. Jumlah material yang dilepaskan dalam proses ini bisa mencapai miliaran kilogram.

Beragam konsekuensi akibat partikel berenergi tinggi dan lontaran massa korona yang menyebabkan badai Matahari ini perlu diwaspadai. Badai Matahari bisa mengakibatkan gangguan fungsi satelit, komunikasi, dan navigasi.

Dampak badai Matahari terburuk pernah terjadi pada abad ke-19, yang kala itu mengakibatkan gangguan jaringan telegraf. Gangguan juga terjadi pada tahun 1989 ketika wilayah Quebec mati listrik hingga 9 jam.

Setiap musibah pasti ada hikmahnya! Badai matahari juga mempunyai Sisi baiknya, dengan terjadinya badai Matahari, akan menciptakan aurora yang sangat indah.  Aurora ini dapat di abadikan oleh setiap orang, tapi sayangnya aurora terlihat di wilayah rentang rendah. Sehingga kita yang tinggal di Indonesia tidak dapat menikmati/mengabadikan kejadian yang indah tersebut. Jadi itulah mengapa hari ini kita merasa panas sobat. Moga bermamfaat!
 

Wah Semburan Api Matahari Tiba di Bumi

IkadaNewsOnline - Sebuah lidah api raksasa menyembur dari Matahari pada 19 Januari 2012. Semburan itu melontarkan gelombang plasma yang memicu munculnya aurora atau cahaya indah di kawasan langit utara saat partikel tersebut tiba dengan bagian atas atmosfer Bumi.

Menurut para pengamat luar angkasa, letusan Matahari itu – dikenal juga dengan coronal mass ejection – terjadi sekitar pukul 16.00 GMT pada Kamis lalu. Partikel-partikel dari ledakan tersebut terlempar ke arah Bumi dengan kecepatan sekitar 1.000 kilometer per detik.

“Saat menghantam, badai geomagnetik besar muncul, dan saat awan partikel tersebut tiba, terlihat aurora di kawasan high sampai middle latitude,” sebut pengamat ruang angkasa, dikutip dari Spaceweather, 22 Januari 2012.

Sejumlah teleskop ruang angkasa termasuk Solar Dynamics Observatory (SDO) dan Solar Heliospheric Observatory (SOHO) milik NASA berhasil membuat foto dan merekam video letusan Matahari tersebut.

Menurut Space Weather Prediction Center, letusan Matahari itu muncul dari sebuah kelompok bintik Matahari aktif yang disebut dengan Region 1401. Dan pada letusan kali ini, tak hanya satu lidah api yang muncul. Satu solar hotspot lain, yang disebut dengan Region 1402, juga melontarkan lidah api.

Dari skala yang dibuat oleh astronom untuk menentukan kekuatan letusan, lidah api yang terlontar Kamis lalu itu sendiri dikategorikan sebagai M2-class sun storm, badai Matahari yang kuat. Badai Matahari M-class sendiri merupakan badai yang kuat tetapi hanya terlontar hingga jarak menengah.

Posisnya berada di antara lidah api C-class yang lebih lemah dan badai Matahari X-class yang sangat kuat yang bisa menghadirkan ancaman bagi satelit dan astronot yang sedang berada di orbit Matahari. Letusan dari badai X-class juga bisa mengganggu dan merusak infrastruktur komunikasi jika ia tepat mengarah ke Bumi.

Matahari sendiri kini tengah berada di tengah fase aktif dalam siklus 11 tahunannya. Menurut NASA, siklus badai Matahari yang saat ini terjadi, disebut dengan Solar Cylce 24, kemungkinan akan sampai puncaknya di tahun 2013 mendatang.