@IkadaNewsOnline - Keren...120 Ribu Korek Api Disulap Jadi Kapal Titanic - Pensiun dari pekerjaan, tidak berarti sepenuhnya berhenti bekerja. Setidaknya itulah yang ditunjukkan oleh seorang pria mantan anggota Angkatan Laut Inggris, David Reynolds.
Selama enam bulan terakhir Reynolds menghabiskan waktunya untuk menyelesaikan karya seninya, yakni sebuah replika kapal Titanic yang dibuat dari 120 ribu korek api. Butuh 15 tahun bagi Reynolds untuk menciptakan karya seninya itu.
Kapal Titanic yang dibuat oleh Reynolds juga dilengkapi dengan kabin serta sekoci-sekocinya. Reynolds berharap karyanya itu dapat dipamerkan di Museum Kota Southampton yang akan dibuka pada Maret mendatang.
Sebelumnya Reynolds mengatakan dirinya sudah membuat replika yang sama hanya saja ukurannya jauh lebih kecil.
“Saya telah membuat replika kapal yang sama, hanya saja ukurannya jauh lebih kecil. Namun saat ini Saya putuskan untuk membuat replika yang lebih detail dan jauh lebih besar,” ujar Reynolds seperti dikutip Daily Mail, Senin, (30/1/2012).
Reynold menjelaskan dia membutuhkan waktu sekira 1.700 jam serta biaya sebesar GBP1.200 atau Rp16 juta (Rp 14087 per GBP) untuk membeli korek api dan perlengkapan lain yang dibutuhkannya.
Karya mengagumkan yang dihasilkan Reynolds berhasil mencatatkan namanya dalam Guiness Book of Record sebagai karya yang menggunakan korek api terbesar di dunia.
Cari Artikel Disini
Home » api
Tampilkan postingan dengan label api. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label api. Tampilkan semua postingan
Wah Semburan Api Matahari Tiba di Bumi
IkadaNewsOnline - Sebuah lidah api raksasa menyembur dari Matahari pada 19 Januari 2012. Semburan itu melontarkan gelombang plasma yang memicu munculnya aurora atau cahaya indah di kawasan langit utara saat partikel tersebut tiba dengan bagian atas atmosfer Bumi.
Menurut para pengamat luar angkasa, letusan Matahari itu – dikenal juga dengan coronal mass ejection – terjadi sekitar pukul 16.00 GMT pada Kamis lalu. Partikel-partikel dari ledakan tersebut terlempar ke arah Bumi dengan kecepatan sekitar 1.000 kilometer per detik.
“Saat menghantam, badai geomagnetik besar muncul, dan saat awan partikel tersebut tiba, terlihat aurora di kawasan high sampai middle latitude,” sebut pengamat ruang angkasa, dikutip dari Spaceweather, 22 Januari 2012.
Sejumlah teleskop ruang angkasa termasuk Solar Dynamics Observatory (SDO) dan Solar Heliospheric Observatory (SOHO) milik NASA berhasil membuat foto dan merekam video letusan Matahari tersebut.
Menurut Space Weather Prediction Center, letusan Matahari itu muncul dari sebuah kelompok bintik Matahari aktif yang disebut dengan Region 1401. Dan pada letusan kali ini, tak hanya satu lidah api yang muncul. Satu solar hotspot lain, yang disebut dengan Region 1402, juga melontarkan lidah api.
Dari skala yang dibuat oleh astronom untuk menentukan kekuatan letusan, lidah api yang terlontar Kamis lalu itu sendiri dikategorikan sebagai M2-class sun storm, badai Matahari yang kuat. Badai Matahari M-class sendiri merupakan badai yang kuat tetapi hanya terlontar hingga jarak menengah.
Posisnya berada di antara lidah api C-class yang lebih lemah dan badai Matahari X-class yang sangat kuat yang bisa menghadirkan ancaman bagi satelit dan astronot yang sedang berada di orbit Matahari. Letusan dari badai X-class juga bisa mengganggu dan merusak infrastruktur komunikasi jika ia tepat mengarah ke Bumi.
Matahari sendiri kini tengah berada di tengah fase aktif dalam siklus 11 tahunannya. Menurut NASA, siklus badai Matahari yang saat ini terjadi, disebut dengan Solar Cylce 24, kemungkinan akan sampai puncaknya di tahun 2013 mendatang.
Langganan:
Postingan (Atom)





