@IkadaNewsOnline - Hebat, Kucing Ini Melukis dengan Kaki Serta Mencari Uang Untuk Lembaga Amal - Kucing ini melukis dan pemiliknya, Louise Clayton dan anak perempuannya Tegan Ellis, 21, dari Wagga Wagga, di New South Wales, Australia, mengumpulkan uang dengan menjual lukisan kucing ini untuk mencari uang demi membantu hewan-hewan yang terlantar. Mulia juga ya?
Cari Artikel Disini
Home » uang
Tampilkan postingan dengan label uang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label uang. Tampilkan semua postingan
Wow Foto Poster Iklan Ini Dicetak Diatas Uang Ratusan Trilyun Dolar
@IkadaNewsOnline - Wow Foto Poster Iklan Ini Dicetak Diatas Uang Ratusan Trilyun Dolar - Kampanye Triliun Dolar adalah cara inovatif untuk memprotes rekor Zimbabwe dalam hiperinflasi yang mencapai tingkat yang sangat luar biasa 231.000.000% pada Oktober 2008. Kampanye ini diluncurkan pada 2009 dengan tujuan mempromosikan surat kabar bernama The Zimbabwean, Presiden Mugabe membawa negara ini pada masa - masa yang sulit, maka diperlukan peningkatan kesadaran rakyat zimbabwe dari kehancuran total pada mata uang dolar Zimbabwe.
Alih-alih mencoba untuk menjelaskan semua masalah yang dihadapi oleh surat kabar tim kreatif dari biro iklan TBWA Hunt Lascaris membuat iklan protes spanduk dengan simbol nyata dari keruntuhan negara,sepanduk - sepanduk dari mata uang tidak berharga. Mereka merancang sebuah kampanye iklan outdoor yang disusum dari uang triliun dolar Zimbabwe dengan pesan. Poster besar berukuran 1,5 meter kali 5 meter dan terdiri dari ratusan atau ribuan uang kertas yang ditempelkan di dinding sepanjang jalan pada jalan - jalan yang protokol, dan dengan menyewa ruang billboard menghadap jalan raya .
Pesan berani seperti "Adalah lebih murah mencetak spanduk ini di atas Mata Uang Zimbabwe, daripada di atas kertas" dan "Terima kasih kepada Mugabe Uang ini cocok untuk menjadi Wallpaper" dicetak di atas uang 100 triliun dolar Bank Zimbabwe, yang nilainya kurang dari USD5. Kumpulan uang tunai yang dikirim ke media. Rincian kontak surat kabar itu dicetak pada catatan bank dan melekat pada poster tersebut dimanapun The Zimbabwean dijual.
Meskipun kampanye itu diluncurkan pada 2009, kisah kampanye sebenarnya dimulai sejak 1999, tahun di mana Wilf Mbanga mendirikan sebuah koran Zimbabwe independen berjudul The Daily News. Koran ini beroperasi selama tiga tahun sebelum Mbanga ditahan karena kegiatan anti-pemerintah dan The Daily News dibanned oleh Pemerintah Zimbabwe. Meskipun Mbanga dirilis, ia menghadapi ancaman pembunuhan di Zimbabwe dan karena itu dia melarikan diri ke Eropa. Dari sana ia mulai operasi koran baru ‘The Zimbabwean' menampilkan cerita dan keadaan dari negara tersebut dan dicetak di Afrika Selatan.
Koran The Zimbabwean menyoroti gejolak Zimbabwe yang terus terjadi dan bagaimana rezim Mugabe menyelenggarakan pemilu curang,dan menghancurkan oposisi, menjadi penyebab kemiskinan, penyakit dan kehancuran total pada ekonomi. Ketika ada jajak pendapat di negara ini tahun 2008 The Zimbabwean disalahkan oleh pemerintah Robert Mugabe untuk kerugian. Truk pengiriman dibajak dan dibakar, dan kertas untuk jajak pendapat dihukum dengan diberi pajak impor yang 'mewah' 55%. Dalam setahun, sirkulasi surat kabar turun dari 150.000 menjadi 30.000. Pada akhirnya, Mbanga pergi ke basis biro iklan TBWA Hunt Lascaris di Johannesburg untuk mencari solusi.
Sementara itu, ekonomi nasional Zimbabwe berada di bawah krisis. Kebijakan land reform tahun 1990 menjadikan keterpurukan pada sektor ekonomi dan sosial. Mugabe menguras bahan bakar dengan otorisasi tentara Zimbabwe untuk melawan dalam perang Kongo kedua. Dan untuk hal tersebut, pemerintah Mugabe mulai mencetak mata uang denominasi yang tinggi untuk membiayai pasukan di Republik Demokratik Kongo.
Mata uang asli Zimbabwe terdiri dari enam denominasi dalam catatan kertas mulai dari Z $ 2 sampai Z $ 20. Saat inflasi naik, tagihan lebih besar diperlukan untuk membayar jumlah kasar. Segera Bank Sentral Zimbabwe mulai mengeluarkan mata uang dengan nilai yang gila-gilaan : 10 triliun, 20 triliun, 50 triliun dan puncaknya pada 100 triliun dolar.
Kampanye Triliun Dolar menjadi sangat sukses dan mendapat publisitas yang signifikan di media cetak, televisi, radio dan internet. Ini memenangkan beberapa penghargaan termasuk Grand Prix paling bergengsi di kategori terbuka dari Cannes Lions International Advertising Festival,ini adalah even penghargaan paling bergengsi di industri periklanan.
Uang Dolar Zimbabwe, 100 triliun saat ini menjadi sangat terkenal dan dipajang pada pameran permanen di museum Inggris di London.
Posted by
ADMIN
at
11.04
Labels:
Aneh Dan Unik,
cetak,
di,
dolar,
foto,
iklan murah,
News world,
poster,
ratusan,
trilyun,
uang
Wow,,,Seorang Guru di India Kaget dapat Uang $9,8 Miliar
IkadaNewsOnline - Seorang guru SMU di India, dengan penghasilan bulanan sebesar 700 dolar Amerika (setara dengan Rp6,4 juta), terkejut saat memeriksa saldo tabungannya secara online dan menemukan saldo tabungannya berubah menjadi hampir 10 milliar dollar (setara dengan Rp91 trilliun)
Parijat Saha, yang berasal dari kota Balurghat, West Bengal, mengatakan bahwa ia melihat akun tabungannya di Bank Negara India secara online pada hari Minggu lalu untuk mengonfirmasi struk pembayaran bunga sebesar 200 dolar Amerika (setara dengan Rp1,8 juta)
"Kemudian aku melihat jumlah uang yang sangat besar tersebut," ujarnya pada AFP via telepon.
Akun tersebut menunjukkan saldo 496 milliar rupee (setara dengan Rp91 trilliun)
Setelah kembali sadar dari keterkejutannya menjadi milyuner dalam semalam, Saha (42) mengatakan bahwa dia langsung menghubungi temannya yang bekerja di bank untuk memberitahu kesalahan perhitungan yang sangat besar tersebut.
Bank Negara India mengatakan bahwa mereka tidak tahu persis bagaimana uang dalam jumlah tersebut bisa masuk ke dalam akun Saha.
Kami sedang menyelidiki apa penyebabnya," ujar Subhashish Karmakar, manajer bank cabang setempat.
"Kami telah memberi tahu kantor pusat regional kami di Kolkata dan kantor pusat nasional di Mumbai," ujarnya.
Sumber
Parijat Saha, yang berasal dari kota Balurghat, West Bengal, mengatakan bahwa ia melihat akun tabungannya di Bank Negara India secara online pada hari Minggu lalu untuk mengonfirmasi struk pembayaran bunga sebesar 200 dolar Amerika (setara dengan Rp1,8 juta)
"Kemudian aku melihat jumlah uang yang sangat besar tersebut," ujarnya pada AFP via telepon.
Akun tersebut menunjukkan saldo 496 milliar rupee (setara dengan Rp91 trilliun)
Setelah kembali sadar dari keterkejutannya menjadi milyuner dalam semalam, Saha (42) mengatakan bahwa dia langsung menghubungi temannya yang bekerja di bank untuk memberitahu kesalahan perhitungan yang sangat besar tersebut.
Bank Negara India mengatakan bahwa mereka tidak tahu persis bagaimana uang dalam jumlah tersebut bisa masuk ke dalam akun Saha.
Kami sedang menyelidiki apa penyebabnya," ujar Subhashish Karmakar, manajer bank cabang setempat.
"Kami telah memberi tahu kantor pusat regional kami di Kolkata dan kantor pusat nasional di Mumbai," ujarnya.
Sumber
Berikut Beberapa Mata Uang Tercantik Di Dunia
Inilah beberapa mata uang yang paling cantik didunia menurut David Standish.
The French Pacific Territories Franc
The French Pacific Territories Franc
(Mata Uang Wilayah Pacific Perancis)
The Maldives Rufiyaa
(Mata Uang Republik Maladewa)
(Mata Uang Republik Maladewa)
Sao Tome & Principe Dobras
(Mata Uang Sebuah Negara Kecil Di Teluk Guiana-Afrika)
(Mata Uang Sebuah Negara Kecil Di Teluk Guiana-Afrika)
Switzerland Francs
(Mata Uang Swiss)
(Mata Uang Swiss)
Comoro Franc
(Mata Uang Comoro-Negara Kepulauan Kecil Di Afrika)
(Mata Uang Comoro-Negara Kepulauan Kecil Di Afrika)
New Zealand Dollar
(Mata Uang Negara Selandia Baru)
(Mata Uang Negara Selandia Baru)
Cook Islands Dollar
(Mata Uang Negara Kepulauan Cook)
(Mata Uang Negara Kepulauan Cook)
Mengintip Proses Pencetakan Uang Di Negara Kita
Uang, semakin tinggi angkanya, semakin tinggi pula hasrat kita untuk memilikinya. Mungkin itulah yang terlintas di pikiran hampir setiap orang tentang uang. Namun, pernahkah terlintas di benak Anda hasrat untuk mengetahui bagaimana uang itu diproduksi?
Untuk lebih jelasnya, yuk kita telusuri proses pencetakan uang di Perum Percetakan Uang RI (Peruri), Karawang, Jawa Barat.
Ternyata tidak sembarang orang bisa masuk ke kawasan percetakan uang tersebut. Harus benar-benar orang yang terdaftar sudah membuat janji atau khusus undangan Peruri yang bisa memasuki kawasan ini.
Lapisan pengamanan yang ketat akan Anda hadapi sejak melangkahkan kaki di sini. Itu pun baru memasuki arena gerbang utama Peruri. Jangan bayangkan saat memasuki gedung produksi percetakan uangnya, banyak persyaratannya!
Kali pertama yang Anda harus lakukan bila ingin memasuki areal proses produksi percetakan uang ini, Anda harus meninggalkan segala bentuk teknologi digital yang Anda bawa antara lain telepon genggam (handphone) dan alat perekam gambar seperti kamera digital. Tidak hanya itu, uang dan dompet pun harus diamankan terlebih dahulu. Tapi jangan khawatir, barang-barang yang Anda tinggalkan tersebut akan disimpan di loker yang sudah disediakan di depan pintu masuk dan kunci loker Anda yang bawa.
Setelah itu, barulah Anda boleh memasuki pintu putar gedung. Usai melewati pintu putar, Anda akan langsung menjumpai sejumlah etalase yang dipajang di dalamnya sejumlah produk pabrikan Peruri. Mulai dari uang kertas dan uang logam yang telah diproduksi Peruri dari awal hingga terbaru, kertas berharga nonuang seperti perangko, pita cukai, passport, sertifikat tanah, ijazah, materai, serta dipajang juga maket arsitektur denah kawasan Peruri.
Usai puas menikmati pajangan-pajangan di sejumlah etalase tersebut, lalu Anda bisa beranjak ke lantai dua. Bisa menaiki tangga maupun lift. Di lantai dua inilah Anda bisa melihat secara langsung bagaimana uang diproduksi, mulai dari tahapan awal hingga akhir produksi.
Berikut tahapan proses percetakan uang kertas:
1.Proses Plat Cetak Intaglio/Galvano (Engraving Process)
Ini merupakan tahap awal dari proses percetakan uang kertas. Butuh waktu tiga hingga lima bulan untuk membuat plat cetak uang tersebut.
2.Proses Roll Sablon Intaglio (Inking Schablon Process)
Setelah membuat plat cetak, lalu beranjak ke proses pemberian tinta roll mesin penggulung atau alat pemutar untuk mencetak uang.
3.Proses Cetak Uang Kertas Tahap Cetak Rata (Offset Process)
Setelah plat dan roll pencetak uang sudah siap, maka kini dimulailah tahap pencetakan uang ke kertas. Satu kertas lembar besar tersebut memuat 45 – 50 bilyet (lembar) uang. Untuk lembaran uang Rp1.000, Rp2.000, dan Rp5.000 memuat 50 bilyet per kertas. Sedangkan untuk lembaran uang Rp10.000 hingga Rp100.000 memuat 45 bilyet per kertas. Ini merupakan tahap di mana pemberian warna dasar uang.
4.Proses Cetak Uang Kertas Tahap Cetak Dalam (Intaglio Process) Setelah kertas diberi warna dasar, kemudian dilanjutkan dengan pencetakan kertas di lembar bagian dalam atau di lembar sebaliknya. Namun sebelum mencetak bagian dalam, kertas yang telah diberi warna dasar terlebih dahulu dikeringkan selama satu hari.
5.Proses Pemeriksaan Lembar Besar (Inspection Process)
Setelah dua bagian kertas telah dicetak, lalu dilakukanlah pemeriksaan uang. Pemeriksaan ini dilakukan secara manual oleh karyawan guna melihat apakah ada kerusakan dalam proses produksi. Bila diketahui ada yang rusak atau cacat, maka pada lembaran yang rusak itu akan ditandai dengan coretan.
6.Proses Cetak Nomor (Numbering Process) Usai diperiksa secara manual, maka dilanjutkan dengan pemberian nomor uang. Nomor uang ini disesuaikan dengan pesanan Bank Indonesia (BI). Terdapat tiga mesin putar pencetak nomor yang telah diisi dengan plat nomor masing-masing uang.
Setelah pencetakan nomor, maka uang kertas tersebut harus diperiksa kembali guna mengecek kebenaran dan keabsahan nomor uang tersebut.
7.Proses Penyelesaian (Cutpack Process)
Ini merupakan tahapan akhir dari segala proses pencetakan uang kertas. Proses ini terbagi dua yaitu proses penyelesaian secara mekanis dan manual. Secara mekanis, kertas lembar besar tersebut kini dipotong menggunakan mesin pemotong kertas. Secara manual, lembaran uang diperiksa kembali langsung oleh sejumlah pekerja yang didominasi perempuan. Pada tahap akhir ini pulalah lembaran-lembaran uang yang rusak atau cacat dilubangi untuk kemudian dihancurkan.
Demikianlah tahapan proses pencetakan uang, ternyata tidak semudah yang kita bayangkan selama ini bukan?
Perlu diketahui, bahan uang kertas asli dari Bank Indonesia (BI) yang beredar di pasaran selama ini terbuat dari bahan katun, sehingga tidak mudah luntur, kusam, dan robek. Jadi jangan tertipu dengan uang palsu yang tentunya proses pembuatannya lebih cepat, namun uang hasil cetakannya pun akan lebih cepat kusam, luntur, dan rusak.
Untuk pesanan domestik, Peruri hanya melakukan proses produksi, sedangkan bahan diperoleh dari BI. Sementara untuk pemesanan luar negeri, seperti pemesanan uangNepal, Somalia, dan Mauritius, Peruri sendirilah yang menyiapkan segala sesuatunya, termasuk bahan kertas
Jadi, mulai sekarang hargailah berapa sen pun uang yang Anda punya.
Langganan:
Postingan (Atom)

























