Cari Artikel Disini

Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan

Caligynephobia ' Penyakit Aneh Takut Pada Wanita Cantik '

@IkadaNewsOnline - Caligynephobia ' Penyakit Aneh Takut Pada Wanita Cantik ' - Wanita memang makhluk yang indah dan mempesona. Hampir setiap orang suka memperhatikan wanita yang cantik. Tapi tidak bagi penderita caligynephobia, paras wanita yang cantik justru membuatnya ketakutan alias fobia. Menurut American Psychological Association, fobia adalah salah satu gangguan mental yang paling umum, yang mempengaruhi lebih dari 11 persen pria dan wanita. Tapi mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa ada orang yang fobia dengan wanita berparas cantik, yang dikenal dengan caligynephobia atau
venustraphobia.

Seperti ketakutan atau fobia lainnya, caligynephobia diciptakan oleh pikiran bawah sadar sebagai mekanisme perlindungan. Hal ini mungkin disebabkan oleh peristiwa masa lalu yang menghubungkan wanita cantik dengan trauma emosional.

Fobia wanita cantik ini juga bisa dipicu oleh berbagai peristiwa selain trauma pribadi, seperti kejadian di film dan televisi atau melihat pengalaman orang lain yang berhubungan dengan wanita cantik.

Orang dengan caligynephobia akan menganggap wanita berparas cantik sebagai makhluk yang sangat berbahaya. Orang dengan kelainan ini akan sangat panik bila bertemu dengan wanita cantik.

Seperti dilansir dari Ehow, Senin (31/5/2010), gejala lain yang dialami penderita caligynephobia saat melihat wanita cantik baik langsung maupun di televisi, foto atau video adalah:
- Sesak napas, napas menjadi cepat dan pendek
- Detak jantung tidak teratur
- Berkeringat dingin
- Mual
- Ketakutan secara menyeluruh

Meskipun gejala-gejala ini berbeda antara sesama penderita caligynephobia, tapi efeknya jelas akan membuat penderita tidak dapat berkonsentrasi dan kinerja menurun bila berada di dekat wanita cantik.

Fobia ini tidak hanya kambuh bila berhadapan langsung dengan wanita cantik, tapi juga bisa terjadi bila si penderita melihat wanita cantik di televisi, foto atau video.

Sekitar 6 persen penderita mengaku mengalami masalah yang cukup signifikan. Tapi belum ada obat yang pernah dikembangkan secara khusus untuk mengobati fobia wanita cantik, obat-obatan yang ada hanya mampu menekan ketakutan untuk sementara waktu.

Sumber

Inilah 5 Penyebab Sakit Kepala yang Tak Terduga

IkadaNewsOnline - Anda sering mengalami sakit kepala? Ada beberapa faktor yang dapat memicu sakit kepala, misalnya stres dan hidung tersumbat atau yang biasa disebut sinusitis. Namun ternyata pola diet atau konsumsi makanan tertentu, juga memiliki kontribusi tersendiri terhadap sakit kepala. Berikut lima hal tak terduga yang dapat memicu sakit kepala seperti yang dilansir oleh Times of India.

1. Diet
Dr. Sunita Tube mengemukakan bahwa ternyata pola makan dan konsumsi makanan tertentu juga dapat memicu sakit kepala. Salah satu penyebab paling umum penyebab sakit kepala saat diet adalah, terjadinya perubahan pola makan dengan mengurangi asupan kalori secara tiba-tiba.

"Hal ini dapat menyebabkan sakit kepala, terutama jika Anda menjalani diet dengan mengurangi atau menghilangkan karbohidrat sepenuhnya. Selain itu, jika Anda melewatkan waktu makan, kondisi ini dapat memicu sakit kepala. Bahkan asupan air yang sangat rendah dapat memicu sakit kepala,” kata Niti Desai, konsultan gizi asal India.

2. Kandungan Tyramine
Tyramine bekerja dengan cara mengurangi kadar serotonin di otak dan mempengaruhi pelebaran pembuluh darah sehingga dapat memicu sakit kepala. Tyramine, salah satu jenis asam amino yang menyebabkan sakit kepala. Tyramine terdapat dalam beberapa makanan tertentu, misalnya anggur merah, keju, coklat, minuman beralkohol, dan daging olahan tertentu.

3. Minuman Beralkohol
Seorang ahli gizi bernama Dr. Dube mengatakan bahwa anggur merah mengandung tyramine. Anggur merah mengandung phytochemical yang disebut fenol, yang mungkin menjadi pemicu utama sakit kepala. Bagi sebagian orang, mengonsumsi alkohol tertentu bisa mengakibatkan migrain. Senyawa lain yang terkandung pada bir, wiski, dan anggur juga dapat menghilangkan kadar serotonin --hormon yang dapat membuat kita menjadi tenang, yang akhirnya dapat memicu migrain.

4. Mengonsumsi Coklat
Coklat dapat memicu perkembangan migrain karena juga mengandung tyramine. Akan tetapi, wanita yang memakan coklat pada saat stres dan sedang dalam masa perubahan hormonal cenderung merasakan sakit kepala yang berlebihan. Jumlah konsumsi cokelat juga bisa menjadi masalah, karena pada pasien migrain yang diet tinggi lemak, akan lebih sering mengalami sakit kepala.

5. Kopi
Berhati-hatilah bagi Anda yang terbiasa mengonsumsi kopi setiap harinya. Dr. Nupur Krishnan, seorang ahli gizi, berkata bahwa kopi adalah zat adiktif ringan dan dapat meningkatkan kewaspadaan mental dan konsentrasi. Berhenti minum kopi dengan tiba-tiba juga dapat menyebabkan sakit kepala, mudah marah, dan gejala lainnya.

Berikut 7 Wabah Penyakit Paling Berbahaya

1. Demam Kuning
Demam kuning adalah penyakit virus mematikan yang ditularkan oleh nyamuk. Pemberian nama ini karena pasien yang terinfeksi bisa tampak kuning.

Belum ada obat untuk menyembuhkan demam kuning ini. Pengobatan yang dilakukan hanya bertujuan mengurangi gejala-gejala pasien, seperti demam, sakit perut, muntah, serta pendarahan dari mulut, hidung dan mata.

Ada 30.000 kematian akibat demam kuning setiap tahunnya, biasanya paling banyak di daerah tropis. Saat ini, vaksinasi adalah tindakan pencegahan paling penting terhadap demam kuning.

2. Tifus
Tifus masih lazim di negara-negara berkembang, sehingga para wisatawan asing harus divaksinasi terhadapnya. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri salmonella typhi yang dibawa ke aliran darah dan saluran pencernaan.

Gejala-gejala tifus seperti demam yang berkelanjutan, lemah, sakit perut, sakit kepala dan hilangnya nafsu makan. Pada beberapa kasus, terdapat ruam dan bintik-bintik merah pada pasein. Demam tifus biasanya diobati dengan antibiotik yang dapat menghilang infeksi selama 2-3 hari.

3. Flu Spanyol
Antara tahun 1918 dan 1919, flu Spanyol telah membunuh 20 hingga 40 juta orang. Ini benar-benar bencana global. Flu mematikan ini menyerang orang usia 20 sampai 40 tahun, dan menginfeksi 28 persen penduduk Amerika.

Gejala flu Spanyol lebih parah daripada flu musiman biasanya. Pasien akan menggigil dan mengalami kelelahan ekstrim, serta terdapat cairan di paru-parunya. Wajah pasien terlihat coklat dan ungu, dan kakinya akan menjadi hitam.

4. Cacar
Cacar muncul dari virus variola ribuan tahun yang lalu, dan World Health Organization (WHO) baru mengeluarkan sertifikat untuk pemberantasan penyakit ini pada tahun 1979, dan sukses melalui kampanye vaksinasi.

Namun penyakit cacar ini telah membunuh sekitar 60 juta orang di Eropa pada abad ke-18. Dan diperkirakan 300-500 juta kematian di seluruh dunia pada abad ke-20 diakibatkan oleh penyakit ini juga.

Efek jangka panjangnya adalah cacat pada kulit, infertilitas, dan kadang-kadang kebutaan. Gejala lainnya seperti demam, sakit kepala, nyeri tubuh dan ruam.

5. Malaria
Malaria telah membunuh 2 juta orang per tahun dan menyebabkan 400 hingga 900 juta kasus deman setiap tahunnya. Parasit malaria ditularkan oleh nyamuk, dan mereka berkembang biak di sel darah merah.

Gejalanya seperti anemia, demam, mual, dan pada beberapa kasus ekstrim dapat menyebabkan koma hingga kematian. Malaria merupakan permasalahan terbesar di daerah tropik dan subtropik di dunia.

6. Kolera
Kolera menyebabkan delapan wabah sepanjang sejarah, dimulai pada tahun 1817. Penyakit ini berasal dari air kotor Sungai Gangga di India dan meledak selama festival di Calcutta. Penyakit ini berpindah ke bagian India lainnya, dan akhirnya menyebar ke seluruh dunia melalui air yang terkontaminasi dan juga melalui kotoran korban. Wabah terbaru pada tahun 1947 menyerang 20.500 orang di Mesir.

7. Pes
Penyakit pes yang lebih dikenal dengan "Black Death", merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pesti, paling sering dibawa oleh hewan pengerat dan kutu.

Pada abad pertengahan, jutaan orang di seluruh Eropa meninggal karena wabah yang diakibatkan oleh kutu tikus yang banyak terdapat di rumah-rumah dan perkantoran.

Sekarang telah ada antibiotik yang efisien mengobati penyakit ini jika terdeteksi secara dini. Namun jika seseorang telah terinfeksi dan tidak segera diobati, cenderung menyebabkan kematian. Wabah pes ini terkadang masih terjadi pada masyarakat di pedesaan