Cari Artikel Disini

Tampilkan postingan dengan label bunuh diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bunuh diri. Tampilkan semua postingan

FOTO: Bukti Bahwa Hutan Aokigahara Jepang ' Tempat Favorit Bunuh Diri '

@IkadaNewsOnline - FOTO: Bukti Bahwa Hutan Aokigahara Jepang ' Tempat Favorit Bunuh Diri ' - Hutan Aokigahara ini terletak di lereng gunung Fuji. Terkenal seantero Jepang sebagai tempat yang paling dipilih orang untuk bunuh diri.

Sejak tahun 1950-an, sudah lebih dari 500 orang mengakhiri hidupnya di hutan ini. Sebagai contoh saja, sepanjang tahun 2002 telah ditemukan 78 mayat bunuh diri.

Silakan dilihat2 foto2nya. Peringatan, buat yg penakut dilarang membuka spoiler.






Inilah 5 Pelaku Bakar Diri di Dunia

Bakar diri sebenarnya memiliki tradisi selama berabad-abad di beberapa budaya, sebagai bentuk persembahan ataupun protes. Sementara di zaman modern seperti sekarang ini,  bakar diri telah menjadi menjadi satu bentuk protes politik yang cukup radikal yang kerap dilakukan para aktifis seperti Thich Quang Duc di Vietnam sampai Sondang Hutagalung di Indonesia. Berikut uniknya.com menghimpun 5 orang pelaku bakar diri di dunia dari masa ke masa:

1. Thich Quang Duc, Vietnam
 Thich Quang Duc adalah seorang biksu Mahayana asal Vietnam yang membakar dirinya sampai mati di persimpangan jalan  yang sibuk di Saigon pada tanggal 11 Juni 1963. Duc melakukan aksi protesnya ini guna menentang penganiayaan umat Buddha oleh administrasi Katolik Roma Vietnam Selatan. Foto pengorbanan diri-nya beredar luas di seluruh dunia dan mengantarkan Malcolm Browne memenangkan Hadiah Pulitzer untuk foto terkenal kematian biarawan itu. Setelah kematiannya, tubuhnya dikremasi sebagai simbol kasih sayang yang menjadikan umat Buddha menghormati dia sebagai seorang Bodhisattva.


2. Jan Palach, Cekoslowakia
Jan Palach adalah seorang mahasiswa Cekoslowakia yang meninggal setelah membakar dirinya sebagai bagian dari protes atas invasi tentara Uni Soviet dan Pakta Warsawa ke negaranya. Aksinya ini mendorong bergulirnya gerakan reformasi “Musim Semi Praha”. Jan Palach lahir di VÅ¡etaty, 11 Agustus 1948 – meninggal di Praha, 19 Januari 1969 pada usia 20 tahun.


3. K. Muthukumar, India
Bakar diri yang dilakukan K. Muthukumar terjadi pada tanggal 29 Januari 2009 di Chennai, Tamil Nadu, India. Dia membakar dirinya sendiri atas peristiwa genosida minoritas Sri Lanka Tamil di Sri Lanka sebagai bagian dari aksi  protes Tamil di India. Sebelum kematiannya, ia membagikan pernyataan empat halaman dalam bahasa Tamil.
Muthukumar lahir di distrik selatan Tuticorin, Tamil Nadu, India. Dia bekerja sebagai wartawan sebelum kematiannya. Pemakamannya menarik ribuan pelayat termasuk politisi India seperti Vaiko, Thol Thirumavalavan dan S. Ramadoss. Kematiannya juga menyebabkan protes lebih lanjut oleh siswa di seluruh Tamil Nadu.

4. Mohamed Bouazizi, Tunisia
Mohamed Bouazizi adalah seorang penjual jalanan di Tunisia yang membakar dirinya pada 17 Desember 2010, sebagai protes terhadap penyitaan barang dagangannya dan juga pelecehan dan penghinaan yang dilakukan oleh seorang pejabat kota dan ajudannya. Tindakannya menjadi awal bergulirnya Revolusi Tunisia dan menyebarnya Revolusi Arab Spring yang lebih luas ke berbagai negara. Kemarahan publik dan kekerasan meningkat setelah kematian Bouazizi, yang menyebabkan pecahnya demonstrasi dan kerusuhan di seluruh Tunisia hingga Presiden Zine El Abidine Ben Ali turun tahta pada 14 Januari 2011, setelah 23 tahun berkuasa. Keberhasilan protes Tunisia memicu protes di beberapa negara-negara Arab lainnya, ditambah beberapa negara non-Arab, dalam upaya untuk mengakhiri pemerintahan otokratik yang telah berkuasa lama.

5. Sondang Hutagalung, Indonesia
Sondang Hutagalung adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) angkatan 2007, yang nekat melakukan aksi membakar diri di depan Istana Negara beberapa hari lalu.  Aksi Sondang diduga dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang dinilainya lamban dalam mengentaskan permasalahan hukum dan HAM di Indonesia. Sondang merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Ayahnya seorang sopir taksi dan ibunya tidak bekerja. Dia tinggal bersama keluarganya di Pondok Ungu, Bekasi.
Sondang selama ini dikenal aktif di organisasi pergerakan mahasiswa. Dia menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi Himpunan Aksi Mahasiswa Marhaenis Untuk Rakyat Indonesia (Hammurabi), Aktifis “Sahabat Munir”. Di mata teman-temannya, Sondang dikenal sebagai sosok aktivis yang kerap terlibat dalam berbagai upaya advokasi pelanggaran HAM. Sondang Hutagalung akhirnya meninggal dunia dalam perawatan di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Sabtu 10 Desember 2011 pada pukul 17.50 WIB.

Inilah Pesan terakhir Kevin 'pelaku bunuh diri di GI'


Pemuda 21 tahun bernama Kevin yang tewas setelah terjun dari lantai sepuluh East Mall Grand Indonesia rupanya meninggalkan secarik surat. Menurut Koentjoro Noerwibowo, Corporate Affair Grand Indonesia, di surat tersebut Kevin menuliskan pesan beserta nama dan nomor kontak orangtuanya.
»Di surat tersebut ia menulis permintaan maaf dan ucapan terimakasih,” kata Koentjoro saat ditemui di Grand Indonesia pada Minggu 4 Desember 2011 malam.
Surat itu, kata Koentjoro, sudah berada di kepolisian. »Mereka yang selidiki,” katanya. Koentjoro mengatakan bahwa pihak Grand Indonesia belum berani menyimpulkan sebab kematian Kevin, meski ditemukan secarik surat di badannya.  »Kalau dugaan gampang ya bunuh diri. Tapi biar polisi yang selidiki,” katanya.

Koentjoro mengatakan saat ini polisi tengah memeriksa lantai sepuluh tempat parkir East Mall Grand Indonesia. Diduga di sana terdapat mobil yang dibawa oleh Kevin. Di dalam mobil tersebut, kata Koentjoro, ada sebuah laptop. »Polisi sedang periksa,” katanya.

Kevin tewas setelah terjun dari lantai sepuluh East Mall Grand Indonesia. Seorang saksi mata bernama Adrian Adi, 22 tahun, mengatakan laki-laki tersebut tewas langsung tewas di tempat dengan kondisi kepala pecah.

Lantai di mana Kevin loncat merupakan area parkir East Mall Grand Indonesia. Berdasarkan kesaksian Adrian, Kevin jatuh ke area luar mall, dekat portal keluar parkir mall. "Ada yang lihat tadi laki-laki itu sedang merokok di pinggir, kemudian jatuh," katanya saat ditemui pada Minggu 4 Desember 2011 malam.

Koentjoro mengatakan peristiwa ini merupakan insiden bunuh diri yang kedua. Kejadian bunuh diri di Grand Indonesia pertama kali terjadi pada 2009. Seorang perempuan loncat dari ketinggian hingga tewas. »Terjadi saat saya berada empat meter jaraknya dari perempuan itu,” kata Koentjoro.

Sumber