Cari Artikel Disini

Tampilkan postingan dengan label afriyani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label afriyani. Tampilkan semua postingan

Inilah Video Animasi Tragedi Tugu Tani (Afriyani Movie Version)

@IkadaNewsOnline - Inilah Video Animasi Tragedi Tugu Tani  (Afriyani Movie Version) - Format film yang diunggah ke Youtube oleh username thetruecasper123 ini berbentuk animasi yang dibuat menggunakan GTA 4 video editor. Konsep isi dari cerita yang tertuang dalam film animasi tersebut berupa kronologi peristiwa maut yang terjadi di Tugu Tani. Untuk membuat film ini tampak menarik, author sedikit menambahkan unsur action yang telah didramatisasi.

Review Video Animasi Tragedi Tugu Tani (Afriyani Movie Version) :






Seperti diberitakan, Afriyani menabrak sembilan orang pejalan kaki hingga tewas di ruas jalan kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat. Diduga Afriyani baru saja mengonsumsi minuman keras dan narkotika sehingga tak mampu mengendalikan laju mobilnya.

[bodrexcaem]

Ini Alasan Polisi Terapkan Pasal Pembunuhan untuk Afriyani

@IkadaNewsOnline - Ini Alasan Polisi Terapkan Pasal Pembunuhan untuk Afriyani - Ini Alasan Polisi Terapkan Pasal Pembunuhan untuk Afriyani - Penyidik Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akhirnya menerapkan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan terhadap Afriyani dalam kecelakaan 'Xenia maut' pekan lalu. Penerapan pasal tersebut telah melalui analisa polisi dan instansi terkait.

"Itu hasil dari analisa kami dengan saksi ahli dan juga sudah dikoordinasikan dengan kejaksaan sehingga kita jerat dengan pasal pembunuhan," jelas Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, saat berbincang, Rabu (1/2/2012).

Rikwanto mengatakan, unsur pembunuhan dalam kecelaan yang menewaskan 9 orang telah dikaji dari beberapa analisa TKP. Rentetan kejadian yang dialami Afriyani sebelum kecelakaan terjadi juga ditengarai memenuhi unsur pembunuhan.

"Kita ketahui, sebelum kecelakaan terjadi, dia mengkonsumsi alkohol dan ekstasi kemudian dia juga bergadang seharian sehingga kondisinya drop," ujar Rikwanto.

Penerapan pasal ini juga didukung dari hasil kesaksian masyarakat di lokasi kejadian bahwa Afriyani tidak mengerem saat kendaraannya menyeruduk para pejalan kaki. Keterangan saksi ahli kesehatan, transportasi juga semakin menguatkan keyakinan penyidik untuk menerapkan pasal tersebut terhadap Afriyani.

Kemudian, saat terpengaruh narkotika, Afriyani mengabaikan anjuran teman-temannya untuk tidak mengemudikan Xenia bernopol B 2479 XI itu.

"Teman-temannya sudah memperingatkan untuk naik taksi saja, tetapi dia tetap ngotot menyetir," pungkas dia.

Polisi akhirnya menerapkan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dalam kasus kecelakaan yang menewaskan 9 pejalan kaki dan 3 lainnya luka-luka itu. Dengan demikian, ancaman hukuman Afriyani lebih banyak dari pada sebelumnya yakni maksimal hingga 15 tahun penjara.