@IkadaNewsOnline - Inilah 4 Manfaat Positif Berhutang - Banyak orang yang menilai berhutang hanya akan menimbulkan masalah. Mulai dari takut tidak bisa membayar, dikejar-kejar orang penagih hutang dan takut jika barangnya disita karena tidak bisa membayar hutang menjadi alasan orang menjadi takut untuk berhutang.
Namun ketahuilah selain bisa menimbukan efek yang negatif, berhutang juga punya efek positif untuk Anda. Misalnya, menghindari kekosongan dana saat Anda tidak mendapatkan pemasukan dan bahkan mentode mencicil yang Anda gunakan juga merupakan salah satu bentuk berhutang.
Masih ingin tahu apa manfaat lain berhutang untuk Anda? Simak baik-baik manfaat berhutang berikut ini!
1. Membantu Menghasilkan Uang
Berhutang untuk membantu menambahkan modal usaha Anda atau investasi itu akan membantu meningkatkan penghasilan. Misalnya Anda berhutang untuk membeli rumah, dimana nilai cicilan Anda tetap sama, sedangkan harga rumah yang sudah Anda beli itu terus naik setiap tahunnya. Jadi Anda bisa mendapatkan keuntungan jika ingin menjual rumah itu.
2. Murah
Jika Anda berhutang dengan bunga yang rendah ini akan semakin memudahkan Anda untuk mendapatkan uang dengan murah. Anda bisa mendapatkan uang dengan cepat untuk hal yang penting dan Anda juga hanya perlu mengembalikan dengan tambahan uang yang sedikit. Ini jauh lebih murah dibandingkan dengan investasi yang hitungannya sampai bertahun-tahun.
3. Perputaran Dana
Saat Anda membutuhkan uang untuk memulai usaha, berhutang menjadi solusi yang baik. Anda bisa mengembalikan uang tersebut dengan mencicilnya menggunakan uang penghasilan usaha Anda. Dengan begitu, usaha Anda akan tetap berjalan dan perlahan hutang mulai terbayarkan. Inilah perputaran dana yang tepat.
4. Hadiah
Penggunaan kartu kredit juga merupakan salah satu jenis berhutang. Jika Anda bisa menggunakan kartu kredit ini dengan baik maka Anda akan mendapatkan keuntungan tersendiri. Anda bisa memakai kartu kredit ini untuk berhemat saat berbelanja.
Semakin banyaknya jasa penyedia kartu kredit, maka semakin banyak pula kemudahan yang ditawarkan oleh perusahaan kartu kredit. Misalnya saja, tawaran diskon saat membeli barang tertentu jika Anda memakai kartu kredit. Tentunya ini jauh lebih murah dibanding jika Anda membeli barang itu secara kes. Tapi ingat, Anda harus membayar tagihan kartu kredit Anda tepat waktu agar tidak dikenakan denda.
Itulah beberapa manfaat dari berhutang. Tapi, jangan gunakan uang yang diperoleh dari berhutang itu untuk hal yang sia-sia atau tidak menghasilkan. Karena ini hanya akan menambah beban untuk keuangan Anda. Sebaiknya gunakan uang hutangan tersebut untuk hal yang menghasilkan agar Anda bisa mengembalikannya dan bisa mendapatkan uang tambahan.
Cari Artikel Disini
Home » hutang
Tampilkan postingan dengan label hutang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hutang. Tampilkan semua postingan
Negara yang 'Rajin' Kasih utang ke RI
IkadaNewsOnline - Bank Indonesia (BI) merilis data utang luar negeri pemerintah dan swasta di Indonesia menurut kreditornya. Jepang menjadi kreditor yang paling besar memberikan utangnya kepada RI hingga mencapai US$ 45,137 miliar atau sekitar Rp 406,23 triliun hingga November 2011.
"Posisi utang luar negeri Indonesia menurut kreditornya berdasarkan negara pemberi pinjaman itu mencapai US$ 157,85 miliar," jelas BI dalam paparan External Debt January 2012 seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Kamis (19/1/2012).
Utang luar negeri Indonesia yang merupakan pinjaman dari negara mencapai 71,2% dari total utang luar negeri Indonesia. Sedangkan dari organisasi Internasional mencapai 11,9% atau mencapai US$ 26,31 miliar.
"Organisasi internasional seperti Asian Development Bank (ADB) dan International Monetary Fund (IMF)," jelas BI.
Adapun total utang luar negeri Indonesia hingga November 2011 mencapai US$ 221,6 miliar. Terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar US$ 119,555 miliar dan utang swasta US$ 102,044 miliar.
Berikut negara-negara pemberi pinjaman terbesar ke Indonesia:
Jepang : US$ 45,137 miliar (20,4%)
Singapura : US$ 35,388 miliar (16,0%)
AS : US$ 26,915 miliar (12,1%)
Belanda : US$ 13,580 miliar (6,1%)
Jerman : US$ 3,844 miliar (1,7%).
"Posisi utang luar negeri Indonesia menurut kreditornya berdasarkan negara pemberi pinjaman itu mencapai US$ 157,85 miliar," jelas BI dalam paparan External Debt January 2012 seperti dikutip detikFinance di Jakarta, Kamis (19/1/2012).
Utang luar negeri Indonesia yang merupakan pinjaman dari negara mencapai 71,2% dari total utang luar negeri Indonesia. Sedangkan dari organisasi Internasional mencapai 11,9% atau mencapai US$ 26,31 miliar.
"Organisasi internasional seperti Asian Development Bank (ADB) dan International Monetary Fund (IMF)," jelas BI.
Adapun total utang luar negeri Indonesia hingga November 2011 mencapai US$ 221,6 miliar. Terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar US$ 119,555 miliar dan utang swasta US$ 102,044 miliar.
Berikut negara-negara pemberi pinjaman terbesar ke Indonesia:
Jepang : US$ 45,137 miliar (20,4%)
Singapura : US$ 35,388 miliar (16,0%)
AS : US$ 26,915 miliar (12,1%)
Belanda : US$ 13,580 miliar (6,1%)
Jerman : US$ 3,844 miliar (1,7%).
Langganan:
Postingan (Atom)

