Cari Artikel Disini

Tampilkan postingan dengan label CD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CD. Tampilkan semua postingan

Pria 30 tahun menderita fantasi seks Suka mengumpulkan pakaian dalam Wanita

@IkadaNewsOnline - Pria 30 tahun menderita fantasi seks Suka mengumpulkan pakaian dalam Wanita - Bangkok, Pria Thailand ini sudah 30 tahun menderita fantasi seks dengan cara mengumpulkan pakaian dalam wanita. Pakaian dalam itu diciuminya sepanjang waktu saat ada kesempatan termasuk saat sedang menyetir. Tapi si pria akhirnya harus berurusan dengan hukum karena ia mengumpulkan pakaian dalam itu dengan mencuri.

Memiliki fantasi seks memang terjadi pada hampir setiap orang, terutama kaum pria. Tapi orang yang mengalami fetisisme akan memuja suatu benda secara berlebihan untuk kepuasan seks. Seorang pria bahwa mengumpulkan 10.000 pasang lebih pakaian dalam wanita.

Pria Thailand yang tidak disebutkan namanya itu kini berusia 48 tahun dan didiagnosis menderita fetisisme seksual. Bagaimana tidak, pria tersebut mencuri dan menyimpan lebih dari 10.000 pasang pakaian dalam wanita di mobil dan rumahnya.

Polisi setempat menemukan tumpukan mengejutkan yang ternyata merupakan 1.000 pasang pakaian dalam di mobil pria tersebut. Dan yang paling mengejutkan ada lebih dari 10.000 pasang lainnya di dalam rumahnya.

Pria tersebut ditangkap setelah masuk ke sebuah bangunan yang terletak di Chinatown Bangkok. Ia mengaku telah mencuri dan mengumpulkan celana dalam sejak berusia 18 tahun.

"Dia menciumi pakaian dalam wanita sepanjang waktu, bahkan saat mengemudi," kata polisi Mayor Jenderal Saroj Promcharoen, seperti dilansir weirdasianews, Kamis (16/2/2012).

Inilah Celana dalam yang Terbuat Dari Lempengan Emas

Celana dalam dari lempengan emas ini mirip dengan cupeng dan badong, atau jempang di Aceh, yang merupakan penutup kemaluan wanita dan dikenakan sehari-hari untuk gadis-gadis muda dari kalangan bangsawan. Celana dalam dari lempengan emas Artefak peninggalan bangsawan Maluku Tenggara tersebut adalah peninggalan masa lalu yang salah satu fungsinya untuk penangkal perselingkuhan.

Jadi, selain sebagai benda budaya, juga menunjukkan bahwa kaum wanita sudah mendapat perhatian khusus sejak lama.Celana dalam dari lempengan emas Cupeng, badong, dan jempang, ketiganya kini menjadi koleksi dan berada di Museum Nasional Jakarta, ketiganya juga terbuat dari emas.

Cupeng adalah semacam celana bergembok atau berkunci. Istilah ini dikenal di Aceh. Pada awalnya cupeng merupakan benda upacara yang dipakai oleh anak wanita kecil. Fungsinya adalah sebagai penutup kelamin. Bentuknya seperti hati dan pemasangannya diikat dengan benang pada perut si anak. Salah satu artefak yang terkenal berbahan emas 22 karat, berukuran tinggi 6,5 sentimeter, dan lebar 5,8 cm. Namun pada saat ini, Celana Dalam Terbesar Didunia masih dipegang The Big Bloomers sebagai produsen celana dalam tersebut

Cupeng emas umum digunakan oleh orang terpandang. Artefak tersebut penuh ukiran, pinggirannya berhiaskan motif tapak jalak, bagian tengah bermotif bunga teratai dikelilingi deretan bunga bertajuk empat helai dalam bentuk belah ketupat. Bagian tengah bunga tadi bermatakan jakut merah.

Menurut tradisi lama, cupeng harus dipakai oleh anak wanita yang berusia 2 hingga 5 tahun. Atau digunakan ketika anak mulai berjalan sampai anak mulai pandai mengenakan sarung sendiri. Mereka percaya, cupeng merupakan penangkal roh jahat. Pada pemakaian pertama, benang yang dikalungkan terlebih dulu diberikan mantera atau jampi-jampi oleh seorang dukun.

Selain di Indonesia, cupeng dikenal di Semenanjung Malaysia. di sana disebut caping. diduga, caping diperkenalkan ke Asia Tenggara oleh pedagang-pedagang India pada masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya, dari abad ke-7 hingga ke-12. di Malaysia, caping sangat populer di daerah utara, selatan, dan pantai timur Malaysia. Adapun di Indonesia, cupeng banyak dipakai oleh penduduk Melayu sekitar pantai timur Sumatera, Dayak, Bugis, Makassar, dan Aceh.

Badong
Hampir serupa dengan cupeng adalah badong. Badong merupakan perhiasan untuk wanita bangsawan atau tokoh yang dihormati. Penggunaannya diletakkan di luar kain, tepat di depan alat kelamin wanita. Badong adalah simbol bagi wanita yang telah menikah dan dipakai pada saat suami mereka sedang berperang atau sedang berada di luar rumah. Badong juga digunakan oleh para pertapa atau pendeta wanita. Maksudnya untuk melawan godaan agar selamanya tidak melakukan hubungan intim dengan lawan jenis.

Badong berbahan emas ini ditemukan di daerah Madiun, kemungkinan berasal dari masa Majapahit sekitar abad ke-14/15. Yang unik, permukaan badong dihiasi relief cerita Sri Tanjung, seorang wanita suci yang dituduh berselingkuh oleh suaminya, Sidapaksa, dan kemudian dibunuh. Namun, suatu saat Dewi Durga datang menolong Sri Tanjung dengan memberikan seekor gajamina (ikan gajah) untuk menyeberangi sungai dunia bawah menuju surga sebagai imbalan atas kesucian dirinya.

Jempang
Mirip dengan cupeng dan badong adalah jempang. Artefak ini ditemukan di Gowa, Sulawesi Selatan. Jempang juga merupakan penutup kemaluan wanita, yang menjadi pakaian sehari-hari untuk gadis-gadis muda dari kalangan bangsawan. Ketiga artefak itu adalah peninggalan masa lalu yang salah satu fungsinya untuk penangkal perselingkuhan. Jadi, selain sebagai benda budaya, juga menunjukkan bahwa kaum wanita sudah mendapat perhatian khusus sejak lama.